NovelToon NovelToon
Pesona Ibu Tiri BADASS

Pesona Ibu Tiri BADASS

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Nikah Kontrak / Ibu Tiri
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Aurora79

Hidup tak pernah memberi pilihan mudah pada Regatta Aulia, atau yang biasa dipanggil 'Ega'. Dia adalah seorang gadis berusia 21 tahun, yang tumbuh di dalam lingkungan sebuah panti asuhan sejak dilahirkan.

Suatu malam, Ega berhasil menyelamatkan seorang pria. Pria itu adalah Raka Adinata (27 thn), seorang pengusaha muda kaya raya yang baru saja kehilangan segalanya akibat pengkhianatan orang-orang terdekatnya.

Ega hanya berniat untuk menyelamatkan pria tersebut, namun dia tidak menyangka ... jika usahanya malam itu malah menjebaknya di dalam putaran arus kehidupan pria itu lebih dalam.

Di tengah pertengkaran, rahasia masa lalu, perebutan perusahaan, dan perasaan yang perlahan tumbuh, Regatta dan Raka mengerti akan satu hal:

"Keluarga bukan selalu tentang darah, akan tetapi tentang seseorang yang memilih untuk tinggal."

↔ UPDATE 2X SEHARI, JAM 12 SIANG DAN JAM 3 SORE.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora79, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PITB - 02.

...꧁✿ 🅷🅰🅿🅿🆈 🆁🅴🅰🅳🅸🅽🅶 ✿꧂...

​"Haah ...??!!!!"

Regatta hampir saja tersedak salivanya sendiri, ketika mendengar pertanyaan dari tiga 'Minion' berwajah identik di depannya.

Tiga pasang mata bulat nan indah itu menatapnya dengan penuh harap, sementara tangan mungil mereka mencengkeram erat celana jeans belel miliknya.

"Triple D, hentikan! Lepaskan Tante Ega sebentar, agar dia bisa bernapas sejenak, oke?" ujar Raka dengan suara rendah, dari arah lantai atas Penthouse miliknya.

Dia berjalan perlahan menuruni tangga melingkar dengan penampilan yang berbeda dari tiga malam lalu di sebuah jembatan-Bandung.

Dengan mengenakan kemeja kasual warna hitam, lengannya dia gulung sampai siku, dan wajahnya tetap sedatar aspal jalan tol.

Namun, binar putus-asa dimatanya telah digantikan oleh ketegasan seorang 'Alpha'.

"Ah, Daddy ini tak asiklah!" protes si sulung, Dewanta Adinata.

"Benal, tuh! Daddy memang tak asik olangna!" sahut si tengah, Dionata Adinata.

"Daddy benal-benal kaku sepelti papan posotan di sekolahku! Aku tak suka Daddy!" sambung si bontot, Dewinta Adinata.

Wajah ketiga Minion itu tertekuk kesal dengan bibir mengerucut lucu, menandakan bahwa mereka sedang merajuk.

"Sus Ratna, tolong bawa mereka masuk ke dalam kamarnya sekarang! Saya ada perlu dengan Nona Ega sebentar," perintah Raka dengan nada tegas.

"Baik, Tuan."

Setelah ketiga 'Minion' itu dibawa masuk ke dalam kamar oleh Suster Ratna dengan susah-payah, ruang tamu super luas itu mendadak hening.

Bibi Minah menyajikan minuman dingin beserta makanan kecil di meja, setelah itu dia langsung naik ke lantai dua.

Raka langsung duduk di sebuah sofa tunggal, sementara Regatta masih berdiri dengan wajah syok.

"Duduklah!" perintahnya kepada Regatta.

"I-Iya ..."

"Saya sengaja menjemputmu dari Panti secara mendadak, karena saya punya sebuah penawaran 'bisnis' yang tidak bisa kamu tolak," ujar Raka langsung pada inti masalahnya.

"Menikah kontraklah dengan saya selama lima tahun ke depan, Ega. Saya butuh seseorang yang bisa menjaga anak-anak selama 24 jam, saat saya membereskan semuanya. Saya hanya percaya sama kamu ..." lanjutnya dengan nada memohon.

Regatta mengerutkan keningnya, saat mendengar permintaan pria di depannya.

Jiwa seorang 'Queen Relia' langsung siaga, karena permintaan itu cukup aneh untuknya.

"Pernikahan kontrak?? Apakah Anda sedang bercanda, Tuan Raka? Saya memang menyelamatkan Anda malam itu, tapi bukan berarti saya menyerahkan kebebasan saya begitu saja dan masuk ke dalam kehidupan Anda," ujar Regatta dengan nada tidak suka.

"Jika ingin melakukan hal tersebut, cari saja wanita lain yang sanggup. Saya masih banyak urusan dalam hidup saya, terutama anak-anak Panti, mereka masih membutuhkan kehadiran saya ..." lanjutnya dengan nada tegas.

Raka menegakkan punggungnya, ketika mendengar penolakan Regatta.

"Dengar, Ega ... atau Nona Regatta Aulia, saya tahu Anda bekerja di dalam Regall Security. Dan saya membutuhkan Anda dalam mengawasi ketiga anak saya yang masih kecil 24 jam penuh!" ujar Raka dengan nada rendah penuh penekanan.

"Astaga Dragon! Apakah aku kecolongan beberapa malam ini? Apakah dia sudah mengetahui identitasku sebenarnya di Regall Security?" monolog Ega dalam hatinya.

"Keluarga besar saya sedang memantau setiap saya, demi merebut sisa aset yang ada. Di sisi lain, media di luar sana terus menggoreng isu bahwa saya depresi dan tidak kompeten dalam merawat triplets."

"Saya butuh citra seorang 'Family Man' yang stabil, untuk bisa membangun kembali pondasi Adinata Group dari awal. Dalam lima tahun ke depan, saya akan pastikan para pengkhianat itu musnah! Setelah keadaan aman, kita bisa bercerai secara baik-baik," ujar Raka menjelaskan.

Regatta terdiam sejenak, karena otaknya sedang menghitung semua untung-rugi dari pernikahan kontrak ini.

Sebagai seorang Istri dari Raka Adinata, dia pasti akan memiliki akses jaringan 'terang' yang mudah dan luas.

Sedangkan statusnya sebagai 'Queen Relia' dalam Regall Security akan aman, serta Panti tempat tinggalnya bisa dia renovasi atas nama Raka Adinata nantinya.

"Baiklah, saya akan menerima tawaran ini. Akan tetapi, karena ini adalah sebuah kontrak, maka saya yang akan menentukan aturan di dalamnya, bagaimana?" ujar Ega dengan nada santai.

"Deal!" jawab Raka.

Regatta langsung mengeluarkan iPad miliknya dari dalam tas, dan dengan lihainya dia mengetik sebuah 'draft' perjanjian yang langsung dia tunjukan ke hadapan Raka Adinata.

*Perjanjian Kontrak 5 Tahun*

1. Regatta Aulia berperan penuh sebagai Istri Raka Adinata di hadapan publik dan Ibu sambung dari Triplets.

2. Biaya finasial setiap bulannya, dan Raka Adinata tidak berhak mencampuri urusan dirinya dalam melakukan pekerjaan. Jika ada pertanyaan, Regatta berhak untuk tidak menjawabnya.

3. Walaupun mereka tinggal dalam satu kamar dan berinteraksi demi meyakinkan 'musuh', tidak diperbolehkan untuk melakukan 'KONTAK FISIK' atau 'HUBUNGAN INTIM' saat tidur bersama.

"Untuk aturan yang terakhir itu Mutlak! Karena saya tidak ingin ada 'drama' hamil tanpa status yang pasti ini!" tegas Regatta.

"Kita memulai semuanya sebagai seorang 'Rekan Bisnis', dan akan berakhir sebagai 'Rekan Bisnis' juga," lanjutnya menegaskan semuanya.

Raka Adinata menatap layar iPad, lalu dia beralih menatap Regatta.

Sudut bibirnya terangkat, membentuk sebuah senyuman tipis yang jarang terlihat.

"Deal! Sebuah kesepakatan yang adil, dan saya menghargai prinsip anehmu ini, Gadis Aneh ..."

...꧁༺✿ 💚 ✿༻꧂...

Setelah menandatangani kontrak tersebut, Regatta langsung bertolak kembali ke Bandung.

Regatta pulang menggunakan sebuah travel, karena dia harus mampir ke Regall Security dahulu.

Dia tiba di Bandung sekitar jam sembilan malam, dan langsung dijemput oleh tangan kanannya di daerah Simpang-Dago.

"Selamat malam, Nona!" sapa tangan kanannya yang bernama 'Lodra'.

Lodra adalah seorang 'Napi Hukuman Mati', yang berhasil Regatta culik dari dalam penjara tingkat tinggi di Amerika, lalu dia mengubah wajah pria itu melalui operasi plastik.

Awalnya Regatta hanya iseng melakukan hal-hal tersebut, namun akhirnya dia ketagihan, sampai akhirnya dia mempunyai beberapa bawahan setia dan empat orang dokter bedah plastik ternama, yang bekerja khusus dibawah naungan Regall Security.

Jadi jangan heran, jika perusahaan itu berisi orang-orang berwajah dingin dan mumpuni dalam semua hal yang berhubungan dengan dunia gelap.

"Malam, Lodra. Apakah ada hal yang perlu saya tangani malam ini?" tanya Ega.

"Beberapa Ketua Mafia di Amerika dan Rusia ingin bertemu langsung. Mereka ingin membahas tentang 'Chip' pengendali manusia yang Nona ingin jual," jawab Lodra.

"Tunda dulu. Saya akan menjalani pernikahan kontrak dengan seorang pengusaha yang viral baru-baru ini," ujar Ega, yang berhasil membuat mata Lodra terbeliak lebar.

"Anda serius?" tanya Lodra.

"Ya. Tapi jangan khawatir, saya tetap memantau semuanya dalam senyap," jawab Ega.

"Persiapkan beberapa investor bisnis perusahaan legal, agar mereka mau bekerja sama dengan Raka Adinata bulan depan. Saya mau membantu pria itu dari balik layar, agar perusahaanya cepat bangkit, demi masa depan anak-anaknya," lanjut Ega.

"Baik, Nona!"

"Setelah saya menikah, persiapkan penjagaan ketat di sekitar anak-anak sambung saya nanti. Lalu cari dua bawahan wanita yang tangguh, untuk menjadi 'Babysitter' ketiga minion itu, karena saya tidak percaya dengan pengasuh yang sekarang ini," perintah Ega.

"Baik, Nona!"

Sesampainya di Regall Security, Regatta langsung masuk ke dalam ruangannya, dan mengerjakan beberapa pesanan untuk urusan pengamanan dua perusahaan besar di Alaska.

Setelah menyelesaikan semuanya, dia langsung keluar dari sana dan berjalan pulang dengan harapan baru.

Aroma khas Bandung setelah hujan langsung menyeruak indera penciumannya, dia masuk ke dalam halaman Panti Asuhan 'Restu Bunda' dengan wajah ceria.

"Assalamu'alaikum, Ayah, Bunda ..." ujar Ega memberi salam.

"Wa'alaikummussalam, Putriku ..." jawab serentak dua paruh baya yang ada di sana.

Seorang wanita berwajah teduh dan pria paruh baya yang masih mengenakan peci putihnya, keluar dari arah ruang makan.

Mereka adalah Bunda Lastri dan Ayah Kamal, pasangan pasutri yang merawat seorang Regatta Aulia dari bayi.

"Ega baru pulang, Nak? Apakah kamu baik-baik saja?" tanya Bunda Lastri, sambil memeluk erat putri angkatnya itu.

"Iya, Bunda. Urusan di Jakarta sudah selesai, tapi ada yang ingin Ega bicarakan dengan Ayah dan Bunda ..." jawab Ega dengan wajah serius.

Suasana hangat itu mendadak menegang, saat Regatta meminta kedua orangtua angkatnya itu duduk di ruang keluarga.

Dia menarik napasnya dalam-dalam, guna menyiapkan mentalnya, yang biasanya sekuat baja itu.

"Ayah, Bunda ... Ega ingin meminta restu kalian. Ega ingin menikah minggu depan," ujar Ega dengan sekali napas.

Ayah Kamal yang sedang sedang menyesap kopinya langsung tersedak, saat mendengar ucapan putri angkatnya itu.

"Uhuuuk! ... Uhuuuk!"

Sementara Bunda Lastri membeliakkan matanya lebar-lebar karena terkejut, sambil menutup mulutnya dengan rasa tidak percaya.

Bagaimana mereka mau percaya, jika anak angkat mereka akan melangsungkan sebuah pernikahan?

Regatta termasuk gadis yang sangat galak terhadap semua jenis manusia yang ada di dunia. Jangankan untuk mengobrol dan berteman, melihatnya dengan tatapan memuja saja bisa membuat lawan jenisnya masuk rumah sakit karena dihajar habis-habisan olehnya.

"Hah?! Menikah?! Menikah dengan siapa, Ega?! Apakah kamu hamil?!" tanya Bunda Lastri bertubi-tubi dengan nada panik.

"Ayah, jangan diam saja dong! Jangan-jangan Ega sudah di guna-guna oleh pria yang menyukai dia, sampai-sampai dia luluh dan mau menikah!" seru Bunda Lastri kepada suaminya.

"Astaga dragon! Tidak begitu juga konsepnya, Bunda!" ujar Ega sambil menepuk keningnya, frustasi.

"Ayah, Bunda, dengarkan penjelasan Ega dulu, dong! Dia adalah pria yang sangat baik, namanya Raka Adinata. Seorang pengusaha dan mempunyai tiga anak kembar yang sangat lucu sekali! Ega bertemu dengannya tiga hari yang lalu, saat dia ingin 'Bundir' di jembatan itu loh!" ujarnya menjelaskan.

Ayah Kamal menatap putrinya dengan pandangan menyelidik yang dalam, sebuah tatapan seorang ayah yang sangat protektif terhadap anaknya.

"Ayah tahu, jika kamu adalah seorang anak yang cerdas dan mandiri. Namun, pernikahan adalah sakral, bukan untuk main-main! Kenapa mendadak sekali? Apakah kamu dalam tekanan pria itu?" tanya Ayah Kamal dengan nada rendah menakutkan.

Regatta menggenggam kedua tangan orangtua angkatnya itu dengan lembut, tentu saja dia tidak bisa menceritakan tentang pernikahan kontrak yang akan dia jalani bersama Raka selama lima tahun itu.

"Ayah, Bunda ..."

"Ega tahu, jika semua ini mengejutkan. Namun, Ega sangat yakin dengan keputusan ini. Ega tidak berada di dalam tekanan siapapun juga, ini murni keinginan Ega. Mas Raka orang baik yang butuh seseorang untuk melewati masa sulitnya, dan anak-anaknya ... mereka masih butuh sosok seorang Ibu untuk perkembangan mereka kedepannya."

"Ega merasa, jika takdirlah yang membawa mereka kepada Ega untuk sebuah alasan. Jadi, tolong restui jalan yang Ega pilih kali ini, ya?" ujar Ega panjang lebar dengan mata berkaca-kaca.

Melihat kesungguhan dan ketenangan di mata putrinya, akhirnya Ayah Kamal pun menganggukkan kepalanya pelan, diikuti oleh sebuah senyuman haru dari Bunda Lastri.

"Alhamdulillah, terima kasih Ayah dan Bunda ..." ujar Ega penuh kelegaan.

Lalu dia mengeluarkan sebuah amplop cokelat besar yang berisi uang sebanyak 100 juta, untuk mengurus semua keperluan pernikahan dia dan Raka.

"Ini titipan dari Mas Raka, Bunda. Dia ingin mengadakan pernikahan sederhana saja di Panti kita, dan sisanya untuk biaya adik-adik panti," ujar Ega kepada Bunda Lastri.

"Baiklah, sayang. Bunda akan mempersiapkan semuanya," Bunda Lastri langsung mengambil amplop tersebut.

Setelah Ayah Kamal dan Bunda Lastri masuk ke dalam kamarnya, Regatta langsung mengetikkan beberapa persyaratan yang harus di urus oleh Raka di Jakarta, dan mereka akan menikah resmi di Bandung.

Setelah itu, dia langsung menelpon Lodra.

"Seminggu dari sekarang, persiapkan semua yang saya bicarakan sebelumnya, Lodra. Dan saya tidak ingin ada kesalahan, apapun alasannya, paham?!"

"Baik, saya paham, Nona!"

...🍃☀†๏ вэ ¢๏и†เиµэ∂☀🍃...

1
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih atas hadir dan dukungannya, Kak ... 🙏🏻😊🫰🏻💚💚💚💚💚
total 1 replies
Yue Li MZy
halo mampir di cerita KA uthor,semoga ceritanya tidak Hiatus ditengah dan smgtt ya
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih dukungannya, Kak Yue Li ... 🙏🏻😊🫰🏻💚💚💚💚💚💚
total 1 replies
beybi T.Halim
kita ngelapak dimari.,mudah2an seruuu ceritanya👍
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih hadir dan dukungannya, Kak Beybi ... Semoga suka dengan ceritanya, ya ... 🙏🏻😊🫰🏻💚💚💚💚💚
total 1 replies
Asra
Keren kak! semangat selalu, di tunggu up-nya.
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih hadir dan dukungannya, Kak Asra ... 🤗🙏🏻😊💚💚💚💚💚
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!