Tentang seorang yang tidak ingin mengambil resiko dengan mengubah status hubungan menjadi lebih serius
" Kita emang engak pacaran , tapi kalo di tanya orang . Kamu punya aku ya "
Semakin dewasa kita engak butuh hubungan gak jelas . Yang penting selalu ada dan kabarin aktivitas
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
LOWONGAN
/// ENJOY ///
Angga inisiatif menyetak poster lowongan kerja yang di kirim Kak Owen untuk di panjang dinding mading kampus. Siapa tahu ada yang mau cari pengalaman sebagai pelayan cafe punya kak Owen
Angga menempelkan di dinding mading kampus . Beberapa orang setelah Angga tinggalkan langsung melihat nya dan menghubungi nomor tertera di bawah
3 jam mata kuliah selesai. Kak Owen mengabari Angga lagi
( Paan Kak? Gua abis selesai kelas )
( Ini lu tempel di mading kampus poster yang gua bilang share ke sosmed ? )
( Iya kak . Biar peminat nya ada . Lagian kalo cuma di sosmed pasti dikit . Kalo di tempel mading kan . Banyak yang lihat ) kata Angga
( Lu bantu gua aja sini . Pegang cafe . Lo wawancarain yang mau ngelamar kerja. Gua keteteran ini ! )
( Kan ada kak Audrey . Gua engak mau ah )
( Wah bener bener ini anak ya ! Belajar dari sekarang. Susah nya cari uang kaya gimana. Jangan cuma minta duit doang , pokonya gua engak mau tahu . Lo harus pegang satu bisnis gua. Kalo engak ! Gua engak bakalan balik kerumah selamanya)
Angga mematikan telepon nya . Oh jadi ini alasan kak Owen minta Angga untuk share lowongan di cafe nya . Kak Owen minta Angga buat pegang satu bisnis nya
Angga memblokir nomor kak Owen . Dari dulu gampang banget minta uang sama mama papa . Kenapa sekarang harus kerja . Enak aja !
Angga mengabari teman teman nya untuk nongkrong di restoran baru dekat kampus . Sekedar mencicipi rasanya . Apakah enak atau tidak
Angga menghisap rokok nya sambil menunggu pesanan dia datang . Robi dan Rian membicarakan mengenai adik tingkat yang bekerja di salah satu bar sebagai pelayan
" Anak muda jaman sekarang . Rata rata teman gua . Dia tuh engak mau minta lagi sama orang tua . Rata rata Dia tuh punya usaha sampingan kecil itu . Pernah juga temen gua awalnya suka nongkrong kaya kita gini . Terkumpul uang buat buka usaha . Eh sekarang cabang ny ada 3 " jelas Rian
Semakin panjang pengalaman mereka yang membuat pikiran Angga terbuka . Angga kepengen terlihat bangga di mata orang lain punya bisnis
" Apa gua terima aja kali ya , kak Owen minta gua buat pegang usaha nya " kata Owen pada teman teman nya
" Iya pegang aja Nga ! Gua kalo jadi lo . Gua juga mau . Apa perlu kita buka usaha bareng ? "
" Yuk ! Gua sadar engak selamanya gua minta terus sama bokap . Gua kan nanti juga punya tanggung jawab keluarga gua . Usaha apa kek gitu " kata Alvi
Mereka sepakat mau buka usaha bareng . Tapi masih di pikirin buka usaha apa
🌻🌻🌻🌻🌻
🌻🌻🌻🌻🌻
Malam harinya Angga berkunjung ke toko cafe yang masih di rapikan. Angga mencari kak Owen ternyata di ruangan kecil milik nya
" Ngapain lo kesini ? Bukan nya lo engak mau pegang cafe ? "
" Mau kak . Tapi dapet gaji kan ? Gua mau gaji gue besar kak "
Owen menatap Audrey . Apa apaan minta gaji besar . Ini aja belum tau cafe nya akan berjalan berapa lama
" Orang kalo baru bekerja itu engak selalu tinggi di awal . Baru juga buka . Gaji tinggi tergantung lo bisa kelola nya ! "
Angga menghela nafas
" Makanya lo rajin rajin buat share ke sosmed . Iklan in cafe ini . Siapa tahu rame pengunjung "
" Oke ... tapi gua seminggu ajarin dulu ya kak . Sampai gue bisa " kata Angga
" Oke ... sini gua kasih tahu ... lo ada saran nggak mau bentuk tempat duduk nya gimana . Karena kan lo yang akan megang ini cafe "
Angga menatap tempat duduk dan meja. Angga mengarahkan suruhan orang yang menata cafe . Sebaik mungkin Angga mengarahkan . Angga juga memberi saran ada hiasan estetik di dinding
" Kak untuk warna nya kek nya kegelapan kak . Mending agak terang gitu . Sama sekalian kasih spot satu estetik . Biar pengunjung "
Owen mengarahkan Angga sebagai desain cafe nya berbentuk apa . Setelah di revisi lagi warna dan penambahan renovasi
" Besok sore kesini . Interview orang orang yang mau kerja disini . Nanti gua bantu . Karena kan lo belum ada pengalaman wawancara orang . Nanti paling lo tanya tanya dia aja "
" Oke kak ! "
" Mau makan dulu nggak ? Gua mau makan sama audrey sebelum balik "
" Ga deh kak . Udah makan tadi dirumah "
" Yaudah hati hati lo pulang " kata Owen
Owen menunggu adik nya itu pulang lebih dulu menggunakan motor nya
" Hayu sayang kita pulang "
" Kaya nya aku pulang kerumah deh malam ini . Soalnya takut mama curiga kalo terus terusan aku engak pulang "
" Tapi kan kamu bilang ada yang mau di jelasin ke aku mengenai bisnis ? " Tanya Owen
" Ya besok pagi aku ke tempat kamu . Besok aku jelasin . Ya sayang ya " kata Audrey sambil mengelus pipi Owen dengan kasih sayang
" Okey deh . Kita makan dulu abis itu aku antar kamu pulang "
Di perjalanan pulang selesai makan . Audrey mengelus perut nya
" Aku kepengen hamil cepat supaya kita di restuin "
" Sabar aja " jawab Owen
" Kamu mau kan terus coba lagi ... aku suka anak kecil "
" Iya pasti lah . Bukan nya dari kita jaman kuliah udah coba ? Ya mungkin kita belum di izinkan . Tapi yang pasti aku bakalan coba " kata Owen
" Gimana kalo pola hidup kita sehat ? Kamu kurangin minum sama ngerokok kamu . Tidur juga secukupnya . Yang paling terpenting kamu harus rajin olahraga
" Oh Yaudah. Mulai besok aku coba " Jawab Owen
" Wen... aku kepengen kamu baikan sama orang tua kamu "
" Itu engak mungkin terjadi . Mereka yang bilang kalo aku bukan anak mereka lagi "
" Plis .... aku minta tolong ... aku pengen kamu balik kerumah ... dengan cara kamu kabur kaya gini . Tambah orang tua kamu engak suka sama aku " kata Audrey
"Aku engak mau ! Percuma kamu minta "
" Kata kamu . Kamu cinta sama aku . Aku minta satu permintaan aja kamu engak nurut " kata Audrey sambil memonyongkan bibirnya
" Oke. Pelan pelan aku maafin orang tua aku . Aku juga bakalan balik kerumah . Tapi setelah aku di terima semuanya . Gimana sama kamu ? "
" kita masih bisa ketemu . Kamu kan suami aku . Aku janji setelah semuanya beres. Kita umumin pernikahan kita " kata Audrey
" Iya sayang ... "
yg ada si Angga nya juga emosi an
rumit amat hubungan mereka .. capek rasa nya kedua nya msh pada egois