NovelToon NovelToon
Suami Buruk Rupa Ku Seorang Miliarder

Suami Buruk Rupa Ku Seorang Miliarder

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Crazy Rich/Konglomerat / Percintaan Konglomerat
Popularitas:199.2k
Nilai: 5
Nama Author: AngelKiss

Bagi Adelia pernikahan adalah sesuatu yang sakral dan sekali seumur hidup, menikah dengan pria kaya raya dan tampan adalah keinginan setiap wanita dan begitu juga dengan Adelia.

Tapi dia harus menerima kenyataan pahit saat mendiang ayahnya tiba-tiba menyuruhnya untuk menikah dengan seorang pria cacat dan miskin, rasa takut dan jijik terus terngiang-ngiang di benak Adelia ketika melihat wajah suaminya yang mengelupas akibat luka bakar.

Tapi siapa sangka, di balik wajah buruk rupanya. Sosok Haris adalah pria yang baik dan memperlakukan Adelia dengan lembut.

Lalu apakah Adelia akan membuka hatinya untuk Haris dan menerima segala kekurangan suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AngelKiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Banjir keringat

Adelia tengah berada di dapur untuk menyiapkan makan siang karena Haris mengatakan jika dia akan pulang lebih cepat, selama di pasar Adelia membeli banyak kebutuhan dapur yang dia perlukan karena Adelia berpikir tidak pantas juga mereka harus mendapatkan makanan dari Bos Haris.

Kini Adelia memasak sup daging sapi dan telur dadar. Meski makannya tidak mewah tapi setidaknya Adelia sudah berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi Haris.

Di saat Adelia tengah menyiapkan makanan Haris pun datang dengan sebuah kantong plastik di tangannya. "Kau memasak?"

"Iya," Mata Adelia terpaku pada kantong plastik yang Haris bawa. "Apa itu?" Sambung Adelia.

"Ini makanan dari Bos ku."

"Emm.. Sayang sekali, aku baru saja masak. Mungkin masakan ku buang saja, lagi pula tidak terlalu enak."

"Jangan, aku akan memakan masakan mu."

"Lalu makanan dari Bos mu, bagaimana?"

"Biarkan saja, lagi pula tidak enak."

"Emm.. Kita makan juga yang dari bos mu, agar tidak terbuang sia-sia." Adelia segera mengambil kantong plastik yang di bawa oleh Haris, lalu dia langsung memindahkannya ke dalam piring.

Kini ada berbagai makanan yang tersaji di atas meja makan, tapi Haris sama sekali tidak menyentuh makanan yang dia bawa. Adelia tersenyum saat melihat Haris memakan masakannya dengan lahap, meski Adelia tahu jika rasa masakan Adelia sangat kalah jauh dari makanan yang Haris bawa.

"Mas.." Panggil Adelia.

"Iya?"

"Untuk kedepannya Mas gak usah bawa lagi makanan dari Bos mu, nanti aku yang akan masak untuk kita berdua."

"Tentu, aku sangat senang mendengarnya."

Setelah selesai makan Adelia langsung membereskan piring-piring kotor, nampak Haris menatap Adelia dengan tatapan yang sudah tidak sabar tapi istrinya itu hanya diam dan tidak memberikan kode untuk melakukan hal itu.

"Kamu kenapa?" Haris langsung bertanya kepada Adelia karena istrinya seperti sedang memikirkan sesuatu.

"Emm.. Apa menurut mu aku seperti gembel?"

Pertanyaan Adelia sontak membuat Haris terkejut setengah mati, siapa yang berani menyebut istrinya gembel.

"Tentu saja tidak, memangnya siapa yang mengatakan hal itu?"

"Tidak ada, hanya saja tadi aku ke mall dan aku malah di usir. Bahkan orang-orang menatapku dengan tatapan mencemooh, memangnya salah jika aku berpakaian seperti ini ke mall? Lagi pula aku juga tidak akan mencuri." Keluh Adelia dengan tatapan sendu.

Mendekati hal itu amarah di hati Haris sangat menggebu-gebu, ingin sekali dia menghancurkan mall yang telah mengusir istrinya.

"Bagaimana jika kita besok ke mall," Ajak Haris.

Tapi Adelia langsung menggelengkan kepalanya, "Untuk apa ke mall, aku gak mau. Nanti di usir lagi."

"Tidak akan, aku jamin. Mumpung aku lagi dapat bonus dari bos,"

"Simpan aja uangnya, Mas. Nanti kita ada keperluan mendadak malah gak punya uang."

"Kamu tenang aja, nanti aku bisa cari lagi kok."

"Tapi kan, Mas."

"Sudah, pokoknya besok kita ke mall. Nanti kamu mau beli apa, aku akan belikan."

"Emm.. Bagaimana kalau ke pasar biasa aja, di sana barangnya lebih murah-murah kalau di mall pasti mahal-mahal."

"Kita ke mall, gak ada alasan lagi."

"Ya udah, Mas." Adelia hanya tersenyum pasrah, meski dia tahu mungkin nanti saat di mall mereka hanya akan berkeliling saja karena barang-barang yang di jual di mall sangatlah mahal.

Haris menatap Adelia dengan tatapan penuh harap, tapi wanita di depannya langsung mengerutkan keningnya. "Ada apa, Mas?"

"Tidak ada."

Haris hanya bisa menghela nafas, entah apa istrinya memang tidak tahu atau pura-pura tidak tahu apa yang Haris inginkan.

"Mas sebaiknya mandi dulu,"

"Kenapa lagi pula badan Mas gak bau."

"Aku bilang mandi dulu, memangnya mas mau nanti malah jadi lengket sama keringat." Bisik Adelia dengan nada bicara yang seksi dan menggairahkan.

Mendengar hal itu antena di bawah tubuh Haris langsung berdiri, "Baik, Mas mandi dulu."

Haris langsung buru-buru mandi, dia segera membersihkan tubuhnya. Sementara Adelia langsung pergi ke kamar untuk bersiap bercocok tanam lagi dengan suaminya. Adelia perlahan membuka pakaiannya, kini dia hanya menggunakan dalaman saja lalu tubuhnya pun di tutupi oleh handuk.

Tak beberapa lama Haris keluar dari kamar mandi, tidak lupa dia mengunci pintu luar rumahnya karena takut ada orang yang tiba-tiba datang dan menggangu merek berdua.

Saat Haris tiba di kamar, dia sudah di suguhi oleh pemandangan indah dari istrinya. Dengan lembut Haris membelai tubuh montok Adelia, "Mas sekarang kuat berapa ronde?" Tanya Adelia dengan tangan yang mulai meremas pisang milik Haris.

"10 ronde pun, Mas kuat demi kamu." Ucap Haris dengan percaya diri.

Mendengar hal itu Adelia tersenyum senang, kini mereka kembali melakukan kewajiban sepasang suami istri. Suara-suara merdu terus keluar dari mulut mungil Adelia, di siang hari yang panas keduanya pun langsung banjir keringat.

Meski sudah berkali-kali keluar, Haris tetap dengan semangat tempurnya kembali menggoyang tubuh istrinya hingga Adelia menjerit-jerit merasakan kenikmatan surga dunia.

Hampir 3 jam mereka bermain, Adelina kini terbaring lemas di atas kasur. Matanya mulai mengantuk, tubuhnya terasa di peras habis-habisan. Perlahan Adelia mulai terlelap dalam tidurnya, Haris yang berada di samping Adelia hanya tersenyum. Dia mulai merasakan gerah di tubuhnya, lalu Haris langsung membuka topeng di wajahnya karena sangat panas dan tidak nyaman.

Tapi untungnya Adelia tengah tertidur lelap sehingga dia tidak akan tahu, Haris sudah tidak sabar ingin membawa Adelia pergi ke mall besok siang karena Haris sudah menyiapkan semuanya dengan sempurna.

Karena ingin menyenangkan Adelia, Haris langsung membeli salah satu mall. Dan besok siang, mall itu hanya akan di buka untuknya dan juga Adelia. Tapi agar menghindari kecurigaan Adelia, Haris menyuruh anak buahnya yang berjumlah 200 orang untuk berpura-pura sebagai pengunjung mall.

"Aku pasti akan memberikan yang terbaik untukmu jadi kau tenang saja," Bisik Haris dengan tangan yang membelai rambut istrinya.

1
falea sezi
lanjutannya mana
falea sezi
adelia ini tipe istri idaman para lelaki lo
andrana maula
Luar biasa
@Tie
lho gk ada lanjutan?
Al Mumtaz
👍👍
Al Mumtaz
bagus cerita nya kk
Sylvia Arita
lanjut
Anizar Hairul
mana lanjutan ceritanya
Anizar Hairul
lanjut
Siti musyarrif
sisakan peria seperti deve tuk jadi menatuku thour🤩🤭💪💪💪
Siti musyarrif
subhanallah ajaib..
apa ada developer di alam nyata yaa🤩🤭

semangat authour aku dah kasih 5 bintang🤩💪💪
Cah Dangsambuh
aku mampir nih,sepwrtinya bagus ya
hai yuu
dasar ga tau malu muka rata, jangankan adelia gue juga ga s*di punya ibu kayak loh memalukan..
next thor
Riska Riska
makin seru tor
Fitria Suhandika
duh gk tepat momen bca nya,pgi,d temani hujan,tpi syang suami dh pgi kerja..
aduh harwadang thoorrr..
Îen
yahhhh....masa hiatus thor☹☹☹☹
Sri Wahyuni
identitas bkin sengsara istri buat dave dsar suami laknat
memei
semangat
Dewi Anaya Medina Nareswari
thor tanggung neh cerita nya .. hayu semangat up lg
Anah Raditya Arrasya
othorny lg ngeluarin karya baru jd cerita yg Laen di lupakan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!