Nay sudah siap dengan segala aktivitas, selepas pulang kuliah Nay langsung melirik jam dipergelangan tangannya.
"Wah sudah siang sebaiknya aku bersiap untuk melamar kerja ke kafe yang kemaren"
Nay memoles wajah nya dengan bedak tipis dan sedikit lipsglos dibir mungil nya, dan membiarkan rambut panjang bergelombang nya tergerai. dengan sedikit menjepit dibagian poninya. penampilan Nay benar-benar cantik dan sederhana.
Suasana di kafe mewah ini terlihat ramai pengunjung mungkin karena sudah masuk jam makan siang, Nay mengayunkan langkah pelan mengapa ramah salah seorang pelayan kafe dan menanyakan tentang tujuan nya datang kesana.
Dengan ramah wanita pelayan cafe itu mengantarkan Nay menuju lantai dua ruangan Manager kafe. Nay menghirup nafas dalam-dalam mencoba mengurangi rasa gugup nya. lalu mengetuk pintu perlahan. terdengar sahutan seorang pria dari ruangan itu.
"Masuk" sambil sibuk membolak-balik laporan pendapatan kafe bulan ini
"Selamat Pagi pak" sapa Nay begitu sampai di dalam dan berdiri didepan meja kebesaran sang manager kafe itu
"Pagi silahkan duduk" terus sibuk tidak mengalihkan perhatian dari laporan nya
Nay duduk dengan sopan sambil menyiapkan diri dengan pertanyaan yang akan diajukan manager ini nanti, termasuk mempertajam pendengaran nya, agar tidak salah dengar dan jawab.
"Mana CV mu" ujar Manager
Nay mengangkat dan meletakkan surat lamarannya diatas meja "Ini bapak surat lamaran kerja sekalian CV saya"
Menutup laporan nya dan membaca CV Nay " kamu masih kuliah" ujar Manager kafe
"Iya pak ! tapi saya akan bekerja profesional.
"Baiklah kamu saya terima di kafe ini, dan mulai bekerja hari ini juga" ucap manager sambil memencet tombol. dan tidak lama seorang pelayan wanita datang
"Kalian silakan berkenalan dulu" sambil kembali melanjutkan memeriksa laporan
Naysila berdiri sambil mengulurkan tangan " perkenalkan nama ku Naysila kak" sambil tersenyum manis
"Aku Rani"
"Rani kamu berikan Naysila pakaian kerja dan tunjukkan lokernya, sekalian kamu ajari dan bantu dia mengenai pekerjaan nya" ucap Manager
"Baik pak" Rani mengajak Nay berjalan menuju loker dan memberi pakaian kerja khusus.
"Apa kak Rani sudah lama bekerja di sini ? tanya Nay
"Sudah tiga tahun demi membiayai berobat ibu" berjalan kembali menuju Ruangan kafe.
"Nay sebelum kafe ramai pengunjung kita harus menata gelas-gelas ini dan menyusun rapi" ajak Rani
Beberapa orang pria dan wanita sesama pelayan kafe mendekat dan berkenalan dengan Nay, mereka semua terlihat bersahabat dan ramah pada Nay. padahal Nay sebelum nya sedikit merasa risih takut mereka akan bersikap judes dan dingin terhadap Anak baru seperti dirinya.
Saat waktu terus ber putar, pengunjung kafe bertambah ramai karena berbarengan dengan jam istrahat kantor. semua pelayan sudah mulai sibuk melayani pesanan pengunjung.
"Nay kamu antarkan minuman dan makanan ini keruangan VIP atas ya, dan harus hati-hati karena ini tamu istimewa dan langganan tetap kita" perintah Rani
"Ya kak" sambil membawa minuman dan makanan itu " ini tugas Pertama aku tidak boleh salah dan gegabah"
Nay melangkah masuk dan menaruh minuman dengan hati-hati, diruangan ini ada empat orang yang terdiri dari satu wanita dan tiga laki-laki, seperti nya mereka sedang pertemuan klien untuk membahas pekerjaan. salah seorang dari mereka menatap lekat wajah Nay. membuat Nay merasa sedikit grogi karena tatapannya yang tajam. hampir minuman yang dipegang tumpah karena gemetar.
"Silahkan diminum Tuan, Nona" Nay membungkuk sopan dan keluar dari ruangan itu. tapi tiba-tiba ..... brunuurrgghh."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
Sri Cntya
kok ky pernah baca lanjutt penasaran
2021-06-27
0
Berlyan Syana
lanjuttt....
2021-03-22
0
Anie Jung
pasti Aldebaran itu.
2021-03-22
1