Alicia jelas terbelalak kaget saat sadar siapa yang ada di atas tubuhnya.
"Kak?"
Dia berusaha melepas dirinya, berusaha merontah dan mendorong tubuh Lincoln yang sudah menguasai dirinya.
"Apa yang kau lakukan kak? aku adik ipar mu"
jerit nya histeris.
Alicia jelas tidak percaya jika laki-laki itu setelah menikahi sang kakak nya tadi, seharusnya ini malam pertama mereka, tahu-tahu berada di dalam kamarnya, tubuh sang kakak ipar seperti bayi baru lahir yang belum di selimuti oleh apapun bahkan begitu juga dengan diri.
Alicia fikir kapan Lincoln melakukan nya?
Melihat Alicia merontah, Lincoln jelas mengencangkan pegangannya, menggenggam erat kedua tangan Alicia dengan tangan kiri nya, menaikkan nya ke posisi atas kepala Alicia, sedangkan tangan kanannya terus menyapu seluruh akses tubuh indah sang adik ipar , dan bibir nya jelas dengan gerakan rakus menyapu ariola di atas salah satu Dua benda menonjol sempurnah itu. Lidah nya menelisik dan menyapu nakal hingga membuat Alicia yang awalnya merontah kuat, seketika mengeluarkan suara mendayu bagai suara biola yang tergesek dengan sempurna.
Apalagi saat tangan kanan itu mulai meng absen setiap kulit halus bak porselen itulah, menyapu nakal di hingga ke bawah sana, bahkan sidik jari indah itu mencoba membenamkan dirinya didalam rawa tak berpenghuni namun terawat begitu indah dan rapi, menambah jeritan mendayu-dayu keluar dari bibir Alicia, meskipun dia berteriak tidak mau tapi respon tubuhnya jelas berkata lain, awalnya terasa begitu perih lalu berganti sesuatu yang terasa begitu aneh di dalam tubuh Alicia.
Ini sesuatu yang begitu baru bagi Alicia, dia belum pernah merasakan hal ini sebelumnya. Bagaimana Dua titik penting milik nya terus di mainkan secara sempurna, dimana di atas terus menyapu dan menyesap dengan sempurna sedang kan dibawah sana terus bermain hilir mudik tanpa kesudahan.
"No...no..kak"
Dia ingin menolah, tapi suara itu berubah menjadi begitu memalukan, seolah-olah berkata meminta untuk diteruskan, membuat wajah Alicia jelas memerah seketika.
"Meskipun kamu menolak nya, tapi tubuh mu berkata iya, sayang"
Lincoln berbisik di telinga Alicia, terdengar begitu aneh di balik telinga nya, apalagi saat tiba-tiba telinga tersapu dengan begitu lembut menghantarkan sebuah rasa panas dibalik wajah nya.
Alicia masih berusaha untuk melepaskan dirinya, tapi saat sapuan itu tiba di ceruk lehernya, menyesap dengan indah dan tangan sang kakak ipar dibawah sana terus hilir mudik mengabsen semua rawa, entah kenapa serasa sebuah aliran listrik menghantam Dirinya hingga ke puncak kepala, semakin sidik jari itu bergerak lincah semakin Alicia mengeluarkan suara-suara bak dentingan piano tanpa yang terus mempercepat tuts tuts indahnya, semakin lama dan cepat semakin terasa sesuatu ingin tumpah.
Dan tidak tahu apa, Alicia merasa aliran larva seolah-olah baru saja tumpah, dia baru akan menarik nafasnya, tiba-tiba sang kakak ipar kembali menautkan lips mereka dan jemari-jemari indahnya dikencangkan oleh Lincoln begitu saja, Alicia terkejut bukan main saat sesuatu dibawah sana memaksa menyeruak masuk, Alicia berusaha melepaskan diri tapi apalah daya tubuhnya jelas tidak sekuat tubuh laki-laki itu, hingga 3 kali hentakan sesuatu yang sangat menyakitkan menembus seluruh sel-sel tubuhnya dibawah sana, menyobek dengan kasar sesuatu yang telah terjaga hingga belasan tahun lamanya, Alicia jelas menjerit histeris, tapi sang kakak ipar dengan tampak tersenyum senang saat dapat merasakan sesuatu yang hangat terasa keluar dari bawah sana,dengan cepat Lincoln kembali menautkan lips mereka, menggenggam hangat jemarinya, beberapa kali mencoba mencium keningnya lembut.
"Ini tidak akan sakit lagi sayang, kau akan terbiasa"
Alicia menggenggam erat tangan Lincoln, air mata nya jelas tumpah, Lincoln dengan lembut mencium mata kiri dan kanannya dengan lembut.
"Kenapa kak? kenapa?"
Alicia menangis terisak sambil meringis.
"Aku mencintaimu, karena itu aku melakukan nya"
Bisikan Lincoln bagaikan rayuan maut seorang iblis, dia mengecup berkali-kali kening Alicia, membiarkan dibawah sana terbiasa, hingga akhirnya dia mulai bergerak lembut.
Alicia yang awalnya merasa sakit mulai terbiasa dan merasa sesuatu yang asing dan belum pernah dia rasakan dalam seumur hidup nya, menggelitik ujung perutnya hingga menciptakan rasa aneh persis seperti jutaan kupu-kupu yang terus memutar mengelilingi dirinya.
Bohong jika dia tidak menikmati nya, Lincoln begitu pandai membuat dia terlena dan terbuai, tapi kesedihan menghantam dirinya, dia telah merusak pernikahan sakral sang kakak, dia telah tidur dengan suami kakaknya.
Lincoln terus memompa dirinya, bergerak lembut dan menciptakan ke nik..matan tiada tara..Membawa Alicia melintasi waktu, memompa nya terus menerus hingga membawanya terbang ke langit cakrawala, berkali-kali suara alunan syahdu dari bibir Alicia keluar dengan indah, menambah kesenangan duniawi yang telah lama tidak laki-laki itu nikmati.
Semakin cepat dia bergerak, semakin Alicia berteriak histeris dan menggoda, hingga akhirnya satu kata sepakat menggelegar dahsyat dibawah sana, menumpahkan lahar mereka secara bersamaan sambil kedua tangan mereka kiri dan kanan saling bertaut dan menggenggam sempurna.
Alicia menangis pelan ketika sadar da telah melakukan dosa bersama sang kakak iparnya, Lincoln jelas tersenyum penuh kemenangan, mencium mata indah itu berkali-kali, mencium dagu, pipi, kening, hidung hingga berakhir di bibir gadis itu dengan penuh cinta.
"I love sayang"
satu bisikan lembut terdengar dibalik telinga Alicia hingga tubuh itu tertidur pulas memeluk dirinya.
Alicia jelas merasa jijik pada diri nya sendiri, dia juga merasa begitu berdosa karena telah mengkhianati kakaknya.
"Maafkan aku kak"
Lirih nya pelan.
Lincoln jelas tersenyum senang, masuk kedalam ceruk leher Alicia sambil bergumam pelan di dalam hati.
Kau milik ku seutuhnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
Bahari Sandra Puspita
ini paling yg dinikahi sebenarnya Alicia..
Emilia entah mau dibuat apa, mungkin hanya tameng untuk melindungi Alicia dr musuh2 Lincoln kah?
mari kita lanjut membaca.. masih baru part2 awal..
2024-10-26
0
Wati_esha
Lincoln .. apa yang kau rencanakan?
2023-06-28
1
Ayu Les Tari
terlalu banyak kata* lebay
2022-11-23
0