Selamat Membaca ...
- - -
- - -
Flash back on
“Hm ....permisi kak, sori nih, mau nanya deh kalo mau naek angkot lewat mana ya? ..“ tanya seorang gadis tomboi kepada seorang cowok yang gantengnya Masya Allah dengan gayanya yang cool abis, di sebuah lobi Mal daerah Jakarta.
Sambil melirik dan memperhatikan gadis yang bertanya padanya. “Angkot?” tanya si cowok itu balik.
“Iya angkot , itu loh angkutan umum. Soalnya tadi kayaknya masuk ga lewat pintu ini , jadi bingung deh,” tanya si gadis tomboi lagi sambil memperhatikan cowok yang ia tanya. 'Masa angkot aje ga tau?' batin si Tomboy.
“Wah maaf saya kurang tahu juga ya kalo soal naek angkot.” Cowok itu menjawab dengan santai.
“Yah.... mmm......ya udah deh makasih kak.” Ucap si gadis tomboi. 'Orkay ye kayaknya sih.' Si Tomboy membatin lagi.
“Eh tunggu kamu.” Panggil si cowok ganteng saat si cewek tomboi berbalik.
“Ya?” Cewek tomboi itu pun seketika menoleh.
“Kamu emang mau kemana naek angkot?” tanya si cowok ganteng itu.
“Mau pulang lah kak. “ Jawab si cewe tomboi itu lagi. 'Masa mau nyuci.' Batin si Tomboy nyeletuk lagi.
“Iya paham, mau pulang ke daerah mana?.“ Tanya si cowok itu lagi.
“Daerah Jakarta Pusat Kak. Eh ya udah kak, saya permisi dulu ya. Mau coba ke pintu yang satunya lagi,” jawab si Tomboy.
“Eh tunggu, kamu bareng saya saja kalau gitu.” Cowok itu menawarkan sang cewe tomboi untuk ikut bareng dia pulang.
“Hah? seriusan nih kak?" tanya si tomboi tak percaya.
“Iya. Yuk itu mobil saya udah dateng.” Si cowok menunjuk Mobil yang kala itu sudah berhenti di depan lobby dimana dia berdiri.
Tapi si gadis malah bergeming dan menatapnya dengan curiga. Saat itu dia berpikir baru kenal tapi udah nawarin buat kasih tumpangan, perlu di waspadai apa enggak ya. 'Eh, tapi ....'
“Tenang aja, saya bukan orang jahat. Jangan mikir yang ga baik," ucap si cowok itu lagi dengan wajah ganteng yang datar namun tulus.
Sampai akhirnya sang gadis tomboi yang bertanya itu pun mengangguk untuk ikut ke mobil si cowok. Dan sampai dalam mobil keduanya masih terdiam untuk beberapa saat.
“Jakarta Pusatnya sebelah mana?. Kamu beritahu supir saya alamat jelasnya.” ucap si cowok memecah keheningan.
“Oh iya Kak." Kemudian si gadis tomboi itu bicara pada supir si cowok, memberitahukan alamat beserta patokan jalannya. Dan si supir pun mengangguk.
“Baik Non, saya tahu daerah situ.” Ucap pak Supirnya sopan.
“Terima kasih ya Pak.“ Sahut si tomboi juga dengan sopan pada Pak Supir.
Setelah itu suasana dalam mobil hening kembali tanpa ada yang bicara. Sampai akhirnya sang supir menginjak rem dengan halus dan bicara. “Sudah sampai Non.“
“Oh iya Pak” Ucap sang gadis sambil bergegas turun, namun sebelumnya ia tidak lupa berterima kasih pada si cowok yang baik hati itu. “Makasih ya Kak sebelumnya. Ma kasih buat tumpangannya . Kakak udah cakep bae pula.” Sambil nyengir.
“Iya sama sama. Lain kali jangan pergi sendirian jauh jauh. Ngomong ngomong nama kamu siapa?" tanya si cogan sesaat sebelum si tomboi itu keluar dari mobilnya.
“Oh iya ya, Kakak juga namanya siapa?.” Si tomboi malah bertanya balik.
“Orang kalau ditanya itu, jangan nanya balik. Ga sopan.” Ujar si cowok sambil geleng geleng kepala dengan pelan
“Hehe, maaf kak,” ucap si gadis tomboi. “Aku Fania Kak." Mengulurkan tangannya pada si cowok.
“Reno.” Ucap si Kakak cowok tampan dan baik hati, sambil menjabat tangan si gadis tomboy.
“Bay Kak Reno n makasih.”
Si tomboi Fania kemudian turun dan berdiri sambil melambai ke arah mobil sesaat sebelum mobil Reno bergerak pergi.
Setelah mobil Reno berlalu dari hadapan Fania, gadis itu pun berjalan menuju rumahnya melalui gang yang terhubung dengan jalan besar tempat dia turun dari mobil Reno tadi.
Tanpa diduga, keduanya bertemu kembali di sebuah toko buku besar dan keduanya masih saling mengenali sampai
akhirnya Reno dan Fania jadi akrab karena Reno menganggap Fania seperti seorang adik yang tak pernah ia miliki, sebab Reno adalah anak tunggal.
Fania pun merasa, Reno seperti abang yang juga tidak ia miliki karna ia sendiri adalah anak sulung . Reno sangat baik dan perhatian pada Fania.
Dan persahabatan mereka terjalin dengan begitu akrabnya seperti kakak dan adik kandung betulan, sampai akhirnya Reno harus pergi untuk melanjutkan pendidikannya di London.
Flashback Off
✨
Malam minggunya si jomblo Fania, hampir selalu tidak jauh berbeda seperti malam minggu yang selama ini dia lalui.
Tanpa kencan atau sekedar kongkow cantik di Coffee Shop. Fania terlalu sibuk mencari pundi - pundi demi sekarung berlian. Dan seperti biasa dia dan Bandnya punya jadwal manggung reguler.
🎶
Ternyata tak ada yang namanya sahabat
Dari tak bisa (Dari tak bisa) kini ku bisa terima
Semua hanyalah sekedar sahabat
Tapi bukan dalam arti yang sesungguhnya, sesungguhnya
🎶
Lantunan lagu melow dari seorang gadis manis berkulit putih. namun berwajah eksotis dan bersih, dengan suara yang merdu pastinya. Mengiringi asiknya malam minggu para pengunjung salah satu cafe di Jakarta. Menemani Mereka yang sedang menikmati malam minggu bersama pasangan atau teman teman di kafe tersebut.
Tepuk tangan kembali terdengar setelah Fania menyelesaikan sebuah lagu dengan suara merdunya. Gambaran bahwa para penonton atau pengunjung Kafe tersebut merasa puas atas penampilan Fania barusan.
“Okay, para tamu sekalian. Kiranya seperti biasa ada yang mau request lagu atau ikut nyanyi bareng kita diatas sini, silahkan aja ya. Ditunggu requestnya ya?” Ucap Fania setelah menyelesaikan lagunya. “So, sambil tunggu request atau partisipan, satu lagu lagi buat anda semua yang ada disini.“
Fania kemudian menyanyikan satu buah lagu lagi sambil menunggu permintaan lagu yang biasanya mereka terima untuk dinyanyikan.
🎶
Come on, come on, turn the radio on
It's Friday night, and it won't be long
Gotta do my hair, put my make-up on
It's Friday night, and it won't be long
-Cheap Thrills by Sia-
🎶
Membawa para pengunjung cafe menggangguk kan kepala mereka, yang menandakan bahwa mereka menikmati lagu tersebut. Perform hari itu berjalan dengan lancar seperti perform - perform Fania dan bandnya di setiap penampilan mereka. Membuat sang manajer band sibuk mengatur jadwal untuk band yang diurusnya.
✨✨✨
To be Continue ...
Dukung Author dan Novel nya Yah. Thank you
Jangan lupa add ke favorit jika syuka
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 347 Episodes
Comments
Bzaa
oooh kirain teman sekolah...
2024-04-01
0
Nurwana
kira kira spa ya yg disukai oleh fania....????
2022-09-28
0
Nindira
Thor Return my Love
mampir nih dengan meninggalkan jejak membawa 5 like
2021-05-01
2