16. Yang Datang Karena Khawatir

Levia menggenggam ponsel sedikit lebih erat. "Bu..."

"Ibu cuma mau minta maaf." Suara Ratih terdengar semakin lirih. "Ibu gagal menjaga rumah tangga kalian. Sebagai ibu Vandra... Ibu juga merasa ikut bersalah."

Levia menggeleng pelan, meski Ratih tidak bisa melihatnya. "Jangan bilang begitu, Bu."

Ratih tersenyum tipis. "Kamu istirahat yang banyak, ya, Via."

"Iya, Bu."

"Kalau begitu Ibu tutup dulu teleponnya."

"Baik. Semoga Ibu cepat sembuh."

"Terima kasih, Nak."

Sambungan telepon pun terputus.

Setelah percakapan melalui telepon berakhir, Levia masih menatap layar ponselnya beberapa saat.

Vivian mengingat kembali nada bicara Ratih yang beberapa kali terputus karena menahan batuk. Napasnya juga terdengar lebih berat dari biasanya. Semakin dipikirkan, perasaannya justru semakin tidak tenang.

"Apa benar cuma kecapekan?" batinnya. Jangan-jangan Ibu nyembunyiin sesuatu."

Perasaan tidak tenang akhirnya membuatnya turun ke ruang keluarga.

Bram yang sedang membaca koran langsung mengangkat kepala. "Via?"

Levia menghampirinya. "Yah... boleh aku ke rumah Ibu Ratih?"

Bram menutup korannya perlahan. "Ratih?"

Levia mengangguk. "Tadi beliau telepon. Suaranya kedengaran sakit. Aku jadi kepikiran."

Bram memerhatikan putrinya beberapa saat. Ia tahu benar bagaimana hubungan Ratih dan Levia.

Di tengah rumah tangga yang berantakan, Ratih tetap memperlakukan Levia seperti anak kandungnya sendiri.

"Kalau kamu memang khawatir, pergilah."

"Terima kasih, Yah."

"Biar Ayah antar."

Levia tersenyum lalu menggeleng pelan. "Gak usah. Rumahnya juga gak jauh. Aku masih ingat jalannya."

Bram masih tampak ragu. "Yakin?"

"Iya."

"Kalau begitu hati-hati."

"Iya, Yah."

Bram mengangguk pelan. "Kalau ada apa-apa, langsung telepon Ayah."

Levia tersenyum hangat. "Pasti."

 

Sekitar dua puluh menit kemudian, mobil yang dikendarai Levia berhenti di depan rumah keluarga Jayasena.

Rumah itu tidak semegah kediaman keluarga Gultom. Namun tetap terasa hangat dan terawat.

Untuk sesaat Levia hanya duduk di balik kemudi.…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

anonim

anonim

Levia jadi kepikiran dengan kondisi kesehatan Ratih. Levia minta izin Ayahnya untuk ke rumah Ibu Ratih.

Levia sudah sampai di rumah Ratih. Pelayan yang membukakan pintu.

Levia yang datang, Ratih mengira Vandra yang sudah pulang.

Ratih tidak menyangka kalau Levia datang.

Bukan karena Vandra, Levia datang. Tapi karena mengkhawatirkan Ratih.

2026-09-11

1

LibraGirls

LibraGirls

Apa aku juga haris kayak levia ya berenti mengejar sessorang yang tidak pernah menoleh???? jujur cape hati cape perasan cape pikiran 🙈 ngerasa waktu jomblo hidup ku tenang banget gk ada drama gk ada konflik 😔 aku juga salah menujar stts ku selama ini yang udah tenang dgn sebuah hunungan akhir nya main perasaan jd begini 🤦‍♀️ mau si akhiri masih sayang dia nya juga nggak mau di akhirin jalanin baru 5 bulan tapi berasa 5 thn 🙊

2026-08-08

2

isnaini naini

isnaini naini

thor mellow nih..aq jd tringat almrhm ibu ku...🥹

2026-08-07

2

lihat semua
Episodes
1 1. Tenggelam, Lalu Menjadi Gendut
2 2. Hidup Sebagai Levia
3 3. Levia yang Berbeda
4 4. Misi Mengubah Takdir
5 5. Senyum Penuh Kepalsuan
6 6. Firasat Seorang Ibu
7 7. Sebelum Keberangkatan
8 8. Di Ambang Perpisahan
9 9. Orang Asing di Ruang Tamu
10 10. Satu Tahun untuk Berubah
11 11. Kekhawatiran Seorang Ayah
12 12.Tatapan yang Telah Hilang
13 13.Masakan Pertama Levia
14 14. Masakan Penuh Kasih Sayang
15 15. Perubahan yang Tak Lagi Bisa Disembunyikan
16 16. Yang Datang Karena Khawatir
17 17. Malam yang Tak Terduga
18 18. Perubahan yang Membuatnya Ragu
19 19. Perubahan yang Membuatnya Bimbang
20 20. Saat Hati Mulai Takut Kehilangan
21 21. Dulu, Bukan Sekarang
22 22. Dulu Kau Mengejarku, Kini Aku Menunggumu
23 23. Kembali Menjadi Putri Ayah.
24 24. Niat Baik yang Palsu
25 25. Musuh yang Selama Ini Dipercaya.
26 26. Ketika Mimpi Mendapat Restu
27 27. Ayah yang Selalu Ada
28 28. Dulu Mengejar, Kini Dicari
29 29. Dulu Diabaikan, Kini Dirindukan
30 30. Ketika Vandra Mulai Bertanya
31 31. Bukan Lagi Perempuan yang Dulu
32 32. Ketika Orang Lain Melihat Kesempatan
33 33. Ketika Kesempatan Itu Kembali
34 34. Jangan Sampai Menyesal
35 35. Satu Telepon Setelah Tujuh Bulan.
36 36. Ketika Perhatian Berbalik Arah
37 37. Sesuatu yang Seharusnya Tak Ditemukan
38 38. Batas yang Mengubah Segalanya
39 39. Di Balik Ancaman yang Mendekat
40 40. Ketika Dia Tak Lagi Menunggu
41 41. Jarak yang Mulai Terasa
42 42. Ketika Rasa Penasaran Mulai Tumbuh
43 43. Yang Ingin Bebas, Kini Takut Kehilangan.
44 44. Ketika Brenda Mulai Diperhitungkan
45 45. Langkah Baru, Ancaman Lama
46 46. Peluang Baru dan Kecurigaan Lama
47 47. Gerak-Gerik yang Mulai Terbaca
48 48. Bukan Hanya Soal Kontrak
49 49. Di Balik Perubahan Levia
50 50. Foto yang Mengundang Curiga
51 51. Ketika Orang Lain Mulai Melihat Nilainya
52 52. Dulu Ingin Pergi, Kini Takut Kehilangan
53 53. Masih Istriku
54 54. Perubahan yang Mulai Terlihat
55 55. Keraguan yang Terucap
56 56. Mulai Tertinggal
57 57. Sweet memories
58 58. Kesempatan yang Ditunggu
59 59. Ketika Kecurigaan Menjadi Bukti
60 60. Pertanyaan yang Terlambat
61 61. Saat Ia Tak Lagi Menunggu
62 62. Saat Kepercayaan Memiliki Batas
63 63. Nama yang Mulai Diperhitungkan
64 64. Posisi yang Pernah Kutinggalkan.
65 65. Aku yang Mulai Tertinggal
66 66. Yang Kubenci Bukan Dirimu
67 67. Bukan Lagi Saingan yang Sama
68 68. Dulu Menunggumu, Kini Menunggu Jawabanmu
69 69. Kepulangan Sang Kapten
70 70. Bukan Karena Kamu Berubah
71 71. Pulang ke Rumah Istri
72 72. Kepulangan yang Tak Sesuai Bayangan
73 73. Ketika Jarak Tak Lagi Menjadi Alasan
74 74. Tak Lagi Yakin
75 75. Kini Aku yang Takut Kehilangan
76 76. Menumbuhkan Keraguan
77 77. Peringatan
78 78. Jika Vandra Memilih Levia
79 79. Ketika Aku Tak Lagi Mengenalmu
80 80. Menjadi Suamimu
81 81. Ingin Pulang Sebagai Suami
82 82. Kenangan yang Membuatku Mengerti
83 83. Bukan Levia yang Dulu
84 84. Bukan Kembali, Tapi Memulai Lagi
85 85. Mengenalmu Kembali
86 86. Bukan Sekadar Kebetulan
87 87. Orang yang Merasa Berhak
88 88. Mungkin Aku yang Salah
89 89. Tidak Ada yang Ahli dalam Segalanya
90 90. Ketika Harapan Berubah Menjadi Obsesi
91 91. Mereka Tahu Kita Tahu
92 92. Demi Ibu
93 93. Bukan Orang yang Sama
94 94. Lebih Cocok dengan Siapa?
95 95. Jangan Biarkan Ketakutan Memilih
96 96. Kapten Juga Bisa Salah
97 97. Harga Sebuah Pilihan
98 98. Ketika Pilihan Diuji
99 99. Aku Memilih Istriku
100 100. Plan C
101 101. Jebakan yang Mulai Terbuka
102 102. Saat Naluri Mulai Bicara
103 103. Datang untuk Istrinya
104 104. Dalam Pelukan Sang Kapten
105 105. Umpan di Gerai Brenda
106 106.Jejak yang Mulai Terbuka
107 107. Pelarian yang Terlambat
108 108. Salah Memilih Lawan
109 109. Kebenaran Tidak Bisa Dihentikan
110 110. Jejak yang Tak Sempat Dihapus
111 111. Ketika Jabatan Tak Lagi Berarti.
112 112. Pertaruhan Seorang Ayah
113 113. Ketika Pengaruh Tak Lagi Cukup
114 114. Bukti Terakhir
115 115. Ketika Kekuasaan Mencari Celah.
116 116. Taruhan Sang Kapten
117 117. Kemenangan Kecil Sang Kapten
118 118. Ketika Kasus Menjadi Sorotan
119 119. Pelukan Sebelum Badai
120 120. Ketika Persidangan Dimulai
121 121. Alasan yang Belum Terungkap
122 122. Di Tengah Sorotan
123 123. Kartu Terakhir Sang Kapten
Episodes

Updated 123 Episodes

1
1. Tenggelam, Lalu Menjadi Gendut
2
2. Hidup Sebagai Levia
3
3. Levia yang Berbeda
4
4. Misi Mengubah Takdir
5
5. Senyum Penuh Kepalsuan
6
6. Firasat Seorang Ibu
7
7. Sebelum Keberangkatan
8
8. Di Ambang Perpisahan
9
9. Orang Asing di Ruang Tamu
10
10. Satu Tahun untuk Berubah
11
11. Kekhawatiran Seorang Ayah
12
12.Tatapan yang Telah Hilang
13
13.Masakan Pertama Levia
14
14. Masakan Penuh Kasih Sayang
15
15. Perubahan yang Tak Lagi Bisa Disembunyikan
16
16. Yang Datang Karena Khawatir
17
17. Malam yang Tak Terduga
18
18. Perubahan yang Membuatnya Ragu
19
19. Perubahan yang Membuatnya Bimbang
20
20. Saat Hati Mulai Takut Kehilangan
21
21. Dulu, Bukan Sekarang
22
22. Dulu Kau Mengejarku, Kini Aku Menunggumu
23
23. Kembali Menjadi Putri Ayah.
24
24. Niat Baik yang Palsu
25
25. Musuh yang Selama Ini Dipercaya.
26
26. Ketika Mimpi Mendapat Restu
27
27. Ayah yang Selalu Ada
28
28. Dulu Mengejar, Kini Dicari
29
29. Dulu Diabaikan, Kini Dirindukan
30
30. Ketika Vandra Mulai Bertanya
31
31. Bukan Lagi Perempuan yang Dulu
32
32. Ketika Orang Lain Melihat Kesempatan
33
33. Ketika Kesempatan Itu Kembali
34
34. Jangan Sampai Menyesal
35
35. Satu Telepon Setelah Tujuh Bulan.
36
36. Ketika Perhatian Berbalik Arah
37
37. Sesuatu yang Seharusnya Tak Ditemukan
38
38. Batas yang Mengubah Segalanya
39
39. Di Balik Ancaman yang Mendekat
40
40. Ketika Dia Tak Lagi Menunggu
41
41. Jarak yang Mulai Terasa
42
42. Ketika Rasa Penasaran Mulai Tumbuh
43
43. Yang Ingin Bebas, Kini Takut Kehilangan.
44
44. Ketika Brenda Mulai Diperhitungkan
45
45. Langkah Baru, Ancaman Lama
46
46. Peluang Baru dan Kecurigaan Lama
47
47. Gerak-Gerik yang Mulai Terbaca
48
48. Bukan Hanya Soal Kontrak
49
49. Di Balik Perubahan Levia
50
50. Foto yang Mengundang Curiga
51
51. Ketika Orang Lain Mulai Melihat Nilainya
52
52. Dulu Ingin Pergi, Kini Takut Kehilangan
53
53. Masih Istriku
54
54. Perubahan yang Mulai Terlihat
55
55. Keraguan yang Terucap
56
56. Mulai Tertinggal
57
57. Sweet memories
58
58. Kesempatan yang Ditunggu
59
59. Ketika Kecurigaan Menjadi Bukti
60
60. Pertanyaan yang Terlambat
61
61. Saat Ia Tak Lagi Menunggu
62
62. Saat Kepercayaan Memiliki Batas
63
63. Nama yang Mulai Diperhitungkan
64
64. Posisi yang Pernah Kutinggalkan.
65
65. Aku yang Mulai Tertinggal
66
66. Yang Kubenci Bukan Dirimu
67
67. Bukan Lagi Saingan yang Sama
68
68. Dulu Menunggumu, Kini Menunggu Jawabanmu
69
69. Kepulangan Sang Kapten
70
70. Bukan Karena Kamu Berubah
71
71. Pulang ke Rumah Istri
72
72. Kepulangan yang Tak Sesuai Bayangan
73
73. Ketika Jarak Tak Lagi Menjadi Alasan
74
74. Tak Lagi Yakin
75
75. Kini Aku yang Takut Kehilangan
76
76. Menumbuhkan Keraguan
77
77. Peringatan
78
78. Jika Vandra Memilih Levia
79
79. Ketika Aku Tak Lagi Mengenalmu
80
80. Menjadi Suamimu
81
81. Ingin Pulang Sebagai Suami
82
82. Kenangan yang Membuatku Mengerti
83
83. Bukan Levia yang Dulu
84
84. Bukan Kembali, Tapi Memulai Lagi
85
85. Mengenalmu Kembali
86
86. Bukan Sekadar Kebetulan
87
87. Orang yang Merasa Berhak
88
88. Mungkin Aku yang Salah
89
89. Tidak Ada yang Ahli dalam Segalanya
90
90. Ketika Harapan Berubah Menjadi Obsesi
91
91. Mereka Tahu Kita Tahu
92
92. Demi Ibu
93
93. Bukan Orang yang Sama
94
94. Lebih Cocok dengan Siapa?
95
95. Jangan Biarkan Ketakutan Memilih
96
96. Kapten Juga Bisa Salah
97
97. Harga Sebuah Pilihan
98
98. Ketika Pilihan Diuji
99
99. Aku Memilih Istriku
100
100. Plan C
101
101. Jebakan yang Mulai Terbuka
102
102. Saat Naluri Mulai Bicara
103
103. Datang untuk Istrinya
104
104. Dalam Pelukan Sang Kapten
105
105. Umpan di Gerai Brenda
106
106.Jejak yang Mulai Terbuka
107
107. Pelarian yang Terlambat
108
108. Salah Memilih Lawan
109
109. Kebenaran Tidak Bisa Dihentikan
110
110. Jejak yang Tak Sempat Dihapus
111
111. Ketika Jabatan Tak Lagi Berarti.
112
112. Pertaruhan Seorang Ayah
113
113. Ketika Pengaruh Tak Lagi Cukup
114
114. Bukti Terakhir
115
115. Ketika Kekuasaan Mencari Celah.
116
116. Taruhan Sang Kapten
117
117. Kemenangan Kecil Sang Kapten
118
118. Ketika Kasus Menjadi Sorotan
119
119. Pelukan Sebelum Badai
120
120. Ketika Persidangan Dimulai
121
121. Alasan yang Belum Terungkap
122
122. Di Tengah Sorotan
123
123. Kartu Terakhir Sang Kapten

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!