NovelToon NovelToon
Cinta Kembali Saat Rambut Memutih

Cinta Kembali Saat Rambut Memutih

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Bad Boy / Cinta Lansia
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: husna_az

Ainun yang sudah berusia senja, harus mengurus Alif—cucunya—yang tingkat kenakalannya luar biasa. Beberapa kali dia dipanggil ke sekolah karena Alif membuat ulah. Meskipun begitu Ainun sangat menyayangi cucunya itu.

Hingga suatu hari datanglah murid baru dari kota yang ternyata cucu dari Malik, yang merupakan mantan kekasih Ainun. Perasaan tidak enak dan canggung pun membuat keduanya bingung harus bagaimana. Namun, tanpa disadari semua itu adalah awal dari cinta lama yang kembali hadir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon husna_az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

"Baiklah, kalau begitu Oma akan kirim kamu ke pesantren saja. Oma tidak bisa menjaga dan mendidikmu lagi," pungkas Ainun.

Rasanya sangat melelahkan, berkali-kali menasehati cucunya, tapi tidak dihilangkan sama sekali. Meski sejujurnya dia masih ingin tetap bersama dengan cucunya di desa ini, tapi jika terus-terusan membuat ulah seperti ini, hidupnya juga tidak akan tenang. Padahal di usianya yang sekarang inginnya hanya bersantai dan menikmati masa tua tanpa ada gangguan sama sekali.

"Jangan dong , Oma! Oma 'kan nenek yang paling aku sayangi. Jangan ya, Oma," ujar Alif dengan tatapan memohon.

Kalau sudah seperti ini sudah pasti Ainun tidak tega karena memang Alif adalah cucu satu-satunya dari anak semata wayangnya. Sepertinya kehadiran Alif memang untuk memperpendek umurnya. Padahal wanita itu masih ingin menikmati hidup santai di desa ini. Kenapa sekarang rasanya berat sekali.

"Permisi, maaf saya datang terlambat. Saya wali dari Fajar," ucap seorang pria baru baya yang baru saja datang.

Ainun yang tadinya sedang marah pada cucunya pun juga ikut menoleh. Dia merasa sedikit familiar dengan nada suara tersebut. Alangkah terkejutnya saat melihat siapa yang datang. Meski wajahnya sudah menua dan sedikit berkeriput, tapi Ainun masih sangat mengenalinya. Pria itu adalah seseorang dari masa lalunya yang tidak pernah benar-benar pergi dari hatinya.

"Ainun," gumam pria tersebut yang juga sama terkejutnya saat melihat wanita yang selalu mengisi hatinya hingga saat ini.

"Selamat siang juga, Pak. Silakan duduk! Kita duduk bersama di sini ingin membicarakan masalah anak-anak."

Malik mengangguk. Namun, pandangannya tetap tertuju pada wanita yang selalu mencuri perhatiannya. Sudah bertahun-tahun mereka tidak bertemu lagi, tetapi Malik masih bisa mengenali wanita itu. Dari cara pandang matanya masih sama, tidak ada yang berubah dalam diri wanita itu.

Ainun sendiri jadi merasa gugup dan bingung harus bagaimana. Dia berusaha untuk tidak menatap pria yang duduk di depannya. Sebisa mungkin dirinya bersikap biasa saja. Ainun tidak ingin membuat suasana jadi tidak nyaman.

Pak Anton pun menjelaskan kronologi yang dia dengar dari beberapa saksi. Tadi saat jam istirahat berlangsung, Fajar berada di kantin seorang diri, tiba-tiba saja Alif datang bersama dengan teman-temannya dan mengganggu Fajar yang sedang makan. Awalnya mereka hanya berbincang santai. Namun, penuh aura permusuhan.

Hingga akhirnya perdebatan pun terjadi. Keduanya yang sama-sama emosi pun tidak bisa menahan diri dan akhirnya terlibat baku hantam. Beberapa siswa ada yang mencoba melerai, tapi tidak berhasil karena tenaga keduanya cukup besar.

Ainun dan Malik sama-sama mendengarkan penjelasan Pak Anton. Meski keduanya tidak benar-benar fokus pada yang diucapkan oleh guru tersebut. Rasa penasaran akan kehidupan mereka, membuat keduanya tidak terlalu memperhatikan masalah di sekitarnya.

"Saya sudah meminta mereka untuk saling meminta maaf dan berdamai, tapi mereka tetap tidak mau dan saling menyalahkan satu sama lain."

"Saya ikut saja apa yang menjadi keputusan pihak sekolah untuk membuat anak-anak ini jera. Saya juga tidak membenarkan apa yang dilakukan oleh cucu saya," ujar Ainun.

Malik pun mengiyakan apa yang dikatakan wanita itu, hingga akhirnya pihak sekolahan memberi hukuman untuk keduanya. Selama satu minggu Fajar dan Alif akan membersihkan seluruh toilet yang ada di sekolah ini. Tidak lupa juga menulis surat Yasin sebanyak tiga kali, itu pun harus ditulis dengan tangan dan tidak boleh meminta orang lain untuk mengerjakannya. Nanti di sekolah akan ada pencocokan tulisan tangan antara tugas yang diserahkan dan tulisan yang ditulis saat itu.

"Apa? Banyak sekali hukumannya, Pak? Apa tidak cukup membersihkan toilet saja, kenapa harus menulis segala," protes Alif.

"Itu masih ringan daripada kamu dikeluarkan dari sekolah," sela Ainun.

Meskipun dia sangat menyayangi cucunya, tapi jika memang Alif salah, tentu dirinya juga akan mendukung pihak sekolah yang ingin menghukumnya.

"Saya juga setuju, Pak. Saya sendiri yang akan mengawasinya saat mengerjakan hukumannya di rumah," sahut Malik dengan begitu yakin.

"Opa 'kan gak pernah ke rumah, kapan Opa akan mengawasiku?" sela Fajar dengan mendengus kesal.

"Sudah, kamu diam saja. Jangan banyak bicara, nanti opa dan omamu akan menghukummu lagi saat tahu apa yang terjadi," bisik Malik membuat Fajar semakin kesal.

Pria di sampingnya memang bukan kakek kandungnya. Malik adalah teman kakeknya, tapi selalu ada untuk keluarganya dan dianggap seperti kakeknya sendiri.

1
Love You Z♥️
aku ngak puas bacanya,,, padahal novelnya baguuussss,,, ngak melulu percintaan anak muda remaja atau dewasa,,, tapi dicerita yang mengisahkan lansia lansia iniiii menunjukkan setia itu mahaaalll
Husna_az: terimakasih atas ulasannya kak🙏
total 1 replies
Love You Z♥️
uploadlaahhh 2 bab sehari thooooorrrr,,,
Love You Z♥️
semangat teruuussss othooooooorrrrrr,,,
ceritanya baguuuuss,,, aluuuurrrnnnyyaaa aku suka bangeeettttt,,,,, 😍😍😍😍
gaby
Seru thor, sangat jarang ada novel kisah cinta paruh baya, bahkan bila adapun biasanya mereka baru pny anak, bukan cucu yg dah remaja. Btw dr awal bab ga di sebutin brp usia mereka, biar kt bisa berhalu ria
gaby
Seru, kisah cinta pasangan paruh baya👍👍
gaby
Penyakit anak jaman skrg gitu, ga menghargai orangtua. Dulu ketika mereka msh anak2, kita para orang tua yg repot mwngasuhnya. Giliran anak2 dah dewasa & berumahtangga, kita jg yg harus jd babu ngurus cucu. Harusnya menikmati sisa usia dgn pikiran tenang, ini malah di bebani jg babu sitter. Kalo pasutri sama2 kerja, alangkah baiknya sewa pembantu buat ngasuh anak, tp tetep nenek atau kakeknya bantu pantau doang.
Love You Z♥️
sering sering up yaaa thooorrr
novelnya baguuuuss,,,, alur ceritanya juga bagussss,, aku suka😍
Husna_az: insyaallah diusahakan ya kak
total 1 replies
Mira Hastati
bagus
Nurgusnawati Nunung
semoga berhasil usaha kalian.. Fajar, Alif
Nurgusnawati Nunung
lanjut thor..
Nurgusnawati Nunung
Alif . bisa juga ngerayu oma.
Nurgusnawati Nunung
Fajar anak yang baik. masih memikirkan opa Malik..
Nurgusnawati Nunung
Aduh.. opa Malik suka nge ghibah juga yaa. 🤣
Endang Sulistia
pret...manisnya mulutmu lif..
Endang Sulistia
lanjut thor...
Endang Sulistia
betul tuh lif..👍
Endang Sulistia
cocok Alif Ama fajar jadi saudara
Endang Sulistia
🤪🤣🤣🤣
Endang Sulistia
🤣🤣🤣🤣
Nurgusnawati Nunung
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!