Nay menghempas kasar tubuhnya di ranjang empuk itu, pikiran nya masih melayang pada kejadian dalam mobilnya barusan. kecupan dan hangat nya bibir Aldebaran masih terasa, perlahan-lahan Nay memejamkan mata sambil mengusap pelan bibirnya itu kembali. merasakan nikmatnya ciuman panas mereka.
"Kak Al kau telah memberikan ku sesuatu yang belum pernah kurasakan, dan perasaan ini juga sudah tidak menentu lagi. Aku harus bagaimana sekarang, padahal sebentar lagi kamu akan dijodohkan dengan kak Jessica, aku tidak boleh menyimpan rasa ini dan harus mencoba menghindar sebisa mungkin dari kak Aldebaran, aku tidak ingin Om dan Tante Sonya membenci ku nanti.
Aldebaran kembali ke kantor dengan perasaan yang begitu bahagia, padahal salah satu cabang perusahaan nya sedang bermasalah. semua karyawan diruangan rapat dadakan itu langsung menunduk takut melihat Al masuk dengan langkah panjang.
Aldebaran tidak mempedulikan tatapan heran dan sapaan karyawan nya, pikiran nya terus tertuju pada Nay, manis bibirnya dan hangat tubuh Nay masih terasa begitu nyata.
Ricky yang peka dengan tingkah bos mudanya itu, segera membisikkan sesuatu ditelinga Aldebaran
"Bos tolong jaga wibawa Anda, karena rapat akan segera dimulai"
"Berani sekali kamu berbicara kepada ku seperti itu, apa kamu ingin segera berhenti" menatap tajam kearah Ricky
"Bukan begitu bos, lihat lah tatapan peserta rapat lainnya, yang memandang heran melihat bos yang sering senyum sendiri, dan tidak fokus pada pertemuan penting kita ini" bisik Ricky kembali
Tindakan bos dan asisten yang saling bisik, membuat para peserta rapat bertambah heran, dan menjadi pusat perhatian peserta lainnya. sementara Aldebaran dan Ricky. mereka berdua juga ikut terbengong saat menoleh kedepan, melihat semua orang fokus menatap mereka berdua.
"He'he MMM" ucap Aldebaran
Membuat semua tersadar dan kembali fokus dengan laporan kerja masing-masing.
Berdasarkan hasil rapat Aldebaran memutuskan beberapa bulan ini Aldebaran akan terjun langsung menangi cabang Perusahaan yang bermasalah itu.
Sementara itu Nay tersenyum bangga dan senang karena berhasil menghindar dari Aldebaran beberapa hari ini, termasuk sudah mendapatkan tempat magang yang baru meskipun perusahaan itu tengah bermasalah.
Saat hendak melangkah masuk kerumah, langkah Nay terhenti melihat perdebatan antara Jessica dan Om Frans, Jessica bersikeras lebih memilih karier nya dan Jorge. sehingga membuat Om Frans marah besar dengan keputusan anaknya itu.
"Terserah kamu Jessica, papa tidak perduli lagi terhadap pilihan mu. karena sebagai orang tua papa telah melakukan tugas papa mendidik, membesar kan serta mencari calon suami yang terbaik. tapi kamu terus kembangkang, sekarang mau ditaruh dimana muka papa dihadapan keluarga besar Aldebaran, sekali lagi papa minta tolong kamu. pikirkan kembali ucapan papa. Aldebaran itu pengusaha besar Jesica" Om Frans berlalu meninggalkan Jesica yang masih menangis
Nay menghampiri Jessica, mereka pun berpelukan "Nay tolong bantu aku meluruskan permasalahan ini, bujuk Mama dan papa" ucap Jessica
"Baiklah kak, Nay akan coba bicara kepada mereka"
Perlahan Nay menghampiri Ruangan dimana Om Frans dan Tante Sonya terlibat pembicaraan yang sangat serius, dari expresi mereka yang terlibat seakan berdebat.
Nay membalikkan badannya kembali menuju kamar. dia akan mencari waktu yang tepat untuk membujuk mereka, agar membatalkan perjodohan kakak sepupunya, meskipun Nay tidak yakin Om dan Tante Sonya akan mendengar perkataan nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
Embunz Pagie
tmpat magang y kn ank perusahaan y al
2021-05-09
0
Noni Lia
thor ntu wastafel apa westlife ya....bacany keder ndiri dah
2021-03-25
0
Jumaeda
thor, brp si asistenny si Al, awal ada Rickie la skrng Arka..
2021-03-24
0