"Vi..." panggil Andri. Ia merasa khawatir saat melihat Levia memegang dadanya.
Levia menoleh dan memaksakan senyum kecil. “Aku gak apa-apa. Cuma agak tegang lihat hujannya.”
Andri mengurangi kecepatan kendaraan. “Kalau kamu gak nyaman, kita bisa berhenti sebentar.”
“Gak perlu," Levia menggeleng. "Jalan aja pelan-pelan.”
Andri mengangguk.
Levia kembali menatap ke luar jendela. Ia tidak tahu bahwa beberapa jam sebelumnya, di tempat lain, seorang pria yang selama berbulan-bulan hanya bisa melihatnya melalui layar ponsel akhirnya menginjakkan kaki di Indonesia.
***
Taksi yang ditumpangi Vandra akhirnya berhenti di depan rumahnya. Setelah turun dari taksi ia berlari kecil menuju pintu.
Begitu pintu rumah terbuka, perempuan yang selama berbulan-bulan hanya bisa ia dengar suaranya dan lihat wajahnya melalui layar ponsel langsung memeluknya.
“Akhirnya kamu pulang.”
Vandra tersenyum dan membalas pelukan itu. “Iya, Bu.”
Ratih kemudian melepaskan pelukan dan memandangi wajah dan rambut putranya yang sedikit basah oleh air hujan. “Kamu kelihatan lebih kurus.”
Vandra terkekeh. “Ibu ini, tetap saja itu yang pertama diperhatiin.”
“Memangnya Ibu harus memerhatikan apa?”
Vandra tertawa kecil. Untuk beberapa saat, ia hanya berdiri di sana menikmati kehangatan rumah yang sudah lama tidak didatanginya.
Namun setelah beberapa saat berbincang, ibunya akhirnya bertanya, “Levia tahu kamu sudah sampai?”
Senyum Vandra perlahan memudar. Tangannya yang hendak meraih gelas di atas meja berhenti. “Belum.”
Ratih mengernyit. “Kenapa belum mengabari istrimu?”
Vandra menunduk. Karena ia tidak tahu apakah Levia masih menganggap kepulangannya sebagai kabar yang patut ditunggu.
Dulu, ia begitu ingin segera pulang untuk menyelesaikan semuanya. Sekarang, setelah benar-benar kembali ke tanah air, ia justru tidak tahu harus mengatakan apa kepada istrinya.
Ratih menggeleng pelan. "Kamu masih berniat menceraikan istrimu?"
Vandra masih belum juga memberikan jawaban. Pertanyaan itu sederhana, tetapi kali ini i…
Transmigrasi Menjadi Istri Gendut Sang Kapten
70. Bukan Karena Kamu Berubah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 133 Episodes
Comments
mery harwati
Vandra Vandra, kalo tau kau tidak suka dicintai Levia dengan cara dikekang, diskusikan dari hati ke hati, bukan malh semakin menjauhi Levia, gimana sih Vandra, pangkat aja kapten, harusnya pandai kan berkomunikasi? Paham? Bukan hanya komunikasi sama bawahan & atasan, tapi sama istrimu Vandra, aneh malah memilih menjauhi istri & lebih menuruti opini temen² di kesatuan 🤕
2026-08-26
1
Anitha
Lihat nanti saja Pas kalian bertemu bagaimana kelutusan Levia nanti
2026-08-26
1
abimasta
semoga levia tidak bertemu lagi dengan vandra
2026-08-26
1