hanya 5 tahun berselang mereka hidup tenang, damai serta bahagia di desa terpencil daerah Bandung itu. Pria yang di hindarin dan yang paling ditakuti itu akhirnya datang juga.
" Syara kenapa kau meninggalkanku hah? Aku memberi mu waktu 2 hari waktu itu tapi kenapa kau kabur bersama Pria mu itu... kenapa kau menghianati ku saat itu Syara ? ... Teriak Pria itu mencengkram dagu indah Syara sedangkan Syara hanya menangis..
"Aku mohon padamu do.. biarkan aku bersama suami dan anakku... aku tidak pernah menghianatimu... Aku hanya menyelamatkan diriku dan keluarga ku.. aku tidak mau ikut kamu do.. aku hanya ingin tinggal dengan mereka". Pinta Syara di tengah-tengah rasa takut dan tangisnya.
"Aku bosan mendengar alasanmu itu Syara! ". Geram Aldo.
"Aku mohon padamu... aku benar-benar minta tolong pada mu... lepaskan aku do,, lupakan akuu... hubungan kita sudah lama berakhir.. aku tidak pernah menghianati mu.. kau yang menghianati cintaku." Pinta Syara lagi, untuk kesekian kalinya dia memohon pada Aldo..
"Berapa kali aku harus bilang padamu... aku tidak pernah menghianati mu.. Wanita itu hanya pelampiasan hawa nafsu ku saja,,, kau tau betapa menggilanya aku sangat menginginkan mu... hanya untuk meredam hawa nafsu ku aku melampiaskannya pada wanita lain.. hanya itu... kenapa kau tidak mau mengerti hah? "
Teriak Aldo frustasi pada wanita yang sangat dicintainya itu karna tidak mengerti keadaannya.
"Aldo aku mohon cari perempuan lain yang mau mengerti akan kondisi mu itu.. Aku tidak bisa mengerti kondisi mu itu.. aku sudah bahagia dengan hidupku yang baru.. aku juga sudah berkeluarga.. kenapa kau begitu keras kepala.. hah?
Teriak Syara kesabarannya benar-benar sudah habis, Air matanya tidak juga berhenti.
awalnya dia berpikir jika dia pergi dari pria itu, dia akan menemukan wanita yang lain dan melupakannya, namun siapa sangka bertahun-tahun lamanya Aldo mantan kekasihnya itu tetap keras kepala menginginkannya yang sudah tidak mencintainya..
di sudut pintu itu ada anak perempuan berusia 12 tahun.. anak perempuan itu adalah Kania sedang menangis berusaha memberontak dari pegangan kuat laki-laki bertubuh besar di sebelah kiri dan kanannya.
dia mendengar semua pembicaraan mamanya dan juga Pria itu. saat itu Kania tentu saja belum mengerti maksud pembicaraan mereka.
dia hanya menangis melihat mamanya menangis sedang memohon pada pria itu untuk melepaskannya.
Kania menggigit tangan orang-orang yang memegang tangannya saat terlepas dia berlari memukul-mukul pria itu.
"Om jahat... om jahat... kenapa om nyakitin mama... kenapa om buat mama nangis... papa bahkan tidak pernah membiarkan mama menangiss... " Teriak Kania sambil menangis ia memukul dada pria itu.
sementara salah satu pengawalnya menarik paksa Kania dan menjatuhkannya di samping Syara.
Syara memekik kaget dia langsung merangkak mendekati Kania lalu memeluk putrinya itu mereka menangis bersama-sama.
"Apa yang kau lakukan hah? " Geram Aldo pada pengawalnya itu.
"Maaf bos saya hanya bertindak impulsif tadi bos. " pengawalnya itu tertunduk takut akan amarah bosnya itu
Aldo mendekati Kania, kania malah memeluk erat tubuh mamanya.
"Sayang .. om bukan mau buat mama kamu nangis sayang.. mama kamu bohongin om.. makanya om jadi marah, om janji kalau om gak bakal buat mama kamu nangis lagi.. Ok." Bujuk Aldo pada Kania.
Syara menatap tajam Aldo. Aldo mendesah..
"Kau lihat kan, Anaknya jadi takut padaku.. " Geram Aldo pada pengawalnya. sedang pengawalnya hanya bersimpuh dan menunduk tidak berani berkata-kata.
------
"Syara kau kenapa sayang... ? ada apa denganmu? kenapa kau jadi berantakan gini sayang? " tanya Ziko bertubi-tubi ia memeluk istrinya itu.
ia benar-benar khawatir akan istrinya itu saat mantan kekasihnya telah menemukan tempat pelariannya dan membawa pergi istrinya itu.
Syara hanya menatap kosong pada sekeliling ruangan itu. Dia diam tidak berani menatap Suaminya yang sangat dicintainya. dia hanya menangis tersedu-sedu saat Suaminya itu memeluknya.
Maafkan aku honey... aku benar-benar kotor sekarang.. Pria brengsek itu menodaiku... aku tidak berani mengatakannya padamu.. aku benar-benar malu saat ini... tangis Syara makin menjadi saja saat mengingat Pria itu mengancam akan membunuh suami dan anaknya jika syara tidak mau hidup dengannya.
Malam harinya Syara menatap lembut, serta menatap penuh rasa bersalah dan penyesalan pada suaminya itu, tak lama kemudian dia masuk ke kamar Putrinya, Syara mengusap air matanya..
"Mama berharap kisah cintamu tidak akan seperti mama sayang. maafkan mama tidak bisa melihatmu tumbuh besar dan melihatmu jadi Gadis cantik dan menawan."
Syara menangis dalam diam, ia berusaha untuk tidak mengeluarkan suaranya.. agar tidak menganggu tidur putri tercinta.
Syara masuk ke kamar mandi sambil membawa pisau kecil didapur.. dengan tatapan mata kosong. lebih baik aku matii dari pada harus hidup bersamanya.. aku yakin besok dia akan datang lagi kesinii,,Tuhan ampuni akuu... aku tau ini salah tapi aku tidak sanggup berpisah dengan suamiku.. tapi jika aku egois pria brengsek itu akan menyakiti suamiku dan juga anakku...
malam itu Syara mengakhiri hidupnya,
saat pagi hari Kania masuk ke kamar kedua orang tuanya dia mendengar suara air di dalam kamar mandi... ia masuk seketika ia langsung menjerit histeris dan menangis sekencang-kencangnya, dan tangisan anaknya itu membangunkan Ziko dia panik dan berlari menuju kamar mandi, saat melihat istrinya yang terbaring dengan tangan kiri bersimbah darah serta air kran yang sudah memenuhi ember itu bahkan ember itu seluruhnya sudah berwarna merah karna darah Syara...
Jantungnya seperti berhenti saat itu juga..
" Syaraaaaaaa....... " Teriak Ziko
dia langsung berlari mematikan kran air itu lalu mengangkat tubuh Syara kedalam pangkuannya dia memegang denyut nadi Syara di Leher tidak ada, ia mulai panik lalu memeriksa di tangan tidak ada, lalu kepalanya mendekat pada dadanya tidak ada..
Seketika itu juga tangis Ziko pecah...
" Tidakkkkkk......... Syaraaaaaaaaaa.... Sayang....... Apa yang terjadi padamuu... hah..? ... kenapa kau tidak bercerita padaku... kenapa kau jahat sekali meninggalkan kami.... Tidak..... kau sudah berjanji kan kalau kita akan membesarkan putri kita bersama-sama melihatnya tumbuh cantik seperti dirimu sayang.... bangunlah aku mohon... aaaaaahhhhhhhhhh... " Teriak Ziko Histeris...
Kania menangis menutup mulutnya. kakinya tidak bisa berdirii dia hanya mengesot-ngesot lemah, tangannya gemetar memegang tangan mamanya yang sudah dingin dan memucat.
"Mamaaaaaaaaa........ .... " Tangis Kania yang tadinya tertahan sejenak menyaksikan betapa terpukulnya papanya, pecah seketika...dia meraung-raung sejadi-jadinya memanggil mamanya..
mereka berdua menangiss Histeris tidak percaya akan kematian orang yang mereka cintai itu.
----
setelah selesai pemakaman Syara. Syara di kuburkan di Jakarta tinggallah Kania dan Ziko di Kuburan syara. Mata mereka berdua sudah bengkak karna menangis dan sekarang mata mereka memerah karna air mata mereka masih saja mengalir...
----
seminggu sudah mereka di jakarta ..
awalnya Ziko berusaha untuk tidak balas dendam pada Aldo yang sudah menghancurkan keluarganya saat Ziko melihat Syara pulang dalam keadaan yang sangat kacau, ia bisa menebak kalau istrinya itu sudah dilecehkan.
Ziko akhirnya tidak bisa mengendalikan diri, dia mendatangi rumah Aldo, dimana Aldo sedang Melamun sepertinya dia juga begitu kehilangan akan Syara dia tidak menyangka kalau Syara memilih mengakhiri hidupnya dari pada memilih hidup dengannya. dia berpikir apa segitu bencinya Syara pada dirinya...
disitu semua keluarga Aldo berkumpul tanpa peduli situasi Ziko menghajar Aldo membabi buta melampiaskan semua emosi nya pada Aldo yang telah membunuh Istri nya serta melecehkan istrinya. Aldo tidak melawan dia pasrah akan kemarahan Ziko.
kedua orang tua Aldo tidak terima dia langsung menjebloskan Ziko dalam penjara sampai dia bisa bayar tebusan 1 Milyar baru bisa diBebas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 167 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Apa Ziko tidur mati semalaman,gak tau dan gak dengar istrinya di kamar mandi terlalu lama??!🤦🏻♀️🤦🏻♀️
2023-06-10
1
Qaisaa Nazarudin
😭😭😭😭😭Semoga saja Aldo bukan ayahnya Dio ya..
2023-06-10
2
Qaisaa Nazarudin
Itu namanya Selingkuh Bodoh 👊🏻👊🏻👊🏻
2023-06-10
1