NovelToon NovelToon
The Devil JOVE

The Devil JOVE

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / One Night Stand
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rifani

(SPIN OF MA QUEEN ROSE)

Jove Alexander Lorenzo, seorang mafia kelas kakap yang mengidap penyakit langka di mana sebagian tubuhnya akan menjadi kaku seperti kayu setiap kali dia berhubungan dengan wanita. Dengan segala kekayaan yang dimilikinya, Jove mencari obat yang bisa mengobati penyakitnya itu. Hingga di suatu ketika, ada seorang wanita mabuk yang menawarkan diri untuk tidur dengannya. Jove yang kala itu sedang bosan tanpa banyak kata langsung menyetujui keinginan wanita tersebut.

Namun, ada yang aneh setelah one night stand itu terjadi. Di esok harinya, Jove sama sekali tidak merasa kesakitan seperti yang biasa terjadi padanya setelah bercinta dengan seseorang. Menyadari ada yang tak biasa dari wanita itu, Jove pun segera mengerahkan semua anak buahnya untuk mencari keberadaannya.

Akankah Jove berhasil menemukan wanita yang bisa membuatnya merasa menjadi manusia normal? Dan akankah wanita itu bersedia untuk menerima Jove setelah mengetahui identitas Jove yang sebenarnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Memberikan Pelajaran

Teman-teman, mohon dukungannya untuk novel emak yang berjudul WANITA KESAYANGAN SANG PRESDIR yang insyaallah emak ikut sertakan dalam lomba 100%kekasihideal. Genrenya Romantis/Komedi dan sudah up mulai hari ini. Silahkan cek profil emak untuk mampir kesana ya. Di jamin sakit perut karena nahan tawa 😂😂😂 Terima kasih.

***

Brrukkk

Franklin dengan kasar membanting karung yang berisi seorang polisi beserta ratusan anak ular. Setelah itu Franklin menatap Mr.Farjaad yang tengah memperhatikan karung yang tadi di bawanya.

“T-t-toloong,”

Rintihan lirih dari dalam karung membuat mata Mr.Farjaad membelalak lebar. Dia lalu beralih menatap Jove, tidak menyangka kalau isi di dalam karung tersebut adalah manusia yang masih hidup.

“Kenapa? Apa kau berpikir anak buahku akan repot-repot membawa mayat kemari?” ejek Jove saat mendapati raut berbeda di wajah Farjaad. Setelah itu Jove sedikit memiringkan kepala, memberi kode agar Franklin segera membuka karung tersebut.

“Saya hanya tidak menyangka kalau anda akan membiarkannya tetap hidup, Tuan Jove,” jawab Mr.Farjaad. “Karena menurut … astaga! What the f*ck!”

Seorang polisi nampak menggeliat kesakitan dengan puluhan anak ular yang sedang berpesta pora menggigit tubuh t*lanjangnya. Coba pejamkan mata kalian sekarang. Di tengah lautan, di atas kapal pesiar mewah yang di kelilingi orang bersenjata serta seorang bandar narkoba, kau melihat ada seorang pria tergeletak di lantai kapal dengan kondisi tubuh yang sangat memprihatinkan dimana ada banyak sekali anak ular menempel di tubuhnya seperti lintah. Bagaimana perasaanmu? Apakah baik-baik saja?

“Orang ini adalah salah satu anggota kepolisian yang memiliki pengaruh cukup besar. Awalnya anjing peliharaan kami mengajaknya bekerjasama untuk mengamankan transaksi ini dengan memberinya imbalan yang sangat besar. Namun sayang, pria ini sangat serakah. Dia menginginkan keuntungan yang seribu kali lebih besar lagi, jadi dengan to lolnya dia membocorkan rute mana yang akan kita gunakan sebagai tempat pertemuan. Dan inilah yang dia terima sebagai balasan atas sikapnya yang lancang itu. Saya dan lainnya juga telah menghabisi seluruh anggota keluarganya tanpa sisa!” ucap Franklin membagi cerita pada Mr.Farjaad. Dia lalu menginjak kepala anak ular yang tengah merayap menuju kaki bosnya. Setelah itu Franklin menyeringai ke arah Mr.Farjaad. “Siapapun tak boleh menyentuh apa yang sudah menjadi milik Tuan saya. Anak ular ini contohnya!”

Glukkkk

Sangat kejam. Benar-benar orang yang tidak boleh sembarangan di sentuh.

“Jadi Mr.Farjaad, apa yang akan kau lakukan padanya, hm? Nyawanya aku persembahkan khusus untukmu karena dialah yang telah membuatmu terdampar di tengah laut begini,” ucap Jove memecah keterkejutan di diri Mr.Farjaad.

Farjaad menghela nafas panjang. Dia lalu memerintahkan anak buahnya untuk menembak kepala pria tersebut dan membuang mayatnya ke tengah laut. Sambil menggosok dagu bawahnya, Farjaad diam merenungkan tentang keselamatannya yang sedang terancam. Oh ayolah kawan.Farjaad jelas tahu kalau kematian polisi itu adalah pertanda kalau Jove menolak keputusannya yang hanya akan memberikan sepuluh ton opium. Jadi kalau keputusan itu tidak segera dirubah, besar kemungkinan Farjaad akan mati dengan cara yang sama seperti pria malang tersebut. Dan benar saja. Saat Farjaad tengah merenungkan diri, dari arah depan, belakang, sisi kanan dan sisi kiri kapal pesiar sudah di kelilingi dengan banyak sekali speedboat berisi para penembak jitu yang masing-masing sudah mengincar kepala anak buah Farjaad. Hal ini tentu saja membuat semua orang menjadi panik dan waspada, terkecuali Jove dan kelompoknya. Tak terima dengan penyerangan tersebut, Farjaad pun berniat melakukan protes. Namun, baru juga dia akan membuka mulut, sebuah laser merah sudah lebih dulu tertuju ke matanya. Takut? Sudah pasti. Jadilah Farjaad membeku di tempat sambil menatap nyalang ke arah Jove yang tengah tersenyum evil.

“Tuan Jove, saya tidak mengira kalau anda akan selicik ini. Tunggu saja. Setelah saya kembali dari sini, saya pastikan kelompok anda tidak akan mendapatkan opium lagi dari Negara saya. Huh!” amuk Farjaad sambil menggeretakkan gigi.

“Oh ya?"

Dorr door

“Akhhh!”

Dua orang sniper jatuh terkapar dengan kepala hancur setelah Jove menembak mereka. Sambil meniup ujung pistolnya, Jove memejamkan mata kemudian menengadahkan wajahnya ke atas. Dia benci di ancam, dan Farjaad baru saja melakukannya.

“Mr.Farjaad, kau sadar tidak dengan apa yang baru saja kau katakan, hm? Kembali ke negaramu? Sungguh lawak. Darimana kau mendapatkan kepercayadirian itu sampai kau berani berkata bisa kembali ke negaramu hidup-hidup? Sebelumnya tidakkah kau mencaritahu lebih dulu dengan siapa kau akan mencari masalah? Aku Jove, orang yang tidak pernah memberi maaf pada mereka-mereka yang berani menyinggungku. Paham?”

Sial.

Terdengar suara gelak tawa di atas kapal pesiar yang mana membuat Farjaad dan anak buahnya langsung menelan ludah. Sungguh, keadaan ini benar-benar sangat mencekam. Tak lama setelah itu dari pinggiran kapal tiba-tiba muncul sirip ikan hiu, di barengi dengan munculnya tubuh pria yang tadi dibawa oleh Franklin. Nafas Farjaad sesak seketika ketika tubuh pria itu dicabik oleh si ikan hiu dengan begitu ganasnya hingga darah memercik ke atas kapal dan mengenai sebagian wajahnya. Sementara Jove dan anak buahnya, mereka hanya tersenyum saja melihat permainan ikan hiu yang sebenarnya adalah robot yang sedang di kembangkan oleh kelompok mereka. Alasan kenapa Jove mengajak Mr.Farjaad bertemu di tempat ini adalah karena dia yang ingin melakukan tes uji coba terhadap hasil ciptaan kelompoknya di pulau warisan milik sang ibu. Hiu ini bukan hiu sembarangan, otaknya telah di program hanya akan membunuh mereka yang menjadi musuhnya Jove. Dan hiu ini akan membeku seketika saat tubuhnya di angkat keluar dari dalam air. Menakjubkan sekali bukan? Dan Farjaad sangat beruntung karena menjadi orang luar pertama yang melihat hasil ciptaan anak buahnya.

“Jadi, apa pilihanmu sekarang?”

“Beri saya waktu untuk berpikir, Tuan Jove,” sahut Farjaad dengan wajah pucat pasi.

“Mr.Farjaad, Tuan jove bukan orang yang suka membuang-buang waktu untuk hal semacam ini. Ya atau tidak, saya sarankan anda sebaiknya segera putuskan. Jangan mengulur waktu lagi karena kami harus segera kembali!” sahut Franklin tak membiarkan Mr.Franklin membuat bosnya menunggu.

“Mana bisa seperti itu!”

Emosi karena terus mendapat tekanan, Farjaad menarik senjatanya lalu mengarahkannya ke kepala Jove. Sontak saja hal ini membuat Franklin dan anak buahnya yang lain langsung menari pelatuk senjata mereka dan menghabisi seluruh anak buahnya Mr.Farjaad dan hanya menyisakan satu yang masih hidup. Sadar kalau tindakannya malah membuat nyawanya berada dalam bahaya, Farjaad pun memilih untuk menyerah saja. Dia meletakkan pistol ke lantai kapal lalu mengangkat kedua tangannya ke belakang telinga.

“Baiklah, Tuan Jove. Saya menyerah, saya mengaku kalah. Saya berjanji akan segera mengirimkan barang yang anda mau. Tapi tolong, biarkan saya tetap hidup!” ucap Farjaad dengan berat hati mengakui kekalahannya.

Melihat Farjaad yang ketakutan membuat Jove tak kuasa menahan tawanya. Setelah itu dia mengajak Franklin dan anak buahnya pergi dari sana, menyisakan beberapa orang untuk mengawal dan menunggu opium miliknya datang. Jove adalah Jove yang tidak akan membiarkan bisnisnya berantakan. Dan mungkin ini akan menjadi pelajaran yang sangat penting bagi Mr.Farjaad agar ke depannya nanti dia tidak sembarangan menekan bisnis seseorang hanya karena masalah keamanan. Sebagai seorang mafia yang merangkap pembisnis besar, Jove jelas telah memperhitungkan segalanya dengan matang. Termasuk keamanan untuk melindungi rekan bisnisnya. Namun, Mr.Farjaad dengan songongnya malah mengambil tindakan yang mana bisa membuat Jove mengalami kerugian yang sangat besar. Jadi wajar sajakan kalau Jove marah kemudian memberinya sedikit pelajaran? Dan beruntung Jove tidak langsung menghabisinya karena bagaimanapun Mr.Farjaad adalah penerus dari kelompok yang selama ini menjadi pemasok terbesar dari bahan utama pembuatan heroin miliknya.

***

1
Ana Anthunk
baca mulai dari kisah nenek buyut nya Jove,
liora, terus grizele, terus rose dan ini anaknya rose😍seru
MC17
udh mau 3 tahun nih makk masih belum mau lanjut kah
Yunita Rosanti
kk GK ada niat up lgi😭😭
menunggu Kk update-nya lagi
akun tiktok ; @author wilris: jangan ngarep kak, aku udah nungguin dari setahun lebih gaada perkembangan. dia suka banget emang gantung nya
total 1 replies
Fahmi Ardiansyah
Luk kenapa harus di bunuh jika mereka di beri kesempatan n peringatan aja udah cukup.buat tutup mulut mereka pasti udh takut.
Deni Gandanan: kenapa gk dilanjutkan thor
total 1 replies
Neneng Sumiati
ko lm banget update lagi thor jgn gantung gini dunk...
Anggye syahab
lah..knp gak di lanjutin lagi kak..gantung banget ceritanya..kan jd kentang perasaanku😴
Anggye syahab: iyaaaa kannnn hemmm😌
total 2 replies
Alexa Juliana
Jgn lupa Jove, ibumu juga memiliki tatto di tubuhnya ..
Neneng Sumiati
lm bnget up nya mak thor
Yanti Nur indahsari
lanjut donk Thor dah lama nie gak up lagi
Neneng Sumiati: iya kpn jp lgi thor
total 1 replies
Herlina Lin
𝒔𝒂𝒏𝒈𝒂𝒕 𝒌𝒆𝒓𝒆𝒏 👍🏻
muhammad ibnuarfan
kenapa gak ada kejelasan...semua critanya ngambang semuanya....gimana liona shrera...Abigail dan dedengkot2 lainnya....kenapangilang gitu aja....padahal ceritanya bagus....keren....tapi gak da yg selesai ....
muhammad ibnuarfan
ealah mbak Pamela...malu maluin iya....😂😂😂dah...terima aja wan...barang langka model Pamela itu....
muhammad ibnuarfan
ya Alhamdulillah....sebadung2 nya anak di luar....tapi mengagungkan ibu nya...gitu juga Albert....meski dibilang psi opat.,.tapi begitu mencintai istrinya....giliran yang sok tau agama...tapi ma anak istri malah blangsak
muhammad ibnuarfan
looo....Lom tau dia kekejaman mama jove...
muhammad ibnuarfan
la iya....yang lainnya gak da yg selesai...Gabriel ma anak2 nya...Nania...🥴🥴
muhammad ibnuarfan
calon mantu durhaka...n durjana....😁😁😁kutuk jadi kodok aja tuan....😂😂😂
muhammad ibnuarfan
kok mbulet...cerita lah....
muhammad ibnuarfan
tinggal jujur ae kok muter2....bikin pusing ae
muhammad ibnuarfan
lagian ortu nya aja bodoh....gak tau apa...musuh dalam selimut
MC17
makk kok kalo berhenti pasti lama padahal masih gantung lohh makk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!