Selamat membaca...
“Jangan Nangis Fania, bicara sesuatu, gue mohon.... “ Reno mengiba dengan masih memeluk Fania, Little F nya. “ Jangan buat rasa bersalah gue bertambah. “
“Kak Renooo .... huuu.. huuu.... “ Tangis Fania pecah dalam pelukan Reno, membalas pelukan Reno dengan kedua tangan dipunggung Reno dan kepala diatas bahu sahabat lamanya itu. Memeluk dengan erat tanpa perduli dengan suara tangisnya yang keras dan air mata tak tertahan lagi. Sementara Reno masih tetap dalam posisinya memeluk Fania sambil sesekali membelai rambut Fania.
“Jangan benci gue ya ? tolong.... “ Masih mendekap tubuh Fania seraya membiarkan gadis kecilnya itu meluapkan perasaannya dalam tangisan. Karena sebenarnya Reno merasakan hatinya pun sama sedihnya.
Fania menggeleng sambil melepaskan pelukannya masih tertunduk dan mencoba menghapus air mata dengan tangannya.
“Terus kenapa masih ga mau liat gue gini? Ga kangen kah ? segitu bencinya?.“ Ucap Reno lirih.
“Engga Kak ..... “ Fania mengangkat kepalanya mencoba memandang wajah Reno yang dihadapan wajahnya .
“Gue ga benci, ga bakal bisa benci. Gue kangen kak ..... Gue takut ini Cuma mimpi.“ Gadis itu terisak lagi kini menutup wajah dengan kedua tangannya.
“Hey , liat sini.“ Reno membuka kedua tangan Fania yang menutupi wajah gadis tomboy nya itu. “Liat gue, ini bukan mimpi dan gue juga berharap ini nyata, Fan.“
Sementara Ara terlihat ikut meneteskan air matanya, saat melihat suami dan sahabat kecilnya melepas rindu
setelah 6 tahun. Tanpa ada rasa cemburu dalam hatinya ,meski melihat suaminya memeluk wanita lain dihadapannya.
Karna Ara paham betapa selama ini Reno begitu kehilangan sosok Fania, gadis kecilnya yang Tomboy dan gadis itu lebih dulu memiliki tempat berarti di hati Reno sebelum dirinya walau dengan perasaan sayang yang berbeda.
“Akhirnya ya bisa ketemu lagi .... “ Ucap Ara seraya mendekati Fania dan Reno. Membuat Fania kini merasa kikuk.
"Maaf kak Ara .... “ Sadar kalo tadi Fania meluk suami orang.
“Engga apa-apa kok Fania, kamu kan meluk kakak kamu sendiri . Masa aku marah sih?."
Menghapus air matanya dan air mata Fania sembari merengkuh bahu suaminya dengan lembut. Ara tersenyum lega.
“Sini kamu peluk aku juga, aku kan kakak ipar kamu berarti. “
Tanpa berpikir, Fania langsung memeluk Ara. Baik banget kak Ara ini pikirnya. Dah lah Cantik paripurna, hatinya kayak ibu peri pula.
Reno kemudian berdiri disamping Ara dan mengelus kepala Fania dan juga tersenyum pada istrinya. Menunjukkan kelegaan yang hanya Ara bisa pahami.
“Dah ah, jangan sedih sedihan gini, melow aku tuh . Luntur tar make up kamu Fania.“ Ucap Ara coba berguyon.
“Water prof Kak.“
Ara dan Reno terkekeh mendengar perkataan Fania.
“Ya udah kalian silahkan ngobrol dulu, aku ke dalem bentar ya.“ Ucap Ara seraya mengendorkan lalu melepaskan pelukannya perlahan.
***
Ara masuk ke dalam Ballroom dan menghampiri John yang sedang terlihat masih asik ngobrol dengan teman-teman mereka dan grup band Fania beserta manajernya.
“Permisi, boleh pinjem John sebentar.“ Menghampiri kursi dimana John duduk dan mengisyaratkan laki-laki itu mengikutinya sedikit menjauh dari tempatnya sekarang. Sementara kak Rita celingak celinguk mencari Fania setelah melihat Ara.
“Ada apa Ra? Reno mana?.“ Tanya John merasa aneh
“Masih di balkon sama Fania.“ Jawab Ara
“Kenapa Ra? ada yang ga beres?. “ Tanya John lagi.
“Ga apa-apa, Reno sama gue mungkin agak sedikit lama disini. Lo kalo mau balik duluan ga papa."
“Kenapa sih?. Ada masalah ?. Jangan bilang Vokalis yang namanya Fania itu godain laki lu terus lu bertiga ribut di balkon, gitu ?!. “ Ucap John.
“ Gila. Ya Enggak lah.“ Ucap Ara. “Sebenarnya Fania itu .. Cewek tomboi yang selama ini kita cari. “
“WHAT?! Seriously?!. (APA?! Beneran?!). “ Pekik John dengan muka terkejutnya
“Biasa aja itu muka kali.“ Ucap Ara santai. Dan selanjutnya Ara menceritakan semua yang terjadi di balkon pada John. John sendiri tau gadis tomboi yang dimaksud karna John adalah sahabat Reno dan Ara yang juga ikut membantu mencari keberadaan Fania selama ini.
“Kebetulan yang wow sekali.“ Ucap John setelah Ara bercerita
“Alhamdulillah Gadis yang hilang udah ketemu sekarang.“
***
To be continue .....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 347 Episodes
Comments
Sandisalbiah
ikutan newek padahal udah bolak balik baca.. hah..
2025-02-06
0
Afkar Mafaza
jadi terharu sama pertemuan mereka
2022-11-29
0
kanjengprewty_
wah cerita yang menarik!
2021-06-19
1