"Baca! dan tanda tangani!".Pria dingin itu melempar map kearahku.
Kubuka dan kubaca isi dari lembaran kertas yang begitu detail dan rinci.
"Kontrak Pernikahan?"aku menatap pria itu menanyakan maksud dirinya memberikan aku dokumen tersebut.
"Kau Bodoh atau Idiot! Dengarkan Baik-baik, Kau tandatangani Kontrak Pernikahan itu. Kita menikahan 100 hari, setelah itu kau akan kuceraikan!"Pria dingin itu mengcengkram daguku dengan begitu keras dan mengakitkan.
"Apakah hutang keluargaku akan lunas jika aku menyetujuinya?"aku memastikan hal itu walaupun sakit dihatiku terhadap kelakuan keluargaku yang menjualku.
"Dasar gadis sampah! Kau dan keluargamu memang rendahan! Baiklah aku akan menganggap lunas hutang itu jika kau mau menandatanganinya dan menuruti semua keinginanku.Mengerti!"Pria dingin itu berteriak sambil mencengkram bahuku dan melemparku dengan kasar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiara Pradana Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11 Ojek Online
Keysha berangkat ke kantor dengan menggunakan ojek online.
"Siapa juga yang mau bareng sama beruang kutub!" Keysha mengumpat kesal diatas ojek online yang dinaikinya.
"Mana Mbak?" driver ojol menanyakan beruang kutub yang dimaksud Keysha.
"Ke laut Bang."Keysha menjawab asal pertanyaan drivel ojol.
Bukan Abimanyu namanya kalau tidak jahil dan terus menyiksa Keysha.
"Saya ga akan ngajak kamu bareng, jadi ga usah ngarep!"Abimanyu berkata saat Keysha akan berangkat dan siap-siap memesan ojol.
"Maaf Tuan Muda Abimanyu, Saya juga ga minta bareng sama Tuan Muda, Saya sudah pesan ojol." Keysha segera berlalu meninggalkan Abimanyu.
"Lagi pula siapa juga ya mau bareng dia, kepedean banget!" umpat Keysha.
Abimanyu dalam perjalanan menuju kantornya.
"Seneng banget kayaknya!"Abi manyun dalam mobil.
...Tuan Muda kenapa lagi Ya? Lagian pake gengsi segala, kalo memang mau berangkat bareng ya bilang aja. batin Sekretaris Jo, sambil melirik dari arah kaca tengah....
Abi menyadari Sekretaris Jo terus menatap ke arahnya dari pantulan kaca.
"Fokus nyetir Jo, Naksir kamu ngeliatin Saya terus!"Abimanyu menyadari Jo menatap padanya.
"Saya masih normal Tuan Muda!" Sekretaris Jo merasa Tuan Muda kepedean.
Abimanyu melihat HP nya dan membalas beberapa chat yang masuk.
"Dasar istri ga tahu diri, Masa ga pernah chat sama sekali!" Abimanyu melihat tak ada satupun chat Keysha pada HP nya.
"Tuan Muda kenapa Nyonya tidak ikut berangkat bersama kita saja?Lagipula..."Kata-kata Sekretaris Jo terhenti dengan jawaban Abimanyu.
"Kamu urus saja pekerjaan kamu Jo! Jangan lupa nanti kasih tahu apa saja tugas dan pekerjaan Keysha Saya ga mau jadwal Saya jadi berantakan karena kamu ga ngajarin dia!"Abimanyu dengan cepat menyela ucapan Sekretaris Jo.
"Baik Tuan Muda. Saya akan memberitahukan Nyonya apa saja tugas-tugasnya." Sekretaris Jo menjawab Tuan Muda.
"Satu lagi Jo, Selama dikantor dan bertemu klien diluar, jangan panggil Keysha dengan sebutan Nyonya. Saya tidak mau orang tahu kalau dia istri Saya!"Abimanyu menegaskan hal tersebut tentunya harus dilaksanakan.
"Lalu Saya harus panggil apa Tuan Muda pada Nyonya."Sekretaris Jo bingung dengan perkataan Tuan Muda.
"Terserah Kamu! begitu saja tanya!"Abimanyu mendengus kesal.
Memang diperusahaan tidak ada yang tahu Abimanyu telah menikahi Keysha.
Hanya beberapa orang kepercayaan Abi yang mengetahui pernikahan mereka.
Keysha sampai lebih cepat dikantor Abimanyu.
Dengan Ojek Online Keysha bisa menerobos kemacetan jalan sehingga waktu yang dibutuhkan untuk sampai dikantor relatif lebih cepat.
"Bismillahirohmahnirahim." ucap Keysha dalam hati hendak memasuki kantor Abimanyu.
Keysha menuju pintu masuk melewati meja reseptionis.
Reseptionis pun menghadang Keysha dengan pertanyaan mengenai keperluan Keysha diperusahaan.
Jangan tanyakan mengapa resepsionis bertanya, bukankah Keysha pernah datang ke kantor dan buat keributan. Masa tidak ada yang mengenali.
Tentu saja karena pegawai resepsionis yang dulu dan keamanan yang bermasalah dengan Keysha sudah dipecat oleh Abimanyu.
"Saya pegawai baru Mbak, perkenalkan nama Saya Keysha."Keysha menyampaikan kepa resepsionis.
"Kalau begitu mana id card pegawai sebagaj akses masuk?"Resepsionis melirik Keysha yang tidak memakai id card pegawai yang biasa dikalungkan di leher.
Nah!Kenapa bisa lupa ya. Lagi pula aku mana tahu akses masuk harus pakai id card.
Keysha tampak kikuk dan bingung harus menjelaskan bagaimana situasinya kini.
Resepsionis pun melihat sinis kearah Keysha karena beranggapan Keysha berbohong.
Keysha tidak mungkin menelpon Abimanyu.
Akhirnya Keysha memutuskan menelpon Sekretaris Jo.
"Aduh ga diangkat lagi!"Keysha masih berusaha menelpon dan masih tidak dijawab.
"Maaf Mbak sebaiknya Mbak meninggalkan gedung ini, selagi saya bicara baik-baik!"Resepsionis dengan nada sinis sambil melihat Keysha dengan cibiran disenyumannya.
"Iya Mbak, tapi bolehkan Saya menunggu disini, Saya tidak berbohong kalau Saya pegawai dikantor ini."Jelas Keysha.
Resepsionis semakin kesal dengan Keysha.
"Security tolong bawa Mbak ini keluar gedung!"Resepsionis meminta petugas keamanan untuk mengeluarkan Keysha.
"Ada apa ini ribut-ribut?"
...****************...