Kania berlalu meninggalkan teman-temannya, Yoza dan Ranita menghela nafas lega, mereka berpikir iya juga kenapa tidak terfikirkan oleh mereka.
tak lama kemudian mereka bercengkrama dengan serius, sesekali mereka tertawa lepas dan mereka tidak menyadari ada seorang pria yang sedang terpana menatap Yoza pria itu adalah Dino. .
"Ya Dewaaa... eeehhh maksudnya Ya Tuhannn sungguh indah ciptaan mu yang satu itu bantu aku memilikinya?" pinta Dino didalam hati, segera dia menggelengkan kepala nya dia hampir saja lupa tugasnya datang ke kampus itu.
dia segera mengambil kamera nya yang terletak di bangku belakang mobilnya, dan segera saja dia mengambil foto Kania bertubi-tubi, sesekali dia juga mencuri-curi memotret Yoza yang tertawa lepas.
"ahh apa yang kulakukan, sudah 7 tahun aku tidak punya waktu menjalin cinta lagi, aku fikir setelah sekian lama rupanya hatiku tidak matii.. dia masih berfungsii... oh ya ampun aku lupa"
Dino memegang dada nya serta mengelus-ngelus dadanya .
" Sepertinya Gadis itu membangunkanmu, yang telah lama tertidur lama ya..! "seru dino sambil tersenyum melihat Yoza yang sudah tidak terlihat lagii.
Dino langsung mengirimkan potret Kania lewat e-mail Bossnya, dia menggeleng-geleng sambil bergumam-gumam sendiri dia baru menyadarii betapa cantiknya gadis yang bernama Reykania itu, karna dia tadi tidak melihat kania secara menyeluruh tangannya memotret Kania sedangkan matanya melihat gelak tawa Yoza yang mencuri perhatian dino saat pertama kali melihatnya.
*****
Ponsel Gio berbunyi tanda ada pesan masuk, dia mengetuk HP nya 2 kali Gio menyerigai langsung saja dia duduk dan membuka E-mail nya.
untuk sesaat Gio terperangah,, lalu sedetik kemudian dia Terpana, Kagum melihat potret-potret Kania,,,
"Malaikatku kau sangat-sangat cantik"
"wajahmu benar-benar seperti Hatimu yang sangat baik dan cantik itu, bagaimana bisa kau membahayakan nyawamu menolong kami saat itu.." Gio bergumam seraya memandang lekat potret Gadis Impian nya itu.
" aku ingin kau mengenalku dan mencintaiku terlebih dahulu, setelah aku percaya bahwa hatimu benar-benar milikku.. "
Gio menghela nafas sambil menutup matanya lalu beralih menatap Potret Kania, matanya menatap penuh penyesalan pada gadis yang sedang tersenyum cantik itu.
" barulah aku percaya diri mengatakan semua padamu, aku akan meminta maaf dan meminta pengampunan dari mu saat itu, karna aku laki-laki pengecut aku lari dari tempat itu dan meninggalkan mu.. ''
Tiba-tiba saja mata Gio berkaca-kaca dia mengusap potret Kania dengan ibu jari dan jari telunjuknya. entah mengapa ia merasa Gadis yang ada di potret itu memanglah gadis yang menolongnya saat itu mungkin hatinya benar-benar mengenal gadis itu.
*****
Dino keluar dari mobilnya, dia sengaja menunda waktu menyusul 3 Gadis itu supaya tidak curiga kalau Dino mengikutinya, sepanjang perjalanan Dino menjadi pusat perhatian Mahasiswi di kampus itu. Dino terlihat tidak peduli dia berlalu saja melewati Mahasiswi kampus itu yang menjerit melihatnya.
Dino tiba di dalam cafe minuman kampus itu memandang sekeliling terlihat 3 Gadis itu sedang bercanda gurau, dia sengaja duduk tidak jauh dari mereka dino duduk dekat Kaca transparan dengan alasan memandang luar cafe itu.
sungguh Dino benar-benar Profesional dalam mengambil Perannya, siapapun tidak akan ada yang bisa menyangka kalau pria tampan itu sedang jadi penguntit.
Pelayan tiba menyapa Dino dengan ramah, Dino mengambil buku menu Cafe itu dia memesan minuman yang populer di kalangan Mahasiswi. jangan ditanya kenapa Dino bisa tau dia sudah mencari tau 3 jam sebelumnya, dia benar-benar bosan menunggu Gadis incaran Bosnya itu keluar dari kampusnya.
Pelayan itu berlalu setelah mengatakan pada dino untuk bersabar menunggu. Yoza melihat sekeliling dan matanya terhenti melihat pria sangat tampan sedang memegang buku Menu cafe itu, entahlah kenapa Yoza tertarik pada pria itu.
Saat Dino menatap suasana luar Kampus itu lewat Kaca transparan merasa ada yang memandangnya, mata Dino beralih melihat situasi dan beradu pandang
pada Yoza.
deg deg deg deg deg
jantung mereka berdebar tak karuan. Doni berusaha beralih pandang ekspresi wajah dino yang datar tidak sesuai dengan hatinya yang karuan, itulah pesona Seorang Dino dia benar-benar tenang dan menghanyutkan saat dia menyukai perempuan,,, dengan sikap tenang dan menghanyutkannya lah ia bisa mendapatkan setiap perempuan yang disukainya.
untuk mengusir rasa canggung di dalam dirinya, dino mengalihkan perhatiannya memasang earphone di telinganya yang sedari tadi terpasang di lehernya, menekan musik di HP nya lalu bersandar di kursinya, ia menutup mata seraya menyilangkan kedua tangannya di dadanya.
Sementara Yoza terus memperhatikan gerak-gerik dino, entah kenapa Mata yoza benar-benar tertarik akan pemandangan itu bahkan dia mengabaikan Ranita dan Kania yang sedang bersenda gurau di dekatnya,,
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 167 Episodes
Comments
@shiha inayah
yg LG terpesona....
2022-02-17
1
💟💟rianti lope 💟💟💟
lanjut semangat
2021-06-27
1
Vivian lopez
"sepertinya gadis itu membangunkanmu." eh,, btw apa sih yang bangun eh maksudku siapa yang bangun??
2021-01-23
4