Wilayah luar hutan kematian sekarang telah ramai oleh penduduk yang ingin melihat berita yang beredar beberapa saat yang lalu, mereka sangat penasaran dengan kebenaran bahwa ada tuan muda dari keluarga Fan memasuki hutan kematian akibat lari dari kejaran teman sebayanya yang ingin menganiaya dirinya...
Flashback on
Siapa yang tidak mengenal Fan Zu yang seorang anak dari orang terkemuka dalam keluarga Fan atau mungkin di seluruh kerajaan Yong mengenal Fan An yang memiliki basis kultivasi tingkat King Elite *5 yang hanya terpaut 4 bintang dari raja Yong Jun dimana raja Yong Jun yang saat ini terkuat di kerajaan Wei, sedangkan Yue Xi istri dari Fan An memiliki basis kultivasi Transformasi king *6, sungguh kekuarga kuat...
Disaat Fan Zu dan yang lainnya sedang berdebat, kebetulan 3 orang penduduk tak sengaja melihat hal tersebut. Seperti halnya yang sudah sudah dugaan mereka kali ini tidak meleset sebab mereka telah memprediksi Fan Zu akan di tindas lagi sama seperti waktu yang lalu, apa daya mereka tidak dapat mencampuri karna mereka hanyalah manusia biasa yang tidak memiliki kemampuan bela diri...
Walaupun mereka ingin membantu Fan Zu yang mereka kenal baik selama ini, tapi pilihan terbaik adalah diam dan menyaksikan dari pada kena getahnya...
Ya selama ini Fan Zu di kenal baik oleh penduduk sekitar, suka membantu orang susah dan juga dia selalu ramah dan sopan tanpa melihat latar belakang orang itu. Baik dia penduduk biasa maupun bangsawan atau bahkan pengemis dia akan selalu murah senyum, tidak arogan sama sekali dan itu sangat berbeda dengan anak anak seumurannya yang berasal dari keluarga Fan...
Menyenangi sifat yang demikian...???
Ya sudah sangat jelas bahwa masyarakat akan sangat senang jika melihat seorang yang memiliki kelas dan kedudukan tinggi memperlakukan mereka selayaknya manusia dan menghargai mereka sebagai manusia juga, walau mereka tau bahwa Fan Zu tidak dapat berkultivasi itu bukanlah tolak ukur dimata masyarakat rendah seperti mereka ini. Itu hanya berlaku di lingkungan orang orang penting, terkemuka dan terpandang...
Saat ini mereka melihat Fan Zu sedang mencoba melepaskan lengannya dari cangkraman Du Chen tapi tidak berhasil, sampai yang selanjutnya terjadi adalah Fan Zu menendang perut Du Chen dengan keras dan mengakibatkan Du Chen termundur kebelakan dan melepaskan cengkramannya pada lengan Fan Zu...
Mengambil moment keterkejutan lawan Fan Zu segera berlari ke dalam hutan kematian, pada saat itulah ke 3 orang tadi panik menyadiri arah lari Fan Zu...
"eh tuan muda Zu kemana, kenapa dia berlari kedalam hutan kematian...??? " salah seorang dari mereka angkat bicara sambil menatap arah lari Fan Zu...
"iya kenapa kearah sana, Hu tai bagaimana ini. Apa yang harus kita lakukan, aku kasihan kepada tuan muda jika terjadi apa apa padanya di dalam sana" yang lain segera menimpali...
"dari pada kalian terlalu panik saat ini, mending kita bertiga bergegas ke rumah Fan Zu. Mari kita kembali kepada orangtuanya apa yang terjadi di sini, Biar mereka tau juga apa yang menimpa anak mereka " Hu tai berkata untuk menenangkan mereka dari kepanikan...
Hu tai dan kedua Kawannya pun sepakat untuk pergi dari sana sebab jika mereka ketahuan sedang mengintip apa yang terjadi, maka hanya satu jawabannya yaitu penderitaan bahkan tidak tertutup kemungkinan nyawa mereka akan melayang...
mereka inilah yang menyebarkan berita bahwasanya salah seorang tuan muda dari keluarga Fan nekat menerobos hutan kematian, sembari mereka menyebarkan berita tak terasa mereka telah sampai di kediaman Fan An. dengan segera mereka mengatakan semuanya apa yang terjadi di depan mata mereka dan siapa yang melakukannya, Fan An yang mendengar putranya nekat menerobos hutan kematian tak percaya begitu saja karena dia tidak pernah melihat anaknya selama ini nekat sedemikian rupa. Akan tetapi dia segera kaget karena mengetahui penyebab anaknya begitu nekat yaitu karena mencoba menghindari bullian dari Fan Heju dan kawan kawannya...
Amarah segera menyelimuti dan menguasai hatinya karena dia tidak rela kehilangan anak semata wayangnya, dia merasa gagal menjadi ayah yang tidak bisa menjaga anaknya dengan baik. Tak lama setelah itu muncullah istrinya Yue Xi dari pekarangan belakang rumah, entah kenapa dari tadi pagi dia memiliki perasaan yang tidak enak, tapi dia mencoba menepisnya dengan mengira itu hanyalah perasaan Semata dan meyakini tidak akan terjadi apa-apa...
"gege ada apa, apakah terjadi sesuatu.?"...
"ekhhhhh" Fan An terkejut karena dia tidak menyadari kedatangan istrinya...
" istriku Aku gagal menjadi seorang ayah, Maafkan Aku" fan an berkata Lirih kepada istrinya karena lidahnya kelu untuk mengatakan sesuatu dan mengungkapkan kebenaran, dia takut istrinya akan mengalami guncangan jiwa dan segera mencoba memikirkan kata-kata yang tepat untuk memberitahukan kepada istrinya...
Perlahan mendekati istrinya sambil memeluk dan berharap dengan apa yang diucapkannya nanti istrinya tidak akan mengalami hal buruk, dia memeluk istrinya dengan erat sambil mengelus aku juga bawa istrinya sedangkan istrinya yang diperlakukan demikian bingung dan perasaan yang dari tadi pagi sudah tidak enak sekarang malah makin menjadi lebih tidak enak lagi Hingga itu membuatnya tidak nyaman...
" suamiku cepat katakan apa yang terjadi karena dari tadi pagi perasaanku sudah tidak enak Dan aku harap kau tidak membuat perasaanku makin rumit, aku mohon berkata jujur lah Apakah ada sesuatu yang terjadi dengan Zu'er ??...
" mereka datang bertiga memang membawa kabar tentang Zu'er sayang, di jalan tadi dia di hadang oleh anak tetua pertama dan kawan kawannya" Fan An kembali menceritakan kronologis kejadian sesuai dengan apa yang diberitahukan oleh Ketiga orang di depan mereka ini...
"apa?! tidak, itu tidak mungkin terjadi karena Zu'er tidak pernah nekat dan dia tau apa yang menghuni hutan kematian" Yue Xi segera melupakan segala kekhawatiran yang melalui air matanya kepada suaminya...
" Akupun tak mengerti, tapi mereka mengatakan anak kita tidak menyadari bahwa arah larinya itu menuju hutan kematian sebab kemungkinan besar yang dia pikirkan saat itu adalah secepat mungkin lepas dari jangkauan Fan Heju dan kawan kawannya"
" suamiku aku tidak terima ini sungguh aku tidak terima, aku mohon segera kerahkan orang siapapun itu yang penting anak kita ditemukan. Tolong segera lakukan pencarian, karena aku masih yakin mana kita saat ini masih baik-baik saja. Aku tidak akan tenang jika anak kita tidak ditemukan, segeralah suamiku untuk mencari anak kita dialah anak kita satu-satunya" panjang kata yang diucapkan kepada suaminya untuk meminta suaminya mengerahkan orang untuk segera melakukan pencarian...
" baik istriku aku akan segera meminta kerabat untuk melakukan pencarian kepada anak kita, sabarlah jangan dulu terlalu bersedih karena akupun masih yakin dia baik-baik saja"...
" Aku bersumpah jika terjadi sesuatu kepada anakku maka aku akan membalaskan dendam ini setelah urusanku dengan istana iblis selesai, siapapun itu kalau sejak dulu tetua pertama selalu mencari cari masalah denganku. Mungkin dia belum puas setelah jadi disahkan menjadi tetua pertama yang dengan licik mengambilnya dariku, sekarang anakku pun yang dia korbankan dan entah apalagi rencana busuknya yang akan dia lakukan. awas aja kau tetua busuk" Fan An mengucapkan sumpahnya dalam hati untuk membalas dendam ini seandainya tidak menemukan anaknya, karena jika sekarang dia melakukan pembalasan kepada tetua pertama maka keberadaannya akan diketahui oleh istana. Oleh sebab itu, untuk sementara dia akan memendam amarah dan dendam nya untuk sementara hingga urusannya dengan istana iblis selesai, meskipun itu 1000 tahun dendamnya tidak akan pernah dilupakannya, itulah sumpahnya...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments
Makin menarik ceritanya dan semangat tor
2023-09-27
0
Kang Comen
ok
2022-11-11
1
shadow life
yes
2022-08-16
1