NovelToon NovelToon
Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / CEO / Nikahkontrak / Nikah Kontrak / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:462.1k
Nilai: 5
Nama Author: Widia Natasia

Berkisah tentang sorang CEO yg teropsesi dengan pekerjanya dan karna opsesinya itulah yg membuat dia kurang dalam menjaga kesehatanya.

Sehinga sutu ketika dokter mendiaknosa dia tumor otak, ia takut suatu saat nanti ketika ia tiada karna penyakitnya dan perusahan yg ia bangun dari 0 di wariskan kepada keluarganya yg tersisa, yaitu lbu tirinya dan Kakak tirinya yg memperlakukanya denan tidak baik yg membuat ia membenci mereka.

Hal itulah yg membuat ia frustasi dan berinisyatif untuk melakukan kontar dengan seorang wanita yg juga sempat menolonya dari kematian,karna wanita itu di tawarkan uang dengan jumblah besar dan menurut wanita itu uang sebanyak itu cukum mencukupi hidupnya dan ibunya yg di rawat di Pantijompo.

Namun perjalana pernikahan mereka tidak berjalan mulus karna banyak halang rintang yg mereka hadapi, namun karna hal itu lah mereka mulai saling Mencintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widia Natasia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2.Masuk UGD

Jam istirahat pun tiba Windi dan ibu-ibu yg lain memutuskan untuk membeli bakso di depan kantor ,Pada saat mereka keluar dari lift terdengar suara seorang pria tengah memarahi 5 kariawannya yg tengah berdiri di depanya,"Brani sekali kalian membicrakan atasan kalian di belakang!!!! .Kalian kira saya tuli, omongan kalian semua itu saya dengar,kalian kira saya takut memecat kalian ,masih banyak pekerja di luar sana yg inggin bekerja di perusahaan saya!!!!!".

"Maaf kan kami tuan" Abraham memijat kepalanya dan berusaha sabar."Kalian pergi dari hadapan ku!!!!"Seketika mereka pergi dari hadapan Abraham."Tuan, anda tidak papa??".

"Ya,saya tidak papa hanya saja kepala saya makin sakit, dan selera makan saya menghilang".

"Apa karna mereka??".

"Aku mau ke ruangan ku dulu".

"Tapi tuan kata dokter..."Abraham tidak mempedulikan nya dan ia hanya bisa menggelengkan kepalanya, dan menggikuti bosnya itu.Windi melihat hal itu hanya bisa terdiam ,karna baru kali ini ia melihat bosnya marah marah,karana menurutnya bosnya itu orangnya dinggin dan pendiam,Windi tidak mau terlalu memikirkannya dan pergi.

Malam ini Windi lembur ini waktunya ia membersihkan lantai 12 ,Ia segera masuk ke dalam lift dan menuju lantai 12, Sesampai di sana ia membersihkan ruangan sekertaris dll.Setelah itu ia melewati ruangan CEO yg masih menyala lampunya.

"Apa kah tuan sedang lembur.Kalok gitu aku pulang dulu nanti pagi-pagi aku datang bersihkan".Tiba tiba terdengar sura benda jatuh dari dalam ruangan tersebut dan pecah, Seketika Windi berlari masuk dan terlihat bosnya pingsan di dalam."Tuan".

Seketika Windi menghampiri bosnya itu dan menggangkat kepala bosnya ke pangkuannya, serta ia juga berusaha membangunkanya namun ia tidak sadar kan diri sama sekali .Tiba-tiba terdengar suara telfon dari hp yg sudah pecah yg tergeletak di dekat bosnya,Windi segera menggangkatnya dengan tangan gemetar dan air mata yg tak henti keluar,"Halo tuan".

"Tuan roy,tuan besar pingsan ia tidak sadarkan diri hik..."

"Apa..,kamu tetap menemaninya aku akan segera ke sana"sekitika panggilan telfon itu pun berakhir, namun air mata Windi tak henti keluar."Tuan cepat bangun jangan mati tua  hik.."Tak lama kemudia Roy pun sampai dan segera menggendong bosnya dan pergi ke Rumah Sakit .Sesampai di rumah sakit para perawat ,dan dokter sudah siap dan segera membawa Abraham ke ruang UGD ,Windi dan Roy tengah menunggu di luar dan Windi tak henti menanggis,Roy sekali kali melirik ke arah Windi, karna menurutnya Windi lebik kawatir dari dia, karna dia tau bosnya tidak selemah itu.Lampu yg berada di atas pintu UGD yg  awalnya  merah kini berubah hijau dan seorang dokter pun keluar dari dalam ruangan UGD dan menghampiri mereka .Mereka berdua pun langsung berdiri dari duduk mereka."Bagai mana ke ada aan tuan dok???".

"Tuan Abraham sudah melewati  masa kritisnya, jadi biarkan ia beristirahat dulu mungkin besok ia akan sadar".

"Syukurlah".

"Tuan Roy ,bukankah saya sudah pernah bilang kepada anda untuk menjaga pola makan tuan Abraham, dan jangan biarkan dia memiliki beban pikiran agar sakit kepalanya tidak parah,sepertinya tumornya semakin besar dan mungkin sudah masuk stadium 2 ".

"Maafkan saya Dok,saya lalai".

"Tidak papa ,yg penting tuan sudah melewari masa kritisnya dan dia harus istirahat."Terlihat seorang suster keluar dari ruang UGD dan membawa Abraham ke ruangan VIP dan di ikuti Roy dan Windi.

Bersambung.....

 

1
Isnaniah
bisa ya bumil mau manjat pohon
Bungsu Carvalho: aaaJAaASN
total 2 replies
Diana Silaen
semoga ceritanya bagus🙏
linda da costa da costa
Terima kasih untuk ceritanya.
linda da costa da costa
lanjut dong thour 2 bab sekaligus.
linda da costa da costa
lanjut dong 2 bad sekaligus dong thuor.
linda da costa da costa
lanjut dong cerita.
linda da costa da costa
kasihan windi.
Nur Farlin
lanjut bab 251 nya dong kk
Nci
Waduuuh bumil berbadan tiga mau manjat pohon mangga 😅
Reza Indra
🤦🏼‍♀🤦‍♀🤦🏼‍♀ Ulat bulu datang lgii.. belum berakhir penderitaan Windi Ambraham..kpan bahaGianya.. 😥😥😥
Reza Indra
DredeegGg... 😥😥 satukan Abraham & Windi bersama anak²nya.. Bahagiakn mereka dlm Klrga yg utuh dn Bahagiaaa.. ❤❤🧡❤❤😘😘😘😘😘
Reza Indra
Biasa
Reza Indra
Sweety.. ❤❤🧡❤❤😘😘😘😘😘
Reza Indra
Syukurlah.. akhirnya Windi selamat.. dredeg nich.. mkasih y Thor.. cerita sfh bikin Hatiku adem lgii.. ❤❤🧡❤❤😘😘😘
Reza Indra
tetsp ngelike tp mles bacanya klo begini ceritanya.. ☹️☹️😥😥🤦🏼‍♀🤦‍♀🤦🏼‍♀
Reza Indra
TerhaRuUu... ☹️☹️😥😥❤❤🧡❤❤😘😘😘😘
Reza Indra
sediiichh.. jgn sampe' Abraham & Windi terpisaachh.. 😥😥😥😘😘😘
Reza Indra
TerharuUu.. ternyata Abraham sangat bertanggung jawab.. ❤❤🧡❤❤😘😘😘
Reza Indra
Tambsh seru nich.. ❤❤🧡❤❤😘😘😘
Sri Isdiyati
itu baru karma
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!