NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Majikan

Menikah Dengan Majikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: khakha fatma

Memutuskan bekerja membantu sang bibi bekerja menjadi asisten rumah tangga membuat Putri kehilangan keperawanan nya.



Ikuti terus cerita auhtor kentang ini😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khakha fatma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cafe Anggrek

Setelah Jeny keluar dari perusahaan Marvel, Joe masuk dengan tergesa-gesa tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.

“Bisa enggak masuk ketuk dulu!’’ ucap Marvel menatap Joe dengan tajam. Yang di tatap hanya tersenyum tanpa dosa.

“Ulangi!”

Dengan langkah gontai Joe keluar menutup pintunya kembali, lalu mengetuknya.

“Masuk!” terdengar suara Marvel dari dalam. Joe langsung masuk setelah dipersilahkan.

“Ada apa?”

“Jeny ngapain?” tanya Joe dengan serius.

“Joe, ini masih jam kerja mau gue pecat loe,’’ sentak Marvel membuat Joe langsung berlari keluar dengan terburu-buru.

Marvel menghela napas menyandarkan punggungnya di kursi kebesaran miliknya.

Berkas - berkas yang menumpuk membuat Marvel menghela napas dengan berat. Hari ini akan menjadi hari yang sangat melelahkan.

Di Cafe anggrek gadis cantik selalu saja tersenyum kepada semua pelanggan yang datang.

“Put, ada yang nyari loh.”

“Siapa?” tanya Putri dengan heran.

“Siapa lagi kalau bukan penggemar berat loe,” ledek Dewi seraya berjalan meninggalkan Putri untuk mengantar pesanan.

“Sialan loh,” umpat Putri setelah mengingat orang yang selalu mencarinya.

“Mau ngapain si tuh orang,” gumamnya pelan. Walau begitu Putri tetap menemuinya.

“hai?” sapa orang tersebut setelah putri sudah berada di dekatnya.

“Ada apa?”

“Aku hanya ingin kau menemani ku saja,” ujarnya dengan tersenyum.

“CK, aku ini sedang bekerja, apa kamu tidak melihat!’’ ucapnya dengan sinis.

“Hanya sebentar saja,” imbuh laki-laki itu. Manik mata Putri Melihat Dewi yang sedang membawakan nampan yang berisi tiga Jus alpukat untuk pelanggan. Dewi pun melihat ke arahnya dengan satu ke dipan mata, Dewi pun sudah mengerti.

‘’Aris!” panggil Dewi ke pada salah satu temanya.

Mendengar namanya di panggil Aris pun menghampiri Dewi. Dengan cepat Dewi membisikan sesuatu ke Aris. laki-laki itu pun mengangguk mengerti.

Dengan langkah pasti Aris mendekati Putri dengan membawa nampan yang berisi satu gelas Copy.

“Silakan,” ucap Aris meninggalkan meja tersebut.

“Hai, aku tidak memesan Copy,” teriak Tobi kepada Aris. Namun laki-laki itu tidak menghiraukannya ia terus saja berjalan.

“Minum saja ini gratis kok.”

Tobi menatap intens wajah wanita yang ia sukai sejak lama. Tanpa curiga sama sekali Tobi meneguknya. Putri yang melihat hanya tersenyum dalam diam.

Beberapa menit kemudian Tobi mulai gelisa.

“Aduh, perut aku tiba-tiba sakit,” ucapnya menahan sakit.

“Kenapa?” tanya Putri dengan wajah yang terlihat cemas.

“Perutku....” Tobi bangun dari duduknya ia berlari ke arah toilet. Putri segera menemui Dewi ia tau pasti sahabatnya yang menaruh sesuatu ke minuman itu.

Gelak tawa terdengar setelah Putri menemui Dewi.

“Gila loe berdua kejam banget,” ucap Aris ke pada kedua rekannya.

“Ingat, loe juga ikut andil,” sargas Dewi.

“Itu karna loe yang Suruh,” Elak Aris.

“Alah bilang aja loe juga senang kerjai tuh orang.”

“Sudah-sudah, Makasih ya kalian mau bantu gue,” ucap Putri seraya memeluk Dewi.

“Gue enggak di peluk, kan gue juga bantu loe,” ucap Aris merentangkan tangannya. Bukannya dapat pelukan namun mendapat jitaakan dari Dewi.

“Aw, sakit goblok,” sentak Aris mengusap kepalanya.

Putri hanya tertawa melihat tingkah dua temannya itu sedangkan Tobi sudah meninggalkan Cafe Anggrek dengan tergesa gesa karena perutnya terasa begitu sakit.

“Kerja-kerja Mba Gina datang.” Aris meninggalkan dua wanita tersebut Putri pun Mulai mengerjakan sesuatu kembali.

Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam. Saatnya kembali ke rumah melepas lelah.

“Ayo,” ajak Dewi menyerahkan satu helm.

“Gue naik angkot aja lah,” tolak Putri. Ia enggak mau terus menerus merepotkan sahabatnya walau pun Dewi berkata tidak apa-apa namun ia merasa tidak enak hati.

“Masih kaku aja loe, kaya kanebo kering, buru.” Mau gak mau Putri pun ikut dengannya. Angin malam begitu dingin hingga terasa menembus ke tulang-tulang di dalam tubuh. Dengan kecepatan sedang Dewi mengendarai sepeda motornya hingga berhenti di tepi jalan yang banyak orang berjualan salah satunya tukang mie ayam.

1
Ernawati
mantap, tetap semangat
Ernawati
lanjut
HelseyTa
peran utama ko meninggal ya jd kecewa
Zivanna Azzahra
masa novel endingnya sedih sih dimana2 yang namanya novel itu endingnya bahagia Thor...
Basuni
bagus
Digar Abiwara
semangat kakak ngetiknya 😊
Uti Gaol
yaaaaaccchhh kog meninggal thor q kecewa
Digar Abiwara
Cemungud Kakak!!!!!😁😁
Ⓜ️🅰️®️TIN🅰️
malas udah gak seru bacanya karena udah tau endingnya
Ⓜ️🅰️®️TIN🅰️
aku bingung dengan alur ceritanya...
ini mimpi atau ceritanya emank gitu..
Astri Risti
sangat bagus kak karya mu
kha-kha fatma
menarik
Dewi Yuliana
THOR MASA ORANG KHAYAAA DETEKTIFNYA OON RUGI DONG BAYARNYA 😂....AREL KELAKUANNYA GITU MASA DIBIARIN MASUK DI KEHIDUPAN MAURA
Retno Harningsih
lanjut
Tetty Damanik
endingnya GK seruhhhh
Tetty Damanik
gimana ni ceritanya???
Tetty Damanik
OAlahhhh
Tetty Damanik
urutan ny berantakan
Tetty Damanik
ada ap dgn putri? beneran kah meninggal?
Digar Abiwara
Ganggu banget sih marvel 🤣
wajar dong jeni marah, untung gak di gampar tuh asisten 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!