suara deru langkah sudah mulai terdengar jelas oleh gadis itu dia berdecak kesal pada pria yang ada di hadapannya ini begitu keras kepala tidak mau mendengar dan menuruti kata-katanya...
"ckk.... cepat pergilah mereka sudah dekat.. "
Gio semakin panik dan takut menguasai dirinya, ia mengumpulkan seluruh keberaniannya untuk mendengarkan gadis yang ada dihadapannya ini,,, segera dia berlari ke arah adiknya yang berada tidak jauh di dekatnya Gio duduk mengendong adiknya yg masih ketakutan itu.
Gio berbalik melihat gadis itu samar-samar dia bisa melihat tulisan di belakang Hoodienya tertera
"preety!.....?"
"Aku akan kembali dan menemukanmu Malaikat ku!!. "
Gio sedikit berteriak pada gadis itu, berharap gadis itu bisa mendengarnya. gadis itu mengangguk seraya mengibaskan tangannya untuk menyuruh Gio pergi secepatnya ia tidak mendengar apa-apa yang di ucapkan Gio saat itu, dia hanya berusaha menguasai dirinya dan menenangkan dirinya saat orang-orang yang mengurung Gio dan adik nya sudah terasa makin mendekat.
Gio berlari sekuat tenaga mengendong adiknya yang masih berusia 10 tahun di pangkuannya.
"Sa,, kau masih bisa dengar kakak !!. "
gadis kecil itu mendongak melihat kakaknya sambil sesegukan ia mengangguk, gadis kecil itu tidak bisa bersuara karna dia masih syok dan ketakutan akan kejadian tadi. dia melihat kosong kearah belakang leher kakaknya mencari sosok yang menolongnya.
"sa.. pe.. luk.. kakak.. lebih... erat.. "
Gio mengatakan pada adiknya sambil nafas terengah-engah, gadis kecil itu tidak menjawab dia hanya mengeratkan genggamannya di leher kakaknya itu,, sepertinya kejadian itu benar-benar membuat gadis kecil itu trauma,
bagaimana tidak trauma anak usia 10 tahun di ikat dan dikurung bersama kakaknya selama 2 hari jarang dikasih makan dan juga ketakutan pada laki-laki bertubuh besar yang menakut-nakuti nya akan mencincang tubuhnya dan menjual organ tubuhnya di luar negri, bahkan ia benar-benar kehabisan suara karna berteriak dan menangis selama 2 hari itu.
sedangkan Gio,, dia memang penakut tapi jika bersama adik kecilnya yang sangat ketakutan dan menangis itu dia berusaha untuk terlihat kuat dan tegar walaupun matanya di tutup saat itu tapi bibirnya tidak ditutup jadi dia bisa mengatakan pada adiknya kalau semuanya akan baik-baik saja menghibur sang adik agar tidak ketakutan..
flasback off
Gio membuka mata nya, dia menatap langit-langit kantornya usianya yang masih sangat muda 19 tahun sudah dilatih oleh ayahnya untuk memimpin perusahaan kecil Mahadiningrat, Gio menjadi Direktur di perusahaan cabang ayahnya itu saat usianya 19 tahun.
awalnya Ayahnya kaget akan permintaan anak sulung nya itu akan tetapi karna melihat tekad sang putra, Andhan Mahadiningrat itu membiarkan anaknya melakukan apapun untuknya..
Ayahnya hanya tersenyum bangga akan perubahan sikap anaknya yang dulunya penakut sejak malam itu ia berubah, .alam itu juga merupakan ketakutan seluruh Keluarga Mahadiningrat, bagaimana tidak ketakutan..
2 Pewaris tahta keluarga besar mereka, ibarat dalam anggota kerajaan keturunan asli raja ialah Pangeran dan Putri begitulah perumpamaan pentingnya hidup Putra dan Putrinya keluarga Andhan Mahadiningrat
mereka tampak kocar-kacir mengetahui orang yg selama ini ada disisi anak-anak nya itu adalah penghianat yang membawa pergi anak-anaknya.
selama 2 hari mereka mencari dengan berbagai cara, cukup sulit menemukan jejak putra-putri nya karna penghianat itu sangat tau akan alat pelacak pada diri putra-putrinya .. sang putri tercinta alat pelacak nya berada di anting-antingnya sementara Gio si Putra Sulungnya hanya di HP..
penghianat itu ialah pengasuh dari kecil mereka, tidak pernah terlintas sedikitpun bahwa pengasuhnya itu adalah seorang mata-mata di rumah keluarga Mahadiningrat.
saat Putra-putri nya Andhan berada di kantor Polisi malam ke-2 itu.. Andhan dan istrinya Raisa pergi ketempat itu menjemput Anak mereka, permata hati mereka, buah cinta mereka, sekaligus keturunan besar keluarga Mahadiningrat. .
malam itu malam yang sangat haru bagi andhan dan istrinya mereka benar-benar bersyukur anak-anak mereka masih hidup tidak cacat sedikitpun..
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 167 Episodes
Comments
Betti Murniatiningsih
next
2022-04-23
2
@shiha inayah
nyimak dulu...
2022-02-17
1
Elizabeth Zulfa
mmpir
2022-02-07
1