Riziel yang masuk kamar lalu mengambil handuk sekaligus menyimpan tas sekolah di atas kasur dan segera masuk ke kamar mandi untuk bersih bersih karena bau oleh keringat di sekolah.
"Hah segar lelah sekali sekarang ada apa lagi yah nanti tugas mungkin nanti cek kesana" ucap Riziel lalu mengambil handuk dan mengeringkan badannya lalu mengambil baju di lemarinya lalu setelah selesai memakai baju lalu keluar dari kamar.
"Halo jadi makan apa kita malam ini?" tanya Riziel yang menyapa ayah, ibu dan sakira yang sedang menunggu.
"Makan bumbu buatan ibumu ini sangat enak loh ayo sini makan bersama" ucap kirota yang memberi tau kepada Riziel.
"Wah baiklah" ucap Riziel langsung duduk kursi bersama dengan kirota dan sakira.
"Kak nanti sudah makan bacakan cerita sebelum tidur yah?" tanya sakira kepada Riziel.
"Ohh baiklah nanti akan bacakan" ucap Riziel berjanji.
"Horreee" ucap sakira yang sagat senang dan sinta pun selesai memasak ikan buatannya.
"Nah sekarang makan bersama" ucap sinta lalu mengambil piring dan di isi nasi.
"Ya baiklah biar aku bantu bu" ucap Riziel membantu sinta menyiapkan untuk semuanya makan.
"Terimakasih yah Riziel dan bagaimana ulangan hari ini pasti sulit yah?" tanya sinta kepada Riziel.
"Itu lumayan gampang tidak terlalu sulit tapi yang sulitnya matematika harus berhitung dan mengingat rumus aritmetika deh" ucap Riziel menjelaskan kepada ibunya sambil makan.
"Ohh begitu pasti susah nanti juga sakira mengalami apa yang kakak rasakan sekarang" Ucap Riziel sambil memberi tau.
"Ya kak sakira akan berjuang untuk naik kelas seperti kakak nanti" ucap sakira penuh dengan semangat dan kelihatan lucu apalagi sedang makan.
"Ya cepat besar dan kejar perjuangan kakak yang sekarang sudah di capai" ucap Riziel sambil melanjutkan makannya dan mengusap kepala sakira.
Dan setelah selesai makan mereka pergi ke kamar masing masing tapi Riziel masuk ke dalam kamar sakira sendiri yaitu sebelah kamar Riziel.
"Mau bacakan cerita apa?" tanya Riziel kepada sakira.
"Coba buku ini saja ayah tidak membaca buku ini" ucap sakira sambil memberikan buku cerita berjudul sang penjaga kedamaian.
"Baiklah kakak akan cerita dengarkan dulu ada seseorang bernama kagami yang dulunya orang selalu salah dalam hal hidup tapi dia mati dan terlahir dengan tubuh milik orang lain dan mempunyai kekuatan besar dan menghukum banyak orang akibat sikap yang buruk" ucap Riziel yang menceritakannya dan setelah 10 menit membaca sakira pun tidur dan Riziel mematikan lampunya lalu menutupi badan sakira dengan selimutnya dan setelah selesai segera keluar dari kamar sakira lalu kembali ke kamarnya sendiri.
"Waktunya baru bisa juga kembali" ucap Riziel memasuki dunia neraka dan disana zhiru menyambutnya.
***
"Wah Yo Riziel sepertinya baru selesai menidurkan adikmu itu yah?" tanya zhiru kepada Riziel.
"Ya begitulah sekarang ada tugas kah aku bosan?" tanya lagi Riziel kepada zhiru.
"Ah biarkan aku memperlihatkan tugas yang menarik" ucap zhiru yang menarik sudut bibirnya.
"Baiklah ayo lihatkan" ucap Riziel yang menaikan alisnya mendengar sesuatu yang menarik lagi.
Setelah mengikuti selama lebih dari 5 menit sampailah di tempat neraka yaitu penyiksaan atas yang telah mereka perbuat.
"Nah ini sepertinya lumayan menarik untukmu yang baru" ucap zhiru kepada Riziel yang memperlihatkan penyiksaan manusia saat setelah meninggal dan di siksa akibat perbuatan yang mereka lakukan.
"Hoh lumayan apa aku bisa membantu melakukannya zhiru?" tanya Riziel yang menyeringai karena ingin tau menyiksa orang berdosa di neraka.
"Boleh saja silahkan" ucap zhiru mempersilahkan Riziel mencoba mempraktekkan cara menyiksa arwah manusia yang buruk.
"Haha baiklah aku tidak akan sungkan lagi" ucap Riziel langsung pergi kesana.
"Hei Riziel tunggu kalau mau kesana sayapmu pakai karena tidak ada daratan hanya ada api dimana mana hanya iblis yang berjalan di sana" ucap zhiru menghentikan langkah kaki Riziel.
"Ohh baiklah terimakasih infonya" ucap Riziel lalu mengeluarkan sayapnya yang setengah malaikat dan iblis dan langsung pergi menuju sana.
(Wusss sfx : suara Riziel terbang)
"Wah wah kekuatamu campuran dari iblis dan malaikat untung aku memberitahu kalau tidak, tidak akan bisa kembali kesini" ucap zhiru berbicara langsung menghubungi memakai sihir telepatinya.
"Haha iya iya untung memberi tau dan tuan mammon boleh aku membantu?" tanya Riziel kepada mammon sambil memutuskan pembicaraan dengan zhiru.
"Ohh pasti kau Riziel yora yang di bicarakan dewa arthur yah? dan boleh saja mari aku tunjukkan" ucap mammon bertanya kepada Riziel dan Riziel sambil mendekati tempat mammon berada.
"Ohh iya haha ternyata aku cukup terkenal" ucap Riziel diam di sebelah mammon yang sedang melihat cara tugasnya.
"Wah iya mungkin karena dewa arthur begitu kalau ada orang baru dan coba lah mungkin menjijikkan tapi menyenangkan loh" ucap mammon yang langsung menyuruh Riziel.
"Jadi aku harus ada dengan arwah manusia ini tuan mammon?" tanya Riziel.
"Bawa mereka ke tempat lahar sana dan siram mereka dengan lahar panas itu dan setelah itu hancurkan mereka dengan setrika besar itu dan jangan panggil tuan panggil saja mammon karena disini sama tidak ada yang berbeda" ucap mammon memberi perintah kepada Riziel.
"Baiklah terimakasih infonya" ucap Riziel yang menyeringai karena bisa menyiksa arwah orang yang perbuatan di bumi dan kagami membawa beberapa arwah ke tempat lahar panas.
"Mohon maaf kami yang telah perbuat tolong jangan siksa lagi kami" ucap arwah itu memohon kepada Riziel.
"Maaf ini tugas bila sudah waktunya bebas baru kalian bisa diam di surga" ucap Riziel sambil menyiramkan lahar panas pada ba
dan arwah arwah itu tanpa kasihan sedikitpun malah sangat menyenangkan.
"Arrgghh mohon maaf kami yang telah perbuat" ucap beberapa arwah itu yang Riziel tidak menanggapinya dan terus menerus mengguyur mereka dengan lahar panas.
"Ahaha aku suka ini dan ini kehidupan yang aku inginkan sejak dulu" ucap Riziel yang sangat senang mendengar suara kesakitan tiada akhirnya dan tubuhnya terus meregenerasi sendiri.
Lalu Riziel langsung menuju setrika besar yang memikirkan cara mengangkatnya dan terpikir ide langsung menyalurkan energi spirit nya Red Spirit Creation : Telekinesis!! lalu bisa lah terangkat setrika besar yang waktu di angkat sangat panas.
"Waktunya penyiksaan untuk kalian orang bodoh menyia nyiakan hidup dengan perbuatan buruk kalian bersiaplah" ucap Riziel lalu mengangkat setrika neraka langsung menimpanya badan mereka.
"Aarrgghh maafkan kami mohon maaf" ucap para arwah yang berbicara tapi Riziel tidak menanggapinya.
"Itu salah kalian sendiri jangan menyesal pada saat di neraka tidak ada gunanya bagiku" ucap Riziel berbicara kepada para arwah yang menyesal karena perbuatannya.
"Wah wah Riziel sepertinya terlalu menikmatinya menyiksa mereka" ucap mammon berbicara kepada Riziel.
"Haha iya sekali aku suka mendengar jeritan penyesalan mereka di telingaku" Ucap Riziel yang sangat menikmatinya.
"Baiklah ayo aku ajak berjalan jalan menuju teman teman di neraka ini" ucap mammon mengajak Riziel pergi ke wilayah neraka lain.
Setelah lama menjelajah wilayah neraka lebih dalam ketemu lah bersama teman baik mammon di sana segera memperkenalkan Riziel.
"Yo semuanya sudah lama tidak bertemu perkenalkan teman baru kita yang baru" ucap mammon memperkenalkan kepada teman mammon.
"Halo namaku Riziel yora sang penjaga neraka yang baru" ucap Riziel memperkenalkan diri di hadapan iblis lain.
"Wah lucu sekali seperti di luar sana apa kamu manusia?" ucap asmodeus yang bertanya kepada Riziel sambil mendekatnya.
"Iya betul sekali dan siapa nama kalian?" tanya Riziel kepada iblis lain.
"Aku asmodeus, dia Leviathan yang paling buas dalam hal bertarung, Mormo, Astaroth, bocah kembar ini Beelzebub (Baal atau Bael), Azazel, Behemoth yang setengah badan gajah, Belphegor yang paling pintar dari kita bisa membuat alat seperti manusia dan terakhir agares kakak dari mammon sebelahmu itu" ucap asmodeus memperkenalkannya.
"Wah ternyata banyak juga yah haha penghuni neraka" ucap Riziel.
"Ya begitulah kami juga kuat dan berkuasa di tempat masing masing" ucap agares memberi tau di antara mereka memiliki kekuasaan masing masing.
"Dan apakah ingin bertarung denganku?" tanya Leviathan yang langsung muncul dari belakang Riziel dan memiting leher Riziel.
"Baiklah dimana kita akan bertarung?" ucap Riziel kepada Leviathan yang menerima tawaran bertarung.
"Sebentar aku buat wilayah untuk kita bertarung" ucap Leviathan yang langsung membentuk sihir airnya membentuk air lahar berbentuk daratan luas selesai jadi arena.
"Apakah itu kuat dan tidak akan hancur Leviathan?" tanya Riziel khawatir hancur.
"Tidak akan akan karena aku buat 6 lapisan jadi agar kuat menahan serangan kita" ucap Leviathan berbicara kepada Riziel.
"Ohh iya ada yang aku ingin bicarakan apakah Riziel campuran iblis dan malaikat kekuatanmu?" tanya agares kepada Riziel dari kejauhan.
"Ya begitulah dan lihat saja nanti aku akan tunjukkan kekuatanku sebenarnya" ucap Riziel mengeluarkan sedikit aura kekuatannya.
"Wah wah aku menantikannya" ucap Leviathan yang menarik sudut bibirnya hingga tersenyum ingin bertarung.
Dan setelah mereka langsung berdiri di atas arena yang telah Leviathan telah buat.
"Baiklah bersiap menerima serangan pertamaku" ucap Leviathan langsung menyerang dengan skil sihir airnya Death Rain..!! hujan dengan sekali tetes langsung meleleh.
"Wah hebat sihir yang sangat menakutkan" ucap Riziel yang langsung mengangkat sabitnya dan segera menggunakan sihir pemberiannya Greed of Spirit : Greed Barier..!!
Serangan hujan kematian langsung di ubah menjadi kekuatan oleh Riziel.
"Wah itu kekuatan sangat bagus sama seoerti agares dan mammon" ucap Leviathan yang berbicara langsung menyerang maju melawan Riziel jarak dekat.
Black spirit : Destruction Flare..!! Riziel langaung melancarkan serangan kepada Leviathan menyebabkan ledakan lumayan kuat hingga menghasilkan luka untuk Leviathan lumayan Fatal.
Riziel dan Leviathan bertukar serangan dan setelah mendekat langsung saling menghajar dan Riziel memberikan tebasan sabitnya kepada leviathan menyebabkan luka cukup dalam.
Water Creation : Excalibur Water..!! Leviathan langsung membuat pedang dari sihir air laharnya dan berbicara "Nah kalau beginikan akan sama haha" dan langsung memberi serangan tambahan kepada Riziel Water Control: Thousand Dragon Arrow..!! Leviathan langsung melancarkan serangan seribu panah naga.
"Hah menyusahkan juga" ucap Riziel langsung maju melangkah melawan banyak panah dan menyebabkan luka di badan dan setelah dekat langsung melancarkan serangan dekat Leviathan Blue Spirit : Thunder Spear Dragon..!! langsung melempar spear depan muka Leviathan dan Leviathan ingin menghindar tetapi tidak sempat.
"Sial argh baiklah sudahi sampai disini aku sudah sampai batasku" ucap Leviathan mengalah karena sudah mencapai batas.
"Baiklah anak anak biar aku bantu menyembuhkan luka dan stamina kalian" ucap asmodeus langsung mengeluarkan sihir tanaman untuk menyembuhkan Riziel dan Leviathan.
"Terimakasih bantuannya asmodeus" ucap Riziel berterimakasih sambil diam dan agares mendekati Riziel dan berkata "Sepertinya kamu punya barang bagus nak seperti kekuatan kami tapi kami punya batas penggunaannya tapi senjatamu itu tidak ada kata batasan atau infinity apa itu pemberian dari dewa arthur kepadamu?" tanya agares.
"Ya begitulah ternyata lumayan hebat setiap kali aku membuat luka di tubuh lawan seperti tubuhku terus mendapatkan kekuatan" ucap Riziel memberi tau kepada agares dan lainnya.
"Kau punya barang bagus nak dan aku jadi iri denganmu hehe" ucap Leviathan yang berbicara di sebelah Riziel.
"Haha biasa saja aku hanya seorang manusia biasa yang bisa mendapatkan kesempatan seperti ini yang langka" ucap Riziel tertawa di depan mereka yang sedikit merendah.
"Tidak apa nak sekarang tubuh kalian sudah pulih kembali bila ingin kembali silahkan jangan lupa mengunjungi tempat kami" ucap asmodeus yang sudah selesai melakukan penyembuhan kepada Riziel dan Leviathan.
"Ohh ya terimakasih atas penyembuhannya dan sudah mengajak kesini lain kali aku akan kesini lagi dan aku heran kekuatan Beelzebub apa itu?" tanya Riziel berterimakasih sekaligus menanyakan kekuatan Beelzebub.
"Kami Kekuatan api apa saja atau api di dunia ini" ucap Beelzebub.
"Wah belarti kekuatan membakar cukup kuat yah?" tanya Riziel yang sangat ingin tau.
"Yap betul sekali kawan dan Behemoth kekuatan adalah ketahanan tubuh yang kuat" ucap Beelzebub memberi tau kekuatan Bahemoth.
"Padahal aku saja yang beri tau kenapa kamu sih" ucap Bahemoth kesal oleh Beelzebub.
"Haha santai dan satu lagi yaitu Morno kekuatan pengendalian darah yaitu darah gelap, darah manusia dan api darah yang sangat kuat dari kita dan dia pemarah, dingin dan juga cuek dengan keadaan apapun jangan coba coba dekati atau akan jadi santapan dia" ucap Beelzebub memberi tau kekuatan Morno sekaligus sikapnya.
"Baiklah aku pergi dahulu dan terimakasih atas sapaan selamat datang aku ingin ke dunia surga dahulu bertemu dengan temanku" ucap Riziel tapi di hentikan oleh agares.
"Kalau begitu aku ikut karena sudah lama tidak ke surga dan aku sama sepertimu setelah iblis dan malaikat" ucap agares ingin ikut.
"Baiklah ayo terimakasih atas penyembuhannya asmodeus" ucap Riziel yang terbang dari sana.
"Ya sama sama nak" ucap asmodeus dan agares serta Riziel pergi menuju tempat surga berada.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments