Ke pantai

Karena waktu libur kuliah sudah mau habis, Jihan dengan kedua abangnya memilih berjalan-jalan ke pantai
Sesampainya dilokasi Jihan dan Jenggala memilih duduk dipinggiran pantai, sedangkan Javier pergi membeli makanan untuk mereka bertiga
Jihan
Jihan
"Wow, Maa syaa Allah. Indah banget ya bang! Foto yok bang." Jihan berdecak kagum melihat keindahan yang ada didepannya
Jenggala
Jenggala
"Boleh juga tu...," Jenggala merangkul bahu adiknya dengan antusias
Ckrekk
ckrekk
Jihan mengambil beberapa foto dengan Abang nya
Jihan
Jihan
"Cantik kan bang, tengokin sini deh." Jihan dengan senang hati menunjukkan foto itu pada Jenggala
Jenggala
Jenggala
"Gantengan juga gue Ji." Jenggala menyugar rambutnya kebelakang
Jihan
Jihan
"Issh Emang ada ya, cowok cantik! Abang tu, ngarang aja ceritanya."
Javier
Javier
"Heh kalian itu ngapain aja sih! Tiap barengan pasti berdebat terus, Nggak ada kalem- kalemnya deh."
Jihan
Jihan
"Bang gala ini rese banget! Abang lama banget sih, kita udah nungguin daritadi Lo." Jihan menggerutu begitu Javier datang
Javier
Javier
"Ngantri Ji, Kamu pikir yang beli cuma Abang doang apa."
Jihan
Jihan
"Iya deh, iya." Jihan mengambil makanan Nya begitu Javier selesai membaginya rata
Javier
Javier
"Ini gal, dimakan nanti dihabisin Jihan tau rasa Lo."
Jenggala
Jenggala
"Iya pasti gue makan kok."
Jihan
Jihan
"Foto yok bang, bertiga."
Javier
Javier
"Ya harus dong, Kalau gue selalu siap siaga."
Jenggala tak mau ketinggalan, dia ikut merangkul bahu Jihan dari sebelah kanan, sedangkan sebelah kiri sudah ada Javier
Ckrekk
Ckrekk
Crekkk
Selesai pengambilan foto, mereka lanjut berkeliling pantai
Javier
Javier
"Ji Kalau capek bilang sama Abang ya, biar Abang gendong."
Jenggala
Jenggala
"Iya Ji, kalau lapar bilang sama Abang juga. Biar Abang beliin tuh, yang enak-enak."
Jihan
Jihan
"Siap boss." Jihan tersenyum manis pada keduanya
Begitulah mereka jika yang satu sakit, maka yang duanya harus jadi obatnya. Begitupun sebaliknya
Apalagi karena Jihan anak perempuan satu-satunya. Kedua orangtuanya selalu berpesan agar mereka selalu menjadi pelindung bagi adiknya.
Jenggala tak bosan-bosannya mengambil foto mereka bertiga yang berjalan dipinggir pantai itu, dengan Jihan yang berada ditengah-tengah tentunya.
Banyak pengunjung yang merasa iri dengan Jihan, karena dia punya dua bodyguard yang ganteng-ganteng.
Merasa capek ketiganya memilih pulang, lagian jam sudah mulai sore Takut orang rumah nyariin. Ya walaupun mereka sudah izin sih
Javier
Javier
"Gimana nih, kita gass pulang sekarang atau nanti?" tanya Javier pada kedua adiknya
Jenggala
Jenggala
"Gass pulang aja lah, bosan aku."
Jihan
Jihan
Jihan memilih mengangguk sembari memejamkan matanya yang terlihat sayu
Setelah mendapat persetujuan dari keduanya, Javier lalu mengemudikan mobilnya kearah jalan pulang
Sepanjang perjalanan Jihan memilih tidur, sedangkan Javier dan Jenggala bercerita sepanjang jalan tentang organisasi yang mereka ikuti
Sesampainya dirumah ternyata Daddy dan Mommy Nya Belum pulang, karena digaransi pun belum ada mobil mereka. Segera Javier menggendong Jihan yang ketiduran dimobil, dan Jenggala membawa oleh-oleh yang mereka beli tadi
Clekk
Javier
Javier
Javier meletakkan adiknya perlahan ditempat tidur lanjut membuka sepatu adiknya, setelahnya menyelimuti adiknya dengan pelan. Setelah memastikan adiknya tidur dengan aman, Javier berlalu keluar setelah mencium kening Jihan sebagai bentuk rasa sayangnya
Kamar mereka bersebelahan karena itu keinginan ketiganya saat kecil tidak mau dipisah
Hingga pada saat ketiganya beranjak remaja mereka memilih pisah kamar, karena ingin mandiri Dan takut diejek teman sekelasnya.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!