Sepulangnya dari tempat les belajarnya Ketiga kakak beradik itu langsung pergi menonton pertandingan basket.
Ketiganya sontak menjadi pusat perhatian, karena Ketiganya punya pesonanya masing-masing. Ganteng-ganteng dan cantik
Jihan berjalan ditengah dengan dirangkul oleh Abang-abangnya berada di samping kanan dan kiri Nya.
Jihan
"Bang nanti beliin Ji cemilan ya, Takutnya nanti laper pas kita lagi nonton." Jihan menatap kedua abangnya
Javier
"Iya nanti dibeliin sama Abang."
Sedangkan Jenggala sibuk dengan pikirannya
Zain
"Akhirnya kalian datang juga bro! Gimana kabarnya, Sehat?" Sapa Zain ketika melihat triplet datang
Javier
"Iya bro! Sehat dong. Kabar Lo gimana?" Javier menepuk pundak sahabat lalu berakhir dengan Tos
Zain
"Baik dong, Ohya ini adek Lo kan! Udah gede aja dia. Kayaknya kemarin-kemarin badannya masih kecil aja."
Memang pada dasarnya Jihan itu mengikuti gen dari mommy Nya sih, soalnya abang-abang nya tinggi semua
Javier
"Iya nggak terasa ya."
Jihan
"Halo bang, saya Jihan. adiknya bang vier dan gala." Jihan Menyatukan kedua tangannya didepan dada dengan sopan
Zain
"Halo juga adik manis." Kata Zain dengan sengaja lalu berakhir mendapat pelototan dari vier dan gala
Jenggala
"Berani Lo macam-macam sama adik kita, Awas Lo! Ohya Ngomong-ngomong Zian mana, gue nggak nampak daritadi batang hidungnya."
Zain
"Hehehe, sorry bro! Lo nyariin Zian kan, tu Dia." tunjuk Zain pada saudara kembarnya yang baru keluar dari ruang ganti
Sontak ketiganya mengikuti arah pandang Zain kepada sosok pemuda yang terlihat keren keluar dari ruang ganti
Zian
"Hai semuanya, nungguin saya ya." Zian tersenyum lebar lalu menyapa ketiga triplet dengan ramah
Setelah drama saling menyapa itu, ketiga triplet memilih duduk di kursi paling pinggir. Bukannya apa takut aja jika adik bungsu mereka harus jauh-jauh untuk bolak-balik kekamar mandi.
Jihan
"Yeyyy, bang zian menang banyak." Jihan bersorak dengan kencang menyuarakan semangat pada Zian yang sedang tanding main basket
Jenggala
"Ya Zian menang Ji, akhirnya suhu kita turun juga." Jenggala ikut-ikutan dengan adiknya
Javier
"Kita lihat saja, siapa yang menang."
Akhirnya setelah suasana yang menegangkan itu pertandingan dimenangkan oleh kelompok Zian bersama teman-temannya
Ketiga triplet memilih pulang setelah menonton pertandingan basket, Awalnya Zain dan Zian menawarkan ingin makan bersama namun mereka menolaknya karena kedua orangtuanya sudah menunggu dirumah
Javier
"Assalamualaikum Dad, mom." Javier menyalami keduanya lalu diikuti oleh kedua saudaranya
"Waalaikumsalam." Jawab keduanya serempak
Jihan
"Mom Jihan naik Duluan ya, mau mandi dulu."
Mommy J
"Iya nak, mandi aja dulu. Biar badannya segar." Mommy Jasmine mengusap kepala putrinya dengan lembut
Jihan mengangguk lalu menyempatkan diri mencium Daddy dan Mommy Nya
Javier dan Jenggala asik duduk disamping Mommy Jasmine, memilih menyandarkan kepalanya disandaran sofa
Comments