NovelToon NovelToon
Mencintaimu Sekali Lagi

Mencintaimu Sekali Lagi

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Beda Dunia / Romansa Fantasi
Popularitas:31.9k
Nilai: 5
Nama Author: Senajudifa

Andaikan waktu bisa kuputar kembali, aku ingin bertemu denganmu di saat yang tepat dan di waktu yang tepat untuk bisa mencintaimu sebagai manusia seutuhnya dan bukan hanya sekedar menjadi bayanganmu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senajudifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 Rama Kecelakaan

"Dek...buka pintunya...kita harus bicara!!" kata Rama berkali-kali mengetuk pintu kamar, karena tidak ada sahutan akhirnya Rama mengalah dan memilih pergi.

"Bagus kalau kamu sadar...kenapa kesadaranmu nggak sejak dulu aja, jadi anak saya saat itu bisa langsung menikahi Aida kekasih yang sesuai dengan pilihan kami orang tua Rama!!" kata bu Ayu tanpa memikirkan perasaan Sena.

"Apa keputusanmu bercerai dari Rama sudah bulat, Sen!!" kata bibi saat Sena menceritakan semua yang telah terjadi pada rumah tangganya.

"Sudah bi, Sena nggak akan kuat jika harus melihat mas Rama bermesraan dengan wanita lain, lebih baik Sena mengalah toh bagaimanapun Sena pertahankan, rumah tangga kami tidak mungkin bisa dibangun utuh kembali, apalagi ibu mertua Sena benci sama Sena dan anak-anak!!" kata Sena.

"Kami tidak bisa memaksakan kehendak nak, jika menurutmu perpisahan adalah jalan terbaik maka lakukanlah!!" kata paman sambil memeluk Sena.

Jelas terpancar kesedihan yang mendalam di mata tua adik kandung ibu Sena yang masih hidup itu.

Beberapa hari kemudian sidang perceraian dimulai. Tanpa Rama tau bahwa istrinya Sena, tengah mengandung anak ketiga mereka, dia menceraikan wanita yang telah mendampinginya selama hampir empat tahun itu demi Aida wanita masa lalunya dan juga wanita pilihan ibu Ayu.

Sebelum berpisah Rama ingin memeluk istrinya tetapi Sena menahan tangannya dan berkata," kita sudah bukan muhrim lagi karena kita telah resmi bercerai...tak usah melihat lagi kebelakang, lihat saja masa depanmu bersama Aida...dan aku pun juga akan memulai kehidupan baruku beserta anak-anak!!" ucap Sena.

Lalu Sena melangkah meninggalkan kantor pengadilan agama untuk menjemput kedua buah hatinya.

Dan sejak saat itu, Rama tak pernah lagi melihat ataupun mendengar di mana keberadaan mantan istri dan kedua anaknya.

Paman dan bibi Sena juga ikut pindah dari kota itu sehingga menyulitkan Rama untuk mencari tau keberadaan Sena.

Awal pernikahannya dan Aida terlihat manis-manis saja sampai anak pertama mereka lahir barulah kelihatan sikap asli Aida yang pembangkang dan penentang.

Sikapnya sangat keras, bahkan dia berani membentak ibu mertuanya sendiri saat dilarang untuk pergi dengan teman-temannya sementara putrinya masih bayi.

"Pak, kok bapak diam saja melihat kelakuan menantumu itu??" tanya ibu Ayu suatu hari pada suaminya.

"Menantuku?? aku tak pernah bilang Aida itu menantuku...menantuku hanya satu, yaitu Sena...Aida itu adalah menantu pilihanmu bukan pilihanku!!" lalu suaminya pergi meninggalkan istrinya yang semakin menggerutu mendengar perkataan suaminya.

"Mah...mamah...Mayda nangis nih...kamu jangan berteleponan terus dong!!! kasihan nih Mayda mau minta mimi!!" kata Rama sepulang kerja mendapati bayinya menangis sementara Aida sibuk dengan teman-teman sosialitanya.

Karena tak ada tanggapan dari istrinya, Rama berinisiatif untuk membuatkan susu formuka saja di dapur.

"Masya Allah...susu formula Mayda aja habis, apa saja sih yang dikerjakan oleh Aida ini sampai-sampai kebutuhan anaknya pun terabaikan!!" kata Rama kesal.

Lalu dia menggendong Mayda kerumah ibunya yang hanya berjarak tiga buah rumah dari kediamannya.

"Ada apa lagi, Rama?? kenapa Mayda menangis keras seperti ini??" kata ibu Ayu.

"Titip May sebentar ya bu...Rama mau ke supermarket dulu mau membelikan susu formula untuk May!!" kata Rama.

"Lho istrimu kemana thoh Rama??" tanya ayahnya yang sedang membaca koran di teras.

"Mamahnya sibuk, pak!!" jawab Rama.

"Pasti sibuk berteleponan, ya kan??" sahut bapaknya Rama lagi sambil mencibir dan tersenyum sinis.

Rama tak menjawab, dia langsung mengambil kunci motor milik kakaknya dan meminjamnya untuk pergi ke supermarket dekat ujung jalan rumah mereka.

Namun naas bagi Rama, di persimpangan jalan saat dia mau membelok ke kanan dari arah yang berlawanan muncul dengan kecepatan tinggi sebuah motor besar melaju.

Rama kaget setengah mati sampai motor matik yang dia bawa oleng lalu jatuh menimpa kakinya.

Rama meraung kesakitan saat knalpot panas dari motornya seolah memanggang kaki kanannya.

Dia berusaha bangun dan menyingkirkan motor yang roboh tetapi kedua kaki dan tangannya seolah mati rasa.

Untung ada beberapa orang yang melihat lalu menolong dia dan membawanya kepuskesmas 24 jam yang tak jauh dari supermarket tersebut.

Pak Rama ada sesuatu hal yang harus saya katakan pada bapak." Kata dokter tersebut.

"Saya memang hanya dokter umum dan bukan dokter tulang tetapi saya melihat hasil rontgen kaki kanan pak Rama bahwa tulang kering kaki bapak remuk karena terkena tindihan knalpot panas dan beratnya motor tersebut...dan lama baru mendapatkan pertolongan medis!!" kata dokter itu lagi.

"Lalu nasib kaki anak saya gimana dong dokter??" tanya ibu Ayu panik.

"Saya tidak bisa memberikan jawabannya, ini saya beri surat rujukan untuk ke dokter spesialis tulang di rumah sakit yang fasilitasnya jauh lebih memadai." Kata dokter itu.

Rama sendiri sebenarnya sudah tidak merasakan apapun pada kedua kakinya seolah kedua kakinya itu sudah mati rasa.

Sore itu Rama tidak bisa pulang, dia harus menginap di puskesmas sebelum besok dia harus pergi ke dokter spesialis tulang.

Bu Ayu pulang kerumah Rama bermaksud untuk mengambil pakaian ganti Rama untuk di rumah sakit.

"Mas Rama ngelayap kemana sih bu?? pakai acara membawa Mayda lagi perginya??" tanya Aida sambil marah-marah pada ibu mertuanya itu.

Karena juga terbawa emosi, akhirnya tangan kasar bu Ayu pun melayang ke pipi halus nan mulus milik Aida.

"Dasar istri tidak tau diri dan tidak tau diuntung kamu Aida?? suami kamu itu dirawat di puskesmas 24 jam karena dia jatuh dari motor saat mau membeli susu formula untuk May, sementara kamu kemana aja, sampai anak dan suami kamu pergi beberapa jam lalu dari rumah kamu malah tidak menyadarinya??" tanya bu Ayu kesal pada menantunya itu.

Aida hanya cemberut saja mendengar perkataan ibu mertuanya itu.

Hatinya sakit sekali ditampar oleh ibu mertuanya itu.

"Aida akan adukan kelakuan ibu yang menampar pipi Aida pada ayah dan ibu Aida!!" kata Aida terisak sedih.

"Adukan saja, saya tidak peduli dengan kedua orang tua kamu...anak saya dirawat di rumah sakit karena pulang kerja sudah terlalu lelah ditambah lagi di rumah kamu sebagai istri tidak becus mengurus anak dan suami kamu!!" kata ibu Ayu dengan ketusnya.

Lalu tanpa menoleh pada Aida yang masih menangis sesunggukan menjual air matanya, bu Ayu berbalik dan bergegas kembali ke puskesmas.

Sungguh bu Ayu telah salah menilai Aida selama ini...wanita yang tampak lemah lembut tutur kata dan perbuatannya itu ternyata hanyalah kedok belaka untuk menutupi kelakuan dan sifat aslinya.

*

*

***Bersambung...

Lanjut ke episode berikutnya ya reader dan mohon selalu dukungannya!!🙏🙏

1
Nur Syamsi
Berarti Antony dmsudah bisa masuk dirumah Sena
Nur Syamsi
deg degan terus bacanya
Nur Syamsi
Siapa Sena sbnarnya ya, knpa mrk pada jatuh hati pdanya sprt Anthony, Baron, Firre dan Bian....
Nur Syamsi
Bagaimna nasibnya roh Ningsih ...
Nur Syamsi
🙈🙈🙈🙈🙈
Nur Syamsi
deg degan terus bacanya thor
Nur Syamsi
Tabrani, RT yg menumbalkan warganya, ayo Paman usir pak RT mu dg Pirre
Nur Syamsi
seraaaaam thor
Nur Syamsi
Tdk ada penyesalan didepan yg ada hanya pembukaan, makanya berfikir sblum bertindak,
Nur Syamsi
Bagus Sena itulah jawaban yg tepat PD keluarga yg Tdk tanggung jawab, ayo Sena panggil Antony biar dihajar tu Mertuamu dan anaknya
ulni wati
bagus ceritanya...tapi ngeri² sedep😀
Elisabeth Ratna Susanti
top 👍
Fenti
laaahhhh
Fenti
setangkai bunga 🌹 mendarat 😁
Fenti
setangkai bunga 🌹 mendarat 😁
Fenti
ada apa tuu???
Fenti
heeee kayak dia masih muda saja🤭🤭
Elisabeth Ratna Susanti
keren 👍
Fenti
ya ampyuuun masih aja bertengkar😅😅
Elisabeth Ratna Susanti
lanjut like 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!