KLIK IKON LOVE JIKA SYUKA, DAN MASUKKAN KE DAFTAR PERPUSTAKAAN KAKAK - KAKAK YANG BLAEM - BLAEM YAAH...
TERIMA KASIH
**************
Selamat membaca...
Saat Ara sedang berbicara dengan John di sudut yang berbeda dalam Ballroom, disaat yang sama Vivi mengajak kak Rita bicara.
"Kak, Fania dari tadi ga kelar-kelar di balkon“ Ucap Vivi pada Kak Rita.
“ Ho oh. “ Sahut Kak Rita.
“Dih malah Ho oh doang. Kita pulang kapan nih?. Ngantuk aku tau“ Ucap Vivi lagi.
“ Gue mah terserah lu pada aja ."
“ Eh iya, tadi kan Kania ke balkon sama Nyonya Ara, nah itu orangnya ke dalem. Trus tadi kayaknya lakinya nyusul deh. Berarti si Fania lagi ngobrol berduaan ama lakinya Nyonya Ara ya?. “
“Terus elu mau gibahin temen lu sendiri gitu?“ Timpal Kak Rita.
“ Ish, nie orang suud’zon aje . Coba diliat noh anaknya lagi ngapain di balkon. Tuh , Nyonya Ara kayaknya ngobrol serius ama John “. Ujar Vivi sambil mengkode ke arah Ara dan John yang lagi bicara dengan gerakan kepalanya ,
diikuti mata kak Rita yang melihat kearah yang Vivi maksud. “ Berarti kan Fania di balkon sama tuan Reno “. Tambah Vivi.
“ Iya ya, tuh anak betah banget ga kedinginan apa ?. “ Celetuk Kak Rita.
“ Ya udah makanya liatin gih. Kalo ada apa - apa kan tanggung jawab lo Ka. " Vivi mengingatkan Ka Rita.
Kak Rita beranjak dari tempat duduknya bermaksud menghampiri Fania di balkon, selain kepo dia juga mau ajak Fania pulang.
Tanpa Kak Rita sadari Ara juga sedang melangkah ke arahnya. “ Mba Rita. “ Panggil Ara
“ Ya ?. Nyonya Ara. “ Kak Rita menjawab dengan tersenyum.
“ Mba Rita mau menyusul Fania ya? . “
“Eh i-tu iya. Udah pada mau pamit ini“
“ Oke deh sebentar aku bilangin Fania ya “ . Ara berjalan menuju arah balkon, tapi sebelum Ara sampai di balkon Reno dan Fania sudah muncul lebih dulu.
“ Nah , itu Fania.“ Tunjuk Ara
Kak Rita langsung menoleh searah dengan jari Ara. Memperhatikan wajah Fania yang sembab.
'Kayak abis nangis tuh anak'. Batin Kak Rita. 'Kenapa ya?'
****
Ada pemandangan yang aneh dimata mereka yang masih tersisa di Ballroom, saat Reno dan Fania masuk dari arah balkon. Gimana ga aneh sih, karna tangan Reno ada di bahu Fania dan Fania sesekali tersenyum ke arah laki-laki tampan itu. Bahkan Reno sesekali mengelus kepala Fania.
Mereka yang ada disitu benar-benar kepo dalam hati masing-masing, hanya saja mereka rada sungkan saat mau bertanya. Mereka melihat ke arah Fania dan Reno, kemudian ke arah Ara yang juga melihat ke arah sang vokalis dan suaminya. Takut Ara ga senang gitu, tapi ternyata wajah Ara terlihat biasa aja bahkan tersenyum dan senyumnya itu memang terlihat tulus ga dibuat-buat. Ah makin kepo aja mereka
“ Kak Rita....” Fania menghampiri manajernya yang keliatan bingung.
“ Fania? Loe ga pa-pa?.” Tanya kak Rita karna dia melihat mata Fania yang sembab.
“Ga apa apa koq kak" Jawab Fania pada Kak Rita.
“Kamu kayak abis nangis Fan?.”
“I-itu....” Belum sempat Fania meneruskan kalimatnya, Reno sudah duluan menyela.
“Nanti Fania bisa cerita.” Ucap Reno pada kak Rita. “Sekarang ada baiknya kita semua pulang dan istirahat.”
Ara menghampiri suaminya dan melingkarkan tangan pada pinggang Reno dan Reno juga melingkarkan tangannya pada pinggang Ara. *Ah *Mesranya...
“Ya udah yuk kita balik Fan, si Vivi juga dah ngantuk tuh kayaknya” Ucap kak Rita lagi sambil menunjuk ke arah Vivi yang memang sudah terlihat agak letih dan sayu.
“ Yuk ah.” Sahut Fania. “Kak Reno, Kak Ara , Aku duluan yah.”
“Kamu ga mau ikut kita aja Fan?.” Bujuk Ara pada Fania
“Engga ka Ara, ma kasih banget. Ga mau ngerepotin ah. " Fania menolak dengan halus.
“Mana ada repot si Fan?.” Reno kembali membelai rambut Fania masih dengan merengkuh pinggang Ara dengan tangan yang satunya. Mau dong dibelai..
“Iya nih Fania , masih sungkan aja.” Ara menimpali perkataan suaminya.
Sementara itu kak Rita masih berusaha mencerna dalam otaknya tentang apa yang terjadi antara Fania, Reno
dan Ara.
“Ya udah Kak Reno, Kak Ara. Gue balik dulu.”
“Lo pulang sama siapa, Little F ?.” Tanya Reno.
'Little F?' Batin Kak Rita
“Nih sama kak Rita n kak Vivi. Hari ini aku nginep di apartemen kak Rita bareng kak Vivi.”
“Oh ya udah kalo gitu, lo hati-hati. Mba Rita, malam ini saya titip adik saya ya.” Ucap Reno lagi sambil menitipkan Fania pada Kak Rita.
' Ade??.' Makin bingung lagi deh kak Rita . “Iya siap Tuan." Kemudian kak Rita beserta rombongan pamit pada Reno, Ara, John dan teman-teman mereka.
**
To be continue ....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 347 Episodes
Comments
Della Annisa
penasaran deh
2021-07-18
1
Siti Chotijah
yg satunya siapa yah selain Reno kan ada 2 sahabat laki2nya
2021-04-27
2