flasback_Masa lalu Kania
" Apa yang kau lakukan hah? " Teriak syara tidak terima, saat seorang pria menarik tangannya dengan paksa.
"sayang.... kembali lah padaku.. Aku sangat mencintaimu! " Seru pria itu memandang Lekat wanita cantik yang sedang memberontak meminta melepaskan diri dari tangannya.
''Tidak,, semua sudah berlalu... Aku tidak mencintaimu.. !" Jawab syara berteriak dengan mata melotot tajam.
''Aku tau kau masih mencintaiku sayang, kenapa kau memilih teman kecilmu itu hah? .. dia tidak ada apa-apanya di bandingkan aku, aku jauh lebih baik dan.. ... " Pria itu berkata dengan nada lembut seraya memandang lekat wanita itu.
'' Cih.. ! Dia jauh lebih baik dari kau.. kau brengsek.. sekarang lepaskan aku.. cepat..? " wanita itu memotong pembicaraan pria itu dengan nada penuh emosi dan berteriak.
"Kenapa kau berteriak sayang, nanti tenggorokan mu sakit." tanya Pria itu Tangan kanannya hendak memegang leher wanita itu, Syara menepis kasar tangan pria itu.
''Jangan berani sentuh aku dengan tangan kotormu itu.. aku ingin kau lepaskan aku sekarang..? " Wanita itu masih berteriak berusaha melepaskan tangannya yang di cengkram Pria itu.
Pria itu nampaknya enggan melepaskan tangan wanita cantik itu.
''Kau sudah cukup membuat ku menderita dengan kau menikah dan memiliki anak dengannya, cukup balas dendamnya ya.? ikutlah denganku, jangan lari lagi."
Pria itu memandang Lembut wajah wanita yang sangat di cintainya itu. wanita itu malah menatap benci pada pria itu.
" aku tidak balas dendam padamu.. aku memang mencintainya.. sangat mencintainya.. dia begitu berarti bagiku.. bagiku anakku adalah bukti cintaku padanya! " teriak gadis itu penuh emosi, dengan mata berapi-api karna marah.
"Cukup." Teriak Pria itu, dia menatap marah pada Wanita itu ,,dia memegang bahu wanita itu.
Syara berusaha memberontak tapi Pria itu mencengkram kuat bahunya, membuat Syara meringis.
" kau tidak akan bahagia dengannya sayang, hanya aku yang bisa membahagiakanmu. kau tau aku sangat kaya dan berkuasa.. Kau akan Bahagia dengan uang yang kumiliki dan kekuasaan yang aku miliki. " Ujar pria itu menatap penuh cinta pada wanita itu.
Syara menampar pria itu, matanya penuh dengan kebencian..
"Aku Bahagia bukan karna harta. tapi karna Cinta, Saat itu aku tidak pernah melihat Harta mu.. Dulu aku mencintaimu tulus tanpa melihat siapa Jati dirimu. Kau yang menghancurkan Cinta ku yang tulus, ... Kau menghianatiku. Sejak aku melihat kau meniduri sekretarismu itu.... saat itu juga cintaku sudah hilang... aku tidak lagii mencintaimu saat itu.. Aku bencii pada mu saat itu.. kau pria menjijikan dan juga Pria brengsek yang pernah aku temui... "
Teriak Syara Emosi dia mengeluarkan semua kebenciannya pada pria yang pernah mengisi hatinya itu.
"Maafkan aku sayang! aku juga Pria normal, Aku memiliki hawa nafsu, Aku juga butuh pelampiasan saat itu. semua wanita itu hanya pemuas nafsuku saja. satu-satunya wanita yang kucintai hanya kau saja sayang..! '' Jawab pria itu dengan sorot mata penuh penyesalan.
"Aku tidak sudi menerima cinta mu itu! Jika kau benar-benar mencintaiku dan ingin membuat ku bahagia lepaskan aku biarkan aku hidup dengan pria yang kucintai." Jawab Syara masih menatap Penuh benci pada pria di hadapannya itu.
"Tidak... aku tidak bisa melepaskanmu sayang.. !'' Jawab pria itu sambil menggeleng-geleng tidak terima, ia berusaha menyentuh tangan Syara tapi wanita cantik itu menepisnya.
"Aku mau pulang,, lepaskan aku.. aku mohon... suamiku dan anakku sedang menungguku saat ini.. "
Wanita itu memohon dan bersimpuh pada pria itu dengan mata berkaca-kaca, Pria itu ikut bersimpuh mensejajarkan pandangannya dengan wanita yang sangat dicintainya itu, dia mengusap air mata wanita itu yang mengalir deras di pipinya yang mulus, hatinya begitu sakit saat wanita yang dicintainya itu menangis.
" Aku akan mengantarkan mu padanya tapi hanya 2 hari, setelah itu aku akan membawamu dengan paksa tinggal di istanaku... Kau mengerti..? "
Syara hanya mengangguk saat itu dia tidak bisa berfikir jernih. dia hanya ingin Pulang menemui Suami dan Anaknya membiarkan Pria itu menuntunnya masuk ke mobil nya sebelum pria itu membuka pintu mobilnya agar wanita yang dicintainya itu masuk.
Pria itu memasang sabuk pengaman Syara. Syara hanya menatap kosong ke luar jendela mobil mewah itu, setelah sampai di depan rumah sederhana nya dia hendak keluar dari mobil itu. Pria itu menahan tangan Syara.. Syara menoleh menatap pria itu dengan wajar nya yang datar sementara si Pria menatap Penuh cinta sambil mencium tangan Syara.
Syara berlari masuk ke rumah itu dengan wajah panik dan ketakutan..
"Honey..... Honeyy..... .. Sayang.... Kaniaaa.... kalian dimana? "
Teriak Syara ketakutan dia mencari kedua orang yang sangat dicintainya itu. ia benar-benar takut kalau Pria itu akan menyakiti kedua orang yang sangat dia cintai itu.
" Sayang kau kenapa? " tanya Ziko panik saat mendengar istrinya itu berteriak ketakutan.
Syara yang mendengar suara suaminya itu langsung menghela napas lega Syara tidak menjawab dia langsung memeluk suaminya yang sangat dicintainya itu setelah menenangkan diri Syara melepas pelukannya dengan sang suami tercinta.
"Anak kita dimana honey..? Anak kita baik-baik saja kan? " tanya Syara dengan nada sedikit was was dan takut-takut
Ziko mengernyitkan dahinya tidak mengerti akan ketakutan istrinya, dia hanya mengangguk.
"Kania sedang tidur sayang,, kau mau aku membangunkannya? " sambil membelai lembut wajah sang istri, Ziko mencium kening istrinya itu dengan penuh cinta.
"Bawa aku kabur dari sinii honey.. aku ingin hanya kita bertiga saja.. aku tidak mau ada yang memisahkan kita.. pria itu mengancam ku Honey.. dia akan membawa ku pergi 2 hari lagi.. "
Pinta Syara pada suaminya, ia membelai wajah kokoh sang suami dengan lembut tapi air matanya mengalir deras di pipinya seolah menjelaskan bahwa Syara takut kehilangan. Ziko langsung memeluk istrinya itu dan mengangguk..
"Jangan menangis lagi ya? kau mau kita pergi sekarang? " Tanya Ziko dengan lembut, Syara mengangguk di pelukan Ziko.
"Tengah malam kita langsung pergi dari sini, pergi ketempat yang jauh.. jauh dari sini, kemanapun, asalkan aku bersama kalian.. " Jawab Syara mengeratkan pelukannya pada sang suami.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 167 Episodes
Comments
Wǃϱϑyä
Namanya terlalu dkt ziko gio zio 🙄
2021-07-15
3
💟💟rianti lope 💟💟💟
next thor
2021-06-27
2
Kenzi Kenzi
semoga lelaki berkuasa itu tdk ada hubungannya dgn ortu nya gio,...bisa2 kania dendam menurin ke gio......
2020-12-28
8