"Kau sangat baik hati Kania, !"Seru Mayrah mencium setangkai bunga mawar merah di tangannya.
"Kau masih bisa tersenyum dan mengatakan aku baik hah?
Bagi ku kau yang terlalu baik..
kenapa kau tidak bisa egois sedikit saja..
aku tidak menyukainya tapi kau membuat seolah-olah aku memberinya harapan,
kalau aku akan menyukainya suatu saat.. "
Mayrah tersenyum dia duduk di depan bangku kuliah yang kosong di depan mereka.
Kania yang melihat Mayrah duduk dia pun menghela nafas dan ikut duduk di hadapan Mayrah.
"Kania, bagiku bunga ini sudah lebih dari cukup.. dan bisa selalu melihat senyumnya yang bahagia karna kau menerima coklat nya benar-benar membuat ku bahagia,,
Aku tidak mau dia menangis dan sedih.. "
Mayrah menatap nanar luar pintu kampus..
dia berharap kalau Zio akan tau betapa tulus cintanya, dia berharap suatu saat Zio akan mencintainya sampai saat itu terjadi biarkan dia berjuang mendapatkan Cintanya dengan Kania..
Mayrah tau dari dulu Zio selalu bisa mendapatkan apa yang dia mau ...
dan Mayrah tau Zio keras kepala jika dia mengatakan dia menginginkan Kania maka apapun akan dia lakukan demi mendapatkan Kania..
''Aku benar-benar salut padamu Mayrah..!" Seru Yoza menatap Mayrah sambil tersenyum tulus..
"Zio benar-benar Bodoh... dia tidak bisa melihat betapa indahnya Mutiara yang berada di dekatnya selama ini ..
dia malah menyelam ke dalam laut mencari mutiara yang belum tentu dia dapatkan.. "
Timpal Ranita dengan nada kesal..
"Jika aku jadi Zio aku akan Jatuh Cinta padamu...
maukah kau jadi kekasih hatiku Baby?? "
sambung Ranita dengan menarik bunga yang di genggam Mayrah dan menyodorkan nya pada Mayrah Sambil mengedipkan matanya sebelah dengan senyumnya yang Cool..
Sontak saja mereka tertawa bersama kecuali Ranita, Gadis super imut itu malah cemberut melihat teman-temannya menertawakannya..
Mayrah tertawa terpikal-pikal ia sampai menghapus air mata nya dengan tangan kirinya dan tangan kanan memegang perutnya yang sakit karna tertawa berlebihan.
"Kenapa kalian malah menertawaiku hah? "
Teriak Ranita dengan mata melotot pada Kania dan Yoza, Kania dan Yoza langsung saja bungkam.
"Aku mau jadi kekasih mu Ranita...
kau harus membuat ku bahagia yaa? "
Jawab Mayrah setelah dia berhasil menenangkan diri dari tawa lepasnya, sudah lama sekali dia tidak tertawa lepas begini,,
itu lah yang membuat Mayrah bahagia berada di dekat 3 Gadis itu..
terutama Ranita dia selalu bisa membuat Mayrah tertawa setiap kali mereka berkumpul dan Mayrah tau Ranita berusaha menghiburnya dengan rayuan dan Gombalannya tapi itu semua memang benar-benar begitu menghibur nya.
Ranita tersenyum Bahagia dan mengangguk antusias,, setelah berpamitan dengan mereka Mayrah pergi dari tempat itu karna dia masih ada jam kuliah..
"Hei sudah jam berapa inii..
Jam kita sudah kosong..
huuuff.. hari ini kita benar-benar banyak jam kosong... " Ujar Ranita setelah meregangkan seluruh jari-jari tangannya..
"Katanya kita ada dosen baru ! " Seru Kania sambil menyusun buku-buku nya yang berserakan di meja kampusnya.
"Apaaaa? "
Sahut Ranita dan Yoza dengan kompak, nada bicara mereka Teriak tidak percaya.
bagaimana bisa mereka tidak tau informasi penting ini..
Kania yang mendengar teriakan mereka memejamkan mata dan menutup telinganya dengan buku apa saja yang sedang di pegangnya.
"Berisikk.. " ujar Kania menyahutin 2 sahabatnya dengan nada Kesal..
" kenapa kami tidak tau? " tanya Ranita dengan nada kesal tidak percaya.
"haaa... iya kenapa tidak tau.. !"
sahut Yoza...
"kenapa kalian berlebihan siii " Jawab Kania dia berlalu saja meninggalkan 2 sahabatnya itu.
Ranita dan Yoza buru-buru membereskan buku-bukunya mengejar Kania.
wajarlah mereka berlebihan pasalnya Dosen mereka yang sekarang adalah Pria tampan dan Idaman Mahasiswi kalau dosen barunya Bapak-bapak bagaimana tentu saja mereka tidak bisa cuci mata..
"kau tau dari mana kania? " Tanya Ranita setelah mereka berhasil mengejar kania yang meninggalkan mereka tadi.
"Ibu Za, Guru Model kita..
dia kan kakak dosen itu.. " Jawab Kania tanpa melihat Ranita..
"Oh.. Astaga... Bagaimana ini..!
apa dosen tampan itu di pecat ya,,
tapi kayaknya dosen tampan itu nggak ada masalah deh.."
Sahut Yoza mencoba mengingat-ngingat dosen itu yang bisa dibilang ramah, tapi Mahasiswi yang ada kampus itu menyerah mendekati Dosen itu karna dosen tampan itu sudah bertunangan.
"Sudah lah, paling dia dapat pekerjaan yang lebih baik..
kalian tau sendiri dosen itu Lulusan universitas mana? "
Jawab Kania membuyarkan lamunan mereka yang sedang berandai -andai tidak jelas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 167 Episodes
Comments
💟💟rianti lope 💟💟💟
joooossss
2021-06-27
1
mommy nasty
Feeling ku c Dino ma zio bejodoh ma c yoza ma renita deh
2020-12-02
7
Setyowti Puji Rahayu
semangat Thor 💪💪💪
2020-11-30
3