Sejak saat itu Kania tumbuh besar sendiri, saat sang ayah masuk penjara karna Pria itu membuat Kania begitu membenci Pria itu, seiring berjalannya waktu. ia mengerti semua arti pembicaraan Mamanya dan Pria itu di masalalu.
Kania belajar beladiri sejak ayahnya masuk penjara. Ia bertekat menjadi gadis yang kuat agar Kania bisa melindungi dirinya sendiri dan membantu orang lain. Kania juga mencari uang dengan menjadi model iklan kecil.
ya penghasilan nya lumayan karna Kania bisa membuat Manager iklan itu puas dan mengalami peningkatan saat kania menjadi pemeran utamanya. ...
--------
" Kania kau pakai baju ini saja... kau harus tampil berbeda dari sebelumnya. " Teriak Yoza saat dia berhasil menemukan baju cantik setelah mengacak-ngacak baju-bajunya di lemari pakaian Yoza.
hari ini Kania ikut kontes kecantikan dikampusnya. selama ini Kania menang bukan karna baju-baju baru. dia selalu memakai baju-baju Yoza yang begitu mahal walaupun Yoza sudah pernah memakainya tapi Kania sudah senang bisa punya baju yang bisa dipakai saat dia ikut audisi.
Awalnya Yoza benar-benar terkejut karna Kania mau memakai baju yang sudah pernah di pakai oleh Yoza. Karna Kania tidak mau memakai baju baru, itu Mubazir katanya.
ya mau apalagi tentu saja Yoza memberikannya dengan senang hati dia juga selalu gampang bosan dengan baju yang sudah pernah di gunakannya. ya begitulah anak orang kaya walaupun dia bisa tinggal di tempat sederhana sekalipun Jiwa Shoppingnya itu tidak bisa lepas darinya.
"Tunggu apa lagi.. Ayo buruann nanti gak sempat make up tau..! " Seru Ranita Tiba-tiba.
"Iya... iyaa... sabarr..... ini juga udah nemu bajunya.. " Jawab Kania ia berlari kecil menuju kursi ruang tamunya sambil mengambil tas nya di kursi itu.
Yoza sudah melipat baju yang akan dipakai Kania dia mengangkat tas besar alat make up ternama miliknya itu..
segera saja ia berlari keluar saat Ranita sudah sampai di mobilnya tadi, Ranita menekan klakson mobilnya. Yoza dan Kania sudah terlihat lari terburu-buru, mereka segera masuk kedalam mobil itu.
"Kan aku sudah bilang kita akan terlambat.!" Ranita berteriak saat Yoza berteriak padanya karna Ranita sangat ngebut membawa mobilnya.
"Ya ya maaf tapii akuu sangat takut... " desis Yoza.
"Kalian pegangan saja yang kuat.! Ok. " Pinta Ranita tanpa menoleh melihat sahabatnya itu. dia fokus memotong dan mendahului semua mobil-mobil yang merangkak di depannya.
"Aiiissshhh niii mobil Gede ngapain siih motong segalaak... Jeruk kok makan jeruk... Hadeehhhh lambatt lagiii...! " Teriak Ranita saat dia mendahului mobil bak di depannya mobil bak yang berada dibelakangnya juga mengambil jalan..
"Woii.... " Teriak Ranita sambil menekan Klakson mobilnya dengan tidak sabar.
Kania hanya menggeleng-geleng sedangkan Yoza sudah pucat pasii. dia benar-benar sangat ketakutan saat itu.
"Hufff Syukurlah.. Kita tidak terlambat!, Kau lihat jika kita pelan-pelan tadi kita sudah terlambat tau ".
Yoza hanya menatap tajam Ranita, segera saja mereka melepas sabuk pengaman dan berlari tergesa-gesa masuk ke Aula Kampus yang sudah ramai akan Mahasiswa dan Mahasiswi kampus itu.
-----
"Kau yakin dia ikut Audisi model kampus itu. " Tanya Gio untuk kesekian kalinya pada Dino yang hanya menghela napas.
" Iya bos, Kekasih saya mengatakannya. " Jawab Dino untuk kesekian kalinya juga, dia benar-benar bosan akan pertanyaan bosnya itu yang sudah berkali-kali bertanya padanya.
"Tapi kenapa? " Tanya Gio lagi.
"Nona Kania butuh uang bos. " Jawab Dino singkat.
"Huff... kenapa kau melarangku untuk membebaskan ayahnya itu uang 1 Milyar itu tidak ada apa-apanya bagiku bahkan 10 Milyar sekalipun tidak akan mempengaruhi keuanganku, Kau tau itu kan. " Desis Gio dengan nada sedikit emosi, Dino melarangnya untuk membantu Kania.
"Bos, kekasih saya adalah anak orang kaya Bos.. Dia anak Yozara Airports bandara terbesar di Jakarta.. Jika sahabatnya Nona Kania saja tidak dibiarkan membantunya apalagi bos yang bukan siapa-siapa. " Jawab Dino di sela-sela merapatkan Gigi atas dan bawahnya, Geram akan Bosnya itu.
Gio menatap Tajam Dino,, dan Dino hanya mengangkat Bahunya Acuh tidak peduli akan tatapan membunuh Gio. Akhirnya Gio hanya menghela napas Pasrah.
mereka duduk di bangku VIP di meja terdepan Aula kampus itu. mereka tidak peduli akan suasana sekeliling mereka, Mahasisiwi kampus itu berteriak tidak percaya karna Putra Pemilik Kampus mereka tiba-tiba datang di acara Audisi Model Kampus mereka.
-----
Yoza tiba-tiba saja berdiri dengan wajah sumringah. Kania dan Ranita saling pandang mereka memandang Yoza yang sedang memainkan HP nya.
"Aku menemuinya dulu.. Ok! " Seru Yoza bersemangat buru-buru ia mengambil tasnya tiba-tiba saja tangannya di tahan Ranita.
"Hei kau meninggalkan ku disini.. Tega sekali kau hah? ... Kalau Kania udah dipanggil naik ke atas panggung gimana? masa aku sendirii siii..! " Bujuk Ranita dengan segala rayuannya pada Yoza.
Yoza tersenyum mengejek dia menepis tangan Ranita dengan tangannya yang bebas.
"itu sih deritamu... !" Jawab Yoza dengan nada mengejek.
"Aku mau menemuinya Sudah 1 Minggu aku tidak menemuinya kau tau itu kan, karna terlalu fokus akan audisi Kania dan dia juga sibuk dengan kerjaannya... " Lanjut Yoza lagi.
"baru 1 minggu kau tidak menemuinya.. cihh... kalian seperti sudah berpacaran 5 tahun.. kau tau? " Sambung Kania Tiba-tiba.
yoza beralih menatap Kania dia tersenyum mengejek..
"biariin.... weeekkkkk" Jawab Yoza sambil menjulurkan lidahnya pada Kania dan juga Ranita.. dia berlalu meninggalkan teman-temannya itu.
Yoza menatap sekeliling dia menemukan Dino duduk di bangku VIP sedang berbicara serius dengan Pria tampan dan Yoza bisa menebaknya kalau Pria itu adalah Atasannya sekaligus teman kecilnya. dia berlari dengan senyum merekah di bibir indahnya menuju kekasihnya, mereka sudah menjadi sepasang kekasih 3 hari yang lalu. yaa Yoza sii yang menyatakan perasaannya duluan.
"Sayang....... " Teriak Yoza saat dia sudah sampai di hadapan Dino 3 meter dari posisinya. yang dipanggil menoleh, dia berdiri dan tersenyum menyambut pelukan pacarnya itu.
" Aku merindukan mu" Saat Yoza sudah melepas pelukannya dia memegang tangan Dino, dino tersenyum mengangguk dia merapikan anak rambut Yoza dan membelai lembut Rambut Yoza...
"Aku lebih Merindukan mu... " Jawab Dino sambil membelai pipinya Yoza. sedang Yoza tersenyum manis. Tak lama kemudian Gio berdehem membuyarkan adegan mesra mereka..
"Sayang... kau tau kan dia Bos ku! ". Dino mengenalkan Yoza pada Gio.
Gio langsung berdiri ingin bersalaman dengan Yoza. Yoza hendak mengulurkan tangannya tapi ditahan oleh Dino. Dino mencium tangan Yoza.
"Jangan bersalaman dengan Pria manapun. Aku tidak suka.. " Pintanya lembut pada Yoza, dibalas anggukan dan senyumannya yang mempesona dengan pipi memerah malu.
"Cih.... baru aja 3 harii kau sudah Posesif padanya..! " ledek Gio menatap Dino sambil menurunkan tangannya ke saku celananya.
"Gio... Panggil aku Gio. karna kau kekasih teman kecil ku ini... anggap aku juga temanmu jangan pernah sungkan padaku Jika kau ingin menemuiku membahas kekasihmu inii... Ok! " Lanjut Gio beralih menatap Yoza.
Yoza mengangguk, Tak lama setelah itu dia pamit pada Dino dan juga Atasan Dino. karna dia mau kebelakang panggung menemani temannya.
Sementara semua mahasiswi disitu kaget, Syok seorang Yozara adalah kekasih orang kepercayaan Putra pemilik kampus itu.. mereka iri... tapi akhirnya mereka mengetahui Alasan Kedua orang penting itu datang Tiba-tiba ke kampus, ternyata karna Yozara begitulah fikir mahasiswi kampus itu.
"Kau benar-benar pandai memilih kekasih. " Tegur Gio pada Dino yang masih tersenyum melihat punggung kekasihnya sampai tidak terlihat.
Dino mengangguk.
"Bagaimana bisa kau menemukan Putri Yozara Airports,, selama ini banyak Media yang penasaran akan wajah anak pemilik Bandara terbesar di Jakarta.
Kau tau itu kan? . " Lanjut Gio setelah mereka kembali duduk dibangku VIP mereka.
"Entah lah... Dia yang datang padaku.. awalnya aku memang sudah tertarik padanya..! " Jawab Dino tersenyum tipis mengingat awal pertemuan mereka.
"Jangan sampai kau kehilangannya.. Jaga dia baik-baik.. Jika dia orang yang sangat penting bagi Kania Ku berarti kebahagiannya penting bagiku agar Kania Ku tidak sedih. " Jawab Gio dengan nada mengancam membuat Dino mengangguk mengerti.
😊😊😊 ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 167 Episodes
Comments
Memyr 67
kaniaku gio? ngaku ngaku. kanianya aja nggak tau.
2025-01-16
0
Qaisaa Nazarudin
Oh kekasihnya Dino itu Yoza ya..
2023-06-10
1
Qaisaa Nazarudin
Semoga aja Aldo bukan ayahnya Gio,Atau keluarganya Gio..
2023-06-10
2