Sebuah pernikahan masa SMA yang terjadi pada seorang wanita dan laki-laki di sebuah SMA.
Randi Arya Permana seorang ketua keamanan di sekolahnya sangat disiplin,tegas,namun ada juga sisi lembutnya dan Karina Lidia Putri yang merupakan tokoh pasangan Randi yang sangat jutek,nakal,dan sering buat ulah.
Namun dia juga punya sifat yang baik dan penyayang.Mereka sempat menjadi musuh di kelas 10 dan 11 karena sifat disiplin nya Randi.Karina si Ratu terlambat sering kena hukuman dari Randi sehingga mereka bermusuhan.
Dijodohkan sejak kecil dan menjadi sahabat waktu Sekolah Menengah Pertama.
Namun karena suatu masalah persahabatan mereka jadi renggang.
Suatu hari Karina ke klub malam dan sedang berjoget,namun dirinya di cabuli oleh laki-laki kurang ajar.Raka pacarnya malah mendukung laki-laki itu.
Karina berlari ke tempat aman dan diselamatkan Randi,kakinya Karina terluka dan menyebabkan ia tidak bisa jalan.Randi mengantarnya pulang.Randi membuat Karina kembali kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.Di situlah awal mula kisah mereka.
Bagaimana lanjutannya?ikuti terus ya ceritanya.
Terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilham harahap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 11
Dikantin
"Yok duduk ditempat biasa!"ajak Karina menarik tangan Randi dan Randi menurutinya.
"Pakde!"panggil Randi pada pelayan sekolahnya.
"iya nak?mau pesan apa tanyanya sambil memberikan daftar harga makanan dan minuman dikantin itu.
"Kamu mau pesan apa?"Tanya Randi pada Karina yang sibuk membaca kertas tadi.
"Nasi goreng special 1 sama minumnya jus alpukat."ujar Karina pada Randi, kemudian Randi juga memesan makanan dan minuman yang sama.
"Eh kamu gak sibuk di ruang keamanan?"Tanya karina sibuk memain kan meja.
"Lagi gak ada yang nyari masalah,"ujarnya menatap Karina tersenyum.
"Ih kamu kenapa senyum-senyum gilak kali?"ujar Karina dengan muka jijik.
"Aku bakal usaha supaya bisa sama kamu terus,"ujar Randi,lalu Karina menundukan pandangannya dan blusssh pipinya memerah sambil tersenyum lalu membuang muka.
"Ih apaansih Andi."ujarnya yang sedang membuang muka
"Haha ih cantiknya masyaallah,"ujar Randi sengaja dan Karina berbalik arah.
"apa-apa?siapa yang cantik?"ujarnya dengan muka kesal.
"Itu dekorasi kantin sebelah"ujar Randi menahan tawa melihat istrinya cemburu.
"Ihhh andiii"kesal Karina lalu mencubitnya.
"Aduh-aduh sakit,"ujar Randi kesakitan sambil memegang lengannya.
"Wah kdrt nih,"ujar Randi meringis.
"Wekkk siapa suruh."ujar Karina lalu bersedekap dada dan kembali menatap ke depan.
"Hai di,"ujar seorang wanita lalu memegang tangan Randi.
"Eh apaan ni main pegang-pegang aja,"ujar Karina.
"Div lepasin!"ujar Randi lalu melepaskan tangannya dari diva dan langsung memegang tangan Karina.
"Loh kok kamu megang tangan dia?"ujar Diva lalu berniat melepaskan tangan Randi dari Karina.Namun di tepis Karina dan langsung memegang tangan Randi dengan tangan Kiri dan kanannya.
"Eh lo siapa berani-beraninya megang Randi?"Tanya Karina dengan matanya melotot.
"Lo yang siapa,di kamu masih sayang sama aku kan?iya kan?"ujar Diva dan Karina memutar matanya jengah.
"Lo bukan siapa-siapa gue lagi,tuh dari tadi Aldi nungguin lo."ujar Randi lalu kembali memain kan hpnya.
"Di aku nyesal,maafin aku gak seharusnya aku ninggalin kamu."ujar Diva dan langsung ingin memegang tangannya.
Cup..
Karina mencium bibir Randi dan sontak itu membuat Randi kaget lalu juniornya naik.
"Dia punya gue mending lo jauh-jauh!"ujar Karina.
"Di kamu ama dia?"Tanya Diva menangis.
"Kami udah tunangan dan lulus ini kami akan nikah."ujar Randi langsung menghadap ke depan.
Diva berlari sambil menangis.
"Wah kamu nyium aku depan umum,"ujar Randi merasa tak percaya Karina melakukan itu.
"iya,supaya dia gak ganggu kamu lagi."ujar Karina dan Randi tersenyum bahagia lalu mengelus jilbab Karina.
"Ni pesanannya!"ujar pemilik kantin disitu.
"Makasih Pak."ujar Randi tersenyum lalu bapak itu pergi.
"Dah yok makan!"ujar Karina
###
"Sayang!"panggil Karina yang masih dikasur dan sibuk main hp.
"Apaan yang?bentar ya udah mau selesai kok."Tanya Randi masih fokus pada laptopnya.
"Ayok ke kasur"ujar Karina dan Randi menurut membawa laptopnya.
"Apaan?"Tanya Randi dengan muka heran.
"Gpp,aku mau tidur."ujar Karina lalu Randi mematikan laptopnya dan menaruhnya lalu kembali ke tempatnya.
"Hap."Karina langsung memeluk Randi dan melilitkan kakinya dikaki Randi
"Aduh naik dahlah."ujar Randi lalu memejamkan matanya dan tidur.