Yelin adalah seorang gadis muda yang bekerja sebagai dayang di kerajaan naga.
iya selalu menghabiskan hari-harinya sebagai gadis yang selalu riang dan baik hati.
Namun saat kaisar kerajaan naga merusak hidupnya bersama para pejabat tingginya, hal itu membuat hidup yelin menjadi rusak.
tubuh suci seorang gadis telah dirusak oleh kaisar wang Kaisar paling biadab dari kerajaan naga.
Keinginan yelin hanyalah satu, ingin mati secepatnya. karena ia tidak ingin noda yang telah diberikan oleh sang Kaisar terus menggerogoti hatinya.
Hingga ia harus terjun ke jurang dan diselamatkan oleh seorang guru besar
yang memberinya bekal untuk membalaskan dendam ya.
Hanya satu tujuan yelin, ia ingin membalas semua kekejaman dan ketidak berdayaan Nya kepada seluruh orang yang telah menodainya. tak ada jalan untuk yerin kembali
Namun dia di pertemukan kepada seseorang pria dan yelin berharap pria itu akan selalu bersamanya.
namun apa yang terjadi, ternyata Pangeran Xing juga lebih memilih kekuasaan, hingga yelin di pertemukan dengan pangeran dari kerajaan Phoenix.
bagaimana kelanjutan kehidupan yelin.yuk di baca☺️☺️
mohon bijak dalam membaca cerita ini ya.. karena ini hanyalah sebuah karangan fiksi belaka 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Arena pelatihan.
Esok hari pun tiba, sesuai janji pangeran Xing datang ke kediaman Yelin, untuk mengajak Yelin pergi ke arena pelatihan. pria itu begitu senang saat Yelin telah menunggunya. dengan tersenyum cantik, dan balutan baju yang berwarna lembut, pangeran Xing mulai menatap Yelin dengan intens.
"Cantik", itu adalah kata yang selalu keluar dari mulut pangeran Xing. walaupun pangeran Xing tidak terkenal akan ketampanannya, tetapi pangeran Xing adalah pria yang sangat menghormati seorang wanita.
Tidak seperti anggota Kerajaan lainnya, mereka selalu mainkan wanita bahkan. kaisar pun adalah pria yang sangat bejat yang selalu merusak kehidupan seorang wanita.
Akhirnya.. pangeran Xing mengajak Yelin ke arena pelatihan itu, semua mata tertuju pada Yelin seorang gadis yang baru pindah ke Kerajaan sebagai koki di Kerajaan.
Hal pertama yang terlihat di sana adalah tatapan tidak senang dari komandan feng dan jenderal Tao kedua lelaki itu menatap pangeran Xing dengan tidak suka.
"Bagaimana seorang pria tidak berguna itu bisa bersama dengan seorang bidadari ." guman jenderal Tao.
Nemang seluruh kerajaan sangat tidak menyukai pangeran Xing, karena pangeran Xing adalah orang kedua yang berhak mendapatkan tahta setelah Kaisar Wang.
"Kau duduklah disini, aku akan mengambil perlengkapan untuk berlatih."
Kemudian pangeran Xing meninggalkan Yelin dan mengambil perlengkapan untuk berlatih memang benar beberapa saat kemudian komandan feng datang menghampiri Yelin
"Kau sedang apa kemari nona ye?" tanya komandan feng kepada Yelin.
"Pangeran mengajakku kemari Komandan, apakah Komandan juga sedang berlatih di sini?" tanya Yelin kepada Komandan Feng.
"Apakah kau mau melihat kami berlatih?" tanya Komandan.
"Tentu." kemudian komandan Feng mengambil perlengkapan.
Sesaat kemudian, terbesit dipikiran komandan Feng untuk mencelakai pangeran Xing.
Dari kejauhan Yelin dapat melihat wajah licik dari komandan Feng. Yelin dapat merasakan kalau Komandan akan mencelakai pangeran Xing,
"Rupanya kau sama saja tidak ada berubah- berubahnya, Komandan. dulu kau telah menghancurkan kehidupanku. sekarang.. lihat saja akan kubuat kau celaka."
Terlintas di pikiran Yelin untuk mencelakai komandan Feng. Yelin telah mengambil batu kecil untuk mencelakai komandan Feng, agar pria itu dapat berpikir dengan jernih.
"Nyawa dibalas nyawa, nadi dibalas nadi, kau akan mendapatkan balasan atas apa yang kau perbuat komandan." guman Yelin dalam hati, kemudian yelin menatap sang pangeran.
"Sungguh kasihan Kau pangeran.. di tempatmu sendiri malah mereka hendak mencelakai mu." guman Yelin.
"Pangeran!!" Yelin Yang memberi semangat pada pangeran sing.
Terlihat wajah pangeran Xing sangat senang, karena wanita yang ditambahkan nya memberinya semangat. pangeran Xing menatapi Yelin dengan tersenyum ramah, sedangkan Komandan Feng dan jenderal Tao nampak sangat geram. aura hitam telah menyelimuti wajah mereka berdua.
"Dasar Pangeran tak berguna, Kau hidup hanya untuk pelengkap di Kerajaan saja. setelah perjamuan terakhir nanti, kau akan dihabisi oleh kaisar." guman jenderal Tao dalam hati.
Memang benar adanya kalau Kaisar Wang hendak mencelakai pangeran Xing.
Hidup sungguh tragis, demi kekuasaan saudara pun bisa dihilangkan nyawanya.
terlihat dari kejauhan Komandan Feng hendak mencelakai pangeran, terlihat sang komandan akan melempar sesuatu ke arah pangeran Xing tidak menunggu waktu lagi, Yelin langsung melempar batu yang dia bawa.
"Ctak..." suara batu yang mengenai tangan Komandan Feng.
"Rasakan kamu komandan, lihat saja nanti. akan ku kerjai lagi lebih dari ini." guman Yelin dalam hati.
Akhirnya tangan Komandan Feng terluka, akibat lemparan batu Yelin, sebelum melempar batu itu yelin meruncingkan batu itu terlebih dahulu. dan membuat batuk itu seperti senjata yang tajam.
"Ada apa komandan?" pangeran Xing yang mendatangi komandan Feng.
"Tidak papa pangeran, mungkin. tadi tangan saya tidak sengaja mengenai senjata." jawab Komandan Feng.
Nampak dari kejauhan Yelin tersenyum, hal itu membuat pangeran Xing melambaikan tangannya kepada Yelin. namun aura gelap mulai menutupi wajah pangeran xing, karena terlihat sosok jenderal Tao telah mendekati Yelin.
"Nona Ye, apa yang kau lakukan di sini?." tanya jenderal tao kepada Yelin.
"Komandan, ini saya sedang diajak pangeran Xing untuk melihat arena pelatihan jawab yelin.
akhirnya perbincangan jenderal Tao dan Yelin terhenti. saat pangeran Xing telah mendatangi Yelin.
makanya jangan panjang2 Thor
jd gantung kn
jelek dihina hina
enaklah kaisar Wang masih hidup belum mati
kapan ye Lin balas dendam sama kaisar wangi