Satu gadis muda berumur 25 tahun, pria kemarin dan seorang wanita paruh baya tampak duduk terdiam menundukkan kepala mereka saat menyadari siapa yang barusan datang kekediaman mereka.
"Tu..an"
Sang istri dari pria kemarin, istri tuan Lusio tampak bicara dengan nada tercekat, dia fikir kenapa laki-laki dengan sejuta kekejaman nya tahu-tahu bertandang ke kediaman mereka? apakah ada hal darurat yang terjadi pada suaminya?.
Lincoln jelas tidak bergeming, berusaha memperhatikan gadis yang ada di hadapannya itu. Dia bisa menebak ini adalah putri tertua keluarga Lusio, sesuai dengan foto yang dilihatnya kemarin.
Aksen wajahnya cukup manis, tapi Lincoln jelas tahu, gadis itu pasti pandai menipu, bola matanya menyiratkan ketidak jujuran, saat menatap lawan selalu terlihat gelisah dalam berbicara, dia jelas terlihat seperti gadis yang pandai berkelit lidah.
Bahkan Lincoln berani menjamin gadis ini pasti sudah sering tidur dengan para kekasih nya, apa lagi Lincoln jelas sudah banyak tahu soal gadis itu sebelum nya.
"Siapa nama mu?"
Sang sekretaris Lincoln nona Maya bertanya pada gadis itu
"Emilia"
jawab gadis itu pelan, mencoba melirik ke arah Lincoln.
Lincoln mendengus pelan, seperti sedang mengejek.
Emilia fikir ternyata tuan Lincoln setampan ini, sebab banyak sekali gosip-gosip berkata betapa mengerikannya laki-laki itu. Gadis itu awalnya ber fikir Lincoln merupakan laki-laki tua, berkepala botak dengan perut buncitnya.
Tapi siapa sangka, wajah Lincoln jelas terlihat bak lukisan dewa Yunani yang terpahat begitu sempurna, garis rahang tajam nya Begitu luar biasa, bola mata indah nya bisa menggetarkan hati gadis manapun yang melihatnya. Bahkan bibir nya Begitu indah dipandang mata, ditambah tubuh kekar yang Emilia yakini bisa membuat puas gadis atau bahkan perempuan manapun yang menyentuhnya.
"Mari susun jadwal pernikahan nya"
sang sekretaris bicara Cepat.
"Ya?"
Nyonya lusio jelas membulat kan bola matanya.
"Apa maksudnya, pa?"
Dia menoleh ke arah suami nya.
Tidak ada Jawaban sama sekali.
Emilia jelas shok, dia fikir menikah?
menikah dengan taun MC Juan?
"Karena tuan Lincoln bukan orang yang punya banyak waktu senggang, kita akan membuat pernikahan nya di catatan sipil, setelah itu baru membawa nona Emilia kembali pulang ke kediaman MC Juan.
"Emilia kenapa kamu tidak menolaknya?"
Jelas saja nyoya lusio tampak panik, bagaimana bisa dia menyerahkan putri kesayangannya pada tuan MC Juan, siapa yang tidak kenal dengan kekejaman laki-laki itu, menyerahkan putri kesayangannya pada laki-laki itu sama dengan menghancurkan masa depan putri nya.
"Aku akan mengambil sesuai kesepakatan awal"
ujar Lincoln cepat, berdiri dari duduknya lantas berjalan meninggalkan semua orang, diikuti sang sekretaris dan pengawal nya.
"Pa maksudnya bagaimana?"
Emilia jelas terkejut.
"Maksud nya bagaimana? papa sudah menyepakati semuanya sejak awal?
Sang istri jelas ikut panik dan terkejut.
"perusahaan jelas tidak punya pilihan lain"
"Apa?"
jelas saja istri lusio panik, menangis histeris Seketika.
"Pa, bagaimana mungkin kita melepaskannya Emilia?"
"Kita tidak punya pilihan lain"
"Pa... dia putri kita, bagaimana dengan pertunangan nya?"
seketika tuan lusio menelan salivanya, dia menyerah kan putri nya seolah lupa jika putri nya sudah bertunangan dengan orang lain.
Saat tahu Lincoln menginginkan sang sulung istrinya se panik dan se histeris ini, Bahkan tuan Lincoln juga meminta si bungsu mereka, bagaimana cara dia menjelaskan pada istri nya nanti, bisa dia pastikan istri nya benar-benar akan shok berat dan entahlah.... lusio jelas tidak tahu harus bicara apa.
Seketika dia memijat keningnya berat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
Wati_esha
Lusio menjual kedua anak perempuannya demi tegaknya perusahaannya.
2023-06-28
1
Annisa Rahma
kayaknya kok terlalu banyak kata jelas ya..
jelas jelas jelas 🤣
2023-01-10
1
Neliyana
maaf,, aku baru mampirr mak...😁
2022-11-19
0