PML 9 - Tolong Jaga Naomi

Setelah pulang dari mesjid, Gilang tak kembali ke rumah Naomi. Dia kembali ke rumah kontrakannya hendak membersihkan tubuhnya di sana. Sementara Naomi yang tak melihat Gilang kembali, tak memperdulikannya. Dia melakukan rutinitasnya setiap pagi membersihkan tempat tidur dan menyapu rumah.

“Bantal sama gulingnya ini kenapa gak dibawa sekalian sih?!” Naomi rasanya ingin melempar keluar rumah bantal dan guling yang Gilang bawa. Namun, dia masih bisa berpikir jernih agar tidak melakukannya.

Pagi itu, Naomi memilih untuk tidak berangkat bekerja seperti biasanya. Dia malu mau bertemu rekan-rekan kerjanya yang sudah pasti sudah mengetahui kabar tak mengenakkan tentang dirinya. Mengingat hal memalukan yang terjadi pada dirinya tadi malam, rasanya membuat Naomi ingin menangis saja.

Pukul sepuluh pagi, terdengar suara mesin mobil berhenti di depan rumah kontrakan Naomi. Melihat dari jendela mobil siapakah yang berhenti di depan rumahnya, membuat Naomi segera keluar dari dalam rumah.

“Mama, Papa!” Naomi berlari ke arah Mama Jelita yang baru saja keluar dari dalam mobil dan memeluk tubuhnya erat-erat. Air mata Naomi luruh begitu saja. Dia merasa bersalah karena sudah membuat malu kedua orang tuanya.

“Mama, Papa, maafin Naomi.” Kata Naomi sambil menangis.

Mama Jelita berusaha menenangkan hati Naomi. Kemudian membawa putrinya masuk ke dalam rumah. Tak lama, kedua orang tua Gilang dan Debby nampak datang. Gilang yang tadinya masih berada di dalam rumah segera keluar dan membawa orang tuanya masuk ke rumah kontrakan Naomi.

Kedatangan Gilang dan keluarganya tak disambut dengan ramah seperti biasanya oleh Naomi. Wanita itu hanya tertunduk seakan tidak ingin melihat mereka.

“Naomi, apa kamu gak kangen sama aku?” Tanya Debby melihat Naomi yang nampaknya enggan menatap wajahnya.

Perlahan kepala Naomi yang tertunduk terangkat. Dia menatap wajah Debby dengan kedua bola mata berkaca-kaca. Debby yang melihatnya merasa kasihan pada Naomi. Namun, dia juga senang karena akhirnya Naomi menikah dengan Gilang.

“Maaf.” Lirih Naomi. Dengan sopan dia menghampiri orang tua Gilang dan Debby untuk menyalimi tangan mereka satu persatu.

Tanpa membuang waktu lama, kedua orang tua Gilang langsung saja memulai pembicaraan di antara mereka. Mereka menyampaikan ungkapan maaf pada keluarga Naomi karena merasa anak mereka yang bersalah atas permasalahan yang terjadi saat ini.

Kedua orang tua Naomi pun menanggapinya dengan hati lapang. Mereka juga tidak ingin menyalahkan siapapun atas permasalahan yang terjadi pada anak-anak mereka.

“Naomi, Papa sudah mengurus berkas penyelesaian tugas kamu di sini. Jadi mulai besok, kamu pulang ke Jakarta sama Papa dan Mama.” Kata Papa Niko. Dia sudah merasa tidak tenang membiarkan putri kesayangannya semakin lama tinggal di sana.

Naomi mengangguk. Dia cukup lega karena segera meninggalkan desa yang sudah membuatnya merasa tidak nyaman tinggal di sana akhir-akhir ini.

“Dan untuk kamu, Gilang. Karena sekarang kamu udah menjadi suami Naomi, itu berarti tanggung jawab Om pada Naomi sudah beralih sepenuhnya kepada kamu sebagai suaminya. Meski pernikahan kalian terjadi atas keterpaksaan dan tidak ada cinta di dalamya, Om berharap kamu bisa menjalankan kewajiban kamu dengan baik. Tolong jaga Naomi. Jangan pernah kamu sakiti hati Naomi dan menelantarkannya. Kalau suatu saat nanti kamu merasa tidak sanggup lagi menjalankan kewajiban kamu pada Naomi, silahkan kembalikan Naomi pada Om. Om tidak akan memarahimu dan menerima kembali Naomi sebagai tanggung jawab Om sebagai ayahnya.” Kata Papa Niko dengan mata yang nampak berkaca-kaca.

***

Jika teman-teman suka dengan cerita Naomi dan Gilang, tinggalkan komentar dan klik tombol suka sebelum meninggalkan halaman ini. Satu lagi, jangan lupa kasih rate bintang 5 seperti biasanya.

NB : Kalau bisa satu orang berikan 5 komentar persatu bab ya. Terima kasih semua🤍

Terpopuler

Comments

Rahayu Ayu

Rahayu Ayu

nih contoh orangtua yg bijaksana,tidak menyalahkan kedua bela pihak, walaupun telah terjadi peristiwa yg memalukan.
mungkin memang sebelumnya mereka sudah saling mengenal anrar keluarga, dan mungkin juga sebenarnya pernikahan Gilang & Naomi memang sangat diharapkan mereka.

2025-03-14

2

Naufal Affiq

Naufal Affiq

dengar itu gilang omongan mertuamu,jangan kau telantarkan anaknya,kalau gak suka bisa kau kembalikan dengan om niko

2025-03-14

3

Teh Yen

Teh Yen

Alhamdulillah keluarga kedua belah pihak menerima dengan legowo smoga Naomi d Gilang bisa menjalin hubungan baik setelah pernikahan ini yah smoga bisa saling membuka diri d saling mencintai satu sama lain aamiin

2025-03-15

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!