NovelToon NovelToon
DENDAM TAK BERTUAN

DENDAM TAK BERTUAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:354.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Mickey Mouse24

ketika hati dibutakan oleh dendam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mickey Mouse24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ditinggalkan

"Mami" gumam Anita melihat Angraini ditarik oleh Pratama. saking terkejutnya ia bahkan tak menyadari kehadiran wanita yang melahirkannya

Angraini yang mendengar gumaman sang putri menoleh sejenak, sebenarnya ia masih ingin tinggal namun tangannya ditarik paksa oleh suaminya, terpaksa ia menurut.

Anggraini tidak membenarkan keputusan suaminya itu, biar bagaimanapun Anita adalah hasil buah cintanya bersama Pratama yang sedari dalam kandungan cinta mereka sudah ia curahkan untuk putrinya. Apapun itu tidak ada yang bisa menyangkal bahwa di darah Anita mengalir darah Pratama juga darah Anggraini.

Namun ia juga tidak membenarkan kelakuan Anita. Tapi apakah pantas Anita mendapatkan hukuman seberat ini? tidak di akui oleh orang tuanya sendiri.

Baiklah untuk saat ini ia akan mengikuti cara suaminya dulu, setelah amarah suaminya reda ia akan menemui putri kecil kesayangannya itu. batin Anggraini

tak ada seorang ibu yang baik-baik saja melihat anaknya diperlakukan demikian. sebesar apapun kesalahan anaknya pasti seorang ibu tidak akan tega membenci darah dagingnya sendiri. Sakit. sakit sekali rasanya melihat putrinya di lempari vas bunga sampai berdarah, apalagi pelakunya adalah suaminya sendiri, ayah kandung putrinya. apakah Pertama lupa jika putri kecil mereka itu sangat manja? bahkan tersandung batu saja Anita merengek sakit padanya maupun pada Pratama.

namun Anggraini tidak bisa berbuat apa-apa sekarang ini. toh putrinya juga bersalah, namun ia berjanji akan menjemput putrinya dan mengembalikan keutuhan keluarganya kembali setelah amarah suaminya reda dan putrinya sudah mendapat hukuman dan menyadari kesalahannya. janji Anggraini dalam hati.

Anita yang melihat kepergian kedua orang tuanya hanya diam menangisi nasibnya. Kedua orang tua yang selalu memanjakannya kini meninggalkannya. Hancur. Hanya kata itu yang bisa menggambarkan keadaannya saat ini

Anita menatap darah di lantai, darah yang menetes dari lengan Pratama tadi akibat sobekan yang cukup dalam sengaja papinya buat untuk melukai daging dan mengeluarkan darah dari tubuh lelaki paru baya itu seolah-olah sebagai bentuk pembuktian bahwa hubungan darah daging di antara keduanya putus sudah.

Orang-orang yang menyaksikan adegan tadi ikut keluar setelah tuan Pratama keluar. Namun ada seorang pria yang menatap Anita dengan tatapan datar yang masih setia berdiri ditempatnya sejak pertama kali memergoki perilaku menjijikan Anita dengan pria yang tidak dikenalinya. Pria itu tak lain adalah Aqram Malik Pratama, kakak kandung Anita

dengan langkah pasti, Aqram mengayunkan tungkainya ke arah ranjang dimana seorang pria yang sudah mengenakan kembali pakaiannya sejak Anita memohon-mohon di kaki papinya tadi dengan santainya duduk bersandar di kepala ranjang seolah-olah sangat menikmati pertunjukan yang sangat mencekam bagi Anita dan keluarganya

Aqram meraih kerah bajunya dan

BUGH

Sebuah tinju mendarat pas di hidung si pria itu.

BUGH

BUGH

BUGH

tendangan keras juga Aqram layangkan di perut lelaki itu.

serangan bertubi-tubi dari Aqram tidak membuat lelaki itu melawan, dia hanya meringis dan samar-samar menyunggingkan seringainya namun Aqram tidak menyadari.

'apa yang gue peroleh hari ini suatu hari akan gue balasan pada adikmu' batin lelaki itu

Dengan sekuat tenaga Aqram berusaha mengendalikan amarahnya. Karna bagaimanapun laki-laki ini harus bertanggung jawab atas Anita. Aqram bisa saja langsung membunuh lelaki bajingan itu, tapi ia tidak mau kalau sampai terjadi apa-apa sama Anita suatu hari nanti atas kelakuan yang mereka perbuat, tidak ada yang mau bertanggung jawab pada sang adik terkecuali lelaki asing itu. pikir Aqram

"Tanggung jawab atas perbuatan lo" Desis Aqram mencekik leher lelaki itu "Besok lo harus nikahin Anita" sambungnya lagi lebih mengeratkan cekikikannya

"Te..nang sa..ja gu..e a..kan tanggung jawab" jawab lelaki itu terbata karna sudah hampir kehabisan napas

Aqram langsung menghempaskan tubuh lelaki itu setelah mendengar jawaban. lalu Aqram beranjak pergi

Tepat ketika kakinya berpijak di dekat Anita yang masih setia terduduk lemas, Aqram menghentikan langkahnya sejenak sembari melirik sang adik, hanya sepersekian detik saja sebelum lelaki itu kembali melanjutkan langkahnya

Saat tangannya hendak menggapai gagang pintu kamar, samar samar ia mendengar Anita memanggilnya

"Kak Yam" panggil anita dengan suara yang sangat pelan

Aqram diam sejenak di depan pintu, ia enggan berbalik sampai ia mendengar kata Anita selanjutnya

"Percaya sama Anita kak, Apa yang terjadi tidak seperti yang kalian lihat. Anita butuh bantuan kaka, jangan tinggalkan Anita sendiri" mohon Anita dengan tubuh gemetar menahan kepedihan didasar jiwanya. hanya air mata yang berbicara bagaimana luka seorang Anita Angraini Pratama, deraian air mata yang mengalir deras dari mata cantiknya tak lekas berhenti

"Hanya kaka harapan Anita saat ini, tolong jangan pergi, bawa Nita kak" lanjutnya lagi dengan suara yang sangat pelan dan bergetar

Aqram berbalik dan menatap sinis ke arah Anita

"Seharusnya kamu tau konsekuensinya setelah berbuat menjijikan" Sinis Aqram kemudian berbalik lagi untuk melangkah keluar

"Dan satu lagi kamu bukan siapa-siapa lagi bagi keluarga Pratama" kata Aqram kejam saat tangannya memegang kenop pintu. Setelah mengucapkan kalimat yang begitu menyakitkan bagi Anita, lelaki yang berumur 4 tahun diatas Anita itu melangkah pergi

Mendengar kalimat sang kakak, bagaikan ribuan belati mengiris hati dan jantung Anita secara bersamaan, sangat sakit sampai bernapas pun rasanya sesak sekali.

Tidak ada yang peduli lagi padanya saat ini. Keluarga kesayangannya meninggalkannya bahkan membuangnya.

Anita memejamkan matanya masih dengan tubuh gemetar ketakutan bercampur kesakitan, ia memejamkan erat-erat berharap segera bangun dalam tidurnya dan kejadian ini hanyalah sebuah mimpi buruk.

Namun sekian lama ia memejamkan matanya, rasa itu masih sama, sesak dan sakit. perlahan Anita membuka matanya, sontak ia terjengkit kaget saat mendapati wajah pria yang tadi tidur dengannya. Anita memundurkan tubuhnya takut.

seolah mengabaikan rasa takut Anita, Max dengan santainya mengelus lembut kepala Anita

Mendapat perlakuan pria itu, bukannya merasa nyaman dengan elusan tangan lelaki tersebut, Anita malah semakin bergetar ketakutan. Ini kali pertama ia melakukan kontak fisik secara sadar dengan lelaki lain selain papi dan juga kakaknya, Aqram .

Mengerti ketakutan Anita, pria itu menghentikan elusannya lalu beranjak berdiri menuju nakas dan mengambil paper bag disana

"Ganti bajumu dan kita pergi dari sini" kata pria itu lembut menyerahkan paper bag kepada Anita yang isinya adalah baju ganti

"Tidak mau!" Sela Anita melempar paper bag itu "Aku takut. Aku tidak tau siapa kamu, apa kamu orang jahat atau bukan" tutur Anita tak menyembunyikan rasa takutnya pada pria didepannya

"Okey kalau gitu. Kita kenalan dulu" kata lelaki itu santai sembari berjongkok di hadapan Anita lalu mengulurkan tangannya

Bersambung...

1
senjasabdaalam
sakit banget jadi anita
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
penyesalan kalian semua tdk ad gunanya
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
separah itu traumanya 😭😭😭
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
kamu salah paham Anita, mereka begitu karna rasa rindu dan rsa bersalah padamu
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
ya Tuhan.. jngan2 Max anaknya yg hilang dri kecil?
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
mereka jg merindukan mu 😔😔😔
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
wah jd remaja laki2 itu si Ezar toh😁😁
made astiti
kasihan anitanya terus😭😭😭🤦🤦🙏
ayu irfan
😢😢😢
Alia Canim
Anita
Alia Canim
dendam apa max sama keluarga pratama
Naura Ar-rahman
ini beneran tamat...??
jdi ini sad ending..? 😭
Naura Ar-rahman
halaaaaaahh. . ngapain pd menyesal. . . selama ini Anita yg paling menderita.... nyesek bgt bacanya...
Naura Ar-rahman
kamu se trauma itu, Anita. . . merasa menjadi orang yg terbuang tdk diharapkan. .. tp itu salah paham. . . tuan Pratama, kenapa dulu kamu egois... sekarang baru menyesal setelah kehilangan anak....
Shin Gao: sampai sekarang max masih egois cb dia kasih tau Pratama pasti Anita gak bunuh diri
total 1 replies
Naura Ar-rahman
kamu jangan terlalu dendam, Anita. . . kasihan psikis mu. . . sekarang kn Max udah lumpuh. . . kamu hrs mengikhlaskan yg sudah2...
Naura Ar-rahman
sekarang kamu menyesal,, Max. . . penyesalan mu terlambat krn Anita mengalami trauma berat...
Naura Ar-rahman
dia adl istri yg kau sia2 kan. . . krn dendam yg slh alamat...
Naura Ar-rahman
dia adl istri mu yg kau sia2kan,, Max...
Naura Ar-rahman
terus istri siri Max kemana selama ini..??
apa Max tau klo istri siri nya ga peduli dg ibu Max... pas diajak membesuk dia ga mau..
Nur Mei
ceritanya seru dan menegangkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!