NovelToon NovelToon
Semestaku Semestamu

Semestaku Semestamu

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:752k
Nilai: 5
Nama Author: ingrid nadya

Kehidupan Nayla dan Azel sudah benar-benar berubah sejak terakhir kali bertemu. Nayla bertemu seseorang, kemudian putus dan tidak bisa move on. Azel menikah dengan seseorang, dikhianati kemudian bercerai.

Satu hari, mereka dipertemukan lagi di sebuah acara keluarga. Pertemuan itu membuat dunia mereka saling jungkir balik. Bagaimana kelanjutan kisahnya?

Cover obtain from pexels, free to use.
IG author : @ingrid.nadya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ingrid nadya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nayla : Awal

Aku menutup pintu ruangan auditor dengan sangat kencang. Regina sampai kaget kubuat.

“Santai woy.”

Aku berjalan kembali ke bangkuku dengan terburu-buru.

“Kenapa lo? Kesetanan?”

“Gilaaaaaaaaaaaaaaaaaa Giiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin! Gue maluuuuuuuuuuu bangeeeeeeeeeeeet!”

Aku menutup wajahku dengan frustasi. Kening Regina mengernyit.

“Malu kenapa?”

“Gue baru aja melakukan sesuatu yang kelewat bodoh!”

“Bukannya udah sering?”

“Malah ngatain! Gue serius, Gin!”

“Yauda enggak, tapi cerita kenapa?”

“Lo tau Pak Azel kan, CFO disini?”

“Si seksi ya? Tau dong. Radar gue ke cowok-cowok hot mah cepet.”

“Dasar lo, otak mesum!”

“Gue bangga dengan kemesuman gue! Kenapa lo sama Pak Azel?”

“Tadi gue ngelihat dia lagi lari di gym. Terus gue cengo, abisnya ganteng banget. Eh pas dia ngelihat balik, gue kaget, terus gue nabrak tembok.”

“WHAT? HAHAHAHAHAHAHA!” Regina tertawa kencang sekali.

“Kok lo jahat! Prihatin dikit napa, Gin?”

“Gila ya, lo bisa nafsuan juga, Nay. Tapi gak heran sih, dia emang mahluk langka.”

“Anjir, fokus lo ya, salah mulu.”

“Hehehe. It’s okay lah, Nay, dia udah biasa kali lihat cewek-cewek terpesona sama dia.”

“Tapi…”

“Tapi apa?”

“Gak apa.”

Dalam hati, tapi aku kenal Azel…

Hanya saja Regina belum kuceritakan bahwa Azel adalah teman dari abangku. Makanya aku tidak bisa mengatakan hal itu.

Aku pernah makan malam dengan Azel saja tidak berani kuceritakan. Hubunganku dengan Azel akan sulit dijelaskan kepada siapapun. Seperti hubungan auditor dan klien saja tidak cukup rumit.

“Udah, gak usah dipikirin. Dia juga bakal lupa.”

“Tapi gue malu banget, Gin.”

“Gak apa. Ada hikmahnya tau.”

“Apaan hikmahnya?”

“Gue jadi tau tipe cowok yang bikin lo nafsu yang gimana.”

“REGINAAAA! LO TUH YA!”

Regina tertawa kencang sekali. Aku tidak bisa melawannya lagi.

Aku cuma bisa terduduk lemas di bangkuku.

“Kerja lagi aja yok? Biar gak kepikiran lagi.”

“Iya. Dokumen lo masih numpuk banget tuh.”

Aku menyindirnya.

“Makanya bantuin.”

“Gaji gue terlalu mahal buat bantuin lo vouching.”

“Hahaha. Kali ini lo yang kurang ajar.”

“Balesan buat lo.”

Kami tertawa, setelah itu kembali pada kerjaan masing-masing lagi. Aku berusaha memfokuskan pikiranku, meski sebenarnya sulit.

Setengah jam kemudian, pintu diketuk. Kami berdua menoleh ke arah pintu. Dan berdirilah disana, si patung dewa yunani sedang memegang dua cup starbucks. Apalagi ini?

Betapa kagetnya aku. Kejadian tadi langsung kembali melintas di kepalaku. Aku langsung menghindari tatapan Azel. Aku bisa merasakan wajahku memanas.

“Hi, lembur ya?” sapa Azel.

“Em, iya, Pak,” kata Regina.

“Ini, saya belikan kopi untuk nemenin lembur.”

“Wah, terima kasih, Pak.”

“Saya balik dulu. Selamat lembur ya.”

“Iya. Hati-hati di jalan, Pak.”

Semuanya Regina yang ngomong. Terlihat dia sangat menikmati momen ini. Bahkan dia melambai-lambai genit saat Azel keluar ruangan.

Begitu Azel keluar, Regina langsung heboh. Dia mengambil dua cup starbucks tersebut.

Aku sendiri? Jiwaku sudah melayang, ntah kemana.

Kulihat Regina sedang memperhatikan sesuatu di cup starbucks itu.

“Kayaknya yang ini buat lo deh, Nay.”

Regina memberikan sebuah cup untukku.

Aku bingung, namun tersadar bahwa sesuatu tertulis di cup itu.

“Happy overtime! Be grateful! At least, your job pay your Louboutin shoes.”

(Selamat lembur! Bersyukur aja! Seenggaknya, pekerjaanmu membayar sepatu Louboutin mu.)

Aku menganga. Rahangku seperti ingin jatuh ke tanah.

“Ya kan?”

Regina mengguncang-guncang badanku.

Aku masih tidak mengerti.

“Nay, akhirnya! Ada juga gunanya lo beli sepatu mahal-mahal.”

“Gin, please?”

Aku terlalu lelah untuk melawan.

“Nay, seorang CFO nge-notice lo! Gak sia-sia lo jomblo 5 tahun.”

Aku mendelik.

“Lama-lama kok lo kurang ajar sih, Gin?”

“Ini karma baik yang lo terima karena lo sabar dengan semua hinaan gue, Nay.”

Aku cuma terdiam melihat tulisan di cup starbucks itu.

Perasaanku kini campur aduk. Yes, aku senang mendapat perhatian dari Azel. Yes, ku akui aku tertarik dengannya. Tapi… aku tau apa yang akan menungguku kalau aku sampai suka padanya.

Nathan adalah seseorang yang harus kuhadapi pertama kali. Setelah itu Angga? Bu Ningsih?

Hubungan pekerjaan kami saja sudah terlalu rumit untuk dipikirkan.

Aku meneguk kopi itu dengan rakus.

Apakah ini akan menjadi awal dari kegilaanku?

***

1
Studesyy
akhirnya kumenemukanmu Thor, BAGUS BANGETTTTT... makasih ya buat karya yg sebagus ini, kamu luar biasa Thor... GBU
Studesyy
kok aku naksir Dave ya.. wakakakkakak
yhoenietha_njus🌴
koq aq juga ngerasain dangdutan ya koplo lagi..kaya aq yang lagi nelpon si Nayla
yhoenietha_njus🌴
Luar biasa
Amalia Khaer
bye bye Rara. sukses ya kamu.
Amalia Khaer
karya pertama TPI sudah sekeren ini 👏👏👏
Amalia Khaer
yok di ramein yokk. pas bngett moment nya si Om Azel dtng.
Amalia Khaer
Luar biasa
Amalia Khaer
selain krna hobi mereka sma, krna Rara mengerti apa yg diinginkan Papanya.
Amalia Khaer
ngantuk dong KLO minum antimo
Amalia Khaer
lgi isi kamu tuh, Regina.
Amalia Khaer
SDH bertahun2, aq balik lgi untk membaca, trnyata likenya msih ratusan. pdhal ceritanya Nayla keren bnget loh.
Amalia Khaer
si Cantik Rara sibuk chatan sama Calon Mamanya hihihi
Amalia Khaer
anak pintarr. dukung papa dan Tante Nay ya, Rara.
Amalia Khaer
boleh bnget Om Azel. asalnya dirimu mau berjuang.
Amalia Khaer
semangat ya Om Azellll
Amalia Khaer
aq juga mau Om Azel menguras rekeningmu. TPI gratis yaa
Amalia Khaer
GK pa2, Zel. KLO jodoh y mau gimana lgi. TPI ya itu, dirimu harus berjuang. hehhehe
Amalia Khaer
uhuyyy Om Azel 😍😍😍😍😍😍
Amalia Khaer
Hay, Nay. aku rindu kamu sama Om Azel, hihihi. aq dtng lgi mengulang ceritamu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!