NovelToon NovelToon
Kembalinya Sang Pendekar Kegelapan

Kembalinya Sang Pendekar Kegelapan

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Chicklit
Popularitas:31k
Nilai: 5
Nama Author: Virisani

Dahulu, Yin Xiang hanyalah seonggok sampah tidak berguna dan berasal dari keluarga pengkhianat kekaisaran. Kehadirannya bahkan dianggap sebagai pembawa sial bagi setiap orang. Karenanya, Yin Xiang kerap sekali direndahkan dan disiksa.

Suatu hari, Yin Xiang terjatuh ke jurang neraka tanpa dasar. Di sana, Yin Xiang menemukan serpihan jiwa Dewa Kegelapan dan Yin Xiang ditunjuk sebagai penguasa kegelapan berikutnya. Yin Xiang bangkit dan menjadi orang yang kuat. Yin Xiang bertekad membalas dendam semua orang yang sudah menghinanya serta keluarganya. Selain itu, Yin Xiang harus berhadapan dengan kaum vampir yang mengganggu kehidupan manusia.

Bagaimana kisah Yin Xiang membalaskan dendamnya? Apakah Yin Xiang bisa menghadapi para kaum vampir yang datang mengganggu? Ikuti kisah Yin Xiang dalam cerita 'Kembalinya Sang Pendekar Kegelapan'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virisani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11: Penyerangan

TRING!!!

TRANG!!!

WUSH!!

BRAK!!

Lima orang pemuda terlihat bersusah payah melawan sepuluh sosok berjubah misterius. Empat dari mereka berada di tahap Langit level 3 dan satu orang lainnya di tahap Bintang level 1.

Meski praktik kultivasi mereka berada di tahap yang cukup untuk menumbangkan lawan, tapi, lawan mereka kali ini sangatlah tidak mudah dihadapi. Berapa kalipun mereka menyerang dengan kekuatan penuh, itu hanya menimbulkan sedikit koyakan pada jubah mereka. Tidak melukai mereka sedikitpun.

Yin Xiang memperhatikan jalannya pertarungan di atas atap sebuah bangunan. Gadis itu duduk sambil menopang dagu. Raut wajahnya terlihat tidak tertarik pada perkelahian di depannya. Namun, cukup menghibur.

Lima orang itu sepertinya tidak menyadari kekuatan lawan mereka sangat besar. Yin Xiang sendiri tidak terlalu yakin bisa melawan sepuluh orang berjubah itu. Yin Xiang masih menganalisis siapa gerangan sepuluh orang tidak dikenal ini. Mengapa mereka menyerang lima orang lainnya.

Mata Yin Xiang menyipit saat berusaha mengenali setiap orang yang terlibat pertempuran. Satu pemuda mengenakan sebuah giok tanda pengenal. Jika tidak salah ingat, giok pengenal itu berasal dari klan Wei. Salah satu klan besar di kekaisaran Yu.

Tempat Yin Xiang lahir dan berada adalah sebuah wilayah kekaisaran. Nama dari kekaisaran tersebut adalah kekaisaran Yu. Ada lima keluarga besar yang disebut klan di kekaisaran. Yaitu, klan Jin, Wei, Ling, Long, dan klan Yu itu sendiri.

Setiap klan memiliki giok khusus sebagai tanda pengenal mereka. Dan, Yin Xiang masih sedikit ingat tentang masing-masing tanda pengenal klan besar itu. Salah satunya adalah giok pengenal klan Wei yang didominasi oleh warna hijau muda.

Wajah Yin Xiang sedikit mengeras. Tangannya terkepal kuat. Mengingat lima klan besar membuat amarahnya bergejolak secara tiba-tiba. Hal ini memicu bangkitnya busur Gandiva yang ada di cincin dimensi miliknya.

"Nona! Kendalikan emosi anda!" suara Zhu terngiang di pikirannya. Bukan hanya busur Gandiva, tapi pedang kematian juga merespon emosi yang dirasakan Yin Xiang. Sebagai penguasa kegelapan, dua senjata tingkat tinggi yang sangat familiar dengan aura kegelapan pasti akan merespon emosi Yin Xiang. Karena, senjata itu merasakan aura gelap murni dari Yin Xiang.

Yin Xiang menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya secara perlahan. Gadis remaja itu tidak mungkin meledak di sana dan menyerang lima orang yang sedang bertarung itu. Yin Xiang memilih untuk membalas dendam dengan cara halus dan cerdik. Tidak serta merta menyerang terang-terangan. Yin Xiang ingin orang-orang yang bersalah itu menderita lebih dulu, sebelum kematian menjemput mereka.

Yin Xiang mencoba sedikit merasakan aura dari lima belas orang yang sudah bertukar banyak jurus. Yin Xiang mengernyit merasakan aura aneh yang cukup asing baginya. Aura itu berasal dari sepuluh orang berjubah.

"Hm? Ini bukan aura manusia", gumam Yin Xiang.

Pikirannya mengingat beberapa buku yang pernah dibacanya. Menggali ingatannya tentang aura yang dia rasakan saat ini. Senyum miring terbit di wajah Yin Xiang saat dia mengingat aura apa itu.

"Ternyata kaum vampir, eh? Mereka sudah berani menyerang manusia. Apa yang mereka inginkan dan mereka harapkan dari para manusia ini?" monolog Yin Xiang.

Di jaman itu, tidak hanya kaum manusia yang ada. Ada beragam macam ras makhluk hidup. Contohnya, iblis di dunia bawah, kaum vampir, ada pula kaum peri dan bangsa elf. Makhluk-makhluk ini hidup di dunia dan wilayah mereka masing-masing. Sangat jarang bersinggungan apalagi bentrok semacam ini.

Akan tetapi, kaum vampir dan kaum manusia memang memiliki sedikit sejarah yang agak kelam. Dahulu kala, kaum vampir dan manusia hidup berdampingan secara damai. Batas wilayah mereka hanya dipisahkan oleh sebuah sungai besar. Kedua kaum hidup rukun. Hingga pada suatu hari, invasi besar-besaran terjadi. Kaum vampir mulai menyerang kaum manusia.

Penyerangan yang dilakukan kaum vampir berdampak sangat buruk. Banyak korban berjatuhan dari kedua belah pihak. Apalagi dari kaum manusia. Saat itu, kaum manusia bukan hanya mengalami korban paling banyak, tapi banyak bangunan dan lingkungan yang rusak parah. Hal ini membuat semua manusia menggabungkan kekuatan dan membalas secara telak para vampir.

Peperangan dua kaum berhasil padam setelah tiga tahun lamanya. Kaum vampir menyerah dan pergi ke dimensi lain. Hidup di sana tanpa menoleh pada kaum manusia lagi. Namun, sepertinya kekalahan yang dialami kaum vampir tidak mereka terima begitu saja.

Walaupun peperangan itu sudah berlalu sejak ratusan tahun lamanya, tapi bisa saja mereka masih menyimpan dendam di hati mereka yang terdalam. Yin Xiang menghela napas pelan. Dendam adalah sesuatu yang buruk. Dia menyadari hal itu. Tapi, Yin Xiang tidak menyurutkan tekadnya untuk membalas rasa sakit yang dia derita selama ini. Terlebih atas kematian orang tuanya.

"Para pemuda itu tidak menyadari bahwa lawannya adalah kaum vampir. Apa peperangan dua kaum akan terulang lagi? Hm, jika sampai itu terjadi lebih baik aku pergi ke dunia bawah dan tidak mengurusi hal itu. Tidak ada gunanya juga aku membantu", gumam Yin Xiang sambil membayangkan peperangan dua kaum. Otak kecilnya berpikir, 'mungkin jika peperangan itu benar-benar pecah, aku akan menjadi orang yang sangat senang. Asal kaum vampir ini tidak mengganggu orang-orangku, maka aku akan tetap diam'.

TRANG!!!

TRANG!!

BRUK!!

UHUK! UHUK!

"TUAN MUDA!!"

Yin Xiang menyipitkan matanya. Orang yang dipanggil tuan muda itu, memuntahkan darah segar dari mulutnya. Sepertinya dia sudah terluka cukup parah. Banyak koyakan di bajunya. Darah juga sudah merembes di mana-mana.

Kondisi keempat temannya yang lain juga sama buruknya. Bahkan, mungkin sedikit lebih parah. Raut wajah lelah terpatri jelas di wajah kelimanya. Sedangkan, lawan mereka masih berdiri dengan tegap. Menatap remeh manusia di depannya.

Yin Xiang mendecakkan lidah kesal. Dia tidak menyangka bahwa lima orang itu sudah berada di ambang batas mereka. Yin Xiang tidak ingin ikut campur, tapi dia juga tidak mau mereka mati begitu saja. Yin Xiang ingin kelimanya juga melihat apa yang akan dilakukan Yin Xiang untuk membalas dendam. Atau mungkin Yin Xiang juga akan membalas dendamnya pada mereka.

TRANG!!!

TRANG!!!

DUAR!!!

Dentuman keras terdengar. Saat salah satu vampir itu melancarkan serangannya pada si tuan muda, Yin Xiang juga ikut mengeluarkan jurusnya. Dua serangan itu bertemu dan mengakibatkan bunyi ledakan yang sangat kuat. Bahkan, membuat dua vampir terpental menabrak pohon.

Yin Xiang melompat dari atap ke bawah. Wajahnya yang ditutupi topeng kentara sekali sangat kecewa dengan permainan mereka. Membosankan.

"Aku mengharapkan tontonan yang lebih bagus. Dan tadinya aku tidak mau ikut campur", ucap Yin Xiang.

"SIAPA KAU?! JANGAN IKUT CAMPUR URUSAN KAMI!" teriak salah satu vampir.

Yin Xiang mendengus sebal. Gadis itu berkacak pinggang sambil menatap para vampir itu dengan tatapan tajam.

"Dan, ada apa kaum vampir sampai menampakkan diri di dunia manusia?" pertanyaan Yin Xiang membuat sepuluh vampir itu menegang. Sedangkan lima pemuda di belakangnya menatap tidak percaya.

"Kau?! Ba-bagaimana kau mengetahuinya?!" Yin Xiang tersenyum miring.

"Jadi benar kalian ini kaum vampir? Ck! Kenapa kalian mengganggu ketenangan manusia, hah?! Bukankah ada perjanjian damai dalam waktu yang tak terbatas antara manusia dan vampir?! Lalu, kenapa kalian ingkar?!" sentak Yin Xiang.

Para vampir itu saling berpandangan. Tidak ada yang mau menjawab pertanyaan Yin Xiang. Sebaliknya, mereka menyerang Yin Xiang secara bersamaan.

"Dasar tidak tahu malu!"

Yin Xiang membaca sebuah mantra dan tangannya membentuk rune yang cukup rumit. Yin Xiang mengarahkan rune yang digambarnya ke arah para vampir.

BOOM!!!

DUAR!!!

Sepuluh vampir itu terpental. Mereka mengalami luka dalam yang cukup parah. Hanya satu serangan dari Yin Xiang dan sudah membuat sepuluh vampir itu hampir kehilangan nyawa. Mereka juga terbatuk darah.

"SIALAN! AKH! AKU TIDAK SANGGUP BERDIRI!"

Sepuluh vampir itu berusaha untuk bangkit. Namun, sekujur tubuh mereka terasa sangat remuk. Yin Xiang tertawa mengejek melihatnya.

"Hahaha, bagaimana? Masih berani macam-macam, hm?" Yin Xiang menggerakkan telunjuknya ke arah sepuluh vampir yang menunjukkan raut kesal dan takut.

Yin Xiang kemudian membentuk sebuah segel dan dia menyegel kekuatan para vampir. Tidak lupa, dia juga mengikat sepuluh vampir itu menjadi satu dengan tali emas yang dia miliki. Tali emas itu tidak akan bisa lepas jika Yin Xiang tidak menghendakinya.

Setelah selesai berurusan dengan para vampir, Yin Xiang menghampiri lima pemuda yang masih tercengang. Mereka tidak percaya akan kekuatan Yin Xiang yang bisa mengalahkan vampir itu dalam hitungan detik.

"Hey! Kalian tidak apa kan? Jangan bilang kalian tidak bisa berdiri bahkan berjalan. Aku tidak sudi mengobati atau memapah kalian".

***

1
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
semangat thor
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
semangat kak
Maya Raharjo
Luar biasa
Rosmiana 22
lanjut
xixi
crazy up
xixi
next
Rosmiana 22
lanjut
Nilaaa🍒
hadir kak
saling dukung yukk
Nilaaa🍒
Nggak terbalik yang mulia?
Nilaaa🍒
Apakah ini penyebabnya? Giok Nirwana?
Nilaaa🍒
Penasaran sama masa lalunya, apakah ada konspirasi di balik kehancuran klan Yin?
Nilaaa🍒
Mantap jawabannya
Nilaaa🍒
Setuju, hitam belum tentu hitam dan putih belum tentu sebersih warnanya
ninena
kek, kalo pengen dikenal semua orang
mending cetak aja mukamu di koin atau lembaran mata uang
dijamin, semua orang bakal kenal
Nameless
semangat thor!
Nur.Syit_
mantul
Nur.Syit_
Benar benar udah hilang yh perikemanusiaan mereka'))
Mine 💜
ceritanya seru banget, lanjut thor
Tiani jee
kasian banget kamu yin Xiang🥺
FY Han
Wowo keren thor👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!