Novel ini adalah rangkuman dari novel sebelumnya, bukan plagiat, karena penulisnya pun sama. Akun hilang jadi berganti akun baru, akibat HP rusak dan kata sandi lupa.
Novel Dewasa 21+++
Yang dibawah umur dilarang mendekat, kalau masih bandel membaca, jangan salahkan Author ya!!!
Sinopsis :
Novel yang menceritakan cinta tulus dua insan yang berbeda usia jauh dan berbeda karakter yang mencolok. Mereka bertemu pada momen yang tak terduga, dekat, menghadapi cobaan bersama, menikah serta menua bersama. Cinta akhirnya bersatu dan bahagia, hingga memiliki anak, cucu dan dijemput maut.
Season 1 (Simpanan)
Naina Alexandra adalah seorang gadis berumur 18 tahun yang memiliki banyak pesona, dia mampu memikat siapa saja yang menatapnya. Namun dirinya benar-benar tergila-gila kepada sosok Jonas Tirta Alvino yang usianya terpaut jauh dengannya. Bahkan Jonas sudah bisa dikategorikan sebagai om-om.
Naina tergila-gila padanya bukan tanpa alasan yang kuat. Jonas menjadi sosok malaikat penolong sekaligus pelindung baginya, rumah ternyaman untuknya. Namun mampukah gadis ini meluluhkan hati Jonas yang selalu tidak berselera dengan sentuhan-sentuhan para wanita? bagaimanakah petualangan cinta mereka sampai terjadi ikatan yang benar-benar kuat?
Season 2 (Obsesi)
Viola Arindi Prakasa adalah seorang gadis berusia 18 tahun dengan segala tingkah tengilnya. Tidak ada yang tau ternyata dia mengalami sindrom patah hati akibat kejadian 5 tahun yang lalu. Di sisi lain ada Juna Riandra Alvino, seorang pria arogan berusia 34 tahun yang tidak mudah terbuai akan sentuhan para wanita, namun dia selalu kalau kalau berhadapan dengan Viola.
Viola dan Juna tidak pernah menyadari ternyata mereka dimasa lalu saling mencintai satu sama lain. Kejadian masa lampau membuat mereka bagai orang asing. Mereka lalu di paksa keadaan untuk menikah. Setelah menikah banyak hal yang berubah. Cerita misteri masa lalu perlahan terkuak. Penyebab mereka hilang ingatan, penyebab Juna bertikai dengan Tantra mantan sekretarisnya, serta penyebab Ratasha meninggal. Natasha lah yang memegang kartu As segala jawaban itu. Cerita ini ada hubungannya dengan Juna dan Viola.
Apa yang telah terjadi 5 tahun yang lalu?
Ada apa di balik kematian Ratasha?
Bagaimana kelanjutan kisah cinta Juna dan Viola?
Season 3 (Evil Wife)
Kaisar Juandra Alvino dipaksa menikah dengan Naysila Evangelista Prabowo sekretaris sekaligus putri sahabat ayahnya. Karakter Naysila yang culun dan pendiam membuat Kaisar awalnya menolak keras pernikahan itu namun lambat laun dia jatuh cinta kepada istrinya sendiri. Cinta Kaisar benar-benar dalam.
Ditengah keromantisan dan mimpi indah rumah tangga yang Kaisar dan Naysila jalani, perlahan Kaisar mengetahui rahasia besar yang selama ini istrinya sembunyikan. Ternyata istrinya adalah pribadi yang berbanding terbalik dengan karakter yang Kaisar ketahui sejak dulu.
Kisah percintaan penuh misteri dalam rumah tangga Kaisar dan Naysila juga dibumbui dengan kisah cinta Keisha dan Dika serta Azka dan Olivia.
Ikuti kisah mereka sampai akhir dalam novel ini !!!
Jangan lupa like, komentar dan vote saat mampir ya !!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karmila Ila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 01 (Season 1)
POV Naina Alexandra
Namaku Naina Alexandra, aku punya cita-cita menjadi seorang dokter bedah, itu sebabnya sejak dini aku selalu giat belajar. Otakku sangat cerdas, wajahku sangat cantik, maklum saja ibuku adalah seorang bule dan ayahku adalah orang asli dari Negara ini. Perpaduan antara gen bule dan asia membuat wajahku cantik bak bidadari.
Banyak para pria mendambakan diriku, bahkan sejak aku SMP sampai sekarang umurku 18 tahun yang hampir lulus SMA, pesonaku begitu memabukkan. Para pria rela antri dibelakangku untuk mendapat giliran berkencan denganku. Memang terdengar bahwa aku begitu play girl. Ets, itu tidak benar. ,meskipun banyak laki-laki yang mendambakan aku, tapi entahlah kenapa hatiku tertutup untuk mereka. Sampai suatu saat aku menyadari alasan kenapa aku tidak bisa membuka hatiku untuk pria lain karena hatiku sudah terkunci pada satu pria. Pria yang sudah memberikan aku kesempatan untuk hidup bahagia sampai sekarang. Pria yang acuh, dingin, berkuasa, serta ditakuti oleh banyak orang, bahkan aku sendiri takut menatap mata elangnya. Tapi entah bagaimanakah, jantungku selalu ingin berdebar kencang saat menatapnya langsung seakan aku ingin memilikinya seutuhnya.
Bagi orang lain dia menakutkan tapi bagiku dia adalah penyelamatku yang berhasil membuat aku begitu mencintainya bahkan sampai rela menjadi kekasih bayangannya. Dia datang padaku bak pangeran berkuda putih saat nyawaku tengah terancam serta membuat diriku berubah seperti sekarang. Ya, aku memanggilnya “Om Jonas”, sampai suatu hari aku tak menyangka bisa memanggilnya dengan nama “Mas Jonas”.
Flashback On
8 tahun yang lalu
Saat itu aku baru berusia 10 tahun, aku baru kelas 4 SD. Sejak kecil setelah pulang sekolah aku selalu membantu ayah ibuku di restoran. Ya, orangtuaku adalah pemilik salah satu restoran ternama di kota Palu, hidup kami bahagia sampai suatu saat bencana datang menghampiri.
Tante Angel, adik ibuku datang dari luar negeri bersama suaminya. Dia baru menikah. Karena mereka pengangguran, ibu dan ayahku mengajak mereka bekerja di restoran kami. Dan tentunya mereka juga tinggal di rumah kami yang bisa di bilang lumayan besar. Tante Angel dan Om Ricko awalnya memang baik sehingga kami nyaman hidup bersama mereka.
Satu bulan setelah kami hidup bersama tiba-tiba datang berita duka. Saat aku disekolah aku dijemput oleh tante Angel yang mengabarkan bahwa kedua orangtuaku kecelakaan dan meninggal ditempat. Sungguh hatiku hancur. Diusia yang masih 10 tahun aku harus menjadi yatim piatu. Tante Angel dan Om Ricko menguatkan aku, mereka mengatakan masih ada mereka dan mereka berjanji akan menjadi orangtua pengganti untukku, tapi ternyata itu hanyalah ucapan manis belaka. Beberapa minggu setelah orangtuaku meninggal, mereka mengambil alih restoran dan menyiksaku. Semua pembantu mereka pecat dan menyuruhku mengerjakan tugas pembantu. Di usiaku yang masih terbilang kecil, aku di suruh bersih-bersih dan memasak bak pembantu, jika aku tidak menurut maka mereka akan membuangku, tentu saja aku takut karena belum siap hidup sendiri, karena alasan itu aku rela menuruti perintah mereka.
Aku tersiksa karena mereka memperlakukan aku bagai binatang, aku tidak pernah diberi uang jajan lagi, aku selalu jarang tidur karena selalu di suruh-suruh, mereka bahkan tak segan-segan memukulku jika pekerjaan ku tidak sesuai harapan mereka. Oh Tuhan jika ada orang yang berhasil membawaku keluar dari lubang penderitaan ini, aku rela jadi budaknya. Itulah doa ku sepanjang waktu berharap doaku dikabulkan oleh Tuhan.
Beberapa bulan berlalu, aku sudah terbiasa diperlakukan seperti binatang. Hari itu aku pulang sekolah seperti biasa, hari itu aku sangat lelah karena disekolah tadi aku mengikuti ulangan kenaikan kelas. Di perjalanan pulang ke rumah, saat aku berjalan kaki, tiba-tiba ada sebuah mobil hitam berhenti di depanku, keluar dua orang pria kekar memakai jaket hitam dengan kacamata hitamnya dari mobil itu. mereka tiba-tiba langsung membekap mulutku sehingga aku tidak sadarkan diri. Setelah itu aku tidak tau lagi apa yang terjadi selanjutnya.
Flashback Off
Pagi itu setelah bermimpi hal yang sama berulang-ulang aku terbangun dari tidurku. Sungguh aku tersiksa selama 8 tahun ini karena tidak bisa melupakan kejadian mengerikan tersebut. Kejadian yang membawaku kepada sebuah keajaiban yang akhirnya membuatku menetap di Jakarta seperti sekarang.
POV Author
Hari ini adalah hari minggu, Naina yang tidak sekolah karena hari libur memutuskan untuk pergi ke Mall untuk membeli buku. Dia sudah janjian dengan dua sahabatnya yaitu Tiara dan Dewi.
Sebelum berangkat menaiki mobilnya, seperti biasa Naina akan mengabari Jonas terlebih dahulu.
Drutt… drutt… drutt…
Deringan telepon genggam Jonas yang nyaring membangunkan Jonas dari tidur nyenyaknya diatas ranjang. Diraihnya telepon genggam itu dengan matanya yang masih belum sepenuhnya terbuka.
“Hallo?” ucap Jonas dengan suara serak.
“Om Jonas baru bangun ya? udah jam 10 loh,”
“Ada apa?”
“Om hari ini aku mau beli buku di Mall sebentar sekalian jalan-jalan sama teman aku Tiara dan Dewi,”
“Selamat bersenang-senang…”
Sambungan telepon langsung dimatikan sepihak.
“Padahal aku masih mau ngomong, eh sudah dimatikan, kapan sih Om bisa melihat kalau aku sangat menyukai Om?” gerutu Naina saat teleponnya dimatikan sepihak oleh Jonas, Naina memang sudah terbiasa dengan nada bicara Jonas yang dingin, datar dan cuek, tapi sampai sekarang Naina masih mencari cara untuk masuk ke dalam hati Jonas. Orang yang membuat dia semakin hari semakin jatuh cinta.
Melihat jam sudah menunjukan pukul 10 pagi, Jonas langsung bangun dan menuju kamar mandi, di pasangkannya terlebih dahulu boxernya yang berserakan dilantai. Saat memasang boxer, dilihatnya sebuah liptik dilantai.
“Cewek panggilan itu, sebelum pulang harusnya dia periksa dulu semua barangnya, apa dia gak sadar lipstiknya tertinggal, menyebalkan,” gerutu Jonas.
Ya, sekarang Jonas tengah berada disalah satu kamar hotel miliknya.
Setelah keluar dari kamar mandi, Jonas memasang pakaiannya. Setelah itu Jonas bergegas keluar dari kamarnya menuju restoran hotel dilantai tiga untuk sarapan.
Setelah pergulatan memuakkan tadi malam, pagi ini Jonas mamasang muka marahnya. Di restoran hotel semua pegawai menunduk kepada CEO mereka serta memberikan pelayanan yang terbaik.
Sebelum menyantap makanannya, Jonas menelepon Dimas asisten pribadinya.
“Hallo Bos?” Ucap Dimas dari seberang telepon.
“Aku dihotel sekarang, cepat kemari!” perintah Jonas.
“Siap Bos.” Jawab Dimas.
Setelah telepon ditutup, Jonas selanjutnya menyantap makanan yang sudah dihidangkan diatas meja oleh para pelayan restoran itu.
Meskipun hari ini hari minggu, Dimas secepat mungkin datang kehotel sesuai perintah bosnya. Dimas sama seperti yang lainnya, dia juga sangat takut kepada Jonas, karena jika Jonas marah, Jonas bisa menghancurkan orang itu semudah membalikan telapak tangannya. 15 menit kemudian, Dimas sudah sampai dihotel dan langsung bergegas kelantai tiga hotel. Saat Dimas melangkahkan kakinya di restoran, Dimas langsung bisa melihat sang bos yang baru saja menyelesaikan sarapannya di jam yang sudah terbilang bukan pagi lagi.
“Ada perintah apa Bos untuk saya?” tanya Dimas ketika sudah datang dan berdiri tegak dihadapan Jonas.
“Pelacur yang kamu bawa untukku tadi malam, kamu dapat dari mana?” bentak Jonas.
“Sesuai dengan perintah Bos saya selalu memilih wanita terbaik untuk melayani Bos, dia salah satu primadona di Club Malam Red, salah satu club malam terkenal,” jawab Dimas dengan gugup.
“Terbaik kamu katakan, baru lima menit aku menyentuhnya, dia sudah membuatku tidak berselera, nanti malam bawa wanita baru lagi untukku! awas saja kalau ini kembali terulang,” tegas Jonas.
“Baik bos,” jawab Dimas.
Setelah mendapat komplen dan perintah dari Jonas, Dimas turun kebawah menuju mobilnya sambil menggerutu. Setelah masuk mobilnya amarah Dimas masih ada.
“Kayanya yang bermasalah bukan di cewek-cewek yang aku bawa deh tapi di Bos, sudah sering banget kaya gini, alasannya selalu sama, habis lima menit menyentuhnya sudah gak bersera lagi katanya, baru 10 menit sudah bosan katanya, emang cewek kaya gimana sih yang bisa bikin Bos bersera dan puas, lemah syahwat kali ya si Bos, capek banget sering cari cewek seperti yang Bos minta, gak heran kalau Bos sudah dua kali cerai, jangan-jangan dua istrinya dulu juga bikin dia gak berselera kali ya?” gerutu Dimas didalam mobil.
Meskipun Dimas kadang jengkel karena selalu disuruh mencari wanita pemuas ***** bosnya, tapi Dimas selalu menjalankan perintah itu mengingat statusnya yang hanya asisten sekaligus sekretaris pribadi Jonas. Dimas juga tiap hari selalu siap di omeli bosnya jika pekerjaan terlambat terselesaikan. Itu sebabnya Dimas selalu mewanti-wanti karyawan agar bekerja dengan benar dan tepat waktu agar jika ada kesalahan, dia tidak di omeli.