NovelToon NovelToon
Desa Pinggir Sungai

Desa Pinggir Sungai

Status: tamat
Genre:Roh Supernatural / Horor / Tamat
Popularitas:361.1k
Nilai: 5
Nama Author: Jejet Utami

Jangan plagiat.. Kalau plagiat aku doakan kehidupanmu selalu didatangi makhluk gaib seperti yang ada dalam cerita, kalau tidak kamu, maka anak keturunanmu..!!! Sebuah desa yang berada di pinggir Sungai. Desa ini tak masuk dalam peta dan merupakan desa yang sangat terpencil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jejet Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sungai angker

Konon katanya, Di sebuah desa yang bernama Desa teluk meriang, ada seorang anak usia 10 tahun yang bernama Subhan. Dia diasuh oleh kakek dan neneknya di desa itu.

Kondisi desa yang terasing membuat akses jalan menuju ke kota harus melewati sungai angker terlebih dahulu.

Sungai angker itu terletak di timur desa dimana Subhan berada. Penduduk di desa itu akhirnya menjadi terasing karena mereka takut untuk menyeberang dan pergi dari desa itu, karena sudah banyak orang yang mencoba menyeberang dari desa itu, namun mereka semua tak pernah kembali ke desa itu.

Selain tak kembali, mereka juga tak pernah memberikan kabar apapun kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kehidupan desa yang terasing membuat penduduk di sana hidup dalam keterbatasan ekonomi. Namun, untuk kebutuhan makan, mereka masih bisa dibilang dalam kategori cukup, karena di desa itu, penduduk masih bisa bercocok tanam dan memakan hasil panen mereka.

Kebanyakan, penduduk desa masih menggunakan sistem barter karena memang sangat minim sekali uang ada di sana.

Selain tak begitu dibutuhkan, penduduk desa hanya membutuhkan makan saja, dan tak menginginkan kemewahan.

Suatu hari, Subhan bermain bersama sutikno di pinggiran sungai perbatasan desa dimana dia tinggal.

"Yah, aku hanya hidup sendiri di sini"

"Teman ku hanya sutikno saja" gumam Subhan melamun sambil melemparkan batu ke arah sungai perbatasan desa itu.

"Subhan, apa yang kau pikirkan?"

"Pamali kau melempar batu ke arah sungai"

"Bukankah kata kepala desa, kita tak boleh melempar batu ke arah sungai?" ucap Sutikno memberi peringatan kepada Subhan.

"Hei, Sutikno, aku sudah bosan hidup di desa ini"

"Lihatlah"

"Kita tetap saja buta huruf, tak bisa membaca"

"Sekolah juga ada di seberang sungai"

"Sedangkan kita gak boleh menyeberang sungai sialan ini" ucap Subhan menggerutu

Sutikno yang saat itu berada di samping subhan berkata

"Subhan, tenanglah"

"Walau begitu, kita kan gak pernah kelaparan?"

"Kita harus bersyukur" ucap Sutikno mencoba menenangkan hati sahabatnya itu

"Yah, kau ini berusaha menghiburku ya?"

"Bukankah kau juga tak betah tinggal di desa ini?"

"Sama sepertiku?" ucap Subhan dengan nada mengejek

"ya, kamu benar, Subhan"

"Tapi, kita tak punya pilihan lain selain terkurung di sini selamanya"

"Kau ingat?"

"Ayah ibumu tak pernah kembali setelah pergi dari desa ini"

"Sudah 10 tahun mereka merantau"

"Tapi apa?"

"Sampai sekarang, mereka tak pernah memberikan kabar apapun kepada kakek dan nenek mu disini" ujar Sutikno pada Suban.

"Yah, kau benar juga"

"Sepertinya, kita tak punya pilihan lain selain tinggal di sini" ujar Subhan pada Sutikno.

Akhirnya, Mereka berdua asyik berbincang hingga tak terasa malam telah tiba.

"Hei, Subhan, ayo kita pulang"

"Nenek mu pasti udah menunggu mu sejak tadi" ucap Sutikno mengingatkan Subhan.

"Baiklah"

"Ayo kita pulang" ucap Subhan

Akhirnya, kedua pemuda itu pulang ke rumah masing-masing. Walau Subhan dan Sutikno masih berusia 10 tahun, tapi mereka terlihat lebih tua dari usia mereka.

Itu semua karena, seusia mereka, tak pernah ada kesempatan bermain dengan teman sebaya.

Saat Subhan dan Sutikno pergi meninggalkan sungai itu, tampak sosok bayangan hitam ada di pinggir sungai.

Bayangan hitam itu menghilang seiring kepergian Subhan dan sutikno.

Kedalaman sungai angker itu tak ada yang tahu karena tak ada satu pun penduduk yang berani mandi di sungai itu.

"

1
Ayla Anindiyafarisa
masih penasaran siapakah mereka berdua, aneh aja apakah masih hidup apa udh mati ni mereka berdua
Ayla Anindiyafarisa
aku mampir lah thor
Achmad Zubaidi
bikin penasaran aja...
Nia jeje: wkwkkwk nasib mu joo ayok baca lainnya
total 1 replies
𝖓𝕯o🕷
Kata2 yg membuat sesek nafas"TAMAT "😭😭😭
Mamake Nayla
Luar biasa
Mirabel
ohhh seperti itu
Lita Pujiastuti
jangan tragis ah....Ini gara² Subhan minta balik ke desanya sih ..
Lita Pujiastuti
siapa sbnry ust Sholeh, dan apa yg terjadi dg Subhan yg seakan hny ust Sholeh yg tahu. Mengaoa ust Sholeh terpental saat didekati Subhan
Lita Pujiastuti
ustad gitu Lohh..
Lita Pujiastuti
waduh...ada apa itu
Lita Pujiastuti
Rasa ingin tahu Subhan yg besar membust dia ceroboh dan menganaikan pesan ust Sholeh. mlh jd menyusahkan saja
Lita Pujiastuti
ingin tahu akhirnya bgmn
Lita Pujiastuti
ada apa lagi ini dg permintaan Sutikno
Lita Pujiastuti
ada rasa haru thd Sutikno
Lita Pujiastuti
Selama ini Subhan hanya tinggal snfirian di desa itu. untung sutikno sahabat yg baik walau beda alam. ikhkas memgantar Subhan kembali ke dunianya
Lita Pujiastuti
mendebarkan. .
Lita Pujiastuti
sepertinya Subhan cepet tanggao dg hal² di sekitarnya
Lita Pujiastuti
sutikno lebih bijak drpd nenek nya. Dia rela mengantar Subhan kembali ke dunianya, mlh neneknya yg keberatan
Lita Pujiastuti
tuh kan bener...desa goib. dan ortu subhan pasti tdk tahu jika anaknya selamat dr bencana 10 th yg lalu
Lita Pujiastuti
pasti itu kampung goib...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!