Kisah cerita Cinta Dua Alam dimulai ketika Ana menemukan sebuah botol yang didalamnya terdapat tulisan Arab seperti ukiran Jawa berpadu padan dengan bahasa Arab. Tanpa Ana sadari bawah didalam botol itu ada jin yang selama ini disembah orang tua Ana, tanpa sepengetahuan Ana. Glen adalah jin yang ada di botol yang ditemukan Ana. Ana dan Glen saling jatuh cinta.
Glen makhluk gaib yang sangat mencintai Ana sehingga siapapun laki laki yang mendekati nya akan mati.
Ana sering disiksa Glen jika ada laki laki yang mendekati Ana. Ana dibanting, dicakar, dicekik bahkan dilempar keluar jendela hingga Ana mengalami patah tulang yang cukup parah.
Ana tidak boleh menikah jika menikah laki laki yang dinikahi Ana akan mati. itu janji Glen pada Ana tapi Ana tidak pernah memperdulikan Glen.
Ana 2 kali menikah dengan dokter dan kepala desa dan Glen membunuh semua suami Ana dengan caranya.
yuk baca selengkapnya di cinta dua alam
terima kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dini Sulistyowati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 1
Sore itu Ana membantu ibunya untuk membersihkan kandang kambing yang ada di samping rumahnya.
Ana menemukan sebuah botol yang didalamnya terdapat tulisan Arab seperti ukiran Jawa berpadu padan dengan bahasa Arab. Ana memanggil Ibunya.
"Bu ini apa ?" kata Ana
"Apa apanya? sudah selesai atau belum pekerjaanmu!'' kata Ibu
"Bu coba lihatlah ini" jelas Ana
"Apa yg harus Ibu lihat Ibu sibuk membuat makanan untuk Kambing jangan banyak bicara nak selesaikan saja !"
"Bu lihatlah sebentar saja aku menemukan sebuah botol yg didalamnya ada tulisan Jawa dan Arab ini." seru Ana
"Sudahlah mungkin itu botol obat untuk penggemuk kambing" kata Ibu
Ana tidak berfikir seperti apa yang difikirkan oleh Ibunya Ana bersikeras mencari tau asal dari botol itu Ana pun terus mencoba menggali tanah dipojok kandang Kambing milik keluarganya itu. Dan ternyata di sana terdapat banyak botol botol yang sama seperti yang Ana temukan pertama tadi.
Keesokan harinya Ana membawa 1 botol itu ke sekolah. Ana mencoba bertanya kepada guru agama nya.
"Selamat pagi pak saya mau konsultasi" kata Ana.
"Iya Ana konsultasi apa?" kata pak Ahmad
"Apa bapak sedang sibuk.?
"Tidak Ana langsung saja Jawab
Pertanyaan bapak kamu mau konsultasi apa?''
"Begini pak kemarin saya membersihkan kandang Kambing di rumah saya. Saya menemukan banyak botol seperti ini pak kira kira ini botol apa ya?''
"Coba saya lihat"
Sembari melihat-lihat botol guru Agama Ana merasa ada yang janggal dengan tulisan di botol itu.
"Ana coba kamu baca dipojok atas botol ini"
"Mana pak?"
"Ini ada tulisan Asih Jaya bin Abdul Jaya"
"Asih Jaya itu nama Ibu saya pak"
"Ana ini tidak benar kembalikan botol ini ke tempat semula"
Ana belum menemukan jawaban dari semua rasa penasaran itu Ana semakin dibuat penasaran dengan ucapan guru Agama nya.
Ana tidak mengembalikan botol itu dan meletakkannya di samping tempat tidurnya.
Sepulang sekolah Ana pergi mengerjakan tugas di rumah temannya. Ana lupa tidak pamit kepada Ibunya Ana segera menelpon Ibunya, dan memberi tau kalau dia sedang kerja kelompok di rumah Ica teman sebangkunya.
Hari sudah malam waktu sudah menunjukkan pukul 19.20 Ana pun berpamitan dengan Ica untuk pulang ke rumahnya.
Kring.... Kring....
Hp Ana pun berbunyi Ibunya menelepon dan memberitahu Ana kalau Ana tidak usah pulang ke rumah di karenakan di rumah sedang tidak ada di orang karena Ayah dan Ibu Ana sedang pergi ke rumah Nenek nya.
Ana tidak memperdulikan apa yang diucapkan Ibunya Ana tetap pulang.
Pukul 19.48 Ana sampai di rumah, di dalam rumah tidak ada siapa siapa Ana merasa ada yang aneh dengan malam itu, karena rumah terlihat berkabut, ya di rumah Ana ada bau kemenyan dan ada asap yang mengepung dikamar belakang, kamar dimana Ayah dan Ibu Ana tidur.
"Ibu....Ayah..."
Tidak ada jawaban....
"Ana pun terus memanggil dengan mengetok pintu''
"Ibu..Ayah..apa kalian didalam"
Tidak ada jawaban
Ana pun mencari kunci kamar dan berusaha membuka kamar Ibu dan Ayahnya namun kuncinya tidak bisa masuk, Ana terus mendorong kunci itu.
Suara kunci terjatuh di dalam kamar.
"Oh kamarnya dikunci dari dalam kamar pantas saja ku dorong kuncinya tidak bisa".
Kini kunci Ana sudah masuk. Ana bisa membukakan pintu kamar Ibu dan Ayahnya, tidak ada siapa-siapa di dalam kamar itu tapi bau kemenyan semakin menyengat di hidung Ana, Ana pun mengambil air dimeja kamar dan menyiram kemenyan itu.
Keesokan harinya Ana bangun tidur dan melihat rumah masih sepi, Ana mencoba menghubungi Ibunya.
Seru gak😀??
Next?🎉🎉
walaupun ceritanya pendek tp ada hal yg bisa kita ambil adalah ga ada satu kekuatan pun yg bisa melewati kekuatan dan kebesaran Allah swt