Setelah beberapa waktu berlalu akhirnya semua utusan yang dikirim patriark Du kembali ke kediaman keluarga Du, mereka membawa kabar bahagia karena tetua pertama dari keluarga Fan dan patriark keluarga Ji bersedia melakukan pertemuan sesuai dengan pesan patriark Du...
Waktu pertemuan pun tiba dan mereka bertiga telah datang di tempat yang telah di tentukan berupa restoran berlantai 4, dimana lantai 4 dikhususkan untuk pertemuan keluarga bangsawan atau tamu tamu penting yang hendak bertemu secara rahasia...
Singkat cerita setelah kedua patriark menceritakan duduk keluhan dan kekhawatiran mereka berdua kepada tetua pertama akhirnya tetua pertama angkat bicara, dia menjelaskan kepada mereka berdua segala sesuatu dan berpesan agar mereka berdua tidak terlalu khawatir akan hal tersebut...
"Saudaraku kalian terlalu khawatir sekali menyikapi hal ini, tenanglah tidak akan terjadi sesuatu karena Fan An tidak akan berani bertindak gegabah. Walau aku tidak tahu apa penyebabnya namun aku berani menjamin bahwa Fan An tidak akan menyentuh kita, dan dibalik musibah ini aku bersyukur akan hilangnya Fan Zu karena sampah di keluarga Fan berkurang" tetua pertama menuturkan sambil tersenyum licik...
"Baiklah jika demikian kami bisa tenang sekarang karena kami percaya kepada saudara tetua pertama, dan apabila kami berdua bisa lepas dari masalah ini maka kami akan berjanji akan selalu membantu tetua pertama jika di butuhkan. Termasuk dengan rencana kita dulu, jika tetua pertama ingin menguasai keluarga Fan kami akan selalu siap mendukung sesuai janji kita" patriark Ji berkata dengan senyum merekah...
"Ya benar itu tetua pertama, kami akan selalu bersedia membantu di saat tetua pertama memulai rencananya" patriark Du menimpali...
"Tenang lah, hilangnya Fan Zu juga bisa aku bilang bahwa rencanaku telah dimulai hahahaha" tetua pertama tertawa lepas membayangkan dia berhasil menguasai keluarga Fan...
Diskusi mereka pun berlanjut sembari tertawa penuh kebahagiaan dan itu jelas terpampang di wajah mereka, apalagi dengan rencana yang telah mereka susun membuat mereka bertambah bahagia karena memikirkan keuntungan yang didapatkan dan jelas mereka tidak sabar akan hal itu...
Di wilayah pinggir bagian luar hutan kematian
Fan Zu beserta istri yang telah sampai di temani beberapa orang teman dan kerabat dekat segera mengatur rencana pencarian, Yue Xi sudah tidak sabar dan selalu mendesak suaminya untuk secepatnya melakukan pencarian...
"Rencana sudah kita buat dan mari kita segera melakukan pencarian sesuai dengan rencana yang telah kita buat, aku mohon kerja sama dari kita semua untuk melakukan semua upaya menemukan anak saya. Istriku kami berangkat dulu, aku harap kamu tidak terlalu khawatir dan jaga kesehatan selama kami masih melakukan pencarian. Sunci'er bawalah kakakmu kembali kerumah dan temani dia dulu selama beberapa hari" Fan An segera memimpin pasukan yang terdiri dari 100 orang memasuki wilayah luar hutan kematian...
"Iya suamiku, berhati hatilah kalian didalam sana" Yue Xi berpesan kepada suaminya...
"Gege tenang saja, aku akan menemani kakak ipar selama gege tidak ada, gege hati hati" Fan Sunci menenangkan Fan An...
Setelah kepergian Fan An dan pasukan memasuki kawasan hutan kematian, orang orang yang tadi ramai perlahan membubarkan diri. Begitu juga dengan Yue Xi dan Fan Sunci kembali ke kediamannya dan sesuai janji, Fan Sunci akan menemani kakak iparnya untuk sementara sebelum kepulangan kakaknya Fan An...
"Jin'er apakah kamu mau mengisap dirilah bibi ?" Yue Xi bertanya kepada Ren Jin anak Fan Sanci...
"Aku mau bibi, tapi bibi nanti jangan sedih lagi ya karena Jin'er tidak mau bibi sedih" Ren Jin menjawab...
"Iya Jin'er bibi janji, dan bibi juga janji akan memasak makanan enak buat Jin'er nanti" Yue Xi tersenyum lembut walau di dalam hati sangat sedih dan masih mengkhawatirkan Fan Zu...
Demikian lah hari hari yang amat panjang dilewati oleh mereka semua yang selalu menanti kabar dari tim pencari, entah sampai kapan mereka kembali dan entah membawa hasil membahagiakan atau malah hasil menyedihkan yang jelas mereka terus menantikan hal tersebut...
...****************...
Jauh di dalam hutan kematian
Jurang kematian adalah jurang yang sangat dalam dan tidak tampak dasarnya sama sekali jika dilihat oleh mata telanjang maupun jika itu dilihat oleh manusia yang memiliki ilmu tinggi, jurang tersebut konon di sebut sebagai jurang pengasingan seorang manusia terkuat miliaran tahun lalu dan itu adalah mitos yang tersebar di kalangan khalayak umum meski di zaman sekarang masyarakat sudah tidak mengetahui apa penyebab ia di asingkan...
Lokasi jurang kematian berada pada antara wilayah luar dan wilayah dalam, jurang ini juga adalah jurang pembatas antara wilayah dalam dan wilayah inti yang dihuni oleh siluman mulai dari yang terendah hingga siluman tingkat tinggi, selain itu di dalam wilayah inti terdapat beberapa raja siluman berumur ratusan tahun bahkan ada yang berumur ribuan tahun...
Di tepi jurang tersebut nampak seorang anak laki laki yang sedang terpejok oleh kejaran hewan buas tingkat tinggi, dan dalam keadaan sangat terpejok anak lelaki itu memilih untuk melompat kedalam jurang meski ia tak mengetahui apakah ia akan segera mati atau mati secara perlahan sambil menikmati sensasi penderitaan panjang sebelum akhir hidupnya...
"Ini adalah takdirku yang tak ada gunanya, mati di jurang kematian tanpa ada yang mengetahui. Takdirku memang sangat buruk" Fan Zu berkata pelan di tengah tengah posisi tubuhnya mengambang di udara dan terjun bebas ke dalam jurang kematian...
Ya, anak lelaki yang memilih terjun tersebut adalah Fan Zu yang sudah tak ada pilihan dan putus asa, dia lebih memilih terjun ke jurang kematian dari pada di cabik cabik oleh serigala yang telah mengunci pergerakannya...
Sedangkan serigala yang hendak menerkamnya terbengong bukan bingung atas pilihan sang mangsa, kekecewaan atas hilangnya mangsa terlambat di wajah serigala tersebut dan dengan berat hati ia memilih kembali dan membiarkan Fan Zu yang telah hilang di dalam jurang kematian...
5 jam sejak dia mengambil langkah terjun tapi masih belum melihat dasarnya, dia masih berputar putar di udara dan terombang ambing oleh kehampaan tanpa dasar...
1 jam lagi bertambah dan dalam keadaan terombang ambing oleh udara Fan Zu sudah bisa melihat dasar jurang kematian, dimana dasarnya berupa tanah datar cukup luas dan di tengah tengahnya terdapat bulatan warna ungu...
Boommmmm
Sebelum Fan Zu mencapai dasar jurang dia menabrak sesuatu yang terlihat seperti kaca tembus pandang yang segera retak, pandangan Fan Zu sudah mulai pudar efek bantingan keras tubuhnya saat dia menabrak sesuatu seperti kaca tersebut...
Tidak lama setelah itu dia kembali terjun bebas ke bawah sebelum kesadarannya hilang atau sebelum dia pingsan, badannya terasa sakit semua dan tulang tulangnya terasa telah patah patah dan sebagian terasa telah remuk hancur...
Brusssssss
Di tengah tengah daratan yang berwarna ungu yang merupakan danau berdiameter kecil terdengar bunyi yang keras pertanda ada sesuatu yang jatuh di danau tersebut, gelombang danaupun terjadi hingga pinggir danau dan seperti gelombang laut yang sedang mengejar tepi...
Suara itu adalah suara dari tubuh Fan Zu yang beruntung jatuh di dalam danau, akan tetapi. Keberuntungannya itu bukan berarti ia akan selamat, sebab masih belum tentu ia akan tenggelam mati atau terus mengambang di atas air berwarna ungu ini karena sekarang tubuhnya tidak dapat dia gerakkan sama sekali meski matanya masih terbuka walau sudah sangat kabur dan kesadarannya masih bisa dia pertahanan...
Aaaaakkkkkkkhhhhhhh...!!!!!!!
Teriakan Fan Zu langsung terdengar sangat nyaring, dari teriakan itu ada kepiluan menyayat hati. Entah apa yang terjadi kepada Fan Zu hingga ia berteriak sangat keras, itu bukan karena efek ia tercebur dengan keras tapi karena hal lain yang tak dapat dia tahan...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments
alur yang bagus dan kalem kalem saja tor tapi lantas jangan bertele tele
2023-09-27
0
Raimon
Maaf....aku baru baca nih... sepertinya Authornya terlalu berlebihan...5 jam jatuh baru nyampai dasar jurang....nyangkut 4 jam x ...hahahaa
2023-04-28
0
shadow life
yes
2022-08-16
1