Terlambat

Pagi harinya ketiga triplet itu berlarian menuju garansi, begitu melihat waktu yang sebentar lagi masuk kelas pagi. ketiganya bisa pula dengan kompak masuk kelas pagi
Jihan
Jihan
"Daddy, Mommy...kita berangkat duluan ya, Daa... Assalamualaikum", Jihan melambaikan tangannya pada Jasmine dan Gaffi
Jenggala
Jenggala
"Daa....mom, dad. Assalamualaikum."
Javier
Javier
"Duluan ya Dad, mom. Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam." jawab mereka dengan serempak
Setelah mendapat sahutan dari kedua orangtuanya Javier Langsung tancap gas menuju kampus mereka.
Setelah berkendara selama 15 menit, ketiganya turun dengan terburu-buru. melangkah dengan cepat menuju kelasnya
Jihan
Jihan
Sesampainya di depan ruangan kelasnya, Jihan menarik nafas dalam-dalam Begitu melihat dosennya yang sedang mengajar didalam
Jihan
Jihan
"Aduh bagaimana ini, tenang Ji, Lo harus bisa! Dia nggak makan orang kok."
Setelah meyakinkan dirinya, Jihan mulai mengetuk pintu dengan pelan
Tokk
Tokk
Jihan
Jihan
"Permisi pak, maaf saya terlambat pak." Jihan menundukkan kepalanya Begitu dosen pria itu menatapnya dengan tajam
Dosen Galak
Dosen Galak
"Masuk, kenapa jam segini baru datang. Kamu tahukan jika hari ini Hari pertama masuk" Pria itu menatap dingin pada Jihan yang senantiasa menunduk
Jihan
Jihan
"Maaf pak, saya janji tidak akan mengulanginya."
Dosen Galak
Dosen Galak
"Saya tidak suka dengan orang yang berjanji tapi tidak ditepati! Sebagai gantinya nanti tugas kamu saya tambah dua kali lipat dari yang lain."
Jihan
Jihan
"Tapi pak..,"
Dosen Galak
Dosen Galak
"Baik silahkan duduk." Katanya lagi dengan dingin, sungguh jika Jihan tidak butuh saja maka wajah dingin itu akan dicakarnya dengan senang hati
Jihan
Jihan
Jihan kembali ketempat duduknya dengan lesu. Selama pelajaran berlangsung tak ada yang masuk kedalam otaknya karena terlanjur Dibuat nggak mood oleh dosen Galak itu.
Dosen Galak
Dosen Galak
"Baik Yang pakai baju hijab warna coksu meja Nomor 2. Silahkan maju kedepan." Pria itu begitu teliti melihat gerak-gerik mahasiswa Nya. Dilihatnya dari ekor matanya walau sedang menerangkan didepan, Namun tak membuatnya lengah. Didepan sana Jihan sedang melamun tanpa menulis apa yang dikatakan dosennya.
Sontak semua orang yang ada diruangan itu melihat kearah Jihan yang berada dibarisan no dua, Dan hanya dia juga yang pakai hijab warna coksu. Sedangkan yang ditatap nggak sadar-sadar juga dari panggilan dosennya
Rania
Rania
"Hei Ji, dipanggil tu sama pak Abi." Rania menyenggol lengan Jihan begitu melihat Jihan yang melamun
Jihan
Jihan
"Eh, Astaghfirullah! kaget aku ran, kamu nih. Buat orang jantungan aja."
Rania
Rania
"Dipanggil tu Ji, kamu lihat tuh semua orang lagi liatin kamu tau."
Jihan
Jihan
Jihan mengendarkan pandangan nya ke sekeliling. Ternyata memang benar semua teman sekelasnya sedang menatapnya. Begitu pula dengan dosen Galak itu
Jihan
Jihan
"Gue dipanggil pak ngapain Ran, kan gue nggak ada salah." Jihan bertanya dengan pelan sembari menggaruk kepalanya bingung
Rania
Rania
Rania menepuk jidatnya
Rania
Rania
"Sudah kamu maju aja, udah ditungguin tuh daritadi! Kamu sih melamun terus."
Jihan
Jihan
Jihan hanya mengangguk lalu maju berjalan mendekati meja dosennya
Jihan
Jihan
"Ada apa ya pak, manggil saya buat kedepan?"
Dosen Galak
Dosen Galak
"Kamu sadar sudah buat kesalahan dalam berapa hari ini?"
Jihan
Jihan
"Nggak tau sih pak, Emang kenapa. Harus dihitung."
Jawaban simpel jihan membuat teman sekelasnya menahan tawa, Tak sadarkah dia sudah membangunkan singa yang tertidur. Sedangkan Dosen dingin menatap Jihan dengan tajam
Dosen Galak
Dosen Galak
"Pertama kesalahan kamu terlambat masuk jam pelajaran saya, Kedua tidak menyimak pelajaran yang Saya terangkan Dan yang ketiga Kamu tidak disiplin dalam belajar. Apa begini yang diajarkan oleh Kakak senior kalian."
Jihan
Jihan
Jihan menundukkan kepalanya dengan takut, jika sudah seperti ini maka tidak ada yang bisa dilakukannya selain Diam
Jihan
Jihan
"Maaf pak, saya mengaku salah."
Jihan
Jihan
"Dan siap menerima hukuman yang diberikan oleh Bapak."
Dosen Galak
Dosen Galak
Abidzar menatap Jihan dengan dingin. "Silahkan ikut saya nanti, setelah jam istirahat tiba."
Jihan
Jihan
"Baik pak."
Dosen Galak
Dosen Galak
"Silahkan duduk kembali ke tempatmu."
Jihan
Jihan
Mengangguk lalu duduk kembali di kursinya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!