Beberapa minggu setelah kerja sama Brenda dan Mahesa Retail berjalan, Andri semakin sering bertemu Levia.
Pertemuan mereka tidak selalu berlangsung lama. Kadang hanya membahas laporan penjualan, evaluasi produk, atau perkembangan display di beberapa gerai.
Namun semakin sering berdiskusi, semakin Andri menyadari bahwa Levia bukan sekadar pemilik brand yang kebetulan memiliki kemampuan mendesain. Perempuan itu benar-benar memahami bisnis yang sedang dibangunnya.
Sore itu, mereka kembali duduk berhadapan di ruang meeting Brenda. Beberapa laporan penjualan terbuka di atas meja.
Andri menunjuk salah satu halaman. "Penjualan bulan ini cukup bagus. Kalau melihat angka ini, sebenarnya kita bisa meningkatkan jumlah produksi hampir dua kali lipat."
Levia menggeleng. "Saya gak mau."
Andri mengangkat wajah. "Kenapa?"
"Karena kapasitas produksi kita belum siap," jelas Levia.
Andri menyandarkan punggungnya. "Padahal permintaannya ada."
"Saya tahu." Levia membalik halaman laporan. "Tapi kalau kita memaksakan produksi dua kali lipat, kualitas bisa turun. Waktu pengiriman juga bisa terlambat."
Andri memerhatikan perempuan di depannya. "Saya semakin mengerti kenapa Anda menolak memperbesar produksi terlalu cepat."
Levia tersenyum tipis. "Saya ingin Brenda berkembang, bukan sekadar terlihat berkembang."
Andri terdiam sesaat. Kalimat itu sederhana, tetapi semakin sering bekerja sama dengan Levia, semakin ia memahami cara perempuan tersebut mengambil keputusan.
Levia tidak mudah tergoda oleh angka besar. Ia lebih memilih pertumbuhan yang bisa dipertahankan daripada mengejar keuntungan cepat.
"Kalau begitu, kita tingkatkan secara bertahap," ujar Andri. "Saya bisa bicara dengan tim retail agar target distribusinya disesuaikan dengan kemampuan produksi Brenda."
Levia mengangguk. "Itu akan sangat membantu."
Bibir Andri melengkung. "Saya akui, awalnya saya mengira Anda akan lebih agresif."
Levia mengangkat wajahnya. "Kenapa?"
"Karena perusahaan Anda sedang mendapat kesempatan besar." Andri…
Transmigrasi Menjadi Istri Gendut Sang Kapten
56. Mulai Tertinggal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 133 Episodes
Comments
Anitha
Bagaimana kamu mau tahu perkembangan Brenda Van....kamu dan Via berkomunikasi saja sangat jarang,bener kamu yang tertinggal🤣
Levia semakin Cantik dan langsing Punya Perusahaan sendiri,ku yakin Vandra tidak akan melepaskan Kevia🤣
2026-08-22
1
lin sya
levia fokus mengembangkan bisnis dan tingkatin skill, masalah jodoh yg ke 2 aj, biar gk ngusik karir lo, klo vandra layak mnjdi suami psti lambat laun akan bertahan💪
2026-08-22
2
mery harwati
Jadi ingat kisah Ayza, Kaisyaf, Fahri & Reza
Semoga sifatnya Adrian seperti Fahri & Kaisyaf tau batasan, jangan seperti sifat Reza yang = Vandra, 12 13 egoisnya 😛
2026-08-22
1