😊😊😊😊,,,
Acara yang ditunggu-tunggu telah tiba MC sudah mulai berbicara menyapa Tamu undangan Pemilik kampus yang datang secara mendadak, dan juga menyapa Majelis Juri, dan juga menyapa Mahasiswa-Mahasiswi baik di dalam kampus maupun dari Kampus lain.
Mahasiswa kampus lain datang hanya ingin menyaksikan kecantikan yang dimiliki oleh Kampus Maharaya itu yang paling terkenal akan Visual Mahasiswinya.
Para Mahasiswi yang ikut berpatisipasi dalam acara Model kampus itu sudah mengambil nomor Urutannya dan Kania mendapat nomor undian terakhir. Peserta Model itu sudah di sisihkan jadi babak final hanya tersisa 25 orang, dari 100 Mahasiswi yang mencalonkan diri hadiah uang Tunainya 100 JT tahun ini Karna pesertanya juga ada Mahasiswi kampus lain.
"Kekasih mu kenapa tidak ikut andil " Tanya Gio mengejek.
"Saya melarangnya Bos.! " Jawab Dino singkat.
"Kenapa? " Tanya nya Lagi.
"Saya tidak ingin Pria lain melihatnya.. dia terlalu mempesona, Saya tidak ingin Pesona Pacar saya di lihat Pria Lapar yang ada disini. " Jawab Dino sambil melirik semua tamu undangan Pengusaha lain yang sponsorin Hadiah Kampus Maharaya.
Gio berdecak Kesal,, "Kau benar,, Jika kania ku sudah jadi kekasihku aku juga akan melakukan hal yang sama.. Enak saja mereka.. " Jawab Gio dengan nada emosi dan mata nya melirik tajam pada seluruh pengusaha itu satu persatu.
semua Para model yang sudah naik diatas panggung benar-benar seperti Tuan Putri mereka anggun dan berkelas seperti Para model Nasional saja.
tibalah nomor urutan terakhir MC berteriak semangat pada penonton untuk menyambut Mahasiswi Maharaya yang memegang Juara Umum selama 4 tahun berturut-turut ...
"Nona Kania yang di maksud MC itu Boss! " seru Dino pada Gio. Gio hanya melirik Dino dan mengangguk.
Lampu padam hanya lampu panggung yang menyala terang.
Kania tersenyum dia sama sekali tidak gugup karna ini bukan hal yang baru baginya, Dia berjalan sangat anggun dan sangat berkelas, Jika seluruh para Model tadi adalah Tuan Putri maka Kania adalah Ratunya.
Juri yang baru pertama kali melihatnya benar-benar terpesona sementara Juri yang Sudah mengenalnya hanya tersenyum, Jika kania yang naik ke atas panggung Model. Para Juri tidak ada yang bisa berkomentar.
Kania benar-benar seperti Para model Internasional dia benar-benar menguasai panggung. saat diatas panggung Kania tersenyum jika di Luar panggung ya dia jarang tersenyum Kecuali pada sahabatnya itu.
"benar -benar dewi" Ujar Pria satu
"pantesan dia bisa memegang juara umum berturut-turut ." lanjut temannya.
"Jadi itu yang mendapat julukan Monster Primadona itu '' Sahut temannya yang lain.
"Oh Astagah cantik sekali.. " sahut pria yang lainnya.
begitulah kira-kira saat Kalangan Mahasiswa melihat penampilan Kania di atas panggung. Gio menatap tidak berkedip pada Kania pasalnya itu adalah pertama kalinya Gio melihat langsung Kania setelah 7 tahun yang lalu, itu pun Gio tidak melihat wajahnya.
Dino hanya menggeleng melihat Bos nya itu. dia memang mengagumi kecantikan Nona Kania nya si Bos. Tapi masih bisa mengendalikan diri.
---
dan Kemenangan Juara Umum di pegang Oleh Dewi Kampus Maharaya dan disambut tepukan meriah dari para penonton. Kania hanya tersenyum dan menunduk kan kepala kepada Para Juri dan Penonton. Kania mendapat Uang 100 JT karna kemenangannya itu.
saat dia tiba di belakang panggung Kania di sambut pelukan oleh kedua sahabatnya yang tersenyum bangga.
"Julukanmu itu Primadona, sangat cocok denganmu. Kau benar-benar sangat Cantik Kania Tapi sikap dingin mu yang membuat mereka menambah Julukan Monster padamu . " Ujar Ranita setelah mereka melepas pelukannya.
Kania hanya tersenyum sedang Yoza hanya tertawa kecil menanggapi kata-kata Ranita.
"Aku akan mengenalkan kekasih ku pada kalian". perkataan Yoza membuat Kania dan Ranita memandangnya.
"iya.. Aku mau melihat pria dingin tampan mu itu..! " Jawab Ranita dengan sumringah.
Yoza menatap tajam pada Ranita, sedang Ranita hanya melarikan tatapannya tidak berani memandangnya, Yoza pun menghela napas.
"Aku percaya pada kalian,, Kalian adalah sahabat dekatku, Kalian tidak akan menghianati ku karna Pria... Aku juga percaya padanya.. "
Jawab Yoza tersenyum manis mengingat tingkah kekasihnya itu yang dingin pada perempuan lain dan hanya bersikap hangat serta begitu lemah lembut padanya.
Yoza pun menarik kedua tangan 2 sahabatnya itu dengan sedikit berlari.
Yoza tiba di depan pintu ruangan VIP dia langsung saja masuk, Yoza melihat Dino masih duduk di Sofa ruangan VIP khusus.
"Sayang... !" Seru Yoza mendekati Dino.
Dino berbalik, dia pun tersenyum mendekati Yoza, Dino memegang tangan Yoza dan membelainya lembut..
Yoza tersenyum dan lagi-lagi tersentuh akan perlakuan manis dan sederhana kekasihnya itu.
"ini teman dekat aku.. ini Kania dan yang di samping Kania itu Ranita.. " Dino menoleh menatap mereka.
"Ohh... Hai.. " Sapa Dino singkat,
"haii... " Jawab Ranita. sedangkan Kania hanya tersenyum dan mengangguk.
Dino kembali menatap Yoza dan menarik tangan Yoza duduk di sofa dan menyuruh kedua teman Yoza itu duduk di sofanya ..
" Teman kamu mana sayang ?" Tanya Yoza pada dino.
"Dia ke toilet, bentar lagi juga datang.. " Jawab Dino sambil menyibak kan rambut Yoza kebelakang dan membelai kepalanya lembut.
Ranita ternganga akan perlakuan kekasih Yoza yang baru saja berpacaran dengannya 3 hari yang lalu dan Dia juga tau kalau yang menyatakan perasaan nya duluan adalah yoza.
Kania hanya tersenyum, akan pemandangan sepasang kekasih itu. Entahlah dari cara Dino dengan acuh melihat Kania dan Ranita tadi,, itu sudah menjelaskan kalau Dino benar-benar mencintai sahabatnya itu. biasanya kalau pacarnya yoza dulu, jika berkenalan dengan Kania, tatapan nya benar-benar membuat Kania risih...
untung saja Yoza tidak pernah marah padanya saat itu, saat pacar Yoza mengejar Kania.
bukannya marah Yoza malah memutuskan pacarnya itu saat itu juga dan itu membuat Kania lega karna sahabatnya itu sangat mempercayainya.
Krek...
Pintu ruangan itu terbuka masuklah pria tampan yang sangat mempesona. mereka semua melihat ke arah pintu itu. Ranita terkejut ia sampai menutup mulutnya seakan tidak percaya siapa yang sedang dilihatnya itu.
Kania menatap Pria itu seolah merasa dia pernah bertemu dengan Pria itu, segera dia menepis pikirannya itu.
"Maaf Din, Lama yaa..! " Tanya Gio pada temannya dia berjalan tenang berdiri dekat Dino dan menepuk bahu Dino.
"Tidak bos.. mereka juga baru tiba,, iya kan sayang..!?" Jawab Dino tanpa mengalihkan pandangannya pada Yoza,
Sedangkan Yoza hanya memerah malu karna kekasihnya itu terus memandangnya. Gio hanya berdecak kesal pada Dino yang mengabaikannya.
"Aku pulang saja! " Gio berdiri hendak melangkah keluar.
"Tunggu Gi.. Gio... Kau harus berkenalan dengan sahabatku, !" Seru Yoza tiba-tiba
Dino berdiri dia merangkul Gio,, "Bos... Kau harus dengarkan kata-kata kekasihku.. Ok! ". sambung Dino.
Gio menepis tangan Dino, Gio hendak berbalik.
"Gio aku temanmu.. kau tidak mau mendengarkan permintaan teman kecilmu yang sederhana ini. " Lanjut Dino sambil menahan pundak sahabatnya itu.
"cih... kau selalu menggunakan kata teman jika aku mengabaikanmu.. Biasanya kan kau selalu memanggilku Bos.. " Jawab Gio dengan wajah datar dan cueknya.
"Oh ayolah.. kawan.. !" Bujuk Dino lagi.
dengan malas dia berbalik menatap Yoza sambil mengangguk dengan wajahnya yang tenang sedang Yoza tersenyum Puas.
bagus boss.. aktingmu benar-benar natural.. tidak sia-sia aku mengajarkanmu. Gumam Dino tersenyum tipis.
Visual Kania
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 167 Episodes
Comments
Elizabeth Zulfa
suka visualnya... cantik😊😊
2022-02-16
1
Renireni Reni
gio....acting ya???
2022-02-02
1
ꪶια•🦋
Halo author
2021-08-15
3