Ninis membuka map tersebut. Namun baru saja hendak mengambil lembar pertama—
KLEK.
Suara gagang pintu bergerak dari luar Ninis tersentak. Tangannya yang masih memegang map segera bergerak cepat menutupnya.
KRIEET
Pintu terbuka. Levia muncul di ambang pintu sambil membawa tas kerja. Wajahnya terlihat sedikit terburu-buru. "Aku ketinggalan satu desain."
Ninis langsung meletakkan map itu kembali ke tempat semula. "Desain?" tanyanya, berusaha terdengar santai.
"Iya." Levia menutup pintu di belakangnya. "Tadi aku bawa beberapa lembar ke ruang kerja Ayah. Ada satu yang ketinggalan di sini."
Ninis mengangguk. "Aku sedang merapikan kamar, Non."
Levia berjalan mendekati meja. Matanya menyapu permukaan meja, kemudian berhenti pada map yang baru saja ditutup Ninis. "Map ini kenapa?"
Ninis tersenyum. "Tadi aku lihat ada beberapa kertas yang agak berantakan, jadi aku mau merapikannya."
Levia menatapnya beberapa detik. "Begitu?"
"Iya, Non." Ninis tetap berusaha memasang wajah tenang.
Levia tidak langsung menjawab. Sejak mengetahui bagaimana Ninis selama ini memengaruhinya, ia tidak pernah lagi menganggap gerak-gerik gadis itu sebagai sesuatu yang bisa diabaikan. Apalagi sekarang ia menemukan Ninis berdiri tepat di depan meja tempat ia menyimpan desain.
Namun Levia tidak menunjukkan kecurigaannya. "Kalau begitu, kamu bisa lanjutkan besok."
Ninis mengerutkan kening. "Kenapa, Non?"
"Aku mau mencari sesuatu." Levia meletakkan tas bahunya. "Kamu kerjain yang lain aja dulu."
Ninis segera mengangguk. "Baik. Kalau begitu aku keluar dulu.".Ia hendak berjalan menuju pintu.
"Sebentar."
Suara Levia membuat Ninis berhenti.
Levia mengambil map yang tadi disentuhnya. "Yang ini biar aku yang rapikan."
Ninis menatap map itu sepersekian detik sebelum tersenyum. "Baik, Non."
Ia kemudian keluar dari kamar. Dalam hati menggerutu. "Sialan. Kenapa dia harus pulang mendadak sih?"
Begitu pintu tertutup, ekspresi Levia langsung berubah. Ia membuka map tersebut. Beberapa desain masih berada di tempatnya.
Transmigrasi Menjadi Istri Gendut Sang Kapten
38. Batas yang Mengubah Segalanya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 133 Episodes
Comments
anonim
Nah Levia datang karena ada satu desain yang ketinggalan.
Mana ada Levia membiarkan kertas-kertas berantakan. Ninis ketahuan bohongnya.
Levia sudah mulai waspada terhadap Ninis. Gerak-geriknya mencurigakan.
2026-09-21
1
Uthie
Bu Dahlia benar sekali 👍😡
2026-08-15
2
asih
penyakit iri sudah tumbuh Dari kecil makanya g pernah sadar siapa dirinya .. kalau mau merubah nasib ya usah yg baik nis jangan merebut Hal orang lain yg bukan milikmu Dan gak bakal JD milikmu
2026-08-15
2