Masa Lalu Kania (2)

hanya 5 tahun berselang mereka hidup tenang, damai serta bahagia di desa terpencil daerah Bandung itu. Pria yang di hindarin dan yang paling ditakuti itu akhirnya datang juga.

" Syara kenapa kau meninggalkanku hah? Aku memberi mu waktu 2 hari waktu itu tapi kenapa kau kabur bersama Pria mu itu... kenapa kau menghianati ku saat itu Syara ? ... Teriak Pria itu mencengkram dagu indah Syara sedangkan Syara hanya menangis..

"Aku mohon padamu do.. biarkan aku bersama suami dan anakku... aku tidak pernah menghianatimu... Aku hanya menyelamatkan diriku dan keluarga ku.. aku tidak mau ikut kamu do.. aku hanya ingin tinggal dengan mereka". Pinta Syara di tengah-tengah rasa takut dan tangisnya.

"Aku bosan mendengar alasanmu itu Syara! ". Geram Aldo.

"Aku mohon padamu... aku benar-benar minta tolong pada mu... lepaskan aku do,, lupakan akuu... hubungan kita sudah lama berakhir.. aku tidak pernah menghianati mu.. kau yang menghianati cintaku." Pinta Syara lagi, untuk kesekian kalinya dia memohon pada Aldo..

"Berapa kali aku harus bilang padamu... aku tidak pernah menghianati mu.. Wanita itu hanya pelampiasan hawa nafsu ku saja,,, kau tau betapa menggilanya aku sangat menginginkan mu... hanya untuk meredam hawa nafsu ku aku melampiaskannya pada wanita lain.. hanya itu... kenapa kau tidak mau mengerti hah? "

Teriak Aldo frustasi pada wanita yang sangat dicintainya itu karna tidak mengerti keadaannya.

"Aldo aku mohon cari perempuan lain yang mau mengerti akan kondisi mu itu.. Aku tidak bisa mengerti kondisi mu itu.. aku sudah bahagia dengan hidupku yang baru.. aku juga sudah berkeluarga.. kenapa kau begitu keras kepala.. hah?

Teriak Syara kesabarannya benar-benar sudah habis, Air matanya tidak juga berhenti.

awalnya dia berpikir jika dia pergi dari pria itu, dia akan menemukan wanita yang lain dan melupakannya, namun siapa sangka bertahun-tahun lamanya Aldo mantan kekasihnya itu tetap keras kepala menginginkannya yang sudah tidak mencintainya..

di sudut pintu itu ada anak perempuan berusia 12 tahun.. anak perempuan itu adalah Kania sedang menangis berusaha memberontak dari pegangan kuat laki-laki bertubuh besar di sebelah kiri dan kanannya.

dia mendengar semua pembicaraan mamanya dan juga Pria itu. saat itu Kania tentu saja belum mengerti maksud pembicaraan mereka.

dia hanya menangis melihat mamanya menangis sedang memohon pada pria itu untuk melepaskannya.

Kania menggigit tangan orang-orang yang memegang tangannya saat terlepas dia berlari memukul-mukul pria itu.

"Om jahat... om jahat... kenapa om nyakitin mama... kenapa om buat mama nangis... papa bahkan tidak pernah membiarkan mama menangiss... " Teriak Kania sambil menangis ia memukul dada pria itu.

sementara salah satu pengawalnya menarik paksa Kania dan menjatuhkannya di samping Syara.

Syara memekik kaget dia langsung merangkak mendekati Kania lalu memeluk putrinya itu mereka menangis bersama-sama.

"Apa yang kau lakukan hah? " Geram Aldo pada pengawalnya itu.

"Maaf bos saya hanya bertindak impulsif tadi bos. " pengawalnya itu tertunduk takut akan amarah bosnya itu

Aldo mendekati Kania, kania malah memeluk erat tubuh mamanya.

"Sayang .. om bukan mau buat mama kamu nangis sayang.. mama kamu bohongin om.. makanya om jadi marah, om janji kalau om gak bakal buat mama kamu nangis lagi.. Ok." Bujuk Aldo pada Kania.

Syara menatap tajam Aldo. Aldo mendesah..

"Kau lihat kan, Anaknya jadi takut padaku.. " Geram Aldo pada pengawalnya. sedang pengawalnya hanya bersimpuh dan menunduk tidak berani berkata-kata.

------

"Syara kau kenapa sayang... ? ada apa denganmu? kenapa kau jadi berantakan gini sayang? " tanya Ziko bertubi-tubi ia memeluk istrinya itu.

ia benar-benar khawatir akan istrinya itu saat mantan kekasihnya telah menemukan tempat pelariannya dan membawa pergi istrinya itu.

Syara hanya menatap kosong pada sekeliling ruangan itu. Dia diam tidak berani menatap Suaminya yang sangat dicintainya. dia hanya menangis tersedu-sedu saat Suaminya itu memeluknya.

Maafkan aku honey... aku benar-benar kotor sekarang.. Pria brengsek itu menodaiku... aku tidak berani mengatakannya padamu.. aku benar-benar malu saat ini... tangis Syara makin menjadi saja saat mengingat Pria itu mengancam akan membunuh suami dan anaknya jika syara tidak mau hidup dengannya.

Malam harinya Syara menatap lembut, serta menatap penuh rasa bersalah dan penyesalan pada suaminya itu, tak lama kemudian dia masuk ke kamar Putrinya, Syara mengusap air matanya..

"Mama berharap kisah cintamu tidak akan seperti mama sayang. maafkan mama tidak bisa melihatmu tumbuh besar dan melihatmu jadi Gadis cantik dan menawan."

Syara menangis dalam diam, ia berusaha untuk tidak mengeluarkan suaranya.. agar tidak menganggu tidur putri tercinta.

Syara masuk ke kamar mandi sambil membawa pisau kecil didapur.. dengan tatapan mata kosong. lebih baik aku matii dari pada harus hidup bersamanya.. aku yakin besok dia akan datang lagi kesinii,,Tuhan ampuni akuu... aku tau ini salah tapi aku tidak sanggup berpisah dengan suamiku.. tapi jika aku egois pria brengsek itu akan menyakiti suamiku dan juga anakku...

malam itu Syara mengakhiri hidupnya,

saat pagi hari Kania masuk ke kamar kedua orang tuanya dia mendengar suara air di dalam kamar mandi... ia masuk seketika ia langsung menjerit histeris dan menangis sekencang-kencangnya, dan tangisan anaknya itu membangunkan Ziko dia panik dan berlari menuju kamar mandi, saat melihat istrinya yang terbaring dengan tangan kiri bersimbah darah serta air kran yang sudah memenuhi ember itu bahkan ember itu seluruhnya sudah berwarna merah karna darah Syara...

Jantungnya seperti berhenti saat itu juga..

" Syaraaaaaaa....... " Teriak Ziko

dia langsung berlari mematikan kran air itu lalu mengangkat tubuh Syara kedalam pangkuannya dia memegang denyut nadi Syara di Leher tidak ada, ia mulai panik lalu memeriksa di tangan tidak ada, lalu kepalanya mendekat pada dadanya tidak ada..

Seketika itu juga tangis Ziko pecah...

" Tidakkkkkk......... Syaraaaaaaaaaa.... Sayang....... Apa yang terjadi padamuu... hah..? ... kenapa kau tidak bercerita padaku... kenapa kau jahat sekali meninggalkan kami.... Tidak..... kau sudah berjanji kan kalau kita akan membesarkan putri kita bersama-sama melihatnya tumbuh cantik seperti dirimu sayang.... bangunlah aku mohon... aaaaaahhhhhhhhhh... " Teriak Ziko Histeris...

Kania menangis menutup mulutnya. kakinya tidak bisa berdirii dia hanya mengesot-ngesot lemah, tangannya gemetar memegang tangan mamanya yang sudah dingin dan memucat.

"Mamaaaaaaaaa........ .... " Tangis Kania yang tadinya tertahan sejenak menyaksikan betapa terpukulnya papanya, pecah seketika...dia meraung-raung sejadi-jadinya memanggil mamanya..

mereka berdua menangiss Histeris tidak percaya akan kematian orang yang mereka cintai itu.

----

setelah selesai pemakaman Syara. Syara di kuburkan di Jakarta tinggallah Kania dan Ziko di Kuburan syara. Mata mereka berdua sudah bengkak karna menangis dan sekarang mata mereka memerah karna air mata mereka masih saja mengalir...

----

seminggu sudah mereka di jakarta ..

awalnya Ziko berusaha untuk tidak balas dendam pada Aldo yang sudah menghancurkan keluarganya saat Ziko melihat Syara pulang dalam keadaan yang sangat kacau, ia bisa menebak kalau istrinya itu sudah dilecehkan.

Ziko akhirnya tidak bisa mengendalikan diri, dia mendatangi rumah Aldo, dimana Aldo sedang Melamun sepertinya dia juga begitu kehilangan akan Syara dia tidak menyangka kalau Syara memilih mengakhiri hidupnya dari pada memilih hidup dengannya. dia berpikir apa segitu bencinya Syara pada dirinya...

disitu semua keluarga Aldo berkumpul tanpa peduli situasi Ziko menghajar Aldo membabi buta melampiaskan semua emosi nya pada Aldo yang telah membunuh Istri nya serta melecehkan istrinya. Aldo tidak melawan dia pasrah akan kemarahan Ziko.

kedua orang tua Aldo tidak terima dia langsung menjebloskan Ziko dalam penjara sampai dia bisa bayar tebusan 1 Milyar baru bisa diBebas.

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Apa Ziko tidur mati semalaman,gak tau dan gak dengar istrinya di kamar mandi terlalu lama??!🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️

2023-06-10

1

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

😭😭😭😭😭Semoga saja Aldo bukan ayahnya Dio ya..

2023-06-10

2

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Itu namanya Selingkuh Bodoh 👊🏻👊🏻👊🏻

2023-06-10

1

lihat semua
Episodes
1 1. Gadis Misterius
2 "Preety"
3 Dimana kah Aku bisa menemukanmu!
4 Gadis Dingin
5 Asal Mula Persahabatan R2Y
6 Monster
7 Siapa Namanya? (1)
8 Siapa namanya? (2)
9 Sari
10 Tuan Putri Mahadiningrat
11 Sabar Menunggu
12 Tidak Peduli
13 Mayrah !
14 Dino & Yoza (1)
15 Dino & Yoza (2)
16 Arti Sahabat
17 Masa Lalu Kania (1)
18 Masa Lalu Kania (2)
19 Audisi Model Kampus.
20 Juara Umum Lagi
21 Awal Perkenalan
22 Rencana Yoza & Dino
23 Meminta Bantuan!
24 Keras Kepala
25 Pacar Palsu
26 Kegusaran Kania
27 Takut Wahana
28 Buku Novel
29 Apa aku juga bisa Bahagia seperti mereka?
30 Menggemaskan
31 Kantor Pusat
32 Nomor HP
33 Ramah
34 Asisten Pribadi?
35 Hanya Alasan
36 Alibi yang Kuat
37 memasak
38 Lembur di Rumah Bos
39 Gadis Pilihan
40 Asisten Handal
41 Bos Besar Hotel Mutiara
42 Ampera Salero?
43 Menang Tender
44 Tawa Lepas
45 8 Jam tidur Kania
46 Tunangan..?
47 Nona Muda
48 Gara-gara Tepung..?
49 Hotel Penginapan
50 Cinderella
51 Perlakuan Kecil
52 Bagai Rembulan dan Matahari
53 mencari Solusi
54 Pria Hebat
55 Kania dan Sari
56 Basa-Basi
57 Tidak nyaman
58 Butuh Lagi..!
59 Mengomel
60 dibelikan Baju Lagi
61 Kuat
62 Tidaklah Lama Lagi
63 Butuh Bukti bukan Kata-kata
64 Gugup
65 Laki-laki bukan Perempuan
66 Keluarga
67 Ulang Tahun Tuan Putri
68 Menagih Janji
69 Tersihir
70 Mengajari
71 Melindungi
72 Baby Girl
73 Sandiwara
74 10 Detik
75 Palsu
76 menghibur
77 Di intai lagi
78 Usil lagi
79 terperangkap
80 Manja
81 Bibir Merah
82 dukungan
83 berpenampilan cantik
84 Boneka Cinta
85 Cemburu
86 Ungkapan
87 Aku Mencintaimu
88 Di Kontrak
89 Saingan
90 Tidak Peka
91 First Kiss
92 Cup..!
93 Gembok Cinta
94 Potret..?
95 Lupa
96 Malu
97 khawatir
98 Bebas
99 Bohong?
100 Ornamen Paris (miniatur)
101 Ramah
102 Gugup
103 Sihir Lembut?
104 Mengompori
105 Posesif Kania
106 Barang Couple
107 Lift
108 Mawar Biru
109 Menolong lagi
110 Yash
111 Tumpukan Dokumen
112 Sibuk
113 menceritakan Masa lalu Gio
114 Curiga
115 Dunia Milik Mereka
116 Kakak Mafia
117 Vampire
118 Dimana Dia..?
119 Saling mengerjai
120 Dia berbahaya..!
121 Bersikeras
122 masuk Markas
123 Pertarungan
124 Mengantuk
125 Makan Mie
126 Samsak Tinju
127 Murah
128 Tatapan
129 Sihir lagi..
130 kesal
131 Permintaan
132 Kembali Lagi
133 Red Carpet
134 Pesta Riis
135 Gosip Terhangat..
136 Mobil Baru
137 bernyanyi
138 Trik Murah
139 Vila
140 Kebenaran
141 Pulang
142 Kampus
143 wisuda
144 mengejutkan
145 Pers
146 Tidak boleh lemah
147 Perang
148 tidak punya pilihan
149 Terjadi
150 Gendong
151 Hari H
152 Kemauan
153 Yash
154 Tes Pack
155 Hamil?
156 Dokter Kandungan
157 Ayam Bakar Kacau
158 Trimester kedua
159 Pesta
160 Melahirkan..
161 Randika KanGio Mahadiningrat
162 Ekstra Part ~ 1
163 Ekstra Part~ 2
164 Ekstra Part ~ 3
165 Ekstra Part~ 4
166 Pengumuman
167 Kelahiran Sari ~ Part 5
Episodes

Updated 167 Episodes

1
1. Gadis Misterius
2
"Preety"
3
Dimana kah Aku bisa menemukanmu!
4
Gadis Dingin
5
Asal Mula Persahabatan R2Y
6
Monster
7
Siapa Namanya? (1)
8
Siapa namanya? (2)
9
Sari
10
Tuan Putri Mahadiningrat
11
Sabar Menunggu
12
Tidak Peduli
13
Mayrah !
14
Dino & Yoza (1)
15
Dino & Yoza (2)
16
Arti Sahabat
17
Masa Lalu Kania (1)
18
Masa Lalu Kania (2)
19
Audisi Model Kampus.
20
Juara Umum Lagi
21
Awal Perkenalan
22
Rencana Yoza & Dino
23
Meminta Bantuan!
24
Keras Kepala
25
Pacar Palsu
26
Kegusaran Kania
27
Takut Wahana
28
Buku Novel
29
Apa aku juga bisa Bahagia seperti mereka?
30
Menggemaskan
31
Kantor Pusat
32
Nomor HP
33
Ramah
34
Asisten Pribadi?
35
Hanya Alasan
36
Alibi yang Kuat
37
memasak
38
Lembur di Rumah Bos
39
Gadis Pilihan
40
Asisten Handal
41
Bos Besar Hotel Mutiara
42
Ampera Salero?
43
Menang Tender
44
Tawa Lepas
45
8 Jam tidur Kania
46
Tunangan..?
47
Nona Muda
48
Gara-gara Tepung..?
49
Hotel Penginapan
50
Cinderella
51
Perlakuan Kecil
52
Bagai Rembulan dan Matahari
53
mencari Solusi
54
Pria Hebat
55
Kania dan Sari
56
Basa-Basi
57
Tidak nyaman
58
Butuh Lagi..!
59
Mengomel
60
dibelikan Baju Lagi
61
Kuat
62
Tidaklah Lama Lagi
63
Butuh Bukti bukan Kata-kata
64
Gugup
65
Laki-laki bukan Perempuan
66
Keluarga
67
Ulang Tahun Tuan Putri
68
Menagih Janji
69
Tersihir
70
Mengajari
71
Melindungi
72
Baby Girl
73
Sandiwara
74
10 Detik
75
Palsu
76
menghibur
77
Di intai lagi
78
Usil lagi
79
terperangkap
80
Manja
81
Bibir Merah
82
dukungan
83
berpenampilan cantik
84
Boneka Cinta
85
Cemburu
86
Ungkapan
87
Aku Mencintaimu
88
Di Kontrak
89
Saingan
90
Tidak Peka
91
First Kiss
92
Cup..!
93
Gembok Cinta
94
Potret..?
95
Lupa
96
Malu
97
khawatir
98
Bebas
99
Bohong?
100
Ornamen Paris (miniatur)
101
Ramah
102
Gugup
103
Sihir Lembut?
104
Mengompori
105
Posesif Kania
106
Barang Couple
107
Lift
108
Mawar Biru
109
Menolong lagi
110
Yash
111
Tumpukan Dokumen
112
Sibuk
113
menceritakan Masa lalu Gio
114
Curiga
115
Dunia Milik Mereka
116
Kakak Mafia
117
Vampire
118
Dimana Dia..?
119
Saling mengerjai
120
Dia berbahaya..!
121
Bersikeras
122
masuk Markas
123
Pertarungan
124
Mengantuk
125
Makan Mie
126
Samsak Tinju
127
Murah
128
Tatapan
129
Sihir lagi..
130
kesal
131
Permintaan
132
Kembali Lagi
133
Red Carpet
134
Pesta Riis
135
Gosip Terhangat..
136
Mobil Baru
137
bernyanyi
138
Trik Murah
139
Vila
140
Kebenaran
141
Pulang
142
Kampus
143
wisuda
144
mengejutkan
145
Pers
146
Tidak boleh lemah
147
Perang
148
tidak punya pilihan
149
Terjadi
150
Gendong
151
Hari H
152
Kemauan
153
Yash
154
Tes Pack
155
Hamil?
156
Dokter Kandungan
157
Ayam Bakar Kacau
158
Trimester kedua
159
Pesta
160
Melahirkan..
161
Randika KanGio Mahadiningrat
162
Ekstra Part ~ 1
163
Ekstra Part~ 2
164
Ekstra Part ~ 3
165
Ekstra Part~ 4
166
Pengumuman
167
Kelahiran Sari ~ Part 5

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!