Ch-17. Dunia dewa kuno 2

Xiao Lang kemudian berdiri dan menepuk-nepuk pelan pakaiannya yang kotor karena debu. Lalu setelahnya, Xiao Lang langsung melangkahkan kakinya mengikuti arah lorong tersebut yang akan membawanya entah kemana, setelah beberapa menit menyusuri lorong, Xiao Lang akhirnya sampai di sebuah raungan yang benar-benar sangat besar.

Tepat ketika langkah kaki Xiao Lang menapak pada lantai ruangan besar tersebut, puluhan obor yang tertempel di dinding ruangan langsung menyala dengan sendirinya, tidak hanya itu saja, lantai ruangan yang ada di hadapan Xiao Lang juga langsung bergetar secara tiba-tiba, kemudian muncul lingkaran sihir diatasnya.

Beberapa saat kemudian, dari lingkaran sihir berwarna ungu dengan ukuran yang cukup besar tersebut, keluar sesosok patung raksasa dengan armor besi yang menutupi seluruh bagian tubuhnya, serta pedang besar yang tertancap di hadapannya.

Xiao Lang sama sekali tidak kaget dengan kemunculan patung tersebut, justru hanya menghela nafas panjang seolah-olah dia sudah mengetahui apa uang akan terjadi selanjutnya. Bahkan Xiao Lang sampai merasa ragu bahwa sosok di depannya adalah sebuah patung, bisa saja itu adalah prajurit penjaga ruangan tersebut, terlebih lagi dengan armor yang menutupi seluruh bagian tubuhnya.

"Manusia, berani sekali kau menginjakkan kakimu di kuburan dewa agung ini!"

Suara tersebut menggema di seluruh ruangan, bahkan suara tersebut sampai membuat seluruh ruangan bergetar, tapi Xiao Lang tetap tenang dan hanya memfokuskan pandangannya pada patung raksasa di hadapannya, karena suara tersebut berasal dari patung itu.

"Kuburan dewa agung? Mungkinkah aku akan menemukan sesuatu yang menarik di sini?" Xiao Lang bertanya dalam hatinya, sambil menunjukkan senyuman yang aneh.

"Tidak ada seorangpun yang bisa lolos setelah menapakkan kakinya di kuburan dewa agung, begitu juga dengan dirimu, manusia hina. Kau harus mendapatkan hukuman yang berat!" ujar patung raksasa tersebut.

"Siapa yang kau panggil manusia hina, bukankah kau jauh lebih hina karena bekerja sebagai anjing penjaga makam?" Xiao Lang menghina patung raksasa tersebut secara terang-terangan.

"..."

Patung raksasa tersebut hanya diam di tempatnya dan tidak menjawab ataupun merespon perkataan Xiao Lang, hingga beberapa saat kemudian, kedua tangan patung tersebut tiba-tiba saja bergerak dan meraih pedang besar yang tertancap di hadapannya, dengan sekali tarikan yang tidak terlalu kuat, pedang besar tersebut telah berhasil dicabut dari tempatnya.

Setelah itu, patung raksasa tersebut langsung bergerak mendekati Xiao Lang yang masih berdiri dengan tenang, ketika patung raksasa tersebut telah berada di hadapan Xiao Lang, ia langsung mengayunkan pedang besarnya untuk menyerang Xiao Lang.

"Aku sudah mendapatkan banyak kesialan hari ini. Setidaknya, kau jangan membuat kesialan ku bertambah, patung sialan!"

Xiao Lang yang sudah sangat kesal kemudian melompat dengan kekuatan penuh, hanya dalam sekejap mata, Xiao Lang sudah berada tepat didepan wajah patung tersebut yang juga di tutupi oleh armor kepala. Setelah itu, Xiao Lang langsung menyerang kepala patung tersebut dengan tinjunya.

DHUAAR!!

Ledakan yang cukup besar terjadi dan suaranya menggema di ruangan tersebut, ketika pukulan keras Xiao Lang menghantam kepala patung raksasa tersebut dan membuatnya hancur berkeping-keping. Namun sesaat setelah kepalanya hancur, sesuatu yang aneh tiba-tiba saja terjadi, dimana setiap kepingan kepala patung yang telah hancur, bergerak kembali ke posisinya semula dan kemudian menyatu lagi.

Tidak lama setelah kepala patung tersebut menjadi utuh lagi, ia kemudian melanjutkan serangannya yang sempat tertunda karena Xiao Lang menghancurkan kepalanya. Namun sayangnya, serangan tersebut tidak berhasil mengenai Xiao Lang, sebab Xiao Lang sudah lebih dulu menghancurkan tangannya yang memegang pedang.

Akan tetapi, kejadian yang sama terulang kembali, tangan patung yang telah hancur berkeping-keping, kembali menyatu seperti sediakala, seolah-olah tangan tersebut tidak pernah dihancurkan sama sekali.

"Kemampuan regenerasi yang sangat hebat" gumam Xiao Lang dalam hatinya.

Kebanyakan kultivator akan langsung bergidik ketika mengetahui fakta bahwa lawan yang mereka hadapi ternyata memiliki kemampuan regenerasi yang luar biasa, tapi tidak dengan Xiao Lang, dia justru nampak biasa saja dengan ekspresi wajah datar, seakan-akan telah mengetahui sejak awal bahwa lawannya memang memiliki kemampuan tersebut.

"Manusia hina, seharusnya kau takut terhadap keberadaan immortal dengan kekuatan mutlak sepertiku!" ucap patung raksasa tersebut.

Xiao Lang mengerutkan alisnya ketika mendengar pernyataan patung raksasa tersebut, lalu tertawa dengan keras. "Hahahaha! Apa kau tidak terlalu percaya diri mengatakan semua itu? Keberadaan Immortal dan kekuatan mutlak mana yang kau sebutkan?" tanya Xiao Lang, kemudian melanjutkan tawanya.

Xiao Lang kemudian mencoba menahan dirinya agar tidak tertawa lagi, setelah benar-benar bisa mengontrol dirinya, Xiao Lang melanjutkan perkataannya. "Karena kau membahas kekuatan mutlak, maka akan aku tunjukkan, apa itu kekuatan mutlak yang sesungguhnya!"

Setelah itu, Xiao Lang langsung melepaskan aura kekuatan bintang dan tidak menahannya sedikitpun, seketika itu juga, seluruh ruangan langsung bergetar ketika merasakan aura kekuatan bintang yang dilepaskan oleh Xiao Lang, bahkan seluruh dunia dewa kuno ikut bergetar karenanya.

Semua orang yang sebelumnya datang ke dunia kuno tiba-tiba saja dikagetkan dengan getaran tersebut, mereka semua bahkan merasakan tekanan aura yang sangat luar biasa. Tapi anehnya, tidak ada seorangpun dari mereka yang mengetahui darimana aura itu berasal.

Patung raksasa yang semula berdiri dengan sombong di hadapan Xiao Lang, tiba-tiba saja bergerak mundur setelah merasakan aura kekuatan bintang menerpa tubuhnya, bahkan bisa dilihat dengan sangat jelas tubuh patung tersebut juga ikut gemetaran.

"Kekuatan absolute yang hanya dimiliki oleh seorang penguasa yang sesungguhnya. Maafkan kebodohan hamba yang mulia, hamba benar-benar tidak menyadari sosok agung yang mulia" ucap patung tersebut sambil berlutut dengan satu kaki.

"Siapa kau sebenarnya?!" tanya Xiao Lang sinis.

Meskipun agak terkejut dengan perubahan sikap yang ditunjukkan oleh patung raksasa tersebut, namun Xiao Lang tetap menunjukkan sikap tenang dan santai seperti tidak terjadi apa-apa.

Beberapa saat kemudian, dari tubuh patung tersebut keluar sesosok jiwa yang menyerupai orang tua, lalu jiwa pria tua tersebut melayang menghampiri Xiao Lang, kemudian berlutut di hadapannya, sementara patung raksasa sebelumnya, langsung hancur menjadi debu.

"Yang mulia, hamba adalah kaisar dunia dewa kuno, yang merupakan pelayan setia anda" ucap pria tua tersebut.

"Pelayan setia? Apa maksudmu?" tanya Xiao Lang kebingungan.

"Mungkin yang mulia sudah melupakan hamba yang hanya sesosok jiwa tanpa tubuh, tapi hamba benar-benar tidak bisa melupakan aura tuan yang sangat mendominasi, bahkan jika penampilan tuan sudah berubah sepenuhnya" ucap pria tua tersebut.

Xiao Lang menggaruk kepalanya karena kesal, dia benar-benar tidak mengerti sedikitpun dengan perkataan pria tua tersebut, seorang pelayan setia? Xiao Lang benar-benar tidak ingat jika dia pernah memiliki pelayan setia, terlebih lagi dia adalah orang tua yang seharusnya dihormati.

Pada akhirnya, masih terlalu banyak misteri yang tersimpan di dalam diri Xiao Lang, meskipun dia sudah mengetahui secara garis besar siapa dia yang sesungguhnya. Tapi tetap saja, masih ada beberapa misteri besar yang masih belum terpecahkan dalam dirinya.

"Terserah kau saja, sekarang jelaskan padaku tempat apa ini?" tanya Xiao Lang.

"Sebenarnya ini adalah makam hamba yang mulia, tapi hamba sengaja menciptakan sosok penjaga agar tidak ada yang berani mengganggu makam ini" ucap pria tersebut.

"Memangnya apa yang kau sembunyikan di sini?" tanya Xiao Lang.

"Hamba hanya meninggalkan beberapa sumberdaya sampah yang tidak berarti yang mulia, sebelum hamba mati, hamba sempat berniat untuk memberikan sumberdaya tersebut kepada yang mulia, namun hamba sadar, bahwa semua itu hanyalah sampah di mata yang mulia dan kemudian hamba menyimpannya di sini" jawab pria tua tersebut.

"Apa aku boleh melihatnya?"

Xiao Lang terlihat senang ketika mendengar kata 'sumberdaya', walaupun pria tua itu berkata bahwa sumberdaya tersebut hanyalah sampah dan tidak berarti, tapi Xiao Lang sangat yakin bahwa sumberdaya tersebut akan sangat berguna baginya.

Lagipula, bagaimana mungkin sesosok roh dengan tingkat kultivasi yang telah berada ranah Immortal God tahap awal mau menyimpan sampah? Mungkin saja, dia mengatakan semua itu hanya untuk mengelabui Xiao Lang, tapi Xiao Lang bukanlah orang yang mudah percaya begitu saja.

"Dengan senang hati yang mulia" ucap roh pria tua tersebut.

Setelahnya, roh pria tua tersebut langsung berdiri dan melayang menuju ke ujung ruangan besar tersebut, yang mana di sana terdapat sebuah kotak peti mati yang terlihat sangat mewah, bahkan ukiran dan hiasan pada peti mati tersebut dilapisi dengan emas dan berlian.

Roh pria tua tersebut kemudian meletakkan tangannya pada peti mati tersebut, lalu membacakan sesuatu yang tidak bisa dimengerti oleh Xiao Lang.

Tidak lama kemudian, dinding ruangan yang berada di depan roh pria tua tersebut, tiba-tiba saja bergetar dan terbelah menjadi dua, lalu bergeser kesamping dan menampilkan sebuah jalan rahasia yang menuju ke ruangan yang lainnya.

"Mari ikuti saya yang mulia" ajak roh pria tua tersebut.

Lin Feng hanya mengangguk pelan, kemudian mengikuti roh pria tua tersebut masuk ke pintu rahasia yang telah terbuka, namun setelah masuk beberapa langkah, roh pria tua tersebut langsung menghentikan gerakan Xiao Lang.

Setelah itu, roh pria tua tersebut langsung membacakan sebuah mantra aneh, yang berguna untuk menonaktifkan semua jebakan yang telah ia siapkan di sana. Ketika melihat apa yang sedang dilakukan oleh roh pria tua itu, Xiao Lang menjadi semakin yakin, jika sumberdaya yang ia sembunyikan, bukalah sumberdaya yang tidak berguna.

Kalau memang semua sumberdaya itu hanya sampah yang tidak berguna, lalu kenapa roh pria tua tersebut sampai menciptakan seorang penjaga yang sangat kuat? Bahkan, rohnya sendiri yang mengensalikan penjaga tersebut. Dan kenapa dia memasang banyak sekali jebakan pada lorong yang ada dibalik pintu rahasia? Apakah semua itu ia ciptakan hanya untuk melindungi sampah? Benar-benar tidak mungkin!

Terpopuler

Comments

@rt

@rt

hihihi...bener juga ya 😜😜

2024-10-19

0

Galon Poca

Galon Poca

/Facepalm//Determined//Determined/

2024-10-12

0

Harman LokeST

Harman LokeST

foooooikkkuuuuuuuuuosssssssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssss Xiao Lang untuk meningkatkan kultivasimu yang lebih tinggi lagi

2024-03-07

0

lihat semua
Episodes
1 Ch-01. Alam ilahi
2 Ch-02. Ujian yang berat
3 Ch-03. Roh alam
4 Ch-04. Ziran
5 Ch-05. Menuju kota dewa
6 Ch-06. Masalah pertama di alam ilahi 1
7 Ch-07. Masalah pertama di alam ilahi 2
8 Ch-08. Masalah pertama di alam ilahi 3
9 Ch-09. Masalah pertama di alam ilahi 4
10 Ch-10. Masalah pertama di alam ilahi 5
11 Ch-11. Kedatangan tiga dewa
12 Ch-12. Menghadapi tiga dewa
13 Ch-13. Kabar buruk!
14 Ch-14. Melakukan perjalanan
15 Ch-15. Menuju dunia dewa kuno
16 Ch-16. Dunia dewa kuno 1
17 Ch-17. Dunia dewa kuno 2
18 Ch-18. Dunia dewa kuno 3
19 Ch-19. Dunia dewa kuno 4
20 Ch-20. Dunia dewa kuno 5
21 Ch-21. Dunia dewa kuno 6
22 Ch-22. Dunia dewa kuno 7
23 Ch-23. Dunia dewa kuno 8
24 Ch-24. Dunia dewa kuno 9
25 Ch-25. Dunia dewa kuno 10
26 Ch-26. Dunia dewa kuno 11
27 Ch-27. Kekhawatiran Shen Dian
28 Ch-28. Menjelajah dengan bebas
29 Ch-29. Bangsa naga
30 Ch-30. tantangan untuk duel
31 Ch-31. Kalah sebelum bertanding
32 Ch-32. Bersatunya bangsa hewan suci
33 Ch-33. Kekhawatiran Luo Li
34 Ch-34. Memburu klan Xiao
35 Ch-35. Ling-Ling
36 Ch-36. Bencana petir suci
37 Ch-37. Immortal God!
38 Ch-38. Penguasa yang sesungguhnya
39 Ch-39. Kerajaan hewan suci
40 Ch-40. Mencari artefak
41 Ch-41. Artefak ditemukan
42 Ch-42. Keluar dari dunia dewa kuno
43 Ch-43. Xiao Ling Yun
44 Ch-44. Syarat Shen Huo Liang
45 Ch-45. Keputusan sang penguasa.
46 Ch-46. Menghancurkan segel
47 Ch-47. Pindah ke dunia dewa kuno
48 Ch-48. Menghancurkan formasi
49 Ch-49. Menghancurkan formasi II
50 Ch-50. Formasi ilusi jiwa
51 Ch-51. Hadiah yang luar biasa
52 Ch-52. Menemui Xiao Lang
53 Ch-53. Hadiah untuk Xiao Ling Yun
54 Ch-54. Melatih pasukan 1
55 Ch-55. Melatih pasukan 2
56 Ch-56. Melatih pasukan 3
57 Ch-57. Melatih pasukan 4
58 Ch-58. Melatih pasukan 5
59 Ch-59. Melatih pasukan 6
60 Ch-60. Mengungkap misteri
61 Ch-61. Pemandangan indah
62 Ch-62. Melawan roh angin
63 Ch-63. Mencari tempat berburu
64 Ch-64. Serangan bangsa iblis 1
65 Ch-65. Serangan bangsa iblis 2
66 Pengumuman.
67 Ch-66. Berita buruk dari Xiao Gang.
68 Ch-67. Kembali ke benua bintang
69 Ch-68. Keadaan kekaisaran Zhou
70 Ch-69. Dunia kecil Xiao
71 Ch-70. Guan Yu
72 Ch-71. Melakukan perjalanan
73 Ch-72. Klan Xiao diserang!
74 Ch-73. Kau belum berpengalaman!
75 Ch-74. Kebohongan Guan Yu
76 Ch-75. Siapa dia sebenarnya?
77 Ch-76. Iblis yang menyamar, lagi?!
78 Ch-77. Kedatangan pasukan dewa
79 Ch-78. Tentu saja, tidak!
80 Ch-79. Manusia ular
81 Ch-80. Dunia kegelapan, kerajaan manusia ular
82 Ch-81. Tombak naga & zirah naga
83 Ch-82. Sosok Xiao Lang
84 Ch-83. Tiba di kerajaan bangsa iblis
85 Ch-84. Apa kau marah?
86 Ch-85. Ledakan dahsyat
87 Ch-86. Bayangan hitam
88 Ch-87. Alarm palsu
89 Ch-88. Bendera merah peperangan
90 Ch-89. Kabut hitam
91 Ch-90. Return of the lord of darkness
92 Ch-91. Awal mula kekacauan besar
93 Ch-92. Iblis bertopeng dewa!
94 Ch-93. Xiao Lang Vs Shen Dian
95 Ch-94. Shen Dian, mati!
96 Ch-95. Kesepakatan
97 Ch-96. Hadiah
98 Ch-97. Kelicikan lima penguasa
99 Ch-98. Misi Xiao Guang 1
100 Ch-99. Misi Xiao Guang 2
101 Ch-100. Misi Xiao Guang 3
102 Ch-101. Misi Xiao Guang 4
103 Ch-102. Gerbang dunia dewa kuno
104 Ch-103. Kebohongan Xiao Lang
105 Ch-104. Diam dan Perhatikan!
106 Ch-105. Rasa takut!
107 Ch-106. Kegelisahan penguasa kegelapan
108 Ch-107. Permintaan Luo Li
109 Ch-108. Perang terakhir 1
110 Ch-109. Perang terakhir 2
111 Ch-110. Perang terakhir 3
112 Ch-111. Perang terakhir 4
113 Ch-112. Perang terakhir 5
114 Ch-113. Perang terakhir 6
115 Ch-114. Perang terakhir 7
116 Ch-115. Perang terakhir 8
117 Ch-116. Pertarungan penentu (1)
118 Ch-117. Pertarungan penentu (2)
119 Ch-118. Pertarungan penentu (3)
120 Ch-119. Akhir dari segalanya
121 Ch-120. Dewa Bintang
122 Ch-121. Sumpah Shen Huo Yuan
123 Ch-122. Calon lima penguasa yang baru
124 Ch-123. Pengganggu!
125 Ch-124. Kekhawatiran Shen Huo Yuan.
126 Ch-125. Tiba di dunia kecil Xiao
127 Ch-126. Nostalgia Xiao Lang dan Luo Li
128 Ch-127. Apa yang sebenarnya terjadi?
129 Ch-128. Ziran berulah lagi!
130 Ch-129. Bertemu guru
131 Ch-130. Alam Roh
132 Ch-131. Penguasa alam roh
133 Ch-132. Kecurigaan Xiao Lang
134 Ch-133. Bertemu Ziran
135 Ch-134. Masa lalu Ziran.
136 Ch-135. Ambisi Ziran
137 Ch-136. Jingshe.
138 Ch-137. Xiao Lang Vs Ziran (I)
139 Ch-138. Xiao Lang Vs Ziran (II)
140 Ch-139. Xiao Lang Vs Ziran (III)
141 Ch-140. Anugerah Sang Maha Dewa (End)
142 Terima kasih
Episodes

Updated 142 Episodes

1
Ch-01. Alam ilahi
2
Ch-02. Ujian yang berat
3
Ch-03. Roh alam
4
Ch-04. Ziran
5
Ch-05. Menuju kota dewa
6
Ch-06. Masalah pertama di alam ilahi 1
7
Ch-07. Masalah pertama di alam ilahi 2
8
Ch-08. Masalah pertama di alam ilahi 3
9
Ch-09. Masalah pertama di alam ilahi 4
10
Ch-10. Masalah pertama di alam ilahi 5
11
Ch-11. Kedatangan tiga dewa
12
Ch-12. Menghadapi tiga dewa
13
Ch-13. Kabar buruk!
14
Ch-14. Melakukan perjalanan
15
Ch-15. Menuju dunia dewa kuno
16
Ch-16. Dunia dewa kuno 1
17
Ch-17. Dunia dewa kuno 2
18
Ch-18. Dunia dewa kuno 3
19
Ch-19. Dunia dewa kuno 4
20
Ch-20. Dunia dewa kuno 5
21
Ch-21. Dunia dewa kuno 6
22
Ch-22. Dunia dewa kuno 7
23
Ch-23. Dunia dewa kuno 8
24
Ch-24. Dunia dewa kuno 9
25
Ch-25. Dunia dewa kuno 10
26
Ch-26. Dunia dewa kuno 11
27
Ch-27. Kekhawatiran Shen Dian
28
Ch-28. Menjelajah dengan bebas
29
Ch-29. Bangsa naga
30
Ch-30. tantangan untuk duel
31
Ch-31. Kalah sebelum bertanding
32
Ch-32. Bersatunya bangsa hewan suci
33
Ch-33. Kekhawatiran Luo Li
34
Ch-34. Memburu klan Xiao
35
Ch-35. Ling-Ling
36
Ch-36. Bencana petir suci
37
Ch-37. Immortal God!
38
Ch-38. Penguasa yang sesungguhnya
39
Ch-39. Kerajaan hewan suci
40
Ch-40. Mencari artefak
41
Ch-41. Artefak ditemukan
42
Ch-42. Keluar dari dunia dewa kuno
43
Ch-43. Xiao Ling Yun
44
Ch-44. Syarat Shen Huo Liang
45
Ch-45. Keputusan sang penguasa.
46
Ch-46. Menghancurkan segel
47
Ch-47. Pindah ke dunia dewa kuno
48
Ch-48. Menghancurkan formasi
49
Ch-49. Menghancurkan formasi II
50
Ch-50. Formasi ilusi jiwa
51
Ch-51. Hadiah yang luar biasa
52
Ch-52. Menemui Xiao Lang
53
Ch-53. Hadiah untuk Xiao Ling Yun
54
Ch-54. Melatih pasukan 1
55
Ch-55. Melatih pasukan 2
56
Ch-56. Melatih pasukan 3
57
Ch-57. Melatih pasukan 4
58
Ch-58. Melatih pasukan 5
59
Ch-59. Melatih pasukan 6
60
Ch-60. Mengungkap misteri
61
Ch-61. Pemandangan indah
62
Ch-62. Melawan roh angin
63
Ch-63. Mencari tempat berburu
64
Ch-64. Serangan bangsa iblis 1
65
Ch-65. Serangan bangsa iblis 2
66
Pengumuman.
67
Ch-66. Berita buruk dari Xiao Gang.
68
Ch-67. Kembali ke benua bintang
69
Ch-68. Keadaan kekaisaran Zhou
70
Ch-69. Dunia kecil Xiao
71
Ch-70. Guan Yu
72
Ch-71. Melakukan perjalanan
73
Ch-72. Klan Xiao diserang!
74
Ch-73. Kau belum berpengalaman!
75
Ch-74. Kebohongan Guan Yu
76
Ch-75. Siapa dia sebenarnya?
77
Ch-76. Iblis yang menyamar, lagi?!
78
Ch-77. Kedatangan pasukan dewa
79
Ch-78. Tentu saja, tidak!
80
Ch-79. Manusia ular
81
Ch-80. Dunia kegelapan, kerajaan manusia ular
82
Ch-81. Tombak naga & zirah naga
83
Ch-82. Sosok Xiao Lang
84
Ch-83. Tiba di kerajaan bangsa iblis
85
Ch-84. Apa kau marah?
86
Ch-85. Ledakan dahsyat
87
Ch-86. Bayangan hitam
88
Ch-87. Alarm palsu
89
Ch-88. Bendera merah peperangan
90
Ch-89. Kabut hitam
91
Ch-90. Return of the lord of darkness
92
Ch-91. Awal mula kekacauan besar
93
Ch-92. Iblis bertopeng dewa!
94
Ch-93. Xiao Lang Vs Shen Dian
95
Ch-94. Shen Dian, mati!
96
Ch-95. Kesepakatan
97
Ch-96. Hadiah
98
Ch-97. Kelicikan lima penguasa
99
Ch-98. Misi Xiao Guang 1
100
Ch-99. Misi Xiao Guang 2
101
Ch-100. Misi Xiao Guang 3
102
Ch-101. Misi Xiao Guang 4
103
Ch-102. Gerbang dunia dewa kuno
104
Ch-103. Kebohongan Xiao Lang
105
Ch-104. Diam dan Perhatikan!
106
Ch-105. Rasa takut!
107
Ch-106. Kegelisahan penguasa kegelapan
108
Ch-107. Permintaan Luo Li
109
Ch-108. Perang terakhir 1
110
Ch-109. Perang terakhir 2
111
Ch-110. Perang terakhir 3
112
Ch-111. Perang terakhir 4
113
Ch-112. Perang terakhir 5
114
Ch-113. Perang terakhir 6
115
Ch-114. Perang terakhir 7
116
Ch-115. Perang terakhir 8
117
Ch-116. Pertarungan penentu (1)
118
Ch-117. Pertarungan penentu (2)
119
Ch-118. Pertarungan penentu (3)
120
Ch-119. Akhir dari segalanya
121
Ch-120. Dewa Bintang
122
Ch-121. Sumpah Shen Huo Yuan
123
Ch-122. Calon lima penguasa yang baru
124
Ch-123. Pengganggu!
125
Ch-124. Kekhawatiran Shen Huo Yuan.
126
Ch-125. Tiba di dunia kecil Xiao
127
Ch-126. Nostalgia Xiao Lang dan Luo Li
128
Ch-127. Apa yang sebenarnya terjadi?
129
Ch-128. Ziran berulah lagi!
130
Ch-129. Bertemu guru
131
Ch-130. Alam Roh
132
Ch-131. Penguasa alam roh
133
Ch-132. Kecurigaan Xiao Lang
134
Ch-133. Bertemu Ziran
135
Ch-134. Masa lalu Ziran.
136
Ch-135. Ambisi Ziran
137
Ch-136. Jingshe.
138
Ch-137. Xiao Lang Vs Ziran (I)
139
Ch-138. Xiao Lang Vs Ziran (II)
140
Ch-139. Xiao Lang Vs Ziran (III)
141
Ch-140. Anugerah Sang Maha Dewa (End)
142
Terima kasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!