NovelToon NovelToon
Transmigrasi : Aku Antagonis?!

Transmigrasi : Aku Antagonis?!

Status: tamat
Genre:Perubahan Hidup / Balas dendam. / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / OMG, protagonis ini sangat kuat!!! / Transmigrasi ke Dalam Novel / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Chicklit / Tamat
Popularitas:430.3k
Nilai: 4.3
Nama Author: Nothing_JustMe

Rissa Arabella William seorang perempuan yang bertransmigrasi menjadi seseorang bernama Clarissa Davina Callandra.

*___*___*

Rissa Arabella William seorang gadis yang mempunyai kepintaran dan kecerdasan yang tinggi, dan ia juga memiliki kelompok mafia yang sudah mendunia.

Sifatnya misterius, dan kadang bar-bar. Meninggal dunia, lalu ber-transmigrasi menjadi Clarissa Davina Callandra.

*___*___*

Clarissa Davina Callandra, seorang gadis dari keluarga kaya raya, yang sangat membencinya, hanya kedua orang tuanya yang menyayangi nya.

Clarissa, di sekolah dianggap menjadi perundung, padahal sebaliknya dialah yang dirundung. Kesalah pahaman itulah yang membuat kedua Abang nya membenci secara berlebihan, dan juga oleh orang yang sangat dicintainya dari SMP.

*___*___*

Bagaimana kah seorang Rissa bisa menghadapai dunia yang asing tersebut, apakah ia akan mengikuti alur nya? Atau Menyelesaikan permasalahan yang ada di kehidupan sang raga? Atau mencari cara agar keluar dari

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nothing_JustMe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part. 00 : Prolog

Rissa Arabella William, pemimpin mafia yang bersifat misterius, pemimpin dari 'Red Blood' ini tidak pernah diumbar siapa orangnya.

Namun, jangan sangka, ternyata Rissa selain misterius, kadang juga bisa bersifat bar-bar dan menjadi manja, tapi hanya orang-orang tertentu saja yang mengetahuinya. Bahkan anggotanya sendiri pun tidak tahu akan hal itu.

Rissa masih duduk di bangku kuliah sekarang, sifatnya kadang membuat orang merinding, apalagi jika sudah terpancing emosi.

Rissa saat ini sedang berjalan ke arah parkiran bersama tiga sahabat nya di tempat perkuliahan tersebut, sahabatnya juga belum mengetahui siapa Rissa sebenarnya, tapi walaupun begitu Rissa tetap menyayangi mereka.

"Guys! Gue duluan ya," Ujar Rissa saat sudah sampai di parkiran.

"Yahh!! Cepet banget, gak mau nongkrong dulu?" Tanya Kevin.

"Beberapa hari ini Lo gak pernah mau nongkrong atau jalan-jalan sama kita," sahut seorang cewek sambil mengerucutkan bibirnya, Amanda nama salah satu sahabat nya.

"Iya bener." Ujar Jane membenarkan.

"Sori ya guys, kapan-kapan lagi.. gue ada urusan soalnya. Bye!!" Lalu dengan tergesa-gesa Rissa menaiki motornya, dan memasang helm full-facenya.

"Dadahhh. Nanti kita nongkrong deh!" Lanjut nya sambil berteriak, karena ia sudah menjalankan motornya.

"Lu semua gak curiga?" Tanya Kevin pada Amanda dan Jane.

"Curiga apa?" Amanda balik bertanya, sedangkan Jane mengerutkan keningnya penasaran.

"Dia kayak nutupin sesuatu dari kita, tapi.. apa ya," jawab Kevin.

"Udah ah, positif thinking aja! Mungkin si Rissa memang ada urusan."

"Jangan-jangan.. dia.. mau berantem!" Pekik Jane mendramatisir.

"Hush! Udah lah, pulang aja kuy, gak mood gue," ajak Amanda.

"Iye deh, dasar nyonya," ejek Kevin dengan bergumam, untung saja Amanda sudah jalan duluan ke arah kendaraan nya.

"Lu berdua berantem terus dah! Pacaran aja dah!" Setelah mengucapkan itu, Jane langsung menyusul Amanda yang sudah berteriak memanggil nya.

"Idih gak ya laww!" Lalu Kevin berlari menyusul mereka.

...🌺🌺🌺...

Rissa turun dari motornya, dan berjalan dengan tergesa-gesa masuk ke dalam sebuah gedung, air muka nya sangat memerah menandakan bahwa ia sedang benar-benar marah.

Brakkk...

Ia membuka pintu dengan tidak santai, mata nya menyorot tajam.

"Siapa yang culik adek gue?" Tanya Rissa dengan wajah yang mengeras.

"Ma.. Maaf Bos. Tadi saya sedang berjalan ke supermarket, dan tidak sengaja melihat adik Bos dibawa masuk ke dalam Mobil. Lalu, saya kejar, tapi saya kehilangan, karena s.. saya tidak membawa kendaraan," jelas salah satu anggota nya.

"Roby," panggil Rissa dengan nada yang tajam.

"I.. iya bos," jawab orang yang menjelaskan tadi. Anggota lainnya ikut merinding mendengar panggilan itu.

"Kenapa Lo sangat ceroboh?!"

"Ma.. maaf bos." Roby menundukkan kepalanya ketakutan, karena ia tahu betapa kejamnya gadis di depan nya ini. Rissa menghela nafas berat.

"Untuk kali ini Lo lepas Roby, karena gue mau lepasin adek gue."

"Siapin anak-anak! Kita cari adek gue!" Perintah nya mutlak.

"Baik!"

"Mereka berani mengganggu kehidupan orang-orang tersayang gue, maka gue akan membalas nya, bahkan bisa lebih parah." Batin Rissa, ia tersenyum miring dengan tatapan menyorot tajam.

......🌺🌺🌺......

Ketikan di Laptop di lakukan oleh salah satu dari anggota Red Blood, mencari dan meng-hack beberapa lokasi yang sempat dilewati oleh mobil yang menculik adik dari Rissa.

Terpampang lokasi yang tepat di mana adik nya berada, kini Rissa dan pasukannya sedang bersiap untuk pergi. Rissa menutupi rambut dan wajah nya, agar identitasnya terjaga. Ada lebih dari 40 orang disiapkan untuk penyergapan itu.

"Seperti rencana, jadi ayo bergegas, jangan lama-lama!"

"Baik, Nona!" Sahut semua kelompoknya.

......🌺🌺🌺......

Saat, Rissa dan kelompoknya sampai di tempat yang dituju, Rissa yang terlebih dahulu masuk. Sendiri. Karena itu rencana yang ia buat, ia tahu kalau para penculik pasti berbuat nekat.

Anggota kelompoknya sudah stay di posisi masing-masing, menjaga sang pemimpin dan juga adik nya dari ancaman.

Rissa perlahan memasuki gedung terbengkalai itu, matanya menelusuri setiap sudut, gedung ini tidak terlalu besar, bahkan gedung ini hanya memiliki satu lantai.

"Apa ini gak terlalu sepi ya?" Tanya Rissa dalam hatinya, ia berjalan semakin masuk ke dalam gedung tersebut.

"Lo berani juga datang ke sini!" Seru seseorang entah dari mana asalnya, karena gedung itu tidak memiliki pencahayaan yang cukup.

"KELUAR LO! JANGAN JADI SETAN, YANG BISA NYA GAK KELIATAN DOANG! CK! LEMAH!" Teriak Rissa dengan nada yang menusuk.

"Sialan kau bocah!!"

"Bocah!?? Lu kali bocah prik! Jangan biasain main hantu-hantuan deh, makanya lu sembunyi sembunyi gini!"

"Bacot! Lu gak mau apa liat adek kesayangan Lo ini?" Tanya seseorang yang lainnya, Rissa tahu yang ia hadapi ini bukan hanya satu dua orang saja. Ia bisa merasakan banyak mata yang memandangnya.

Patttss...

Lampu sorot menyala, menampilkan sang adik yang tengah di ikat di kursi, dengan wajah yang tertunduk, entah sedang pingsan atau tidak. Melihat pemandangan tersebut, mata Rissa semakin mengeras.

Lalu ia dengan cepat berlari, sembari memberikan kode pada anggotanya yang ada di tempat persembunyian mereka.

Rissa dengan cepat menggendong adiknya yang masih terikat di kursi, membuka ikatan nya sama saja membuang waktu. Disaat yang sama, baku tembak terjadi antara orang orang 'Red Blood', dengan orang-orang yang bahkan wajah nya tidak terlihat.

Setelah sedikit menjauh, Rissa membuka ikatan sang adik, lalu mendongakan wajah adik nya, betapa kaget dirinya melihat wajah sang adik ada beberapa lebam, bahkan ada darah yang sudah mengering.

"Maafin kakak. Maafin kakak udah lalai ngejaga kamu, Keyla." Rissa memeluk adiknya sebentar lalu menguraikannya, yang hanya dibalas gelengan kepala adiknya, Keyla. Rissa menatap Roby yang berada di sampingnya.

"Tolong jagain Adik gue, Roby. Gue percayain dia ke Lo." Lanjut Rissa. Gadis itu berdiri dan berlari masuk kembali ke dalam gedung, untuk menuntaskan kemarahannya. Orang-orang yang menculik Keyla sudah bersimbah darah karena bekas tembakan, namun masih bernafas walau terputus putus.

Rissa mengambil pisau belatinya, lalu mencabik-cabik badan orang-orang yang telah menculik adiknya. Darah bercucuran dari mana-mana, bahkan wajah dan tangannya penuh dengan darah.

"Maaf b.. bos," panggil salah satu dari anggota Red Blood, Giovani. Rissa berdeham, sambil memejamkan mata nya, untuk menetralkan amarahnya.

"Informasi mengenai nama kelompok yang menculik Nona Keyla, sudah di dapatkan. Um.. dan ada satu kabar buruk."

"Namanya dulu."

"Nama kelompok Shadow Legion."

"Berita buruk."

"Salah satu dari mereka masih berkeliaran disekitar gedung ini, kami sedang mencarinya," jelas Giovani dengan menundukkan kepalanya, takut akan respon sang pemimpin.

"APA YA—" Ucapan Rissa terpotong, karena sebuah timah panas menembus dada nya. Semua anggota Red Blood terkejut, sang penembak berhasil dibekuk, dan dibunuh secara habis-habisan.

"B.. BOS!" Rissa terjatuh dengan tangannya memegang dada nya, lalu terbatuk-batuk mengeluarkan darah, semua Red Blood langsung menganga tak percaya, sang pemimpin tertembak. Giovani dengan cekatan mengangkat tubuh Rissa dengan hati-hati, lalu membawanya keluar.

Di luar, Roby dan Keyla masih menunggu, Roby mengobati wajah Keyla dengan obat P3K yang ada dalam mobil. Tapi mereka dikejutkan dengan Rissa yang sedang di gendong Gio.

"KAKAK!" Teriak Keyla, dengan mata berkaca-kaca. Keyla segera menyusul Gio yang tengah masuk ke dalam mobil. "Kakak gue kenapa?!" Tahan Keyla.

"Gak usah tanya-tanya dulu! Gue mau ke rumah sakit, masuk cepetan!" Keyla langsung masuk ke mobil, mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi.

Roby yang melihat itu, langsung memerintahkan anak-anak untuk menghilangkan hasil pekerjaan mereka, dan ikut menyusul Gio.

...🌺🌺🌺...

"Kak! Lo yang kuat ya!! Jangan tutup mata Lo!" Bentak Keyla yang panik. "Kak, maafin Keyla. Maaf gak dengerin kakak! Harusnya gue ikutin saran kakak untuk bawa bodyguard, tapi tetep ngeyel." Keyla menahan air matanya.

"Kamu, gak perlu minta maaf. Kakak yang lalai jaga kamu, kakak gak kuat." Ujar Rissa terbata-bata. "Kakak mau tidur, jangan bangunin dulu ya," kata Rissa.

"GAK KAK! JANGAN TUTUP MATA KAKAK!" Rissa perlahan menutup matanya yang sedari tadi berusaha ia buka, namun tetap saja sakit yang dirasa membuat nya tidak kuat menahan.

Gio yang sedang menyetir, memandang penuh kekalutan. "Maaf Tante, aku gak bisa jagain mereka dengan benar."

"KAKAK!!"

...🌺🌺🌺...

BERSAMBUNG...

1
Andi Ilma Apriani
hadiirr
mrsdohkyungsoo
sy cari2 sapa nama abang vina selain Carlos eh ternyata calos/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Feb...: kwkwkw kegocek yaa
total 1 replies
☭E.N BAYU
sanran saya jangan dibaca karena sinopsis dan ceritanya jauh berbeda
☭E.N BAYU
kok Vina lemah kalik saya kira kuat ternyata ah Sampah banget ceritanya
Oka Derza
Claudia kan?
Oka Derza
kok aku mikir di Audi yahh
Oka Derza
sena penulis nya kah?
kriwil
padahal si cupu itu penjahat sejatinya
Osie
aku mampir nih..setiap baca cerita transmigrasi suka bgt apalagi MC mya sosok wanita tangguh n smart..cuma rada rada kalau berbau mafia n lokasinya dinegeri tercinta..g masuk bgt menurutku backgroud negaranya/Pray/
Osie: hehehe.
total 2 replies
A&R
bagus
🦆 Wega kwek kwek 🦆
sasya belum ikhlas mati ,,,, kayak nya dia indigo,dia GK bisa menerima takdirnya, dia jadi iblis buat balas dendam,mungkin dia bersekutu dengan iblis /Smirk/, sejelek jeleknya pendosa masih jelek orang yg GK pernah mengikhlaskan dan memaafkan ,,,,✌️
🦆 Wega kwek kwek 🦆
balas dendam nih ceritanya,,,,yg GK bersalah ikutan kena ,
🦆 Wega kwek kwek 🦆
sumpah ikutan merinding,,, /Toasted//Skull/
atulyaas
itumah deket thor
Marlialeeya
sena? audi? atau yang lain lagi????
Tina
jejak
Nda Qrey
agak² aneh, sikap kakanya sama adiknya kasar . terus orang tuanya diam aja....
Cha Sumuk
pantesan sepi like ceritanya ga jls sih.ktya mafia tp lemah ya sdh lah no mls lnjur BC dr awal bc bagus tp kesini sini mlh ga jls
Sri Tati
Luar biasa
Bojo Ne Cacak
rumit thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!