NovelToon NovelToon
Anak Tersembunyi Sang Pewaris

Anak Tersembunyi Sang Pewaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Lari Saat Hamil / Menikah Karena Anak
Popularitas:31.8k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Kaelus Danurwenda terkejut ketika mendapati dirinya di pagi hari tanpa mengenakan pakaian. Dia mengumpat marah ketika mengingat kejadian tadi malam.

Kaelus mencari jejak si wanita namun nihil. Pencarian Kael berlangsung selama 4 tahun lamanya, tapi tak menghasilkan apapun.

Ketika harapannya pupus, dan hendak menerima perjodohan yang diatur orang tuanya, tiba-tiba seorang bocah dengan mata coklat kekuningan menabrak tubuhnya.

"Maap Om, Al nda senaja."

Debaran aneh memenuhi hati Kaelus Wajah bocah itu sangat tidak asing di matanya.

"Kamu ... ."

"Maaf Tuan, anak saya berlari tanpa arah. Permisi."

Melihat ibu dari anak itu, Kaelus samar-samar mengingat tentang wanita di malam yang salah itu.

Apa yang akan dilakukan Kaelus? Apa dia akan melanjutkan perjodohan yang diatur, atau malah mencari ibu dan anak tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ATSP 11

"Kael, gimana? Mami lihat perkembangan hubungan kamu dan Iras jauh lebih baik. Apa dia cocok buat jadi istri mu?"

Pagi hari, ketika mereka berada di meja makan dan tengah sarapan, Griz tiba-tiba membahas perihal hubungan Kael dan Iras. Bagi Kael, hubungannya dengan Iras jelas biasa saja. Dia sama sekali tak memiliki perasaan apapun terhadap wanita itu.

Namun tidak bagi Griz dan Iras sendiri tentunya. Mereka menganggap bahwa apa yang dilakukan Kael adalah hal yang sangat istimewa.

Kael yang dingin, Kael yang hampir tak mau dekat dengan perempuan manapun, kini mau dekat bahkan membawa wanita itu pergi keluar. Maka dari itu Griz begitu berharap kepada sang putra agar segera meresmikan hubungan tersebut.

"Nggak, dia nggak cocok dengan ku. Atau lebih tepatnya aku yang nggak cocok buat dia," jawab Kael apa adanya. Dia benar-benar tidak berpikir serius dengan keberadaan adik tingkatnya tersebut.

"Laah kok gitu? Lantas, selama ini maksud kamu jalan sama dia itu untuk apa?" tanya Griz lagi. Wajah wanita paruh baya itu sudah terlihat begitu kesal sekarang. Dia bahkan tak bisa lagi berpura-pura tenang.

"Ya aku cuma ngikutin apa kata Mami. Mami nyuruh aku keluar, ya aku keluar. Mami nyuruh aku ngajak wanita itu jalan, ya aku jalan. Ya udah, cuma sebatas ngikutin apa yang Mami suruh aja."jawab Kael santai, seolah dia mengabaikan wajah kesal sang ibu.

"KAEL!!"

"Sttt Griz, udah ah. Nggak baik marah-marah di depan makanan kayak gini. Nggak baik berantem di depan rezeki yang Tuhan berikan. Kita bisa bicarakan ini nanti kalau sudah selesai makan. Nah Kael, makanlah lagi."

Ben menghalau Griz yang hendak meluapkan lahar kemarahan. Ben tahu betul Griz benar-benar marah kepada putra mereka, namun Ben tak ingin melihat pertengkaran itu di pagi hari. Terlebih saat ini mereka tengah sarapan.

Ben mengambil nafasnya dalam-dalam. Sifat anak dan istrinya ini sebenarnya sama atau bisa dibilang 11-12. Baik Griz maupun Kael memiliki sifat yang sama-sama keras. Namun mereka pada dasarnya memiliki hati yang lembut.

Ben merasa, ada alasan khusus mengapa Kael begitu menolak perjodohan ini. Selama ini, Kael bahkan tak pernah dekat dengan wanita manapun. Wanita yang mencoba mendekat ke arahnya, selalu dihindari bahkan terang-terangan ditolak olehnya.

"Kael, apa mungkin kamu punya wanita pilihanmu sendiri?"

uhuk!

Seketika Kael terbatuk, atau lebih tepatnya dia tersedak ketika menelan makannya.

Pertanyaan biasa dari Ben tersebut entah mengapa malah mengejutkannya. Griz pun menatap putranya dengan wajah penuh tanda tanya dan kecurigaan.

"Bener kamu udah punya cewek pilihanmu sendiri?" tanya Griz. Dia sangat ingin tahu jawaban sang putra. "Siapa?" imbuh Griz.

"Uhuk, aku selesai. Aku berangkat dulu,"ucap Kael dengan terburu-buru.

Ben dan Griz menatap sang putra hingga punggungnya menghilang dari balik pintu. Keduanya juga saling menatap, seolah isi kepala mereka sama.

"Ben, ayo selidiki hal ini. Coba kamu panggil Rowan, mungkin dia tahu sesuatu tentang Kael," ucap Griz dengan sorot mata menggebu-gebu.

"Oke, nanti aku panggil Rowan. Ah nggak gitu, lebih baik aku aja yang ke perusahaan. Biar nggak kelihatan banget kan nyari Rowan nya. Kalau kita panggil Rowan ke rumah, Kael bisa curiga,"sahut Ben.

Griz mengangguk, dia setuju dengan ide dari sang suami. Ben pun bergegas, mengganti pakaiannya dan pergi menuju ke perusahaan.

Ketika Ben pergi, tak berselang lama Iras datang. Ya itu memang bukan hal yang aneh, Griz pun juga merasa santai saja dengan kedatangan wanita muda tersebut.

"Tante, sehat kan?" tanya Iras dengan wajah cerianya.

"Iya, sehat. Kamu gimana? Ah iya, kamu apa nggak sibuk, Ras. Setahu Tante, kamu bukannya punya tok oleh-oleh ya?"

Griz menjawab pertanyaan Iras sekaligus bertanya kembali kepada wanita muda itu.

Keluarga Wirya memang memiliki toko yang menjadi pusat oleh-oleh Kota Bandung. Banyak barang yang dijual di sana. Dan setahu Griz, Iras lah yang ditunjuk sebagai pengelola.

"Aku kan bisa kesana nanti, Tante. Ah iya Kak Kael udah berangkat ya? Sayang banget, padahal aku mau ngasih hasil masakan ku buat Kak Kael," ucap Iras dengan wajah kecewa.

Griz paham dan tahu betul bahwa wanita muda ini sangat menyukai Kael. Usaha yang dilakukannya juga bukan main-main. Bahkan Griz juga berharap bahwa Iras bisa menjadi menantunya.

Namun harapannya tidak berbanding lurus dengan penerimaan Kael. Putra tunggal dari Griz itu sungguh sulit sekali di luluhkan hatinya. Griz mungkin bisa memaksanya, tapi apakah itu akan jadi pilihan yang bijak?

Memaksa seseorang untuk menjalani kehidupan pernikahan yang bukan hanya untuk setahun dua tahun saja, sungguh bukanlah perbuatan yang baik.

"Apa Kael sama sekali nggak punya perasaan sama Iras? Apa dia sama sekali nggak ada rasa tertarik barang sedikit pun sama wanita muda ini?"

Dalam hati Griz sungguh sangat berisik. Dia terus saja bertanya-tanya tentang isis hati putranya terhadap Iras. Wanita muda yang cantik, menarik dan juga ceria itu, tidak bisa meluluhkan hati Kael, cukup membuat Griz merasa khawatir.

Griz khawatir jikalau Kael sama sekali tidak memikirkan tentang pernikahan. Dia tidak ingin putranya hidup sendirian selama hidupnya, dia sungguh tidak menginginkan hal itu.

"Ras, maaf kalau Tante lancang. Ada satu hal yang pengen Tante tahu, apa kamu menyukai anak Tante?"

Degh!

Iras sedikit terkejut. Dia merasa bahwa Griz pastinya tahu tentang perasaannya kepada Kael. Tapi mengapa wanita paruh baya ini masih bertanya?

Ada rasa tidak nyaman, atau lebih tepatnya takut yang saat ini memenuhi hat Iras. Dia takut bahwa Griz mungkin saja tidak menyukainya. Tapi Iras mengusir prasangka itu, dia meyakinkan dirinya bahwa Griz tidak memiliki rasa demikian.

"Iya Tante, aku menyukai Kak Kael. Sebenarnya sudah dari dulu aku suka sama Kak Kael,"ucap Iras jujur. Dia tak ingin menutupi perasaannya.

"Baiklah kalau begitu. Kamu bebas menyukai Kael, tapi jujur ya Ras, Tante nggak bisa ngedorong Kael. Tante nggak bisa maksa Kael soal hatinya. Tapi Tante juga nggak akan melarang kamu. Jika kamu memang suka sama Kael, maka berusahalah untuk bisa mendekatinya. Hati anak itu begitu keras bak es batu, luluhkan dia jika kamu memang menginginkan Kael. Namun, Tante nggak menjamin apapun untuk hasilnya. Sekali lagi, Tante nggak bisa memaksa Kael menjalani hubungan yang nggak diinginkannya."

Degh!

Iras terkejut dengan kata-kata Griz. Dia pikir Griz akan mendukung sepenuhnya, tapi ternyata tidak. Griz hanya memberi jalan saja kepada Iras, dan membiarkan wanita itu untuk menggapai Kael dengan caranya sendiri.

"Kenapa jadi gini, kenapa dia kayak lepas tangan dan nggak mau tahu. Padahal aku berharap dia mau mendorong Kael agar datang ke aku. Kalau kayak gini, gimana aku bisa jadi istri Kael?"

TBC

1
Keysha Aurelie
yes Ros menikah dulu ,yang penting status kalian sudah sah, untuk kalian mau berperan atau menjalankan sebagai suami istri beneran bisalah bertahapp
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
g mungkin kael nikah m orang lain dia juga g mau pisahkan km m al
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
sempull emng doanya g bener
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Kael dan Rosa galau nih 🤦😅
Dew666
Iya Rose harus nikah
Novita Sari
tapi ceritanya masih bagus.gak muter muter kok,kan nyeritain traumanya rosa sama kael n juga ada sangkut pautnya..
Esther
Galau nih Rosa dan Kael perkara menikah atau tidak🤭.
爾妮
😍😍mantap ahh
Rohmi Yatun
enggak kok Thor.. Q suka cerita nya..
爾妮
semangat tor,, lanjut 💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
bagus Griz lngsng ultimatum Kael dan Rosa biar cepat nikah agar Al punya status jls jd gak usah nunggu lama" lg 😉👍
ind@h
dulu waktu kecil aq jg pernah hanyut di sungai kak..kata orang² ini nyawa kedua..bener kata kakak..trauma itu masih ada di alam bawah sadar kita bahkan sampai skr...memang trauma itu susah bgt ilangnya kak..mungkin bagi mereka yg tdk mengalami menganggap enteng..tp jujur bgt bagi kita itu sangat berat..
Ayudya
lanjut kak😍😍😍😍
Dozky 2 Crazy
gak ko author aku sukaaa
n faham
semangat n sehat sehat author🩷🩷
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Eeh dikiiit naa /Proud/
Novita Sari
😭😭😭😭
Keysha Aurelie
Kael pria yang baik ,gak egois, gak kejam, gak dingin, beda banget sama pemeran utama yang lain 🤭 langsung suka aku, pria idaman ini
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kapan nih Kael dan Rosa nikah 😏🤔
爾妮
😭😭😭

teman nya si kael gk d kasih pelajaran,,karna dia mereka jd sengsara
ind@h
pagi² udah ada yg naruh bawang...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!