NovelToon NovelToon
GAIRAH ISTRIKU MELUKAIKU

GAIRAH ISTRIKU MELUKAIKU

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Selingkuh / Penyesalan Suami / Masalah Pertumbuhan / Tamat
Popularitas:54.4k
Nilai: 5
Nama Author: Novi putri ang

Ketika cinta dan kepercayaan tidak dihargai, apakah biduk rumah tangga ini harus dipertahankan?

Aku Sebastian Prasetya terlahir dari keluarga yang sederhana. Berjuang dari titik terendah hingga mampu menjalankan bisnis yang membangun perekonomian di keluarga kecilku. Setelah satu tahun pernikahan bersama Clarissa Darmawangsa, usahaku semakin naik pesat. Dan terpaksa membuatku berjarak dengannya, karena aku sering bepergian keluar kota.

Siapa sangka, ketika aku sibuk membanting tulang demi kehidupan yang lebih baik. Istri yang sangat ku cintai tega menjalin hubungan dengan lelaki lain. Hasratnya yang tak terbendung membuatnya bermain dibelakangku hingga ia mengandung.

Entah benih siapa yang ia kandung saat ini, karena ia mengaku jika janin di rahimnya adalah darah daging ku. Ini adalah kisah pahitku, karena tak bisa menahan gairahnya, istriku bercinta dengan lelaki lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi putri ang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1

Tepat setelah pernikahan ku yang menyentuh angka satu tahun. Usaha yang ku mulai dari nol mulai berkembang, dan aku terpaksa bepergian ke luar kota. Karena usaha ekspedisi yang ku punya mulai semakin maju dan membuka cabang-cabang baru. Clarissa seorang wanita yang sangat ku cintai, mulai sedikit rewel ketika aku meninggalkan nya untuk urusan pekerjaan.

"Mas Tian, sudah satu tahun lamanya kamu sering meninggalkan ku sendiri di rumah. Aku kesepian gak ada kamu, apalagi kalau malam harus tidur sendirian." kata Clarissa bergelayut manja di pundakku.

"Maafkan aku sayang, kamu tahu kan semua ini aku lakukan untuk membahagiakan mu. Aku besar di keluarga yang sederhana, dan Ayahmu menjodohkan kita karena dia tahu kau tak memiliki siapa-siapa lagi setelah Ibumu tiada. Ibumu terlalu kecewa mengetahui bisnis Ayahmu bangkrut hingga ia jatuh sakit dan meninggal dunia. Terpaksa aku buru-buru menikahimu dengan keadaan ekonomi yang pas-pasan. Aku tahu kamu menderita hidup sederhana, dan karena tak tega melihatmu hidup susah, akhirnya aku memulai usaha yang kini mulai membantu perekonomian kita. Aku janji setelah cabang baru di kota B berkembang, aku akan lebih banyak menghabiskan waktu bersamamu." jelasku pada Clarissa, nampak ia hanya diam dengan mengerucutkan bibirnya.

Segera ku kecup bibir tipisnya dan membelai lembut rambut panjangnya. Kami pun tidak bisa menahan diri untuk melepas rindu pada malam itu, hingga kami berdua terkulai lemas dan tertidur sambil berpelukan di atas ranjang.

Keesokan paginya, aku terbangun karena panggilan telepon dari Maylani. Asisten pribadi ku itu memberitahu, jika semua team sudah menunggu di kantor pusat.

"Maaf Pak jika saya mengganggu, saya hanya ingin memberitahu kalau Bapak sudah ditunggu untuk berangkat ke Kota B." ucap Maylani diseberang telepon sana.

"Baik, saya akan segera menuju Kantor. Tolong siapkan semua yang saya perlukan untuk pembukaan cabang baru itu."

Setelah mematikan telepon, aku segera bangkit dari ranjang. Tapi kedua tangan Clarissa masih memelukku erat, nampaknya ia masih ingin menghabiskan waktu bersamaku. Tapi kewajiban terpaksa membuat ku meninggalkan nya untuk beberapa hari kedepan. Aku mengecup kening istriku, dan menyentuh wajah cantiknya. Ku bisikan di telinganya, jika aku harus segera pergi.

"Kenapa harus sepagi ini sih Mas? aku masih kangen tauk." katanya dengan manja sambil mendekap tubuhku.

"Iya sayang, semua pegawai yang akan berangkat bersamaku sudah menunggu di kantor pusat. Kau baik-baik di rumah ya, tunggu aku pulang dan kita akan mengulangi permainan semalam." ucapku dengan mengecup bibirnya.

"Tapi Mas Tian jangan lama-lama ya. Kita harus sering-sering olahraga malam, supaya cepat diberi keturunan."

"Iya sayangku, cantikku, belahan hatiku."

Setelah membujuk Clarissa, aku bergegas mandi dan berpakaian. Terlihat Clarissa sedang mengemasi pakaian ku, ia menata rapi di dalam koper hitam dengan beberapa pakaian dalamnya. Itu adalah kebiasaan aneh Clarissa semenjak aku sering bepergian keluar kota. Menurutnya tak akan ada wanita lain yang akan mendekati ku, jika mereka melihat pakaian dalamnya di dalam koperku. Memang sedikit posesif sifatnya padaku, tapi entah kenapa aku semakin mencintainya, meskipun kami sering berjarak setelah usaha ku makin berkembang.

"Mas Tian jangan genit diluar sana ya, awas aja kalau genit sama wanita lain." Clarissa mengerucutkan bibirnya seraya berkacak pinggo.

"Gak akan genit sayang, aku kan hanya ingin bekerja dan mencari uang yang banyak untukmu. Aku ingin kau bahagia seperti dulu saat bisnis Ayahmu jaya, aku tak tega melihatmu hidup pas-pasan seperti dulu di awal pernikahan kita."

"Terima kasih Mas, kamu memang suami terbaik di dunia ini."

Setelah taksi online datang, aku segera pergi meninggalkan rumah. Tak mungkin aku membawa mobil sendiri, karena aku akan pergi ke Kota B menggunakan pesawat. Dan beberapa pegawai beserta asisten pribadi ku sudah menunggu di Bandara.

Sesampainya di Kota B, aku disibukkan dengan pembukaan cabang baru. Banyak tamu yang datang, beberapa rekan kerja menemuiku. Mereka mengucapkan selamat atas cabang yang baru ku resmikan.

"Wah selamat ya Pak Sebastian, hanya dalam waktu satu tahun. Bisnis ekspedisi ini makin berkembang padahal jasa ekspedisi sangat banyak. Tapi Pak Tian dapat mempertahankan bisnis ini tetap stabil."

"Mungkin ini rejeki dari Tuhan yang dititipkan pada saya, untuk membantu semua orang yang membutuhkan pekerjaan. Dan alhamdulillah usaha saya berkembang."

"Maaf ya Pak Tian, saya tidak bisa lama-lama. Harus kembali ke Kota S, karena calon istri saya mengadakan pesta ulang tahun nya." kata salah satu rekanku.

"Loh kenapa gak bilang dari kemarin Den? tahu gitu kamu gak usah ikut kesini."

"Tidak apa-apa Pak, saya kan udah janji mau bantu meresmikan pembukaan cabang ini. Apa ada yang ingin Pak Tian titipkan untuk istri di rumah?" tanya Deny yang sangat hafal kebiasaan ku yang suka mengirimkan hadiah untuk Clarissa, ketika aku sedang berada diluar kota.

"Tahu aja kamu Den. Tolong berikan hadiah ini untuk istri saya, katakan padanya kalau saya akan segera pulang secepat mungkin." ucapku dengan menyerahkan bingkisan pada Deny.

Ya, setelah selesai meresmikan cabang ini, aku berniat istirahat di hotel. Dan beruntungnya aku memiliki asisten yang gerak cepat seperti Maylani. Tanpa memerintahkan nya, ia sudah menyiapkan kamar hotel untukku.

"Kamar Bapak ada di Hotel Green Garden lantai tujuh belas nomer lima ratus dua belas." ucap Maylani dengan mengirimkan kode vouchee hotel ke ponselku.

"Loh kamu dan team lainnya gak tinggal di Hotel yang sama dengan saya?"

"Tidak Pak. Saya dan Team akan menginap di Hotel bintang tiga saja, kebetulan saya sudah memesan kamar untuk kami tinggali."

"Terima kasih Lani, kerja kami sangat bagus. Besok kita bertemu disini jam sembilan pagi saja, supaya kalian bisa beristirahat lebih lama."

Kemudian aku pergi ke Hotel di antar taksi online. Sesampainya di kamar, aku merebahkan tubuh. Ku lihat jam di pergelangan tangan sudah menunjukan pukul sembilan lebih tiga puluh menit. Terbayang wajah cantik Clarissa, baru sehari tak berjumpa aku sudah sangat merindukan nya.

"Oh iya, Deny sudah memberikan hadiah untuk Clarissa belum ya?" batinku seraya menyentuh tombol panggilan telepon.

Beberapa kali aku menelepon Clarissa, tapi tak ada jawaban darinya. Tak biasanya ia tak menjawab panggilan telepon ku, dan biasanya jam segini Clarissa masih sibuk memainkan ponselnya. Karena cemas tak ada kabar dari Clarissa, aku segera menghubungi Deny dan memintanya segera pergi ke rumah.

"Den tolong pergi ke rumah saya sekarang juga. Beberapa kali saya menelepon istri saya, ia tak menjawab panggilan telepon sama sekali. Saya jadi cemas, takut ada apa-apa dengannya."

"Baik Pak. Kebetulan saya juga belum memberikan hadiah yang Bapak titipkan pada saya."

Setelah menunggu hampir dua jam lamanya. Belum ada kabar dari Clarissa ataupun Deny, hingga akhirnya aku terpejam di atas sofa.

...Hai semua ini karya baru othor, sedang mencoba menulis diluar tema yang biasanya. Semoga kalian suka, mohon tinggalkan Like atau Komentarnya. Terima kasih 😘💕...

...Bersambung....

1
ruly
raymond hebat
Shifa Burhan
novel pelipur lara
Indriyani Pkl
aku kira sebastian & lani akan jdi pasangan
Mega
payah,,, si rafael jg goblok,udh tau dan jelas clarussa itu kayak apa,tp kenapa msh mau berhubungan sm dia,apa ini jg bentuk sakit hati dia sm sebastian jg thorrr,,, jd raffael dendam,,,
Mega
sama aja,biar kan aja tu si sebastian menderita sm perempuan gatal itu,raffael biar cari perempuan yg lebih bisa menjaga kehotmatan dia,dia laki2 baik tp sahabatnya sndri tidak bisa menghargai dia,raffal yg berjuang biar sebastian sembuh dan membantu perusahaan dia tp dia di buang bgtu sj,pdhl dulu sebastian sndri memberi lampu hijau buat raffal supaya mengngejar nandini,tp tdk taunya,,, hahahahaha,,, mmg novel bisa aja ya,saudara bisa jd musuh,kawan jg bisa jd lawan,real jg banyak si sptri itu,,,,
Mega
lama2 alurnya ngk enak bgt thorrr,,, kayak sengaja balas dendam tp yg jd korban org lain,jd laki2 itu harus tegas,kl kayak gini siapa yg mau sm nandin,ibaratnya nandin kayak sebuah kaca yg retak,hanya segelintir yg msh mau dgn kaca yg retak itu,dan sebastian jg laki2 yg ngk tau diri,demi cinta dia sm nandin smp memperkosa ngk mikir akibatnya,pdhl sebastian tau kl rafa cinta sm nandin,apa sebastian lupa sm penggorbanan rafa,,,???? apa pantas seorg teman yg model kayak sebastian ini,dr dia mau mati yg ngurus rafa,tp apa balasan buat rafa,malah menghancurkan rafa,kayak air susu di balas air tuba,,, maaf thorr aku ngk lanjut baca,udh sebel jdnya sm sebastian yg otaknya uh ke blinger,,,,
Else Widiawati
akhirnya nandini dan sbastianbersatu, selamat yah, semoga bahagia
yuli Wiharjo
Semoga terungkap ya thor Knp itu bs terjadi (nandini sampe hamil)
Else Widiawati
ahh sebastian dateng...udah terima sebastian, bener kata sinta dan ibu diana...kasihan anakmu
Else Widiawati
jangan2 diana ibunya nandini.... beruntungnya mereka kalo benar dipertemukan oleh nasib dan keadaan.... iyaa sebastian harus bertanggung jawab biar gimana juga dia ayahnya nandini harus dinikahi, kasihan anaknya😑😑
yuli Wiharjo
ga pegang omongan lu clarisa
yuli Wiharjo
jahat nya kok bisa gitu ya larisa
Else Widiawati
hallahh udah rafa, lepasin ajah nandini kasih aja sbastian biar dia dinikahin, biar ngga pusing, dan ngga dosa lagi nantinya, kaya ngga ada perempuan lain ajah, pasti banyak yang mau kan
Else Widiawati
hhmmmmm
Else Widiawati
semoga cepet sembuh thor, jaga kesehatan musimnya ini banyak2 minum vitamin
Else Widiawati
haaalaaah rafael samanyaaa😤😤🐉
Else Widiawati
yaaa ampunn bener2 yah clarissa ...uleeer berbisaaa🦨🦨😤😤😤
Else Widiawati
greget aku sama clarissa....
Else Widiawati
kalo menurutku, bilang aja sama sbastian, tentang keadaan nandini, seperti kata sinta
Else Widiawati
kasihan nandini
ɳσνιρυтяι😻IG•Author_noviputri: iya kak sebatang kara dia 🤧
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!