Saat Alicia terbangun di keesokan paginya, dia merasa cukup bingung karena tahu-tahu sudah berada di atas kasur empuk nan mewah, Alicia fikir semalam seharusnya dia tertidur di dalam bathtub mandi, apakah seseorang telah memindahkan diri nya? tapi siapa?
Saat dia sudah menyelesaikan ritual mandi paginya, dengan langkah cepat dia turun menuju ke lantai bawah, bukan kah kata nya papa dan mama nya akan datang pagi ini bersama Kakak perempuan nya.
Dilantai bawah Lincoln jelas telah duduk di atas kursi makan nya, menatap lusio dengan pandangan yang sulit di mengerti.
"Bisakah tuan hanya mengambil 1 putri kami?"
Lusio bertanya dengan perasaan was-was, mencoba untuk membuat negosiasi ulang dengan Lincoln.
Laki-laki itu mendengus cepat, sedikit mengejek.
Seorang wanita berusia lebih tua dari lusio duduk disamping Lincoln, dia tampak mulai melahap makanannya Secara perlahan.
"Jangan terlalu banyak bermimpi"
ucap Lincoln dengan wajah datar nya.
"Tapi tuan, putri bungsu kami masih terlalu polos"
Lusio bicara tampak sambil menundukkan kepalanya.
"Aku bersedia melakukan apapun, tapi jangan lakukan itu pada bungsu kami"
"Aku jelas suka dengan bocah yang masih polos, dibandingkan putri mu satu lagi yang begitu lincah dan cekatan"
Lusio jelas tidak begitu paham dengan perkataan Lincoln, yang dia harapkan saat ini Lincoln mau membebaskan sang bungsu sebelum terlanjur lebih jauh .
"Ohhh si cantik sudah datang kemari rupanya"
Wanita di samping Lincoln bicara saat melihat Alicia menuruni anak tangga satu persatu, dengan rona bahagia wanita itu meminta Alisia untuk duduk disampingnya.
Gadis kecil itu terlihat begitu indah dan anggun dipandang mata, dengan pakaian dress imut nya berjalan menuruni anak tangga satu persatu mendekati semua orang.
"Terima kasih nyonya"
Alicia bicara cepat, mencoba menyalami wanita itu.
"Boleh aku memeluk papa ku lebih dulu sebelum duduk?"
pamit nya pada wanita itu.
"Oh tentu saja"
Secepat kilat Alicia memeluk papa nya dengan rasa bahagia.
"Aku sangat merindukan mu, papa"
Lusio jelas ingin menangis menerima pelukan erat dari sang putri nya, dia memeluk erat tubuh sang putri dengan jutaan perasaan yang bercampur aduk menjadi satu.
"Katakan pada ku, dimana kakak dan mama?"
Alicia bertanya pada papanya, melepaskan pelukannya dengan cepat.
"Mengurus pernikahan di catatan sipil"
Jawab wanita tua itu pelan.
Alicia tampak mengerutkan dahinya.
"Dia adalah kakak ipar mu, sayang"
wanita tadi bicara sambil menatap dalam wajah Alicia, sejenak Alicia menoleh ke arah yang di tunjuk oleh wanita itu.
Dia fikir calon kakak iparnya memang begitu tampan, tapi terkesan sangat dingin dan angkuh.
"Kakak ipar tidak pergi juga?"
"Dia orang yang cukup sibuk"
papa nya bicara cepat, mencoba menyentuh wajah Alicia.
"Apa kau keberatan tinggal dengan mereka selama di Paris?"
"Ya?"
Alicia menaikkan ujung alisnya.
"Duduklah, kita akan menghabiskan sarapan lebih dulu, baru membicarakan nya"
ucap Lincoln dengan cepat.
Alicia baru tahu bagaimana suara sang kakak ipar, suara bariton nya cukup terdengar seksi, dia fikir kakak nya cukup pintar mencari suami.
"Hmmm"
Alicia hanya mengangguk pelan, duduk disamping dirinya wanita tadi dengan sejuta tanda tanya di hatinya, dia fikir kenapa suasana nya sangat tidak mengenakkan sekali.
"Berapa umur mu saat ini sayang?"
Alicia menoleh ke arah wanita tadi.
"18 tahun.. hm.."
dia Bingung harus memanggil wanita itu apa.
"Mama, kau bisa memanggil ku mama"
"Ya?"
"Aku adalah mama kakak ipar mu"
"Ah, iya mama"
ucap Alicia cepat sambil tersenyum.
Seketika mama Lincoln mengelus lembut kepala Alicia, sambil berkata lembut.
"Kau dan kakak mu Emilia benar-benar memiliki karakter yang berbanding terbalik, sayang"
"Ya?"
lagi-lagi Alicia mengerut kan keningnya,dia menatap ke arah mama Lincoln, tapi sejenak bola mata nya dan Lincoln bertemu tanpa sengaja, bagi Alicia tatapan Lincoln pada nya jelas terasa begitu aneh, seolah-olah laki-laki itu ingin menelanjangi diri nya saat ini juga.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
Wati_esha
Oooh ada ibunya Lincoln disana, yang berarti tahu semua. Bahkan sudah menilai karakter kakak beradik itu.
2023-06-28
1
Annisa Rahma
masih penuh dengan misteri nih awal2 bab...
2023-02-02
0
Budiwati
penasaran thor
2022-07-03
0