NovelToon NovelToon
Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: ulfatun khasanah

Perjalanan Cinta 3 Saudara, yang kompak walau sering berdebat, mereka mempunya kemistri yang sama, tempat ghibah tempat curhat dan tempat berbagi kasih sayang.

Ya Al El dan Il, biasa di kenal Zula, karena dia merasa beda karena perempuan sendiri dan enggan di urutkan dengan kedua abangnya yang nama panggilannya cukup singkat dengan 2 Huruf saja

Mereka kompak bergelar S2 dan S3, kompak pula menemukan jodohnya dengan PERJALANAN CINTA 3 SAUDARA , dengan berbagai karakter dan juga kisah cinta yang akan membawa mereka sama sama kedalam bahtera tumah tangga

Gimana kelanjutan kisahnya saksikan dan setia membaca di novel kami 🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulfatun khasanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Grub Ghibah

" Enak aja bawa bawa, emangnya apaan?" protes Rizqy dan Zula nyengir

" Biar gak sepi aja om, kan seru kalau ada baby baby lucu kayak mereka" ucap Zula santai tanpa mikir

" Kalian semua dinas ke kanto terus anak gue dong yang kesepian" jawab Ruzqy Zula makin nyengir

" Iya juga ya" jawab Zula menggaruk kepalanya yang tidak gatal

" Gini gini susah lahirinnya La, tinggal bawa mah enak" ucap Rizqy yang menggendong anak pertamanya

" Kalau bikinnya enak gak om?" tanya El dan membuat hening seketika

Plak.... satu lemparan mengenai pundaknya dari Al, membuat El tertawa ngakak dan langsung pergi menghindar sebelum dapat tatapan sengit dari Uminya

Setelah berpamitan, di sore harinya mereka semua menuju kebandara di mana masih membawa mobil kantor dari cabang di PKU

karena nanti juga bakal ada orang kantor yang anak menjemputnya di bandara

Setibanya di bandara, mereka langsung di persilahkan menaiki pesawqt pribadi mereka, dan ke tiga anak Jihan dan Zain mereka bertiga kumpul di belakang bak geng mak rempong yang suka gosip

Mereka mempunyai geng sendiri, dan bahkan punya grub wa sendiri juga, untuk ngobrol dan ghibah

Tapi saat ini mereka sedang menghubungi pasangan masing masing, dengan menggunakan jaring Wifi yang ada di pesawat mereka

Di dalam pesawat memang tidak bisa menggunakan ponsel, dan jaringan karena bisa mengganggu sistem komunikasi seorang pilot dengan anggota komunikasi di darat,

Dan makanya di pesawat kalau bisa ponsel di matikan atau menggunakan mode penerbangan, dan di sana sudah di sediakan wifi juga bagi pesawat yang berafilitas khusus

Seperti saat ini, mereka bertiga sibuk chat dengan pasangan masing masing soalnya kalau telfon atau video call gak enak suaranya

Dan setelah chatan dengan pasangan masing masing, dan pasangan mereka juga sudah selesai jam istirahat siang kini mereka lanjut ngobrol

Jangan tanya Jihan sama Zain yang sudah berjumpa di alam mimpi masing masing

" Jadi gimana bang? ceritanya pagi tadi? kalian denger apa?" tanya Zula sangat penasaran

" Ha.... Gimana?" tanya El menghentikan tangannya dari layar ponselnya

" Kalian katanya tadi pagi denger suara aneh, apa sih? kepo gue" ucap Zula mengulanginya lagi

" Bukan aneh sih... tapi syahdu" jawab El cengengesan

" Senengnya" sindir Al

" Gue sebenarnya penasaran lho bang, mau gue intip tapi gak ada celah sama sekali, jadi gagal tau" jawab El santai masih senyum cengengesan

" Gue malah risih mrinding lagi, mana loe tadi nyeplos kalau tau kan mereka malu" kesal Al pada El yang sempat keceplosan sama Rizqy tadi

" Jadi apaan sih?" kesal Zula gak dapat jawaban

" Loe masih bocil baby" ucap Al mencubit hidung Zula

" Abanga..." kesal Zula lagi dan mereka tertawa

Zula lama lama kesal karena merasa di buat penasaran sama kedua abangnya

" Kasian bang kasian, dia udah 19 tahun udah boleh" jawab El merasa kasian hingga akhirnya mereka menceritakan semuanya pada Zula

Bahkan El menirukan suara Uminya yang di dengar semalam

" Terus suara abah gini... Heerr..... Masyaallah nikmatnya" ucap El kembali menirukan dan Zula terbengong

Gantian Al juga ikut cerita tentang yang dia dengar semalam dan membuat Zula makin terbengong mendengarnya

Antara risih dan pengen tau, tapi wajar namanya manusia dia munya syahwat masing masing, apa lagi normal tentu rasanya makin nikmat

" Hiiih..... enaknya seperti apa sih, sampai segitunya gak sadar apa ya" ucap Zula polos tanpa sensor

" Hust... anak kecil stop " ucap Al dan El malah tertawa

" Loe jangan sok jaim bang, loe udah waktunya, jangan di tunda kalau mau merasakan" jawab El sambil terus tertawa

" Kan elo duluan yang mau nikah besok bagi pengalaman sama kita iya gak La" ucap Al santai gak terpancing

" Betul tuh, nanti kita intip ya Bang" ucap Zula membela Al

" Itu prifasi gak ada yang namanya intip intipan apa lagi cerita" jawab El sok sokan

" Kita denger dong, " bantah zula

" Loe lupa rumah kita kan kedap suara, gak bakalan denger" jawab El membuat mereka tertawa

Tak terasa pesawat sudah mendarat dan mereka sudah di papak oleh anggota kantor mereka yang menyanbut kedatangannya

Sebenarnya mereka risih dan sungkan mendapat perlakuan seperti itu, tapi ini diluar dugaan intruksi dari Zain pada Irfan

" Bah... Kok ada ginian segala sih, kayak biasanya aja lho" ucap Jihan ilfil

" Ini kerjaan Irfan paling, salah faham" jawab Zain kesal

" Loe udah mau istirahat ya Fan" ucap Zain seketika

Karena di sana juga di pasang red karpet untuk menyanbut mereka, bahkan muka muka mereka gak ada yang glowing dan glow up karena tadi gak mandi soalnya dingin banget pas berangkat hujan lebat

Sedangkan penerbangannya sudah di jadwalkan, walau memakai pesawat pribadi kalau sudah di jadwalkan Zain dan Jihan gak enak kalau harus dengan semena mena membatalkan

" Iya pak, sedari pagi saya belum istirahat, dan belum pulang" jawab Irfan polos makin membuat Zain kesal

" Selamat datang pak Zain buk Jihan, " ucap karyawan yang menyambut

Zain dan Jihan tersenyum terpaksa membalas mereka

Ketiga anak mereka juga sama sama sungkan dan ilfil aja di sanbut seperti ini, karena kebiasaan hidup sederhana mereka, apa lagi Zula yang cukup kaget, karena sampai saat ini dia sebagai anak Zain dan Jihan masih belum di publikasi, apa lagi di lingkungan kantor

Dengan sigap Zula meraih tangan dan melendot mesra salah satu dari abang mereka biar di kira pasangannya

Dan tak lupa dia memakai topi dan juga kaca mata serta masker terlebih dahulu sebelum keluar dari pesawat sebagai bentuk penyamaran

Karena Zula ada misi di masa awal memimpin perusahaan abahnya nanti , karen saat pertama Zula ke kantor mereka sama sekali belum mengenal Zula sama sekali, mungkin lupa juga wajah Zula

Hingga mereka sampai di mobil yang akan di setir sendiri oleh Irfan karena Zain yang meminta

Setelah semua masuk Irfan kemudian masuk dan duduk di bagian pengemudi

" Masyaallah pak Irfan...." Teriak Zula setelah Irfan masuk dan menutup senua pintu

" Eh... Iya gimana Ula..." jawab Irfan sempat kaget

" Pak Irfan kenapa pake penyambutan seperti itu sih, misi Zula hampir gagal tau gak" omel Zula yang paling kesal

" Iya tuh, gak biasanya aja pak Irfan, kami malah jadi Ilfil lho pak" jawab Jihan lagi

" Sederhana, gak perlu menyiapkan semuanya, seperti biasanya" tambahnya ingin mengomeli Irfan juga

" Jadi capek kan, dan gak pulang seharian, di gruduk lagi sama wanita wanita ini" tambah Zain menyindir kedua cewek cantiknya

" Hem... Salah lagi" keluh Irfan sambil menepuk jidat

" Yang nyuruh bukan Saya pak,..." ucap Irfan akhirnya

1
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
baca ber ulang ulang tetap aja naca'a sambil😭😭😭
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
setiap baca yg ini pzt 🤣🤣🤣. baca dah ke 10x lbh tp ttp 🤣🤣
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
meleleh hati aqyu bah🤣🤣🤣
Siti Rukanah
Saya masih berjuang garis 2 sampai sekarang,,, masih saja ke guguran sampai 7 x tp tetap optimis hiraukan omongan orang,,, semangat untuk kita pejuang garis 2
Eity setyowati
kok alur ceritanya begini padahal berharap zula sm maul bisa dirubah ndk sih
sesek rasanya baca kalau begini
Eity setyowati
katanya anak pondok kok mau ya dipegang² orang lain ,lha sama tunangannya aja ndk mau
Mynovel
wow keren 19tahun udah S2,halunya kebangetan thor
Bunda Murniati
zula terlalu bar bar menurutku Thor
Serenarara: ubur-ubur minum selasih
coba baca novelku berjudul Poppen kak, terimakasih.
total 1 replies
Rostika Ali
Bagus ceritanya. Senang ma sosok zula, yg kocak.jahil.dan lucu
Sumaniah
subhanallah Alhamdulillah akhirnya cerita cinta yg amat panjang,penuh dgn deraian air mata.dn berakhir amat penuh kebahagiaan
Sumaniah
subhanallah.. mereka di beri hadiah yg tak terdug..dgn baby kembar
Sumaniah
Alhamdulillah, akhirnya Allah memberikan kepercayaan pada Heny juga el.dr sekian tahun
Sumaniah
waduh Mbah Kakung,udh tuue msh keliatan muda bangett🤗
Sumaniah
ya Allah,jd ikut nangis aqu😭😭
Sumaniah
🤣🤣🤣aqu nangis sambil ketawa liur..tuh anak blm tau siapa umi Jihan 😀😀
Sumaniah
Luar biasa
Sumaniah
🤣🤣🤣🤣
Sumaniah
lanjut ke ailza dong,biar ceept ke bongkar
Sumaniah
gmna nasib bang El yyyaa??
Sumaniah
mudah"am sblm akad,udh k bongkar tuh si ailza.
kasian bang El.
udh sma Heny aj😬😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!