PML 7 - Kenapa Harus Menikah Dengannya?

“Sah!!” Suara dua orang saksi dan beberapa warga yang hadir terdengar menggema hingga ke sudut ruangan.

Naomi tersentak karena kini statusnya sudah berubah menjadi istri Gilang. Jika wanita lain pasti akan bahagia di hari pernikahannya, Naomi justru sebaliknya. Tidak ada kebahagiaan sedikit pun terpancar di wajah Naomi setelah sah menjadi istri Gilang.

“Sekarang Dokter Naomi dan Pak Gilang sudah sah menjadi pasangan suami istri. Semoga pernikahan kalian berdua bisa berjalan dengan baik.” Harap Pak Ramzi.

Naomi hanya diam. Sementara Gilang masih merespon dengan anggukan kepala. Beberapa warga yang tadi berdemo sudah berangsur pergi meninggalkan balai desa setelah memastikan Naomi dan Gilang sudah sah menikah.

“Kenapa hidupku jadi seperti ini. Aku memang meminta ingin segera menikah. Tapi tidak dengan Gilang dan dengan cara seperti ini.” Naomi rasanya ingin berteriak menyuarakan isi hatinya.

Setelah permasalahan mereka dengan warga selesai, Naomi dan Gilang kembali pulang ke rumah kontrakan dengan diantarkan oleh Pak Ramzi menggunakan mobil.

“Kalian berdua sudah bisa tinggal di rumah yang sama mulai saat ini.” Kata Pak Ramzi sebelum keduanya keluar dari dalam mobil.

Naomi hanya diam dan Gilang kembali mengambil alih tugas merespon perkataan Pak Ramzi.

“Aku tidak mau tinggal di rumah yang sama denganmu. Jadi lebih baik kamu masuk ke rumah kontrakanmu saja!” Kata Naomi setelah mobil milik Pak Ramzi berlalu pergi dari hadapan mereka.

Gilang hanya diam. Kemudian melangkah pergi menuju rumah kontrakannya berada. Naomi pun segera melangkah masuk ke dalam rumah kontrakannya dan tak lupa mengunci pintu rapat-rapat agar tidak ada satupun orang yang bisa masuk ke dalam rumah kontrakannya.

“Mamah…” Naomi terduduk lemas di atas lantai dengan berurai air mata. Belum satu jam menikah dengan Gilang, dia sudah merasa hidupnya sungguh menyakitkan. Tak sanggup menahan kesedihan seorang diri, Naomi kembali menghubungi mamanya yang sejak tadi sudah menunggu kabar dari dirinya.

“Naomi udah menikah dengan Gilang, Mah.” Beri tahu Naomi sambil menangis.

Mama Jelita terlihat ikut menangis di seberang sana. Dia kasihan pada putrinya yang harus menikah dengan cara tak mengenakkan.

“Naomi, kamu tenangin diri kamu dulu. Mama dan Papa besok pagi berangkat ke sana buat menemui kamu.” Kata Mama Jelita.

Naomi masih tak bisa menyurutkan air mata yang terus mengalir di kedua pipinya. Setelah panggilan telefonnya dan Mama Jelita berakhir, terlihat panggilan masuk dari Debby. Sepertinya sahabat baiknya itu sudah mengetahui permasalahannya dari kedua orang tua Gilang.

“Naomi, aku turut bersedih dengan masalah yang kamu hadapi saat ini.” Kata Debby tanpa peduli kalau Naomi belum merespon perkataannya sejak tadi. Sebagai sahabat baik Naomi, Debby tentu saja kasihan dengan masalah yang dihadapi Naomi. Meski tidak dapat dipungkiri kalau Debby juga senang karena akhirnya Naomi bisa menikah dengan pria yang dulu pernah dicintainya.

Naomi hanya menjawab perkataan Debby seadanya. Kemudian mematikan sambungan telefonnya karena merasa tidak sanggup untuk melanjutkan pembicaraan lebih lama dengan Debby.

“Kenapa hidupku sungguh menyedihkan. Padahal salah satu alasan aku menerima tawaran bertugas di sini karena aku ingin melupakan Gilang sepenuhnya.” Lirih Naomi sambil menangis dengan posisi masih terduduk di atas lantai.

Tok tok tok

Di tengah kesedihan yang masih melanda, pintu kontrakan Naomi terdengar diketuk dari luar. Naomi mengangkat kepalanya yang kini ia benamkan di atas lutut.

“Siapa yang datang lagi ke sini?” Gumam Naomi. Karena pintu terus diketuk dari luar, membuat Naomi segera bangkit dari posisi duduk dan segera membuka pintu.

“Kamu. Ngapain kamu datang lagi ke sini?!” Seru Naomi dengan mata melotot menatap Gilang yang kini berdiri di depan rumah kontrakannya sambil memegang sebuah bantal dan guling di tangannya.

***

Jika teman-teman suka dengan cerita Naomi dan Gilang, tinggalkan komentar dan klik tombol suka sebelum meninggalkan halaman ini. Satu lagi, jangan lupa kasih rate bintang 5 seperti biasanya.

NB : Kalau bisa satu orang berikan 5 komentar persatu bab ya. Terima kasih sayang🤍

Terpopuler

Comments

Rahayu Ayu

Rahayu Ayu

Belum tau cerita awslnya antara Naomi & Gilang, tapi sepertinya dari sejak dulu Naomi suka sama Gilang tapi Gilang tolak, dan mungkin karena Naomi kecewa dan malu karna penolakan Gilang makanya Naomi pergi kerja yg jauh untuk menjauh & melupakan Gilang., tapi setelah Naomi pergi Gilang baruenyadari perasan nya ,makanya Gilang cari Naomi dan mungkin keberadaan Gilang di desa ini pun karna kesengajaan Gilang.( sotoy nya Aq)

2025-03-13

10

Valent Theashef

Valent Theashef

mungkin gilang brubah dngin krn naomi brubah,pa naomi dlu prnah menytakan cinta ke gilang tp gilang gk respon nah skrg naomi mw lupai gilang muncul,n sengaja gilang nyari tempat naomi bkrja,dy mungkin mrsa kehilangan dng ssok naomi yg dlu,makany dy diam2 vr info gt😀

2025-03-13

3

Kar Genjreng

Kar Genjreng

😁😇😇 bukannya tambah senang Suami dadakan nya datang malah di semprot,,,Naomi mungkin sudah jodohmu kan dulunya juga kamu yang sangat mencintai gelang geleng Gilang,,,dan tu pak su datang pindahan bantal dan orang nya dulu dan barang bawaan lah pokonya ya usah di jelaskan 😄🍆🍆terong JUMBONYA wekkkk

2025-03-14

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!