Xiao Lang kemudian berdiri dan menepuk-nepuk pelan pakaiannya yang kotor karena debu. Lalu setelahnya, Xiao Lang langsung melangkahkan kakinya mengikuti arah lorong tersebut yang akan membawanya entah kemana, setelah beberapa menit menyusuri lorong, Xiao Lang akhirnya sampai di sebuah raungan yang benar-benar sangat besar.
Tepat ketika langkah kaki Xiao Lang menapak pada lantai ruangan besar tersebut, puluhan obor yang tertempel di dinding ruangan langsung menyala dengan sendirinya, tidak hanya itu saja, lantai ruangan yang ada di hadapan Xiao Lang juga langsung bergetar secara tiba-tiba, kemudian muncul lingkaran sihir diatasnya.
Beberapa saat kemudian, dari lingkaran sihir berwarna ungu dengan ukuran yang cukup besar tersebut, keluar sesosok patung raksasa dengan armor besi yang menutupi seluruh bagian tubuhnya, serta pedang besar yang tertancap di hadapannya.
Xiao Lang sama sekali tidak kaget dengan kemunculan patung tersebut, justru hanya menghela nafas panjang seolah-olah dia sudah mengetahui apa uang akan terjadi selanjutnya. Bahkan Xiao Lang sampai merasa ragu bahwa sosok di depannya adalah sebuah patung, bisa saja itu adalah prajurit penjaga ruangan tersebut, terlebih lagi dengan armor yang menutupi seluruh bagian tubuhnya.
"Manusia, berani sekali kau menginjakkan kakimu di kuburan dewa agung ini!"
Suara tersebut menggema di seluruh ruangan, bahkan suara tersebut sampai membuat seluruh ruangan bergetar, tapi Xiao Lang tetap tenang dan hanya memfokuskan pandangannya pada patung raksasa di hadapannya, karena suara tersebut berasal dari patung itu.
"Kuburan dewa agung? Mungkinkah aku akan menemukan sesuatu yang menarik di sini?" Xiao Lang bertanya dalam hatinya, sambil menunjukkan senyuman yang aneh.
"Tidak ada seorangpun yang bisa lolos setelah menapakkan kakinya di kuburan dewa agung, begitu juga dengan dirimu, manusia hina. Kau harus mendapatkan hukuman yang berat!" ujar patung raksasa tersebut.
"Siapa yang kau panggil manusia hina, bukankah kau jauh lebih hina karena bekerja sebagai anjing penjaga makam?" Xiao Lang menghina patung raksasa tersebut secara terang-terangan.
"..."
Patung raksasa tersebut hanya diam di tempatnya dan tidak menjawab ataupun merespon perkataan Xiao Lang, hingga beberapa saat kemudian, kedua tangan patung tersebut tiba-tiba saja bergerak dan meraih pedang besar yang tertancap di hadapannya, dengan sekali tarikan yang tidak terlalu kuat, pedang besar tersebut telah berhasil dicabut dari tempatnya.
Setelah itu, patung raksasa tersebut langsung bergerak mendekati Xiao Lang yang masih berdiri dengan tenang, ketika patung raksasa tersebut telah berada di hadapan Xiao Lang, ia langsung mengayunkan pedang besarnya untuk menyerang Xiao Lang.
"Aku sudah mendapatkan banyak kesialan hari ini. Setidaknya, kau jangan membuat kesialan ku bertambah, patung sialan!"
Xiao Lang yang sudah sangat kesal kemudian melompat dengan kekuatan penuh, hanya dalam sekejap mata, Xiao Lang sudah berada tepat didepan wajah patung tersebut yang juga di tutupi oleh armor kepala. Setelah itu, Xiao Lang langsung menyerang kepala patung tersebut dengan tinjunya.
DHUAAR!!
Ledakan yang cukup besar terjadi dan suaranya menggema di ruangan tersebut, ketika pukulan keras Xiao Lang menghantam kepala patung raksasa tersebut dan membuatnya hancur berkeping-keping. Namun sesaat setelah kepalanya hancur, sesuatu yang aneh tiba-tiba saja terjadi, dimana setiap kepingan kepala patung yang telah hancur, bergerak kembali ke posisinya semula dan kemudian menyatu lagi.
Tidak lama setelah kepala patung tersebut menjadi utuh lagi, ia kemudian melanjutkan serangannya yang sempat tertunda karena Xiao Lang menghancurkan kepalanya. Namun sayangnya, serangan tersebut tidak berhasil mengenai Xiao Lang, sebab Xiao Lang sudah lebih dulu menghancurkan tangannya yang memegang pedang.
Akan tetapi, kejadian yang sama terulang kembali, tangan patung yang telah hancur berkeping-keping, kembali menyatu seperti sediakala, seolah-olah tangan tersebut tidak pernah dihancurkan sama sekali.
"Kemampuan regenerasi yang sangat hebat" gumam Xiao Lang dalam hatinya.
Kebanyakan kultivator akan langsung bergidik ketika mengetahui fakta bahwa lawan yang mereka hadapi ternyata memiliki kemampuan regenerasi yang luar biasa, tapi tidak dengan Xiao Lang, dia justru nampak biasa saja dengan ekspresi wajah datar, seakan-akan telah mengetahui sejak awal bahwa lawannya memang memiliki kemampuan tersebut.
"Manusia hina, seharusnya kau takut terhadap keberadaan immortal dengan kekuatan mutlak sepertiku!" ucap patung raksasa tersebut.
Xiao Lang mengerutkan alisnya ketika mendengar pernyataan patung raksasa tersebut, lalu tertawa dengan keras. "Hahahaha! Apa kau tidak terlalu percaya diri mengatakan semua itu? Keberadaan Immortal dan kekuatan mutlak mana yang kau sebutkan?" tanya Xiao Lang, kemudian melanjutkan tawanya.
Xiao Lang kemudian mencoba menahan dirinya agar tidak tertawa lagi, setelah benar-benar bisa mengontrol dirinya, Xiao Lang melanjutkan perkataannya. "Karena kau membahas kekuatan mutlak, maka akan aku tunjukkan, apa itu kekuatan mutlak yang sesungguhnya!"
Setelah itu, Xiao Lang langsung melepaskan aura kekuatan bintang dan tidak menahannya sedikitpun, seketika itu juga, seluruh ruangan langsung bergetar ketika merasakan aura kekuatan bintang yang dilepaskan oleh Xiao Lang, bahkan seluruh dunia dewa kuno ikut bergetar karenanya.
Semua orang yang sebelumnya datang ke dunia kuno tiba-tiba saja dikagetkan dengan getaran tersebut, mereka semua bahkan merasakan tekanan aura yang sangat luar biasa. Tapi anehnya, tidak ada seorangpun dari mereka yang mengetahui darimana aura itu berasal.
Patung raksasa yang semula berdiri dengan sombong di hadapan Xiao Lang, tiba-tiba saja bergerak mundur setelah merasakan aura kekuatan bintang menerpa tubuhnya, bahkan bisa dilihat dengan sangat jelas tubuh patung tersebut juga ikut gemetaran.
"Kekuatan absolute yang hanya dimiliki oleh seorang penguasa yang sesungguhnya. Maafkan kebodohan hamba yang mulia, hamba benar-benar tidak menyadari sosok agung yang mulia" ucap patung tersebut sambil berlutut dengan satu kaki.
"Siapa kau sebenarnya?!" tanya Xiao Lang sinis.
Meskipun agak terkejut dengan perubahan sikap yang ditunjukkan oleh patung raksasa tersebut, namun Xiao Lang tetap menunjukkan sikap tenang dan santai seperti tidak terjadi apa-apa.
Beberapa saat kemudian, dari tubuh patung tersebut keluar sesosok jiwa yang menyerupai orang tua, lalu jiwa pria tua tersebut melayang menghampiri Xiao Lang, kemudian berlutut di hadapannya, sementara patung raksasa sebelumnya, langsung hancur menjadi debu.
"Yang mulia, hamba adalah kaisar dunia dewa kuno, yang merupakan pelayan setia anda" ucap pria tua tersebut.
"Pelayan setia? Apa maksudmu?" tanya Xiao Lang kebingungan.
"Mungkin yang mulia sudah melupakan hamba yang hanya sesosok jiwa tanpa tubuh, tapi hamba benar-benar tidak bisa melupakan aura tuan yang sangat mendominasi, bahkan jika penampilan tuan sudah berubah sepenuhnya" ucap pria tua tersebut.
Xiao Lang menggaruk kepalanya karena kesal, dia benar-benar tidak mengerti sedikitpun dengan perkataan pria tua tersebut, seorang pelayan setia? Xiao Lang benar-benar tidak ingat jika dia pernah memiliki pelayan setia, terlebih lagi dia adalah orang tua yang seharusnya dihormati.
Pada akhirnya, masih terlalu banyak misteri yang tersimpan di dalam diri Xiao Lang, meskipun dia sudah mengetahui secara garis besar siapa dia yang sesungguhnya. Tapi tetap saja, masih ada beberapa misteri besar yang masih belum terpecahkan dalam dirinya.
"Terserah kau saja, sekarang jelaskan padaku tempat apa ini?" tanya Xiao Lang.
"Sebenarnya ini adalah makam hamba yang mulia, tapi hamba sengaja menciptakan sosok penjaga agar tidak ada yang berani mengganggu makam ini" ucap pria tersebut.
"Memangnya apa yang kau sembunyikan di sini?" tanya Xiao Lang.
"Hamba hanya meninggalkan beberapa sumberdaya sampah yang tidak berarti yang mulia, sebelum hamba mati, hamba sempat berniat untuk memberikan sumberdaya tersebut kepada yang mulia, namun hamba sadar, bahwa semua itu hanyalah sampah di mata yang mulia dan kemudian hamba menyimpannya di sini" jawab pria tua tersebut.
"Apa aku boleh melihatnya?"
Xiao Lang terlihat senang ketika mendengar kata 'sumberdaya', walaupun pria tua itu berkata bahwa sumberdaya tersebut hanyalah sampah dan tidak berarti, tapi Xiao Lang sangat yakin bahwa sumberdaya tersebut akan sangat berguna baginya.
Lagipula, bagaimana mungkin sesosok roh dengan tingkat kultivasi yang telah berada ranah Immortal God tahap awal mau menyimpan sampah? Mungkin saja, dia mengatakan semua itu hanya untuk mengelabui Xiao Lang, tapi Xiao Lang bukanlah orang yang mudah percaya begitu saja.
"Dengan senang hati yang mulia" ucap roh pria tua tersebut.
Setelahnya, roh pria tua tersebut langsung berdiri dan melayang menuju ke ujung ruangan besar tersebut, yang mana di sana terdapat sebuah kotak peti mati yang terlihat sangat mewah, bahkan ukiran dan hiasan pada peti mati tersebut dilapisi dengan emas dan berlian.
Roh pria tua tersebut kemudian meletakkan tangannya pada peti mati tersebut, lalu membacakan sesuatu yang tidak bisa dimengerti oleh Xiao Lang.
Tidak lama kemudian, dinding ruangan yang berada di depan roh pria tua tersebut, tiba-tiba saja bergetar dan terbelah menjadi dua, lalu bergeser kesamping dan menampilkan sebuah jalan rahasia yang menuju ke ruangan yang lainnya.
"Mari ikuti saya yang mulia" ajak roh pria tua tersebut.
Lin Feng hanya mengangguk pelan, kemudian mengikuti roh pria tua tersebut masuk ke pintu rahasia yang telah terbuka, namun setelah masuk beberapa langkah, roh pria tua tersebut langsung menghentikan gerakan Xiao Lang.
Setelah itu, roh pria tua tersebut langsung membacakan sebuah mantra aneh, yang berguna untuk menonaktifkan semua jebakan yang telah ia siapkan di sana. Ketika melihat apa yang sedang dilakukan oleh roh pria tua itu, Xiao Lang menjadi semakin yakin, jika sumberdaya yang ia sembunyikan, bukalah sumberdaya yang tidak berguna.
Kalau memang semua sumberdaya itu hanya sampah yang tidak berguna, lalu kenapa roh pria tua tersebut sampai menciptakan seorang penjaga yang sangat kuat? Bahkan, rohnya sendiri yang mengensalikan penjaga tersebut. Dan kenapa dia memasang banyak sekali jebakan pada lorong yang ada dibalik pintu rahasia? Apakah semua itu ia ciptakan hanya untuk melindungi sampah? Benar-benar tidak mungkin!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments
@rt
hihihi...bener juga ya 😜😜
2024-10-19
0
Galon Poca
/Facepalm//Determined//Determined/
2024-10-12
0
Harman LokeST
foooooikkkuuuuuuuuuosssssssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssss Xiao Lang untuk meningkatkan kultivasimu yang lebih tinggi lagi
2024-03-07
0