NovelToon NovelToon
Taurus Di Antariksa

Taurus Di Antariksa

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:101.4k
Nilai: 5
Nama Author: bung Kus

Dyah Alfah Antariksa.
Menemukan dirinya terjebak dalam kehidupan fresh graduate yang penuh tekanan. orangtua yang menuntut untuk segera mendapat pekerjaan mapan, juga soal perjodohan. rasanya kehidupan sesak, oleh tuntutan lingkungan.
Taurus Eka Pradipta cowok ganteng, yang konyol dan sembrono. Menjadi tulang punggung keluarga setelah ditinggalkan Sang Ayah. Jalan hidupnya terjal, namun dia selalu ceria.

Bagaimana jika mereka berdua ditemukan oleh takdir??

Tulisan pertama genre Romance
Nggak tahu bakalan asyik atau nggak
coba saja dulu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bung Kus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebelas

Senja pun tiba. Udara terasa cukup gerah bagi Mas Ta yang terbiasa tinggal di tengah desa. Mas Ta duduk di depan gerbang kantor cabang Keong Express yang kebetulan dimanfaatkan untuk usaha kopi angkringan. Tarjo asyik mengunyah tempe mendoan dengan sebatang rokok dijepit jari tangan kirinya.

Mas Ta memandangi jalanan yang sedari tadi tidak pernah sepi. Kota memang menyajikan keramaian yang terkadang membuat pendatang menyimpan tanya, sebenarnya kemana tujuan orang-orang berlalu lalang? Bukankah duduk di halaman rumah terasa lebih nyaman untuk menikmati senja? Namun nyatanya, jalanan tetap saja penuh sesak.

"Jo?" panggil Mas Ta pelan. Tarjo menoleh dengan mulut penuh butiran kedelai.

"Orang-orang yang lewat tuh sebenarnya mau kemana sih? Penduduk satu kota tuh jumlahnya berapa? Heran. Kenapa yang naik kendaraan ndak ada habisnya," ucap Mas Ta dengan ekspresi penuh tanya. Tarjo tersenyum tipis.

"Kalau pagi subuh, rame orang ke pasar Mas. Terus kisaran jam 7 rame orang mau berangkat sekolah. Jam 8 an rame orang pergi ke kantor. Siangnya, tumpah ruah orang cari makan siang, istirahat kantor, pulang sekolah. Sore orang-orang pulang kantor. Dan jam segini, semua jalan-jalan Mas. Je je Es jalan jalan sore beli es," terang Tarjo panjang lebar kali tinggi.

"Kamu kok nggak je je es Jo?" tanya Mas Ta kemudian.

"Huuhh, pertanyaanmu berat Mas. Je je es itu membutuhkan pasangan Mas. Sedangkan jok belakang motorku hanya ada obrok Mas. Ingin rasanya jok itu kupotong saja separuh. Kenapa ya pabrikan motor nggak membuat motor khusus jomblo, yang single seat gitu?" Tarjo terlihat serius dengan ucapannya. Mas Ta diam saja tidak menyahut. Sesungguhnya mereka berdua sama saja, sama-sama jomblo.

"Eh, Mas Ta sudah punya pacar? Atau jangan-jangan malah sudah menikah?" Tarjo memberondong Mas Ta dengan pertanyaan.

"Tidak Jo. Aku masih jomblo, perjaka ting ting. Tapi percayalah Jo, kita itu bukanlah orang yang nggak laku. Hanya orang yang belum punya waktu. Kita itu jomblo berkualitas, hanya bunga-bunga bernektar wangi dan bermahkota indah yang akan menemani kita suatu saat nanti," jawab Mas Ta menggebu-gebu seperti sedang berpidato. Refleks Tarjo bersiul dan tepuk tangan.

"Aku nggak faham Mas dengan ucapanmu. Tapi kupikir sepertinya itu keren," ucap Tarjo santai. Mas Ta melengos, percuma merasa sok keren, Tarjo tidak faham.

Tiba-tiba terdengar suara lembut nan renyah menyapa. Suara yang familiar bagi Mas Ta. Mendengarnya ada getaran di dada yang sulit diungkapkan. Suara gadis manis dari radio yang terpasang di bagian sudut langit-langit tenda angkringan.

"Penyiar favoritku Mas. Suaranya empuk, didengar enak. Sambil merem pun aku hafal ini, yang siaran Mbak Dyah Antariksa," ucap Tarjo tiba-tiba. Mas Ta mengangguk setuju. Bibirnya mengulas senyum. Terbayang pertemuannya di pertigaan tengah hutan.

"Suaranya bener-bener cantik, secantik orangnya," gumam Mas Ta.

"Halah Mas, jangan sok tahu. Dont jat the koper bai the buk Mas. Artinya, jangan menilai seseorang hanya dari suaranya saja," sanggah Tarjo dengan suara lantang. Mas Ta sedikit kesal. Dia sempat membayangkan hendak mencolok hidung Tarjo dengan cabe rawit yang tersedia di sebelah aneka gorengan.

"Lagipula cantik itu bukan patokan Mas. Banyak cewek cantik yang ujungnya nyakitin Mas, kayak Firda," lanjut Tarjo. Mata bulatnya terlihat berkaca-kaca.

"Lhah? Kenapa Firda?" Mas Ta mengerutkan kening.

"Anu Mas. Aku ditolak Firda Mas. Padahal aku dan Firda tuh sudah bertahun-tahun barengan di kantor cabang ini. Kurang apa aku Mas?" Tarjo tiba-tiba saja merangkul Mas Ta. Laki-laki itu menangis di pundak bidang Mas Ta.

SLURRRPPPP

Terdengar suara Tarjo menghirup dan memaksa ingusnya yang hampir jatuh di pundak Mas Ta kembali masuk ke dalam hidung. Mas Ta nyengir. Dia menepuk-nepuk punggung Tarjo.

"Sabar sabar. Cinta itu ndak bisa dipaksa Jo. Dah, jangan cengeng. Pegawai keong express dilarang galau," ucap Mas Ta menenangkan. Tarjo melepas pelukannya kemudian kembali sibuk mengambil tempe mendoan. Entah berapa biji yang sudah diambilnya. Pemilik angkringan terlihat waspada memelototi Tarjo, khawatir ambil lima bayar dua. Ambil dua bayar lusa.

Mas Ta merogoh handphone di saku celana. Dia mengirim pesan pada Dyah, jam berapa kiranya dia selesai siaran. Mas Ta mengabari jika dirinya sudah berada di Madiun. Dan berharap bisa bertemu secepatnya dengan sang penyiar cantik.

"Jo, ke mushola yuk," ucap Mas Ta saat terdengar suara adzan maghrib berkumandang di kejauhan. Tarjo mengangguk, meski ekspresinya terlihat enggan.

Mas Ta beranjak dari bangku kayu yang diduduki, saat tiba-tiba pandangannya terasa berputar. Kepala terasa berdenyut, pusing tak karuan. Mas Ta hampir saja terjatuh. Beruntung Tarjo sigap memeganginya.

"Mas? Mas kenapa?" tanya Tarjo panik. Mas Ta diam saja tak menyahut. Dia masih memegangi kepalanya yang berdenyut. Kedua kening seolah dihantam bersamaan hingga terasa seperti hendak pecah.

Mas Ta kembali duduk. Pandangannya yang buram perlahan mulai membaik. Dia dapat melihat wajah panik Tarjo, dan wajah Bapak-bapak pemilik angkringan yang tidak kalah ketakutan. Tapi sepertinya pemilik angkringan takut jika Tarjo tidak membayar gorengan yang dilahapnya tadi.

Dengan lembut, Mas Ta memijat keningnya. Dia merasa akhir-akhir ini sering mengalami sakit kepala yang menyiksa. Mas Ta menduga mungkin dia kurang minum air putih.

"Sudah, ndak pa pa," ucap Mas Ta berdiri dari duduknya. Tarjo tersenyum lega. Begitupun pemilik angkringan nampak sumringah mengetahui Mas Ta mengeluarkan beberapa lembar uang dari saku celana.

Setelah membayar, Mas Ta dan Tarjo masuk kembali ke kantor keong express. Mereka mengambil kopyah untuk pergi ke mushola. Tarjo mengeluarkan motor maticnya yang berwarna putih. Mas Ta duduk di jok belakang dibonceng Tarjo.

Menyusuri jalanan perkotaan sore hari memang mengasyikkan. Jalanan yang benar-benar mulus membuat motor dapat melaju dengan tenang. Mas Ta bisa menikmati semilir angin senja yang hangat suam-suam kuku.

Handphone Mas Ta bergetar. Sebuah pesan masuk dari Dyah yang mengabarkan jika jam 6 nanti, dia sudah selesai siaran. Dyah meminta Mas Ta mengirimkan lokasi dimana Mas Ta tinggal. Sakit kepala benar-benar lenyap, berganti dada yang tiba-tiba bergetar hebat. Tarjo memperhatikan melalui spion motornya. Dia heran dengan Mas Ta yang senyum-senyum sendirian.

"Kok senyum-senyum Mas?" tanya Tarjo penasaran.

"Ah iya Jo. Nanti temenku berkunjung," jawab Mas Ta masih tersenyum.

"Cewek?" tanya Tarjo. Mas Ta mengangguk cepat.

"Kamu tahu siapa?" Mas Ta balik bertanya.

"Siapa?" Tarjo makin penasaran.

"Dyah Alfah Antariksa. Penyiar favoritmu," jawab Mas Ta bangga.

"Hah?" Tarjo melotot.

Ckiittt!

Tarjo mendadak menekan tuas rem motornya sekuat tenaga. Mas Ta terantuk, refleks langsung melompat dan salto di jalanan.

Bersambung___

1
kurnia widiastuti
Toooooppp... keren. lucu, haru, bikin baper.
MR mae
hmmmm/Shy/
Rika Iftakul
kapan lanjut lagi
Silma Fitria
kata kata Bapak/Sob/
Andriani
yg ini lanjut gak yaa
Rommy Wasini Khumaidi
ceritanya bagus
Rommy Wasini Khumaidi
aku kalau baca novelnya bung Engkus mesti gk mau direm,sayang banyak novel yang gk tamat...padahal novelnya bagus semua dari yang horor maupun yang romantis
Rommy Wasini Khumaidi: gk tamat,masih bersambung tp gk ada kelanjutane
total 3 replies
Na'imah, SKM
mantappp ihh author nya /Grin/
gasss.. utk semua novelnya /Good/
𝕸𝖆𝖘𝖎𝖙𝖆𝖍 𝕬𝖟𝖟𝖆𝖍𝖗𝖆
Dan kabarnya sampai sekarang mas Ta dan mbak Dyah masih belum beranjak dari tempat yang dipakai untuk akad nikah tersebut 😅😅😅
Andriani
bung mana lanjutan mas Ta nya... tolong ya up lagiii
Andriani: di NT juga kan?? semoga rilis ya thoor
total 2 replies
Andriani
bung... mana upnya nih...
Andriani
loh gak dilanjut lagi??? ini udah 2024,maret bung.... ayok di lanjut
Andriani
semua cerita udah di baca... buat cerita baru lagi ya thoor...
Andriani
🤣🤣🤣🤣🤣, begitu kalo penakut ya.... sama deh....
Netty Herawaty
kpn update ny nih thor???
Covana_Nana
pertama baca karya Bang Kus " Narsih "..jadi ketagihan sampai di karya yang ini.

karya sangat bagus
Siti Dede: jadi ini nggak akan dilanjut?
total 2 replies
Covana_Nana
Luar biasa
Wahyu Puji
keren bgt 😍
Rose_Ni
woah Amel, parah parah
Rose_Ni
The Great Of CCTV Kampung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!